Articles
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN NOS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI LESSON STUDY SISWA KELAS V
., Ni Putu Suandewi;
., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd;
., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12061
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang belajar mengikuti teori belajar kontruktivisme model pembelajaran NOS melalui lesson study dan kelompok siswa yang belajar mengikuti model pembelajaran konvensional. Jenis enelitian ini adalah eksperimen semu, dengan desain post test only control group desain. Populasi penelitian ini adalah kelas V SD di SD Mutiara. Sampel penelitian ini adalah seluruh anggota populasi, yaitu kelas Va dan kelas Vb yang berjumlah 66 siswa. Sampel ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda. Data dianalisis menggunakan teknik analisis dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan teori belajar kontruktivisme model pembelajaran NOS melalui lesson study dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Hal ini ditunjukan oleh perhitungan thitung = 4,68 > ttabel = 1,980. Rata-rataskor kelompok eksperimen adalah 22,63 lebih tinggi dari pada rata-rata kelompok kontrol 19,09. Dengan demikian, pembelajaran dengan teori belajar kontruktivisme model pembelajaran NOS melalui lesson study berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD tahun pelajaran 2015/2016 di SD Mutiara.Kata Kunci : Nature Of Science, hasil belajar IPA This study aims to determine the difference of science learning outcomes between groups of students who are taught with taught with the theory kontruktivisme of learning NOS model by lesson study and group of students who are conventional model. This research is a quasi experiment, with post test only group desain. The population this research is studen of grade V elementary school in SD Mutiara. The sample of this researce is all members of the population, that is class Va and class Vb which is 66 students. The sample determined us sampling jenuh technique. The data collected using a double choise test. Data were analyzed using t-test. The result of research there were diffrences of science learning outocomes between the goups of students who were taught with the theory kontruktivisme of learning NOS learning model by lesson study and groups of students who were learned conventional model. This is indicated by the t-count = 4,68 > t-table= 1,980. The average score of experiment groups was 22,63 higer than in the control goups 19,09. Thus, theory kontruktivisme of learning NOS learning model by lesson study has effect on the learning outcome of IPA cass V SD sub district year 2016/2017 in SD Mutiara.keyword : Nature Of Science, learning outcomes of science
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI LESSON STUDY SISWA KELAS IV
., Ni Kadek Puspa Wahyuni;
., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd;
., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12062
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui meningkatnya hasil belajar IPA antara siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran inkuiri dengan teknik peta pikiran melalui lesson study dengan siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV di SD Mutiara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian Post-test Only Control Group Design. Populasi adalah seluruh siswa kelas IV di SD Mutiara dengan jumlah 70 siswa. Penentuan sampel menggunakan teknik sampling jenuh yaitu dengan cara diundi sebanyak dua kali dengan kelas diberi nomer urut maka diperoleh kelas IV A sebagai kelas kontrol dengan jumlah 35 siswa dan kelas IV B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 35 siswa. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uju-t). Berdasarkan hasil analisis data diperoleh thitung = 8,129, sedangkan pada taraf signifikan 5% dengan ttabel =1,66. Sehingga terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA kelas eksperimen dan kelas kontol. Hal ini dapat dilihat dari rata-rata kelompok eksperimen dengan rata-rata 21,91 > rata-rata 14,51 pada kelompok kontrol. Oleh sebah itu dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran inkuiri dengan teknik peta pikiran melalui lesson study berpengaruh untuk meningkatkan hasil belajar IPA kelas IV di SD Mutiara.Kata Kunci : model pembelajaran inkuiri, hasil belajar IPA. This study aims to determine the increase of science learning outcomes between students taught by inquiry model with mind map techniques through lesson study with students taught by conventional learning in fourth grade students in SD Mutiara. This research is a kind of quasi-experimental research with Post-test Design Design Only Control Group Design. The population is all the fourth grade students in SD Mutiara with the number of 70 students. Determination of samples using saturated sampling technique is by drawing twice with the class given the serial number then obtained class IV A as a control class with the number of 35 students and grade IV B as an experimental class with a total of 35 students. Methods of data collection using test methods. Data were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (uju-t). Based on result of data analysis obtained tcount = 8,129, while at significant level 5% with ttabel = 1,66. So there is a significant difference of experimental science class learning result and class of dick. This can be seen from the average experimental group with an average of 21.91> an average of 14.51 in the control group. By sebah it can be concluded that the use of inquiry learning model with mind map technique through lesson study has an effect to improve the learning result of science class IV in SD Mutiara singaraja.keyword : inquiry learning model, science learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PBL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MELALUI LESSON STUDY SD KELAS V
., I Putu Bayu Adi Permana;
., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd;
., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12063
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning dengan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning pada siswa kelas V SD Mutiara Singaraja. Jenis peneltian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah seluruh kelas V SDN Mutiara Singaraja yang berjumlah 66 siswa. Sampel penelitian ini yaitu kelas Va dan Vb di SD Mutiara Singaraja yang berjumlah 33 dan 33. Metode dalam pengumpulan data dilakukan dengan metode tes yaitu dengan tes obyektif. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning dengan siswa yang tidak dibelajarkan dengan model pembelajaran Problem Based Learning pada siswa kelas V SD Mutiara Singaraja dengan thit= 4,12 > ttab= 2,000 adanya perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analsis data model pembelajaran Problem Based Learning berpengaruh terhadap hasil belajar IPA. Perbaikan dilakukan dalam proses pembelajaran IPA dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan teknik penyelesaian masalah melalui lesson study untuk meningkatkan hasil belajar dalam mengatasi permasalahan dalam proses pembelajaran dikelas.Kata Kunci : hasil belajar, IPA, model PBL. This study aims to determine whether the difference between IPA learning outcomes between students who dibelajarkan with learning model Problem Based Learning with students who are not dibelajarkan with Problem Based Learning learning model on students of grade V SD Mutiara Singaraja. This type of research is a quasi-experimental study. The population of this study is the entire class V SDN Mutiara Singaraja which amounted to 66 students. The sample of this research is Va and Vb class at SD Mutiara Singaraja which amounted to 33 and 33. The method in collecting data is done by test method that is by objective test. The data obtained were analyzed using descriptive statistical and inferential statistical techniques, ie t-test. The results of this study indicate that there are differences in science learning outcomes between students who are taught by the model of Problem Based Learning learning with students who are not dibelajarkan with the model of learning Problem Based Learning in students of grade V SD Mutiara Singaraja with thit = 4.12> ttab = 2,000 difference Which is significant. Based on the results of data analysis analysis model analysis of Problem Based Learning effect on science learning outcomes. Improvement is done in the process of science learning by using Problem Based Learning learning model with problem solving techniques through lesson study to improve learning outcomes in overcoming problems in the process of learning in class.keyword : learning outcomes, IPA, PBL model.
PENGARUH PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI LESSON STUDY SISWA KELAS III
., I Putu Dodik Anggariana;
., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd;
., Prof. Dr. I Ketut Dharsana,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 5 No. 3 (2017): Oktober
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i3.12430
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Problem Based Learning melalui Lesson Study dengan siswa yang tidak mengikuti pembelajaran Problem Based Learning melalui Lesson Study pada siswa kelas III SDN Paket Agung. Populasi penelitian adalah kelas III di SDN Paket Agung Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 80 siswa. Sampel penelitian yaitu kelas III SDN 1 Paket Agung yang berjumlah 39 siswa dan kelas III SDN 2 Paket Agung yang berjumlah 41 siswa. Data skor hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan instrumen tes pilihan ganda. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil belajar Matematika kelompok eksperimen adalah 15,46 lebih besar dari rata-rata skor hasil belajar Matematika kelompok kontrol adalah sebesar 8,78. Ketiga hipotesis penelitian diuji dengan taraf signifikansi 5%. Setelah dilakukan perlakuan pada kelas eksperimen didapatkan Fhitung dari uji-t yaitu sebesar 14,494. Hal ini membuktikan bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran Problem Based Learning melalui Lesson Study dengan siswa yang tidak mengikuti pembelajaran Problem Based Learning melalui Lesson Study pada siswa kelas III SDN Paket Agung. Kata Kunci : Based Learning, Lesson Study, uji-t This research aimed to know the differences in the mathematics outcomes between groups of students that learned with Problem Based Learning by Lesson Study model and groups of students that learned without Problem Based Learning by Lesson Study in the third grade students in elementary school cluster eighth district of Buleleng. The research population is a third class in eighth cluster district of Buleleng in the academic year 2016/2017, amounting to 80 students. The research sample is fourth class in elementary school 1 Paket Agung amounting to 39 students and fourth class in elementary school 2 Paket Agung, amounting to 41 students. The mathematics outcomes score data collected by multiple choice-test instrument. Data collected were analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistics (t-test). The results showed that average scores of mathematics outcomes the experimental group was 15,46 higher than the average score of mathematics outcomes the control group amounted to 8,78. These three research hypotheses were tested with a significance level of 5%. After gived treatment in experiment class be obtained of Fcount = 14,494.. This proves that, existed differences mathematics outcomes between groups of students that learned with Problem Based Learning by Lesson Study model and groups of students that learned without Problem Based Learning by Lesson Study in the third grade students in elementary school cluster eighth district of Buleleng. keyword : Based Learning, Lesson Study, t-test
PENGARUH STRATEGI SQ4R BERBANTUAN SATUA BALI TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V
., I Made Deni Gunarsa;
., Dr. I Komang Sudarma,S.Pd, M.Pd.;
., Drs. I Ketut Dibia,S.Pd, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 6 No. 1 (2018): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v6i1.12920
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali pada siswa kelas V di SD Gugus V Kintamani Tahun Pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan desain Non Equivalent post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V di SD Gugus V Kintamani. Sampel penelitian adalah kelas V SDN 3 Belantih sebagai kelompok eksperimen dan kelas V SDN Catur sebagai kelompok kontrol yang diperoleh dengan teknik random sampling melalui cara undian kelas. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi analisis deskriptif dan analisis inferensial yang menggunakan uji t (polled varians). Hasil penelitian menunjukan bahwa, rata-rata skor kemampuan membaca pemahaman siswa pada kelompok eksperimen (41,80) lebih besar dari kelompok kontrol (34,27). Berdasarkan hal tersebut, terdapat perbedaan kemampuan membaca pemahaman siswa antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali dan kelompok siswa yang dibelajarkan tidak dengan strategi SQ4R berbantuan Satua Bali pada siswa kelas V di SD Gugus V Kintamani Tahun Pelajaran 2017/2018. Dengan demikian, strategi SQ4R berbantuan Satua Bali berpengaruh terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V di SD Gugus V Kintamani Tahun Ajaran 2017/2018. Kata Kunci : strategi SQ4R, satua Bali, kemampuan membaca pemahaman. This study aims to determine the difference in students' reading comprehension skills between groups of students who were taught by the SQ4R-supported strategy of the Satua Bali and the group of students who were not taught by the SQ4R-supported strategy of Satua Bali in grade V students at SD Gugus V Kintamani Lesson Year 2017/2018. This research type is quasi experiment, with Non Equivalent design post test only control group design. The population in this study is the entire class V in SD Gugus V Kintamani. The research sample is class V SDN 3 Belantih as experimental group and class V SDN Catur as control group obtained by random sampling technique by way of class lottery. The analytical methods used in this study include descriptive analysis and inferential analysis using the t test (polled variance). The results showed that the mean score of students' reading comprehension ability in the experimental group (41.80) was greater than the control group (34,27). Based on this, there is a difference in the students' reading comprehension ability between the groups of students who were taught by the SQ4R-supported strategy of the Satua Bali and the group of students who were taught not with the SQ4R-supported strategy of Satua Bali in grade V students at SD Gugus V Kintamani Lesson Year 2017/2018. Thus, the Satya Bali-based SQ4R strategy has an effect on reading comprehension of grade V students in SD Gugus V Kintamani of the academic year 2017/2018.keyword : SQ4R strategy, satua Bali, reading comprehension ability.
Kelayakan Instrumen Penilaian Keaktifan Belajar PPKn
Sudarsana, Ketut Ngurah Adi;
Antara, Putu Aditya;
Dibia, I Ketut
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.24934
Permasalahan yang dihadapi terkaitkualitas penilaian saat ini adalah adanya penggunaan instrumen penilaian keaktifan belajar siswa yang masih diragukan kelayakannya, sehingga dilakukan penelitian dengan tujuan untuk menguji kelayakan instrumen penilaian keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn kelas IV SD dilihat dari validitas dan reliabilitas. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) yang dilaksanakan menggunakan model RDR dengan tahapan-tahapan yaitu: tahap research (studi pendahuluan), tahap development (pengembangan), dan tahap research(uji efektivitas produk).Namun, uji coba instrumen pada tahap research (uji efektivitas produk) dalam penelitian ini tidak dilaksanakan karena kondisi dan waktu yang tidak memungkinkan.Metode pengumpulan data yang digunakan adalah lembar angket validasi dengan melibatkan dua orang pakar untuk menguji kelayakan instrumen.Subjek penelitian ini adalah instrumen penilaian keaktifan belajar siswa yang terdiri atas kisi-kisi dan lembar kuesioner dengan pernyataan sebanyak 35 item.Teknik analisis data yang digunakan untuk uji validitas dengan rumus Gregory dan uji reliabilitas dengan rumus Kuder Richadson-20.Hasil relevansi instrumen menunjukkan pernyataan yang relevan sebanyak 31 item dan yang tidak relevan sebanyak 4 item. Hasil analisis validitas instrumen sebesar 0,88 dengan kriteria sangat tinggi dan analisis reliabilitas instrumen sebesar 0,90 dengan kriteria sangat tinggi.Keterbaruan penelitian ini terletak pada penggunaan mata pelajaran PPKn kelas IV SD dalam instrumen penilaian keaktifan belajar siswa yang menjadikannyaberbeda dengan penelitian sebelumnya.Implikasi penelitian ini yaitu adanya instrumen penilaian keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PPKn kelas IV SD yang menunjukkan valid dan reliabel sehingga layak digunakan dalam penilaian.
Pendekatan PAIKEM Berbantuan Brain Gym Berpengaruh terhadap Konsentrasi Belajar IPA
Rianti, Ni Made Elpina;
Dibia, I Ketut
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 8 No. 2 (2020): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v8i2.26479
Konsentrasi belajar siswa kurang optimal diakibatkan oleh kurang bervariasinya penggunaan pendekatan, metode, model, dan teknik pembelajaran yang diterapkan dalam proses pembelajaran IPA, hal ini berdampak pada minat siswa untuk berpartisipasti dalam proses pembelajaran menjadi berkurang dan bermuara pada rendahnya pencapaian tujuan pembelajaran dan hasil belajar IPA siswa. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan PAIKEM berbantuan Brain Gym terhadap konsentrasi belajar IPA. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD sebanyak 211siswa. Sampel dalam penelitian ini adalah 27 siswa sebagai kelompok eksperimen dan 25 siswa sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode non-test berupa angket konsentrasi belajar IPA. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial berupa uji-t dengan rumus polled varians. Hasil analisis uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pendekatan PAIKEM berbantuan Brain Gym dengan kelompok siswa yang dibelajarkan melalui pembelajaran konvensional yang dapat dibuktikan dengan nilai Sig (2-tailed) 0,000 < 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan PAIKEM berbantuan Brain Gym berpengaruh terhadap konsentrasi belajar IPA. Pendekatan PAIKEM berbantuan Brain Gym dapat diterapkan pada pembelajaran IPA di sekolah dasar sebagai upaya untuk mengoptimalkan konsentrasi belajar IPA siswa.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar IPA Melalui Media Pembelajaran Mind Mapping Berbantuan Aplikasi Edraw Mindmaster
Priyandana, I Wayan Putra;
Dibia, I Ketut;
Ujianti, Putu Rahayu
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 2 (2021): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.36520
Masih banyak anak yang memiliki kemampuan IPA yang rendah. Hal ini disebabkan karena kurangnya media pembelajaran yang dapat mendukung proses pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran mind mapping berbantuan aplikasi Edraw Mindmaster. Jenis penelitian ini yaitu penelitian pengembangan dengan menggunakan prosedur 4D. subjek uji coba produk berjumlah 6 orang para ahli. Metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu observasi, wawancara, dan kuesioner. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Teknik analisis data pada penelitian ini yaitu analisis deskriptif kualitatif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian yaitu penilaian yang dilakukan oleh ahli materi pelajaran mendapatkan nilai 3,75 (sangat baik), hasil penilaian yang dilakukan oleh ahli media pembelajaran mendapatkan nilai 3,41 (sangat baik), dan hasil penilaian dari ahli praktisi mendapatkan nilai 3,76 (sangat baik). Jadi mind mapping memiliki kategori sangat baik sehingga layak diterapkan dalam proses pembelajaran. Implikasi penelitian ini yaitu media yang dikembangkan mind mapping dapat digunakan oleh guru dalam proses pembelajaran, sehingga dapat membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam belajar.
Pembelajaran Daring Topik Organ Pencernaan Manusia Dengan Media Powerpoint Interaktif
Suartawan, I Dewa Gede;
Wibawa, I Made Citra;
Dibia, I Ketut
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 9 No. 3 (2021): October
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i3.40001
Keterbatasan guru dalam memilih media pembelajaran yang cocok digunakan dalampembelajaran daring membuat guru hanya mengirimkan materipelajaran saja kepada siswa. Hal tersebut berdampak kepada siswa yang kurang bersemangat dalam mengikuti pembelajaran daring sehingga dapat berpengaruh pada hasil belajar siswa yang kurang oftimal. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media Powerpoint pembelajaran pada topik organ-organ pencernaan pada manusia kelas V SD yang teruji validitasnya. Model pengembangan yang digunakan pada penelitian ini adalah model ADDIE. Subjek pada penelitian ini adalah 2 ahli media, 2 ahli materi, dan 2 ahli desain. Metode dan instrument pengumpulan data pada penelitian ini adalah metode kuesioner/angket, wawancara dan rating scale. Data yang dihasilkan dalam penelitian ini bersifat kualitatif dan kuantitatif. Data kuantitatif yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan rumus mean untuk mengetahui rata-rata validasi media Powerpoint pembelajaran. Penelitian ini menghasilakan media pembelajaran interaktif berbasis powerpoint yang telah dinyatakan valid dengan rata-rata ahli media 3,6, rata-rata ahli materi 3,8, rata-rata ahli desain 3,6, yang berada pada rentangan 3,01 < X ≤ 4, dengan kualifikasi “sangat baik”. Berdasarkan hal tersebut maka dapat dinyatakan bahwa media media pembelajaran interaktif berbasis powepoint dengan muatan pelajaran IPA topik organ-organ pencernaan pada manusia kelas V SD layak digunakan dalam pembelajaran khususnya pada pembelajaran dengan topik organ-organ pencernaan manusia kelas V SD.
Penerapan Model Problem Based Learning Berbantuan Media Interaktif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa
Septiani Ari Pertiwi, Ni Luh;
Dibia, I Ketut
Journal of Education Action Reseach Vol 2 No 4 (2018): November 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jear.v2i4.16325
This research was a classroom action research that aimed at improving the learning outcomes of Mathematics through the application of Problem-Based Learning assisted by Interactive Media. Each cycle consists of planning, execution, observation or evaluation, and reflection. The subjects of this study were the eighth grade students of Elementary School of Undiksha Laboratory which consisting of 24 male students and 10 female students. The form of data analysis used is quantitative descriptive data analysis. The data of the research results showed that, based on the first cycle analysis, the quantity of students who got a minimum score of 80 were 26 students or 76.47%, so there were still 8 students left who got score below than 80. While on the second cycle the quantity of students who got a minimum score of 80 were 30 students or reach 88,23% and there were only 4 students who did not get the value 80. Then, the results of the first cycle analysis about the percentage of knowledge learning achievement of Mathematics reached 82.75% which was categorized as high. While in the second cycle reached 90.1% which based on the category of learning outcomes Mathematics knowledge was categorized as very high. The results of this study indicated that the implementation of Problem-Based Learning assisted by Interactive Media could improve the learning outcomes of Mathematics students in eighth grade students of Elementary School of Undiksha Laboratory Year 2017/2018.