Gede Gunatama
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 122 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBELAJARAN MEMBACA PEMAHAMAN DI KELAS VIII A1 SMP NEGERI 3 SAWAN (KAJIAN TERHADAP STRATEGI PEMBELAJARAN MERINGKAS, MERANGKUM, DAN MENYIMPULKAN) ., Agus Hari Wahyudi; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.2525

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan strategi guru dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan, (2) mendeskripsikan kendala pelaksanaan strategi guru dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap strategi guru dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif dengan subjek penelitian adalah guru dan siswa di kelas VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan angket/kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif-kualitatif yang meliputi tiga tahapan, yaitu (1) reduksi, (2) penyajian data, dan (3) verifikasi dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan dalam pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan menggunakan dua strategi yaitu strategi berpusat pada guru dan siswa. Sedangkan teknik yang digunakan pada dua strategi tersebut adalah diskusi, tanya jawab, penemuan, demonstrasi, inkuiri, penugasan, dan ceramah. Kendala-kendala yang dihadapi guru pada saat penerapan strategi pembelajaran adalah bersumber dari siswa dan alokasi waktu. Respons siswa terhadap penerapan strategi pada pembelajaran meringkas, merangkum, dan menyimpulkan isi bacaan postif. Kata Kunci : Pembelajaran membaca pemahaman, strategi guru This study aims to (1) describe the teachers strategy in precis learning, summarize, and conclude their reading, (2) to describe the constraint in the implementation of teachers strategy in precis learning,summarize, and conclude their reading, and (3)to know students response to teachers strategy in precis learning, summarize, and conclude their reading. This study used a descriptive qualitative design with the research subject is the teacher and students in class VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. Data was collected through observations, interviews, and questionnaires. Data were analyzed by descriptive-qualitative which includes three phases, namely (1) reduction, (2) the presentation of the data, and (3) the verification and withdrawal of conclusion. The results of this study indicate that the strategy used in precis learning, summarize, and conclude is using two strategies, namely the strategy centered on teacher and students. While the techniques used in these two strategies are discussion, question and answer, discovery, demonstration, inquiry, assignments, and lectures. The constraints faced by the teacher at the application of learning strategy is rooted from students and the allocation of time. The response of students to the application of precis learning, summarize, and conclude their reading is positive. keyword : learning reading comprehension, teacher strategy
Proses Produksi Pementasan Drama Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar ., Ketut Adi Bawana; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., I Made Astika, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 6, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses produksi pementasan drama Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar dan kendala-kendala yang dialami dalam proses produksi pementasan drama Teater Angin tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar. Objek penelitian ini adalah proses produksi pementasan drama. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah proses produksi pementasan drama Teater Angin dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap latihan, dan tahap pementasan. Tahap persiapan dalam proses produksi pementasan drama Teater Angin yaitu pemilihan tim produksi, pemilihan naskah, pemilihan pemain, dan merekam dubbing. Tahap latihan dalam proses produksi pementasan drama Teater Angin yaitu latihan vokal, latihan akting, panggung dekorasi, pencahayaan, busana rias, publikasi atau promosi. Tahap pementasan yang dilakukan Teater Angin dalam produksi pementasan drama yaitu, geladi bersih dan pentas. Dalam memproduksi pementasan drama Teater Angin mengalami beberapa kendala, yaitu tidak ada tempat khusus yang dapat digunakan untuk latihan, cuaca saat latihan tidak mendukung, anggota atau pemain tidak disiplin saat menghadiri latihan, naskah yang dibuat penyelesaiannya terlambat, dan perekaman dubbing mengalami keterlambatan.Kata Kunci : proses produksi, pementasan drama, teater angin This study aimed to describe the production process of drama staging of Teater Angin SMAN 1 Denpasar and the constraints of experienced in the production process of drama staging Teater Angin. This research is used by a qualitative descriptive plan. This research subject is Teater Angin SMAN 1 Denpasar. The object of this research is the production process of drama staging. The data in this research was collected through observation, interview, and documentation. The result of this research is the production process of Teater Angin drama staging is divided into three stages, namely the preparation stage, the exercise stage, and the performances stages. The preparation stage in the production process of Teater Angin drama staging drama production selection team, the selection of texts, selection of players, and recording dubbing. The exercise stage in the production process of Teater Angin drama stage is vocal practice, acting practice, decoration stage, lighting, make-up fashion, publicity or promotion. The Teater Angin staging conducted in the production of drama performance which rehearsals and performances. The theater production in the Teater Angin having some problems, that haven’t special place which can be used to practice, the weather doesn’t support practice, members or players are not disciplined while attending the rehearsal, late of script solution, recording and dubbing has been delayedkeyword : the production process, staging drama, teater angin
Keterampilan Membimbing Diskusi Kelompok Kecil Oleh Guru Bahasa Indonesia di Kelas VII SMP Laboratorium Undiksha ., Merry Safitri; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., Ida Ayu Made Darmayanti, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.3288

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) cara guru dalam membimbing diskusi kelompok kecil, dan (2) hambatan-hambatan yang ditemukan guru dalam membimbing diskusi kelompok kecil. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian adalah satu orang guru yang mengajar empat kelas. Data penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi dan metode wawancara. Instrumen penelitian ini adalah lembar observasi, alat perekam, dan pedoman wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa cara yang dilakukan oleh guru bahasa Indonesia di kelas VII SMP Laboratorium Undiksha Singaraja pada saat membimbing diskusi kelompok kecil ada enam cara. Keenam cara itu antara lain: (1) memusatkan perhatian, (2) memperjelas masalah, (3) menganalisis pandangan siswa, (4) meningkatkan partisipasi siswa terhadap kelompok, (5) menyebarkan kesempatan berpartisipasi, dan (6) menutup diskusi. Namun, tidak semua komponen diterapkan pada tiap-tiap kelas. Hambatan yang ditemui guru ketika membimbing diskusi kelompok kecil berasal dari faktor guru, siswa, dan waktu. Pertama, hambatan yang muncul dari guru adalah kurang tegasnya guru dalam membimbing diskusi kelompok kecil sehingga masih banyak siswa yang sibuk sendiri yang mengakibatkan suasana kelas kurang kondusif. Kedua, hambatan yang muncul dari faktor siswa , yaitu (a) perbedaan tingkat pemahaman siswa terhadap materi atau masalah yang diberikan, (b) kurang fokusnya siswa dan siswa sering melakukan hal-hal di luar diskusi dalam kelompok, dan (c) kondisi siswa yang berbeda disetiap kelas dan setiap pertemuan yang mengharuskan guru senantiasa harus bekerja ekstra keras dalam membimbing siswa yang pendiam atau pasif dengan cara memotivasi siswa. Ketiga, hambatan yang muncul dari faktor waktu adalah waktu yang telalu banyak tersita untuk kegiatan berdiskusi.Kata Kunci : keterampilan, diskusi kelompok kecil, guru bahasa indonesia This study aimed to describe (1) how teacher in guiding small group discussions, and (2) the constraints found teacher in guiding small group discussions. This study used a qualitative descriptive design. Subjects were one teacher who teaches four classes. The data was collected through observation and interviews. The instrument of this study is the observation sheet, tape recorders, and interview guides. The results of this study indicate that the activities carried out by Indonesian teacher in junior class VII SMP Laboratorium Undiksha during a small group discussion guide there are six activities. Sixth activities include: (1) focus, (2) clarify the problem, (3) analyze the views of students, (4) increase student participation to the group, (5) spread the opportunity to participate, and (6) closes the discussion. However, not all components are applied to each class. Obstacles encountered by teacher when guiding a small group discussion of factors derived from teacher, students, and time. First, the barriers that arise from a lack of traction teacher are teachers in guiding small group discussions so that there are many students who busy themselves which resulted in less conducive classroom atmosphere. Second, obstacles to student factors, namely (a) the difference in the level of students' understanding of the material or the given problem, (b) lack of focus students and students often do things outside of the discussion in the group, and (c) the condition of the students who different in every class and every meeting that requires teachers always had to work extra hard in guiding students who are silent or passive in a way to motivate students. Third, barriers that arise from time factor is the time that are too much taken for discussion activities.keyword : skills, a small group discussion, the teacher Indonesian
Analisis Perbandingan Unsur Intrinsik Siswa di Kelas IX SMP Negeri 3 Singaraja Berdasarkan Jenis Kelamin ., Ida Ayu Candra Dewi; ., Prof. Dr. I Made Sutama, M.Pd.; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12011

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbandingan unsur instrinsik yang digunakan oleh siswa di kelas IX di SMP Negeri 3 Singaraja dalam menulis cerpen berdasarkan jenis kelamin, (2) mengetahui perbedaan cerpen siswa berdasarkan jenis kelamin di kelas IX SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini siswa sedangkan objeknya yakni cerpen siswa, jenis kelamin dan unsure intrinsic cerpen. Penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data berupa dokumentasi dan instrument penelitian menggunakan kartu data. Hasil penelitian ini menunjukan tema yang digunakan oleh siswa perempuan cenderung mengarah pada tema tingkat egoik sedangkan siswa laki-laki cenderung menggunakan tema tingkat sosial. Gaya bahasa yang cenderung digunakan oleh siswa perempuan adalah hiperbola, sedangkan siswa laki-laki tidak memiliki kecenderungan dalam menggunakan gaya bahasa. Siswa laki-laki lebih banyak menggunakan bahasa biasa daripada gaya bahasa. Bentuk tulisan yang digunakan oleh siswa perempuan adalah bentuk tulisan narasi-dialog, sedangkan siswa laki-laki cenderung menggunakan narasi. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan-perbedaan antara siswa perempuan dan laki-laki dalam menulis karya sastra berupa cerpen. Hal tersebut dapat dilihat dari perbedaan tema, gaya bahasa, dan bentuk tulisan yang digunakan dalam menulis cerpen.Kata Kunci : cerpen siswa, jenis kelamin, tema, gaya bahasa, bentuk tulisan This study conducted at SMP Negeri 3 Singaraja. This study aimed to (1) find out the comparison of instrinsic element used by the IX class at SMP Negeri 3 Singaraja in writing short story based on the sex of the students, (2) to know the different of students’ short story based to the sex in IX class at SMP Negeri 3 Singaraja. This study was a descriptive qualitative study. The subject of this study was the students while the objects were the short story, sex of the students’, and instrinsic element. This study used data collection method in the form of documentation and research instrument using data card. The results of this study shown the theme used by female students tend to use the theme of ego level while male students tend to use the theme of social level. The language style tends to be used by female students was hyperbole, whereas male students have no tendency to use language style. The male students more used common language than the style of language. The form of writing used by female students was a form of narrative-dialogue writing, while male students tend to use narration. Based on the results of the study, it can be concluded that there were differences between female and male students in writing literature in the form of short stories. It can be seen from the differences in theme, language style, and form of writing used in writing short stories.keyword : Short stories of students, Sex of the students, Theme, language style, Form of writing
ANALISIS FAKTA DAN SARANA CERITA DALAM TEKS NILAI MORAL FABEL SISWA KELAS VIII A1 DI SMP NEGERI 1 SINGARAJA ., Widiya Aprianti; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.; ., Dra. Made Sri Indriani, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6602

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan mendeskripsikan (1) fakta cerita yang digunakan dalam teks nilai moral fabel dan (2) sarana cerita yang digunakan dalam teks nilai moral fabel. Subjek penelitian ini adalah teks nilai moral fabel siswa kelas VIII A1 di SMP Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah fakta dan sarana cerita dalam teks nilai moral. Dalam penelitian ini yang menjadi instrumen utama adalah peneliti sendiri, karena penelitian ini tergolong penelitian deskriptif. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Metode dokumentasi digunakan untuk memperoleh data yang bersumber padatulisan seperti buku, majalah, dokumen, dan peraturan-peraturan. Data yang diperoleh dari hasil dokumentasi akan dianalisis melalui langkah-langkah, sebagai berikut (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) penyimpulan. Pada bagian ini dimuat hasil penelitian dan pembahasan hasil penelitian. Pada bagian ini hasil penelitian diuraikan (1) fakta cerita yang digunakan dalam teks nilai moral fabel siswa kelas VIII A1 di SMP Negeri 1 Singaraja, dan (2) sarana cerita yang digunakan dalam teks nilai moral fabel siswa kelas VIII A1 di SMP Negeri 1 Singaraja. Temuan yang pertama adalah fakta cerita yang digunakan siswa pada teks nila moral (fabel) yang meliputi tokoh, alur, dan latar. Temuan yang kedua adalah sarana cerita pada teks nilai moral yang meliputi judull, sudut pandang, gaya bahasa, dan tema.Kata Kunci : fakta, sarana, nilai, moral, fabel This descriptive study aims to describe (1) the fact that the story is used in the text moral fable and (2) the means used in the story text moral fable. The subjects were text moral fable A1 class VIII SMP Negeri 1 Singaraja. The object of this study are the facts and means of stories in the text moral values. In this study, the main instrument is the researchers themselves, because these studies classified as descriptive research. Data collection method in this research is the method of documentation. Documentation methods used to obtain data sourced padatulisan such as books, magazines, documents, and regulations. Data obtained from the documentation will be analyzed through the steps, as follows: (1) data reduction, (2) presentation of data, and (3) inference. In this section, published the results of research and discussion of research results. In this section the results of the study are described (1) the fact the story used in the text moral fable eighth grade A1 in SMP Negeri 1 Singaraja, and (2) means the story used in the text moral fable eighth grade A1 in SMP Negeri 1 Singaraja, The findings of the first, is the fact that students use the story in text moral tilapia (fables) that include characters, plot, and setting. The findings of the second, is a means of narrative text that includes judull moral values, perspective, style, and themes.keyword : fact, means, values, moral, fable
PEMANFAATAN PENGALAMAN PRIBADI SISWA UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS NASKAH DRAMA SISWA KELAS VIII I SMP NEGERI 4 ABIANSEMAL ., I Nyoman Bagus Sanjaya; ., I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A.; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4330

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan langkah-langkah pembelajaran menulis naskah drama dengan pemanfaatan pengalaman pribadi siswa yang diterapkan guru di kelas VIII I SMP Negeri 4 Abiansemal, (2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan siswa dalam menulis naskah drama dengan pemanfaatan pengalaman pribadi siswa di kelas VIII I SMP Negeri 4 Abiansemal, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap sumber pembelajaran pemanfaatan pengalaman pribadi siswa. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII I SMP Negeri 4 Abiansemal. Objek penelitian ini adalah langkah-langkah pembelajaran menulis naskah drama, kemampuan menulis naskah drama dengan pemanfaatan pengalaman pribadi siswa, dan respons siswa terhadap pemanfaatan pengalaman pribadi dalam meningkatkan keterampilan menulis naskah drama siswa. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, dan metode kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan pengalaman pribadi siswa dalam pembelajaran menulis naskah drama (1) dilakukan melalui beberapa langkah sesuai dengan perencanaan pembelajaran yang sudah dirancang oleh peneliti dan guru, (2) adanya peningkatan kemampuan menulis naskah drama, dan (3) adanya peningkatan respons siswa terhadap pembelajaran menulis naskah drama dengan pemanfaatan pengalaman pribadi . Pada refleksi awal, skor rata-rata menulis naskah drama siswa adalah 70,66. Pada siklus I, yakni setelah pemanfaatan pengalaman pribadi siswa, skor rata-rata siswa meningkat menjadi 76,82. Setelah diberikan tindakan pada sklus II, skor rata-rata siswa adalah 81,4. Persentase peningkatan skor rata-rata tersebut dari refleksi awal ke siklus I sebesar 6,16 %, dan peningkatan skor rata-rata dari siklus I ke siklus II sebesar 4,58 %. Dengan demikian, total peningkatan skor rata-rata siswa adalah 10,74 %. Dari peningkatan tersebut, ketuntasan belajar klasikal yang dicapai siswa sudah memenuhi tuntutan yang diharapkan. Kata Kunci : pengalaman pribadi, menulis, naskah drama. This study aims to (1) describe the steps to write a drama script utilizing students’ personal experience on VIII I Grade Students of SMP Negeri 4 Abiansemal, (2) describe the improvement of students’ skill in writing a drama script utilizing students’ personal experience on VIII I Grade Students of SMP Negeri 4 Abiansemal, and (3) describe the students’ response toward learning source utilizing students’ personal experience. The design of this study is classroom action research which is held on two cycles. The subjects of this study are teacher and students of VIII I Grade at SMP Negeri 4 Abiansemal. The object of this study is the steps to write a drama script, skill of writing a drama script utilizing students’ personal experience, and students’ response toward utilizing students’ personal experience to improve students’ skill in writing a drama script. The data were collected by observation, test, and questionnaire. The collected data were analyzed by using analysis descriptive qualitative and descriptive quantitative technique. The results of this study shows that by utilizing students’ personal experience in writing a drama script are (1) held in several steps based on lesson planning designed by teacher, (2) able to improve students’ skill in writing a drama script, and (3) able to improve students’ response toward writing a drama script utilizing students’ personal experience. The initial reflection, before utilizing students’ personal experience, the average score is 70,66 , whereas on cycle I, utilizing students’ personal experience, the average score is improved into 76,82. After treatment on cycle II, the average score becomes 81,4. The percentage of improvement average score is 6,16%, and the improvement of average score from cycle I to cycle II is 4, 58%. Thus, total of improvement average score is 10,74%. The improvement reflects classical mastery learning achieved by students fulfills expectation. keyword : personal experience, writing, drama script.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW II UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR APRESIASI SASTRA CERPEN DI KELAS IX. 3 SMP WIDIATMIKA ., Putu Eka Putri Udayani; ., Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 5, No 3 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v5i3.8620

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk menentukan (1) hasil belajar apresiasi sastra cerpen melalui model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II, (2) langkah-langkah pembelajaran hingga mencapai KKM, dan (3) respons siswa kelas IX.3 SMP Widiatmika. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IX 3 SMP Widiatmika. Objek penelitian ini adalah hasil belajar apresiasi sastra cerpen, langkah-langkah pembelajaran, dan respons siswa. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode obeservasi, dokumentasi, kuesioner, dan tes. Berdasarkan analisis hasil penelitian yang telah dilakukan, (1) hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif Jigsaw II terbukti dapat meingkatkan hasil belajar siswa, hal ini dibuktikan pada tindakan siklus I skor rata-rata siswa meningkat menjadi 87,55. Dengan ketuntasan klasikal 59,25%. Pada tindakan siklus II skor rata-rata siswa meningkat lagi menjadi 88,53. Dengan ketuntasan klasikal 88,46%.(2) langkah-langkah pada model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II merupakan model pembelajaran yang berbasis kelompok. Kelompok tersebut, terdiri atas kelompok asal dan kelompok ahli. Ketika siswa telah kembali dari kelompok ahli. Maka masing-masing anggota kelompok ahli harus mengajarkan teman di kelompok asalnya masing-masing. (3) respons siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw II tergolong sangat positif. Pada siklus I rata-rata skor siswa sebesar 40,14 (positif). Pada siklus II skor rata-rata siswa meningkat mennjadi 41,00 (sangat positif). Oleh karena itu, penerapan model pembelajaran ini terbukti dapat meningkatkan hasil belajar siswa, dan sangat disambut positif oleh siswa kelas IX 3 SMP Widiatmika. Selain itu, model pembelajaran ini da pat disarankan untuk guru dalam meningkatkan inovasi pembelajaran dan juga hasil belajar siswa.Kata Kunci : Kata kunci: pembelajaran kooperatif, jigsaw II, meningkatkan, apresiasi sastra The Research aims to determine (1) the results of the short story literary appreciation learning Jigsaw II, (2) learning steps up to KKM, and (3) response IX.3 students of SMP Widiatmika. The subjects were teachers and students of class IX3 SMP Widiatmika. The object of this study is the short story literary appreciation learning outcomes, learning steps, and the student's response. Data was collected with observation, questionnaire, and test. The analysis of the results of research that has done, (1) the results of student learning using Jigsaw II is proven to boost student learning outcomes, it is proved in the first cycle measures the average score of students increased to 87.55. With 59.25% classical completeness. In the second cycle of the average score of students increased again to 88.53. With classical completeness 88.46%. (2) measures on Jigsaw II is a groups learning. The group, consisting of the original group and the group of experts. When students have returned from the expert group. Then each member of the expert group should teach groups of friends in their respective homelands. (3) The student's response to the Jigsaw II as very positive. In the first cycle the average score of students amounted to 40.14. In the second cycle the average score of students increased mennjadi 41.00. The application of this is proven to improve student learning outcomes, and highly welcomed by the students of class IX3 SMP Widiatmika. This model may exist that are suggested for teachers to improve student learning outcomes.keyword : Keywords: cooperative learning, jigsaw II, improving, literary appreciation
ANALISIS KESESUAIAN MATERI BUKU TEKS BAHASA INDONESIA SMP/MTS KELAS VII DENGAN KARAKTERISTIK SISWA KELAS VII A7 DI SMPN 1 SINGARAJA Pramana, Ni Made Gita; Sriasih, Sang Ayu Putu; Gunatama, Gede
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v8i1.20238

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kesesuaian materi buku teks Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 dengan tuntutan kurikulum dan (2) Mendeskripsikan kesesuaian materi buku teks Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 dengan karakteristik siswa kelas VII A7 di SMPN 1 Singaraja. Subjek pada penelitian ini adalah buku teks Bahasa Indonesia SMP/MTs Kelas VII Kurikulum 2013 edisi revisi, siswa kelas VII A7, dan guru mata pelajaran bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Singaraja. Objek penelitian ini adalah materi buku teks bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VII. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi silabus mata pelajaran bahasa Indonesia jenjang SMP kelas VII. Penelitian ini menggunakan instrument wawancara untuk mengetahui kesesuaian materi buku teks bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VII Kurikulum 2013 dengan karakteristik siswa kelas VII A7 di SMPN 1 Singaraja. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) tedapat beberapa materi yang kurang sesuai dengan KI 3 dan KI 4 dalam Kurikulum 2013. Di samping itu, peneliti menemukan kekurangsesuaian pada penilaian autentik kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan.dan (2) materi buku teks bahasa Indonesia SMP/MTs kelas VII Kurikulum 2013 edisi revisi 2017 sesuai dengan karakteristik siswa kelas VII A7 di SMPN 1 Singaraja, walaupun belum secara maksimal. Peneliti berharap peneliti lain dapat melakukan penelitian yang berkaitan dengan permasalahan tingkat keterbacaan, kemudahan, dan keterpahaman buku teks. Selain itu, objek lain yang dapat diteliti, yaitu unsur kebahasaan buku teks yang dilihat dari beberapa aspek.
Hubungan Motivasi Belajar Siswa dengan Kemampuan Menulis Teks Eksemplum Siswa Kelas IX SMP Negeri 1 Singaraja ., Ni Kadek Ayu Yasmini; ., Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum.; ., Drs. Gede Gunatama, M.Hum.
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 7, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.12412

Abstract

Penelitian ini dilakukan di SMP Negeri 1 Singaraja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) tingkat motivasi belajar siswa kelas IX SMP Negeri 1 Singaraja, (2) tingkat kemampuan menulis teks eksemplum siswa kelas IX SMP Negeri 1 Singaraja, dan (3) ada tidaknya hubungan motivasi belajar siswa dengan kemampuan menulis teks eksemplum siswa kelas IX SMP Negeri 1 Singaraja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode survei dan teknik korelasional. Populasi dalam penelitian ini ialah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 1 Singaraja dan sampel penelitian terdiri dari 114 siswa. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan tiga teknik pengumpulan data, yakni tes, angket, dan wawancara. Teknik tes digunakan untuk mengetahui tingkat kemampuan menulis teks eksemplum siswa, angket digunakan untuk mengetahui tingkat motivasi belajar siswa, dan wawancara digunakan untuk memperoleh informasi dari guru serta siswa mengenai kemampuan menulis teks eksemplum dan motivasi belajar siswa. Teknik analisis data yang digunakan ialah analisis deskripsi dan analisis satu predikator. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks eksemplum siswa tergolong cukup dengan mean 80,81 dan motivasi belajar siswa tergolong berkualifikasi tinggi dengan mean 81,74. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan hasil bahwa terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan kemampuan menulis teks eksemplum siswa kelas IX SMP Negeri 1 Singaraja tahun pelajaran 2017/2018.Kata Kunci : motivasi belajar, kemampuan menulis This researcher was done at SMP Negeri 1 Singaraja. The aim of this research is for to know (1) the learning motivation of the grade IX students of SMP Negeri 1 Singaraja, (2) the level of student’s eksemplum text written ability of the grade IX students of SMP Negeri 1 Singaraja, and (3) the relation student’s motivation learning with eksemplum text written ability of the grade IX students of SMP Negeri 1 Singaraja. This research is quantitative research by using survey method correlational technique. The population of the research were the IX grade students at SMP Negeri 1 Singaraja and the sample consisted of 114 students. On this research, the researcher used three techniques of data collecting, there were test, questionnaire, and interview. Test technique was used to know student’s eksemplum written ability level, quetionaire technique was used to know student’s learning motivation level, and interview technique was used to get information from the teacher and students about written ability of eksemplum text and student’s motivation learning. Data were analyzed by using descriptive analysis and one predictor regression test. The result of this reseach showed that student’s written ability of eksemplum text was good enough with mean 80,81 and student’s learning motivation was qualified with mean 81,74. Furthermore, this research also showed the result that any relations between learning motivation and student’s eskemplum written ability of grade IX SMP Negeri 1 Singaraja school year 2017/2018.keyword : : learning motivation, written ability
HUBUNGAN BUDAYA LITERASI (BACA-TULIS) DENGAN HASIL BELAJAR BAHASA INDONESIA SISWA KELAS XISMA NEGERI 7 DENPASAR Suandewi, Pt Melia; Putrayasa, Ida Bagus; Gunatama, Gede
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 9, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v9i2.20453

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan budaya literasi (baca-tulis) dengan hasil belajar bahasa Indonesia siawa kelas XI SMA Negeri 7 Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian koreleasional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 7 Denpasar sedangkan sampel dalam penelitian ini siswa kelas XI IPA 4, XI IPA 6, XI IPA 10, dan XI IPS 1. Teknik pengambilan sampel yang digunakan ialah teknik random sampling. Metode pengumpulan datadalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan analisis deskriptif dan analisis regresi satu predictor. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) budaya literasi siswa kelas XI SMA Negeri 7 termasuk ke dalam kategori sangat tinggi dengan nilai rata – rata budaya literasi 82,78. (2) hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas XI SMA Negeri 7 juga termasuk ke dalam kategori sangat tinggi dengan nilai rata – rata 78,78. (3) Terdapat hubungan positif dan signifikan antara budaya literasi dengan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas XI SMA Negeri 7 Denpasar dengan beta pisitif 0,843. Hal ini berarti semakin meningakat budaya literasi akan semakin meningkatkan hasil  belajar  Bahasa Indonesia sebesar 0,843, sebaliknya jika budaya literasi semakin menurun maka hasil belajar Bahasa Indonesia akan semakin menurun sebesar 0,843.
Co-Authors ., Ayu Silvia Sintya .d ., I Gst Ayu Candra Puspita Dewi ., I Kadek Yogi Periawan ., I Made Astika, S.Pd., M.A. ., I Nyoman Bagus Sanjaya ., I Putu Darmika ., Ida Ayu Candra Dewi ., KADEK RUDY SAPUTRA ., Ketut Adi Bawana ., LUH PANDE AYU S ., Ni Kadek Ayu Yasmini ., Ni Kadek Erni Yuni Andani ., Ni Kd Ayu Yasinta Dewi ., Ni Luh Putu Yumi Kusuma ., Ni Made Febrianthi ., Ni Made Gita Pramana ., Ni Putu Karmila ., Nilla Godvany ., Pande Kadek Lita s ., Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. ., Putu Adi Prabawa ., Putu Arya Mahendra ., Putu Eka Putri Udayani ., Solehatul Kamilah ., Yohana Herlina Mbindi Agus Hari Wahyudi . Ainur Rohmah Ainur Rohmah, Ainur Ana Rohana . ANAK AGUNG GEDE INDRAYANA . Ayu Silvia Sintya .d . Darmika, I Putu Devita Febrianti Dewa Ayu Anggun Sudewi . Febrianti, Devita Gde Artawan Hamid, M Gozeli Al I B Rai I Gede Denly Anayuda Giantika . I Gede Nurjaya I Gede Suputra I Gede Suputra . I Gede Suputra ., I Gede Suputra I Gst Ayu Candra Puspita Dewi . I Kadek Yogi Periawan . I Made Astika I Made Astika, S.Pd., M.A. . I Made Suartana . I Made Wijana . I Nengah Martha I Nyoman Bagus Sanjaya . I Nyoman Yasa I Putu Darmika I Putu Darmika . I Wayan Adhi Mahardika . I Wayan Adhi Mahardika ., I Wayan Adhi Mahardika I Wayan Artika I WAYAN SUBAWAYASA . I Wayan Wendra Ida Ayu Candra Dewi . Ida Ayu Putri Adityarini . Ida Ayu Putu Purnami Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd . Ida Bagus Sutresna Kadek Juni Wiryawati . Kadek Lisna Dewi Saraswati . Kadek Rudy Saputra KADEK RUDY SAPUTRA . Ketut Adi Bawana . Komang Dewangga Adi Sutra . Kusuma, Ni Luh Putu Yumi Lita Swandewi LUH PANDE AYU S . Luh Pande Ayu Swadayani Luh Putu Onny Andriyani . M Gozeli Al Hamid M.Pd S.S. Ida Bagus Rai . Made Astika Made Astika Made Sri Indriani Mahendra, Putu Arya Merry Safitri . Nengah Suandi Nengah Widiantika . Nengah Widiantika ., Nengah Widiantika Ni Dewi Januria . Ni Kadek Ayu Yasmini . Ni Kadek Dewi Yudiarmika . Ni Kadek Dewi Yudiarmika ., Ni Kadek Dewi Yudiarmika Ni Kadek Erni Yuni Andani . Ni Kd Ayu Yasinta Dewi . Ni Ketut Juliawati . Ni Ketut Juliawati ., Ni Ketut Juliawati Ni Komang Ayu Damayanti . Ni Luh Komang Sri Majesty . Ni Luh Putu Eka Widiantari . Ni Luh Putu Eka Widiantari ., Ni Luh Putu Eka Widiantari Ni Luh Putu Yumi Kusuma Ni Luh Putu Yumi Kusuma . Ni Made Febrianthi . Ni Made Gita Pramana Ni Made Gita Pramana . Ni Putu Esti Juniastuti . Ni Putu Karmila . Ni Wayan Arik Sinthia Wati . Ni Wayan Arik Sinthia Wati ., Ni Wayan Arik Sinthia Wati Nilla Godvany . Nyana Kesuma I Gde . Nyana Kesuma I Gde ., Nyana Kesuma I Gde Pande Kadek Lita s . Pramana, Ni Made Gita Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Nengah Suandi, M.Hum. . Pt Melia Suandewi Putu Adi Prabawa . Putu Arya Mahendra Putu Arya Mahendra . Putu Eka Putri Udayani . Rai, I B Sang Ayu Putu Sriasih Saputra, Kadek Rudy Siti Lutfiyah . Siti Lutfiyah ., Siti Lutfiyah Solehatul Kamilah . Sri Devi Maharani . Sri Devi Maharani ., Sri Devi Maharani Suandewi, Pt Melia Suandi, Nengah Suputra, I Gede Swandewi, Lita Widiya Aprianti . Widiya Aprianti ., Widiya Aprianti Yohana Herlina Mbindi .