Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TTW BERBANTUAN MEDIA VIDEO TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Muhammad Alfan Juniardi; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahu perbedaan yang signifikan pada hasil belajar IPA. Model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media video lebih menekankan pada keaktifan siswa di dalam proses pembelajaran melalui langkah-langkah berpikir, berbicara, dan menulis. Penelitian ini merupakan penelitian quasi experiment dengan desain Post-test Only Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 2 Lelateng yang berjumlah 42 orang. Sampel dalam penelitian ini ditentukan dengan teknik Random Sampling. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda sebanyak 25 butir soal. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif, Uji-t tidak berkorelasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa (t hitung = 2,775 > t tabel = 0,4445). Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Think Talk Write berbantuan media video dan siswa yang tisak dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Think Talk Write (TTW) pada siswa kelas V di SDN 2 Lelateng Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : think talk write, media video, hasil belajar This study is aimed to know the significant differences on the result in studying IPA. The learning model Think Talk Write by using video is more emphasizing on students’ activeness in the learning process through the steps of thinking, talking, and writing. This study is quasi experiment with Post-test Only Control Group design. The population in this study were all fifth grade students in SDN 2 Lelateng in which the total of the students are 42 students. The sample of this study was determined by using Random sampling technique. The data was collected by using multiple choice with 25 questions. The data that had already collected was analyzed by using descriptive statistic, T-test no correlation. The result of this study indicates that (t count= 2.775> t table = 0.4445). Based on the explanation above, the researcher can conclude that there is significant differences result in learning IPA between the students who were taught by using learning model Think Talk Write (TTW) by assisted video and the students who were not taught by using learning model Think Talk Write (TTW) on fifth grade students in SDN 2 Lelateng, Negara Sub district, Jembrana Regency in academic year 2016/2017. keyword : think talk write, video media, learning outcomes
PENGARUH MODEL SNOWBALL THROWING BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Kadek Ari Wariani; ., Dr. Desak Putu Parmiti,MS; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10877

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar dengan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar di kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng yang banyaknya 202 orang siswa. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD N 5 Banyuning dan SD N 2 Banyuning yang berjumlah 77 orang siswa. Data tentang hasil belajar IPA dikumpulkan dengan instrumen berupa tes obyektif bentuk pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar dengan siswa yang tidak dibelajarkan melalui model pembelajaran Snowball Throwing berbantuan Media Gambar (thitung lebih besar dari ttabel) dengan db = 75 dan taraf signifikansi 5%. Hal ini berarti, terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing berbantuan media gambar terhadap hasil belajar IPA yang signifikan pada siswa kelas V SD di Gugus I Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : snowball throwing, gambar dan hasil belajar This research aims to know the difference that significant of the result in science learning between the students who are taught through the Snowball Throwing learning model using media picture with the students are not taught through the Snowball Throwing learning model using media picture. In Elementary School of grade V (five), group I, Buleleng Subdistrict. The population of this research is students in Elementary School of grade V (five), group I, Buleleng Subdistrict are 202 students. The sample of the research is the students of grade V SD N 5 Banyuning and SD N 2 Banyuning which amounted to 77 students. Data on science learning outcomes were collected by instruments in the form of regular multiple choice test. The data of the results of science learning are collected with the instrument of multiple choice test. The data are analyzed using the t-test. The result of the research shows that there are the significant difference of sciene learning between the students that are taught through the Snowball Throwing learning model using media picture with the students are not taught through the snowball throwing learning model using media picture (tcount is greater than ttable) with db = 75 and the standard significant = 5%. This means that there is an influence of cooperative learning model of Snowball Throwing learning model using media picture on significant learning outcomes of IPA in grade V of elementary school in Gugus I Buleleng Subdistrict, Buleleng Regency.keyword : snowball throwing, picture, and the result of the study
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SD DI GUGUS I KECAMATAN TEGALLALANG ., I Wayan Muliana; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10901

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakanmodel pembelajaran jigsaw dengan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional. Jenis Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan non-equivalent posttest only control group design. Populasi penelitian ini adalah siswa SD kelas V di gugus I Kecamatan Tegallalang yang berjumlah 127 orang siswa sedangkan sampelnya adalah SDN 1 Tegallalang sebagai kelompok eksperimen dan SDN 5 Tegallalang sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 72 orang siswa. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan metode tes objektif. Analisis data menggunakan uji-t tidak berkorelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajaran menggunakan model pembelajaran jigsaw berbantuan media gambar dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model konvensional. Hal ini diketahui dari hasil analisis hipotesis dengan uji-t, thit> ttab dan skor rata-rata siswa yang belajar dengan model pembelajaran jigsaw berbantuan media gambar berada dalam kriteria tinggi sedangkan skor rata-rata kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional berada dalam kriteria sedang. Jadi, model pembelajaran jigsaw berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa SD kelas V di Gugus I Kecamatan Tegallalang Kabupaten Gianyar tahun pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Jigsaw, hasil belajar, IPA This research aims to know the difference in the results of studying natural sciences among groups of students taught using instructional model jigsaw with a group of students who are taught using conventional learning model. This type of research is quasi experiment with non-equivalent control group posttest only design. This research population is students of class V in cluster I district of Tegallalang totalling 127 students whereas sampelnya is SDN 1 Tegallalang as experimentation and SDN 5 Tegallalang as a control group of 72 students. Results data study natural science collected by the method of objective tests. Data analysis using t-test did not correlate. The results showed that there is a difference in the results of studying natural sciences among groups of students taught using model assisted jigsaw learning media pictures with groups of students taught with the use of conventional models. It is known from the results of the analysis of hypothesis test with-t, thit > ttab and an average score of students who learn learning media-aided jigsaw model images are in high criteria while an average score of groups of students taught with the conventional learning models are in the criteria are. Thus, the jigsaw learning model has an effect on the learning outcomes of science in grade V elementary students in Gugus I District of Tegallalang Gianyar year 2016/2017.keyword : Jigsaw, the results of the study, natural sciences.
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN PQ4R BERBANTUAN MEDIA GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR PKn PADA SISWA SD ., I Gede Sidi Mandi Artana; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10902

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar PKn antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan strategi pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect Recite, Review) berbantuan media gambar dan kelompok siswa yang tidak dibelajarkan dengan strategi pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect Recite, Review) berbantuan media gambar. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non-equivalent posttest only control group design. Sebanyak 25 orang siswa SDN 3 Pacung dilibatkan sebagai kelompok eksperimen dan 28 orang siswa SDN 1 Pacung dilibatkan sebagai kelompok kontrol. Kepada kelompok eksperimen diberikan perlakuan strategi pembelajaran PQ4R selama satu bulan setengah sebanyak 7 kali pertemuan. Sementara kelompok kontrol dibelajarkan dengan pembelajaran yang secara natural berlangsung saat perlakuan pada kelompok eksperimen berlangsung. Metode yang digunakan adalah metode tes dengan instrument tes soal pilihan ganda. Data yang terkumpul dianalisis dengan statistik deskriptip dan statistik infirensial uji-t. Hasil penelitian ini terdapat perbedaan hasil belajar PKn antara siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect Recite, Review) berbantuan media gambar dengan siswa yang tidak diterapkan strategi pembelajaran PQ4R (Preview, Question, Read, Reflect Recite, Review) berbantuan media gambar. Dari perhitungan SPSS 16 hasil nilai signifikan < 0,05 maka H0 ditolak dan H1 diterima, dan rata–rata kelompok eksperimen adalah 22,76 dan rata–rata kelompok kontrol adalah 16,93. Hal ini berarti bahwa rata–rata eksperimen > rata–rata kontrol, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi pembelajaran PQ4R berpengaruh terhadap hasil belajar PKn siswa SDN kelas V.Kata Kunci : PQ4R, media gambar, hasil belajar, dan PKn This research aims to know the difference between the results of the civic education study group of students who follow the learning with learning strategies PQ4R (Preview, Question, Read, Recite, Review Reflect) images and media assisted a group of students who are not dibelajarkan with learning strategies PQ4R (Preview, Question, Read, Recite, Review Reflect) assisted the media image. This type of research is quasi experiment research that use of non-equivalent design posttest only control group design. As many as 25 students SDN 3 Pacung entangled as a group experiment and 28 students SDN 1 Pacung entangled as the control group. To the Group of experimental learning strategies PQ4R treatment given for one month and a half as much as 7 times. While the control group dibelajarkan with learning that naturally occurs in the treatment group of experiments underway. The method used is the method test with multiple choice question test instrument. The data collected was analyzed with the statistics and statistical infirensial test of deskriptip-t. The results of the research there is a difference between learning outcomes students dibelajarkan PKn with learning strategies PQ4R (Preview, Question, Read, Recite, Review Reflect) images with a media-assisted students who do not apply learning strategies PQ4R (Preview, Question, Read, Recite, Review Reflect) assisted the media image. SPSS 16 calculation of results the value of significant < 0.05 H0 is rejected and then accepted, H1 and flat – average group of experiments is the median – median 22.76 and control group was 16.93. This means that the average – mean of experimental > averaged – averaged control, so that it can be concluded that the application of learning strategies PQ4R effect on civic education student learning outcomes SDN class V.keyword : PQ4R, the media pictures, the results of the study
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERMEDIAKAN GAMBAR TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V ., Kadek Agus Astraman; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learningbermediakan gambar dan kelompok siswa yang dibelajarkandengan model pembelajaran konvensional. Penelitian eksperimen ini menggunakan rancangan non-equivalent post test only control group design.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus 6 Sutasoma Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan statistik deskriptif dan uji-t independent. Hasil penelitian menujukkan bahwa hasil belajar IPA kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol yaitu 24,72>17,94. Hasil perhitungan uji-t independent diperoleh thitung = 4,43 dan ttabel = 2,03 (thitung > ttabel) pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian model pembelajaran Problem Based Learningbermediakan gambar berpengaruh terhadap hasil belajar IPA.Kata Kunci : model Problem Based Learning, bermediakan gambar, hasil belajar IPA. This study aims to determine the difference of science learning outcomes between groups of students who study with the model of learning Problem Based Learning provides pictures and groups of students who learn with conventional learning model. This experimental study used non-equivalent design of post test only control group design. The population of this research is all students of class V primary school Group 6 Sutasoma Sub Kubutambahan Buleleng District Lesson Year 2016/2017. Samples were taken by random sampling technique. The collected data were analyzed by descriptive statistic and independent t-test. The results showed that the experimental study of experimental group was bigger than control group that was 24,72> 17,94. The result of independent t-test is obtained tcount = 4.43 and ttable = 2.03 (tcount > ttable) at 5% significance level. Thus the model of Problem Based Learning learning provides an image effect on the results of science learningkeyword : Problem Based Learning model, provided picture, learning result of science.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING - PROMPTING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V Sekolah Dasar ., Ketut Agus Artawan; ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang mendapat perlakuan model pembelajaran Probing-Prompting dengan kelompok siswa yang tidak mendapat perlakuan model pembelajran Probing-Prompting pada mata pelajaran IPA. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain non- equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN di Gugus V Kecamatan banjar. Sampel penelitian adalah SDN 1 dan SDN 3 Pedawa. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dengan instrument tes hasil belajar IPA.Analisis data menggunakan SPSS 16.Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang dibelajaran menggunakan model pembelajaran Probing-prompting deangan kelompok siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran Probing-prompting. Hal ini diketahui dari hasil analisis hipotesis dengan SPSS 16, nilai signifikansi < 0,05 dan skor rata-rata siswa yang belajar dengan model pembelajaran Probing-promptinglebih tinggi yaitu 24,14 sedangkan skor rata-rata kelompok siswa yang dibelajarkan tanpa menggunakan model pembelajaran Probing-prompting yaitu 17,95. Jadi, model pembelajaran pembelajaran Probing-prompting berpengaruh terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V di Gugus V Kecamatan Banjar Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : Probing-prompting , hasil belajar, IPA This research aims to know the difference between a group of learning outcomes of students who got the treatment model of learning Probing-Prompting with the kelompoksiswa who got no treatment model pembelajran Probing-Prompting on the subjects of natural science. This research includes research of artificial experiments that use of non-equivalent design post test only control group design. The population of this research is the entire class V Schools located in banjar Sub-district V Force. Sample research is the Primary Country 1 Cempaga and State primary school Pedawa 3. Data collection methods method using test results test instrument with studied natural sciences. Data analysis using SPSS 16. The results showed that there is a difference between the IPA learning outcomes students use learning models dibelajaran Probing-Prompting by groups of students are dibelajarkan learning model without using the Probing-prompting. It is known from the results of the analysis with SPSS 16 hypotheses, significance and value of 0.05 < an average score of students who learn by learning Probing-promptinglebih high i.e. 24.14 whereas the average score of the Group of students who are learning model without using the dibelajarkan Probing-prompting i.e. 17.95. So, learning learning model Probing-prompting effect on the results of studying natural sciences at grade V in V Force Sub Banjar Regency of Buleleng Years Lessons 2016/2017keyword : Probing-prompting, learning result, Science
PENGARUH MODEL STAD BERBANTUAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR IPS SISWA SD KELAS V ., Rima Isti Navisha; ., Drs. I Dewa Kade Tastra,M.Pd; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10935

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media Video Pembelajaran tentang Perjuangan Kemerdekaan Indonesia dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD kelas V di gugus V Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 dengan jumlah 134 siswa. Sampel pada penelitian ini yaitu, SD N 3 Tamblang sebagai kelompok eksperimen sebanyak 32 siswa dan SD N 5 Tamblang sebagai kelompok kontrol sebanyak 35 siswa. Data penelitian berupa hasil belajar IPS siswa yang diperoleh melalui tes obyektif pilihan ganda sebanyak 31 butir soal. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan statistik inferensial uji-t dengan rumus polled varians. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS siswa antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media Video Pembelajaran tentang Perjuangan Kemerdekaan Indonesia dengan kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional. Hal ini diketahui dari hasil thit = 3,28 dan ttab = 1,997. Ini berarti thit lebih besar dari ttab (thit > ttab). Maka, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media video pembelajaran tentang Perjuangan Kemerdekaan Indonesia berpengaruh terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V di SD Gugus V Kecamatan Kubutambahan Tahun Pelajaran 2016/2017.Kata Kunci : STAD , Video Pembelajaran, Hasil Belajar This research aims to know the difference in results between a group of students studying IPS students who follow the model of learning Student Teams Achievement Division (STAD)-assisted Video media Learning about Indonesia's independence struggle with a group of students who follow the conventional learning model. This type of research is quasi experiment. The population in this study are all students of class V in the Kubutambahan subdistrict of District cluster V Buleleng 2016/2017 lesson with year number of 134 students. The samples on this research i.e., SD N 3 Tamblang as a group of as many as 32 students experiment and SD N 5 Tamblang as the control group as many as 35 students. Research data in the form of the results of the study, IPS students obtained through multiple choice objective test as many as 31 grains of matter. The data were analyzed using descriptive statistics and analysis of inferensial test-t with the formula polled variance. From the results of the research indicate that there is a difference between student learning outcomes IPS student group that follows the model of learning Student Teams Achievement Division (STAD)-assisted Video media Learning about Indonesia's independence struggle with a group of students who follow the conventional learning model. It is known from the results of thit = 3.28 and ttab = 1.997. This means the greater of the ttab thit (thit > ttab). Thus, it can be concluded that cooperative learning model of type Student Teams Achievement Division (STAD)-assisted video media learning about Indonesia's independence struggle have an effect on the results of studying IPS grade V in Kubutambahan Sub-district V Force Elementary School Year Lessons 2016/2017.keyword : STAD, Video learning, Learning Outcomes
Pengaruh Teknik Pembelajaran Storytelling Berbantuan Satua Bali terhadap Keterampilan Berbicara pada Siswa Kelas V SD ., Alifia Nur Safira; ., Putu Nanci Riastini, S.Pd., M.Pd.; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11009

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang mengikuti teknik pembelajaran storytelling berbantuan satua Bali dan kelompok siswa yang tidak mengikuti pembelajaran storytelling berbantuan satua Bali pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini adalah kelompok siswa kelas V SD Negeri 3 Seririt dan SD Negeri 1 Pengastulan. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar observasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) terdapat perbedaan keterampilan berbicara antara kelompok siswa yang mengikuti teknik pembelajaran storytelling berbantuan satua Bali dan kelompok siswa yang tidak mengikuti pembelajaran storytelling berbantuan satua Bali, 2) satua Bali membuat siswa lebih bersemangat dan antusias dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini membuat siswa mengenal lebih banyak satua, dan 3) kemampuan guru berekspresi dalam bercerita berpengaruh terhadap ekspresi siswa saat bercerita. Hasil uji-t menunjukkan bahwa t hitung = 4,58 > t tabel = 2,00. Dengan demikian, teknik pembelajaran storytelling berbantuan satua Bali berpengaruh terhadap keterampilan berbicara pada siswa kelas V SD di Gugus III Kecamatan Seririt tahun pelajaran 2016/2017. Saran untuk penelitian selanjutnya, agar memperhatikan kendala-kendala yang dialami dalam penelitian yang akan dilaksanakan serta dapat meneliti lebih lanjut mengenai peran guru sebagai model saat bercerita dan pengaruhnya terhadap interaksi guru dan siswa.Kata Kunci : storytelling, satua Bali, keterampilan berbicara This aim of this study is to find out the difference of speaking skill between group of students who follows the learning technique of assisted storytelling of satua Bali and group of students who do not follows learning storytelling assisted satua Bali in grade V SD of Gugus III of Seririt District in the academic year of 2016/2017. The population of this research is grade V SD of Gugus III of Seririt District in the academic year of 2016/2017. The sample of this research is group of students in grade V SD Negeri 3 Seririt and SD Negeri 1 Pengastulan. The data collection instrument used in this research is the observation sheet. The data analysis technique used is t-test. The result of the research shows that 1) there is a difference of speaking skill between group of students who follows the learning technique of assisted storytelling of satua Bali and group of students who do not follows learning storytelling assisted satua Bali, 2) satua Bali makes the students spirit and enthusiastic in following learning. In addition, this activity makes the students more know satua, and 3) the ability of teacher expression in storytelling affect the expression of students while telling stories. The result of t-test shows that t value = 4.58 > t table = 2,00. Thus, learning technique of assisted storytelling of satua Bali has an effect on speaking skill in grade V SD of Gugus III of Seririt District in the academic year of 2016/2017. Suggestions for further research, in order to pay attention to the constraints experienced in the research to be conducted and can further research on the role of teacher as a model when telling stories and its effect on the interaction of teacher and students.keyword : storytelling, satua Bali, speaking skill
Pengaruh Model Pembelajaran Think Talk Write terhadap Keterampilan Menulis Deskripsi Siswa Kelas V ., Komang Agus Darmawan; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11011

Abstract

Permasalahan yang ditemukan dalam penelitian ini adalah nilai menulis deskripsi yang rendah karena pembelajaran didominasi oleh metode ceramah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan keterampilan menulis deskripsi siswa kelas V yang signifikan di SD gugus III Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran think talk write dan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui model pembelajaran konvensional tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD gugus III Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 171 siswa. Sampel penelitian ini adalah kelas V SD Negeri 3 Tejakula yang berjumlah 29 siswa dan kelas V SD Negeri 6 Tejakula yang berjumlah 30 siswa. Data keterampilan menulis deskripsi siswa dikumpulkan dengan instrumen tes berbentuk uraian. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh bahwa thit(12,46) > ttab(2,00), dan rata-rata ( ) hitung, diketahui bahwa eksperimen (86,3) > kontrol (58,87). Sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran think talk write berpengaruh terhadap keterampilan menulis deskripsi siswa kelas V di gugus III Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2016/2017. Saran yang disampaikan berdasarkan penelitian ini antara lain, (1) siswa agar lebih aktif dalam pembelajaran, (2) guru disarankan menggunakan model pembelajaran think talk write untuk meningkatkan keterampilan menulis deskripsi siswa, (3) peneliti lain agar memperhatikan waktu dan biaya penelitian.Kata Kunci : think talk write, keterampilan menulis Problems found in this study are low of writing description skill because learning dominated by using speech method. This research aims to know the significant difference of 5th Grade students writing description skill in 3st Cluster Primary School in Tejakula District Buleleng Regency between students group learn through think talk write learning model and students group learn through conventional learning model Academic Year 2016/2017. This type of research is a quasi experimental research. The population of this research is all 5th Grade of 3th Tejakula Cluster Primary School in District Buleleng Regency Academic which amounted to 171 students. The sample of this research is 5th Grade of Tejakula 3th primary school amount to 29 students and 5th Grade of Tejakula 6th primary school amount to 30 students. Writing description skill data were collected with wrote test instruments. Collected data analyzed by using descriptive and inferential statistical analysis (t-test). Based on the result of analyzed data, it is found that tcount (12,46)> ttab (2.00), and the average ( ) count, it is known that experiments (86.3) > control (58,87), so can be concluded think talk write learning model influence on learning writing description skill student 5th Grade students of 3st Cluster Primary School in Tejakula District Buleleng Academic Year 2016/2017. This research suggest (1) student more active in learning, (2) teacher use think talk write learning model to improve student writing description skill (3) other researcher to pay attention for time and cost of research.keyword : writing skill, think talk write
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TALKING STICK BERMEDIAKAN AUDIOTERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS IV SD ., Ni Ketut Ratna Kusuma Dewi; ., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.11077

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran talking stick bermediakan audio dan siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 163 orang siswa. Sampel pada penelitian ini dipilih secara acak dengan menggunakan teknik simple random sampling. Sebanyak 40 orang siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Sawan terpilih sebagai sampel penelitian. Data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan menggunakan metode tes dan instrumen yang digunakan berupa tes objektif dalam bentuk pilihan ganda. Data hasil belajar IPA yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan teknik uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar IPA antara siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Talking Stick bermediakan audio dan siswa kelas IV yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 4,33 dan nilai ttab sebesar 2,02, dengan demikian maka thitung>ttab. Berdasarkan temuan di atas, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran talking stick bermediakan audio berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar IPA siswa kelas IV SD di Gugus IV Kecamatan Sawan tahun pelajaran 2016/2017. Saran yang disampaikan berdasarkan penelitian ini antara lain, (1) siswa harus berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembelajaran, (2) guru inovatif dalam pemilihan model pembelajaran dan media pembelajaran, dan (3) peneliti lain harus sungguh-sungguh, objektif, terbuka, dan jujur dalam melakukan penelitian.Kata Kunci : model pembelajaran talking stick, media audia, hasil belajar. This research aimed to find out the difference of natural science’s learning result between the 4th grade students taught by talking stick learning model aided by audio and the 4th grade students taught by conventional learning model. The research design used in this research was post-test only control group design. The population of this research was 163 4th grade elementary school students in cluster IV of Sawan district in academic year 2016/2017. The sample of this research was randomly selected by using simple random sampling technique. 40 4th grade elementary school students in cluster IV of Sawan district were selected as the sample of this research. The data of natural science learning result was collected by using objective test instrument in the form of multiple choices test. The data collected was analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics by t-test technique. The research result indicated that there is a significant difference of natural science learning result between the 4th grade students taught by Talking Stick learning model aided by audio and the 4th grade students taught by conventional learning model with the value of t-hitung 4.33> ttab 2.02, thus t-hitung >t-tab. Based on this finding, it can be concluded that talking stick learning model aided by audio affected positively towards the improvement of 4th grade students’ learning result in natural science in cluster IV of Sawan district academic year 2016/2017. Some suggestions were presented namely: 1. Students must actively participate in learning, 2. Teachers should be innovative in selecting learning model and learning media, and 3. other researchers should do the research earnestly, honestly and objectively.keyword : talking stick learning model, audio media, learning result
Co-Authors ., Alifia Nur Safira ., Anak Agung Ayu Sriwulansari ., Dean Putra Adoe ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gede Risa Pebriana ., Gusti Ayu Ketut Utami Ulan Dewi ., I Dewa Agung Ayu Ari Nopiana Dewi ., I Gede Made Putra Adnyana ., I Gede Sidi Mandi Artana ., I Kadek Nova Kurnia Tustyana ., I Kadek Yudiasa ., I Made Deni Gunarsa ., I Putu Bayu Adi Permana ., I Putu Dodik Anggariana ., I Putu Eka Sutama y ., I Wayan Karma ., Kadek Agus Astraman ., Kadek Ayu Wisaka Dewi ., Kadek Ayuning Raresik ., Ketut Agus Artawan ., Ketut Fina Kristina ., Km Arik Indrawan ., Komang Agus Darmawan ., Luh Ayu Sulastini ., Luh Sandiyani ., Made Puspa Astarini ., Muhammad Alfan Juniardi ., Ni Kadek Ari Wariani ., Ni Kadek Puspa Wahyuni ., Ni Ketut Januarti ., Ni Ketut Ratna Kusuma Dewi ., Ni Putu Ayu Laksmini ., Ni Putu Suandewi ., Puput Hanggarwati Metaliana ., Putu Mika Leni k ., Rima Isti Navisha ., Tia Sasriya Adiasih, Made Marta Adiasih, Made Marta Ardika, Ngurah Putu Arsita, Diana Rai Astuti, Ni Komang Gina Atun, Ria Syafa Buana Rosnata, Ni Putu Feby Mulia Dana Winaya, Gede Sarwa Merta Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Putu Armita Pratami ., Dewa Ayu Putu Armita Pratami Dewa Nyoman Sudana Dewi, Luh Saka Nirmala Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. I Wayan Romi Sudhita,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Dumaini, Ni Kd. Depi Gede Sarwa Merta Dana Winaya Gede Wira Bayu Gusti Ngurah Arya Surya Wangsa I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Gede Wahyu Suwela Antara I Gede Yoga Ariana I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Made Pandita Utama I K Sudarma I Kadek Ari Indrawan I Kadek Suartama I Ketut Gading I Ketut Rudiangga . I Komang Aditya Sadewa I Komang Brata . I Komang Mayun Yuliana . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Komang Wardika . I Made Citra Wibawa I Made Gita Bagus Sawitra ., I Made Gita Bagus Sawitra I Made Suarjana I Made Tegeh I Putu Mas Dewantara I Wayan Deni Perdana Putra I Wayan Gunawan . I WAYAN MULIANA . I Wayan Radiarta Wiguna . I Wayan Widiana Ignatius I Wayan Suwatra Ikrima Maulida Indrawan, I Kadek Ari Istya Utami, Gusti Ayu Jita Apsari, Ni Putu Jummita Jummita Jummita Jummita Jummita, Jummita Kadek Anggun Ilhami . Kadek Dwi Suarnaya . Kadek Yudiana Ketut Pudjawan Komang Desy Ari Kusumayani . Komang Sri Susandi Ulandari . Komang Sujendra Diputra Komang Wahyu Phalguna B.G. ., Komang Wahyu Phalguna B.G. Kristya, Komang Ming Kusmayani, Made Era Liniasari, Anak Agung Ayu Made Luh Saka Nirmala Dewi M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. Made Ayu Mirantini ., Made Ayu Mirantini Made Indah Prabanitha Made Sumantri Made Wirama . Mugi Rahayu Ndara Tanggu Rendra Ngurah Putu Ardika Ni Ketut Suarni Ni Komang Gina Astuti Ni Komang Seviani ., Ni Komang Seviani Ni Komang Winda Ni Made Agustini . Ni Made Ary Siswanti Ni Made Putri Sulistiantini . Ni Made Rini Anggraeni . Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Nyoman Tri Rapianingsih Ni Putu Jita Apsari Ni Putu Titin Armila Dewi ., Ni Putu Titin Armila Dewi Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Niartiningsih, Ni Putu Nugraheni, Ni Komang Putri Widuri Nyoman Eriasa Adnyana Kusuma . Pandita Utama, I Gusti Made Paramita, Ni Putu Priska Perdana Putra, I Wayan Deni Prabanitha, Made Indah Pramesti, Putu Desta Priyandana, I Wayan Putra Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd . Putu Aditya Antara Putu Desta Pramesti Putu Ersa Septiani Putu Rahayu Ujianti Putu Sukma Andreani ., Putu Sukma Andreani Rapianingsih, Ni Nyoman Tri Renda, Tanggu Rendra, Ndara Tanggu Rianti, Ni Made Elpina Rosnata, Ni Putu Feby Mulia Buana Sadewa, I Komang Aditya Sariani, Ni Luh Ayu Sariani, Ni Luh Ayu Septiani Ari Pertiwi, Ni Luh Septiani Ari Pertiwi, Ni Luh Septiani, Putu Ersa Siswanti, Ni Made Ary Suartawan, I Dewa Gede Sudarma, I K Sudarsana, Ketut Ngurah Adi Sukmana, I Wayan Ilia Yuda sukmana, wayan ilia yuda Sutiani, Kadek Sutiani, Kadek Tanggu Renda Utami, Gusti Ayu Istya Wangsa, Gusti Ngurah Arya Surya Wayan Arini Wiarsini, Wiarsini Widiana, I Komang Widyaningsih, Ida Ayu Tri Winawatiningsih, Gusti Ayu Winda, Ni Komang