Drs.Gede Batan,MA .
Unknown Affiliation

Published : 134 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Developing Culture-based English E-media to Support the Implementation of Curriculum 2013 for the First Semester of Grade VII of Junior High School in Buleleng Sub District ., Ni Luh Putu Maya Apsari; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Ni Wayan Surya Mahayanti, S.Pd, M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6151

Abstract

Desain dan pengembangan penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan elektronik media bahasa inggris berbasis budaya local Bali untuk mendukung pelaksanaan kurikulum 2013 untuk semester pertama kelas VII SMP di kecamatan Bulelelng. Penelitian ini difokuskan pada pengembangan e-media yang terintegrasi dengan budaya Bali. Tujuan dari penelitian ini adalah elektronik media bahasa inggris berbasis budaya Bali yang dikembangkan dengan menggunakan program Adobe Flash CS6. Sumber data diambil dari kebutuhan analisis yang dilakukan oleh Dewi dan Batan (2015), literatur terkait pada pengembangan e-media, dan hasil penilaian ahli. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini dirancang berdasarkan Peffers, dkk (2007) yang terdiri dari enam fase yaitu:. (1) mengidentifikasi masalah, (2) menjelaskan tujuan, (3) merancang dan mengembangkan produk, ( 4) pengujian produk dengan menggunakan penilaian ahli, (5) mengevaluasi hasil pengujian, dan (6) mengkomunikasikan hasil pengujian. Hasil skor penilaian ahli 'menunjukkan bahwa total berarti skor 3,8 yang berarti e-media memiliki kualitas yang baik dan dapat digunakan dalam proses belajar mengajar bahasa Inggris untuk semester pertama kelas VII SMP di Buleleng.Kata Kunci : elektronik media, berbasis budaya, budaya Bali This design and development research aimed at designing and developing a culture-based English e-media to support the implementation of curriculum 2013 for the first semester of grade VII of junior high schools in Buleleng sub-district. This research focused on developing e-media that is integrated with Balinese culture. The object of this reseach was culture-based English e-media that was developed by using Adobe Flash CS6 program. The source of data was taken from the need analisys conducted by Dewi and Batan (2015), related literatures on developing the e-media, and the result of expert judgement. The data were analyzed descriptively both qualitatively and quantitatively. This research was designed based on the adaptation of peffers et al.’s model (2007) that consisted of six phases namely: (1) identifying the proble, (2) describing the objective, (3) designing and developing the product, (4) testing the product by using expert judgement, (5) evaluating the testing result, and (6) communicating the testing result. The result of experts’ judgement score showed that the total mean score 3.8 which means the e-media had a good quality and it can be used in teaching and learning English for the second semester of grade VII of junior high schools in Buleleng.keyword : E-media, Culture-based, Balinese culture
An Analysis of Intructional Planning Made by English Teacher of Eighth Grade Students at SMP Negeri 1 Ubud in the Implementation of Curriculum 2013 ., Dwi Kadek Heryana; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6154

Abstract

The curriculum reform in Indonesia gave a significant effect on the education system. Curriculum 2013 was the latest curriculum which implemented in most school in Indonesia. This curriculum required the teacher use the teaching and learning approach which stated in the curriculum itself. It was scientific approach which was becoming the approach in teaching, especially in teaching English. The recent study was aimed at finding out how relevant are the instructional planning made by English teacher of eighth grade students of SMP Negeri 1 Ubud in the implementation of Curriculum 2013, and what problems the teacher encountered in planning the instruction. This research found out that the instructional planning was relevant which gathered 96.4% percentage of the completeness of the components and the format. But, there was no relevancy of the teaching and learning activity with the learning methods used in scientific approach which include Discovery learning, Project-based learning, and Problem-based learning. Moreover, there were some problems encountered by the teacher in planning the instruction in teaching English. The problems were the teacher difficult to select and arrange the activity in scientific approach and the teacher difficult to create the assessment instrument. The findings of this research will be significantly contributed in determining whether or not the curriculum 2013 implemented regarding the current issues of the curriculum 2013 implementation problems. The result of this study will bring out some significant contributions on the development of the Indonesian education in general, the instructional planning in regard to the curriculum 2013 in particular. keyword : education, curriculum 2013, instructional planning, scientific approach
DEVELOPING ENGLISH ASSESSMENT BY ACCOMODATING LOCAL CULTURE FOR GRADE SEVEN OF JUNIOR HIGH SCHOOL IN BULELENG SUB-DISTRICT TO SUPPORT THE IMPLEMENTATION OF CURRICULUM 2013 ., I Wayan Heri Sumardika; ., Ni Komang Arie Suwastini, S.Pd,M.Hum.; ., Drs.Gede Batan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.6230

Abstract

Peneliatian ini berbentuk penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan suatu produk. Adapun produk yang dikembangkan yaitu instrument penilaian pembelajaran Bahasa Inggris yang berbasis budaya lokal untuk kelas VII SMP semester ganjil di Kecamatan Buleleng. Produk ini diharapkan mampu menunjang pengimplementasian Kurikulum 2013. Model peneliatian dan pengembangan diadopsi dari model penelitian dan pengembembangan oleh Peffers et al. (2007) dalam Ellis dan Levy (2010) yang terdiri dari enam tahapan penelitian. Penelitian ini didasari oleh penelitian yang telah dilakukan oleh Dewi dan Batan (2015). Setting dari penelitian ini adalah 9 SMP di Kecamatan Buleleng. Nilai-nilai budaya Bali dan nilai-nilai pendidikan karakter diintegrasikan dalam instrumen penilaian. Instrumen tersebut meliputi penilaian terhadap sikap, pengetahuan, dan keterampilan siswa. Data yang diperoleh dalam peneliatian diolah secara kualitatif dan kuantitatif. Kualitas dari instrument penialaian telah diujikan melalui panel ahli. Terdapat 3 aspek telah diuji oleh ahli, meliputi aspek validitas, reliabilitas, dan kepraktisan. Berdasarkan nilai yang diberikan oleh kedua ahli, kualitas dari instrument penilaian tergolong sempurna. Nilai oleh ahli pertama adalah 642 dan ahli kedua adalah 807. Reliabilitas data diukur menggunakan koefisien Alpha Cronbach’s. Hasilnya, reliabilitas produk adalah 0.997 dan dapat digolongkan sebagai sempurna. Produk instrumen penilaian yang berbasis budaya ini memiliki kualitas dan reliabilitas sempurna. Kata Kunci : Instrumen Penilaian, Penilaian Bahasa Inggris, Budaya Bali, dan Kurikulum 2013 This research was aimed at designing and developing English assessment by accommodating local culture for the first semester of grade seven of junior high schools in Buleleng sub-district to support the implementation of curriculum 2013. This research was designed as a research and development by following RnD model proposed by Peffers et.al (2007) in Ellis and Levy (2010) which consisted of six steps. The data of need analysis were obtained from the result of Dewi and Batan (2015) research and analysis the syllabus. Settings of this research were nine junior high schools in Buleleng sub-district. Balinese cultural values and character values in the assessment were integrated through the assessment instrument. The assessment covered affective domain, cognitive domain, and psychomotor domain. The data were analyzed both qualitatively and quantitatively. The quality of the assessment instrument was assessed through expert judgment to determine its worthiness. Three aspects in the assessment were assessed through the expert judgment forms, namely validity, reliability, and the practical aspect. Based on the scores given by two experts, the quality of the assessment instrument was categorized as excellent quality since the score given by expert I was 642 and expert II was 807. The reliability of the data was measured by using Alpha Cronbach’s coefficient. The result showed that α Cronbach’s coefficient was 0.997 and it was categorized as excellent. In short, the developed culture-based English assessment has excellent quality and the data were reliable. keyword : Balinese culture-based English assessment, English assessment for Junior High School, RnD Assessment
DEVELOPING FLASHCARDS AND THE MANUAL BOOK FOR TEACHING ENGLISH VOCABULARY FOR YOUNG LEARNERS IN SINGARAJA ., Gusti Ayu Putu Taharyanti; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8555

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah studi tentang penelitian dan pengembangan, dimana bertujuan untuk mengembangkan flashcards dan buku manual sebagai media pengajaran kosakata Bahasa Inggirs untuk anak usia dini di Singaraja. Subjek dari penelitian ini adalah 5 guru Bahasa Inggris, terutamanya dari Sekolah Dasar Negeri. Sekolah - sekolah itu ialah SDN 1 Baktiseraga, SDN 1 Banjar Bali, SDN 2 Banyuasri, SDN 2 Pemaron, and SDN 3 Kampung Baru. Penelitian ini menggunakan desain model yang diajukan oleh Hannafin dan Peck. Instrument yang digunakan ialah panduan interview, kuesioner untuk guru dan siswa, dan lembar penilaian. Data dalam studi ini dianalisis secara qualitatif dan quantitatif. Hasil menunjukkan bahwa ternyata guru tidak memiliki flashcards yang mempuni. Flashcards yang dikembangkan memiliki 11 kategori dari kata benda dan dilengkapi deng buku manual. kualitas flashcards dan buku manual mendapatkan skor hampir 5 (skor tertinggi) dari ahli, dimana hal itu berarti sangat baik. Berdasarkan apa yang telah disebutkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya guru disekolah tidak memiliki flashcards yang mempuni, sehingga flashcards yang mengandung 11 kategori kosakata benda ini dikembangka, dimana flashcards ini dilengkapi dengan buku manual dengan penilaian keduanya yang sangat baik.Kata Kunci : Pengembangan flashcards, flashcards untuk anak usia dini The present study was a Research and Development study which intended to develop flashcards and the manual book as teaching media for teaching English vocabulary for young learner in Singaraja. The subject of this study was five English teachers in Singaraja, especially the state Elementary school. They were SDN 1 Baktiseraga, SDN 1 Banjar Bali, SDN 2 Banyuasri, SDN 2 Pemaron, and SDN 3 Kampung Baru. This study used design model proposed by Hannafin and Peck. The instruments used in this study were interview guide, questionnaires for teachers and students, and the evaluation sheet. The data was analyzed qualitatively and quantitatively. The result shows that teachers actually did not have any representative flashcards. The flashcards developed in this study covered 11 categories of noun and they were provided by manual book to support the implementation of the develop flashcards. The quality of the flashcards and the manual book got score almost 5 (highest score) from experts, which belonged to the excellent category. From the aforementioned result, it can be concluded that the teachers did not have any representative flashcards, therefore the development of flashcards which contained 11 categories of noun was conducted, and was supported by manual book in which their qualities were excellent. keyword : The development of flashcards, flashcards for young learner
DEVELOPING LANGUAGE LEARNING SONGS AS A STRATEGY FOR TEACHING ENGLISH TO THE SECOND SEMESTER OF EIGHTH GRADE STUDENTS IN SINGARAJA ., Putu Indah Darmayani; ., Dra. Luh Putu Artini, MA., Ph.D.; ., Drs.Gede Batan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8652

Abstract

Penelitian ini adalah dalam bentuk penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk (1) mengembangkan lagu-lagu pembelajaran bahasa yang tepat yang dapat digunakan untuk mengajar bahasa inggris dengan topic yang berbeda untuk semester kedua dari siswa kelas delapan dan (2) mengukur kualitas lagu-lagu pembelajaran bahasa sebagai strategy untuk mengajar bahasa inggris untuk semester kedua dari siswa kelas delapan. Desain model Peffers digunakan pada penelitian ini. Subjek dari penelitian ini adalah siswa-siswa kelas delapan di kelas VIII A3 di SMP Negeri 1 Singaraja. Data dikumpulkan dengan menggunakan beberapa instrument penelitian, seperti lembar observasi, panduan wawancara, analisis dokumen, and rubric penilaian ahli. Data yang didapat dianalisis secara kuantitaif dan kualitatif dengan mendeskripsikannya secara rinci dan data dari kualitas produk dianalisis dengan menemukan rata-rata dan kategori skor. Berdasarkan perolehannya, telah dikembangkan delapan lagu pembelajaran bahasa yang disajikan kedalam buku pedoman dan cd dan hasil dari validasi ahli menunjukkan bahwa lagu-lagu pembelajaran bahasa yang dirancang dikategorikan sebagai produk unggulan.Kata Kunci : Lagu-lagu pembelajaran bahasa, Buku Pedoman, Strategy mengajar This research was in form of Research and Development (R&D) which aimed (1) developing the suitable language learning song that can be used for teaching English with different topic for the second semester of the eight grade students and (2) measuring the quality of language learning songs as a strategy for teaching English to the second semester of 8th grade students. Peffers design model was used in this present study. The subjects of this study were the eighth grade students in VIII A3 class in SMP Negeri 1 Singaraja. The data were collected by using several research instruments, such as observation sheet, interview guide, document analysis, and rubric of expert judgment. The data obtained were analysed qualitatively by describing them in detail and the data of product’s quality were analysed quantitatively by finding means and score categories. From the result, eight language learning songs which presented into a manual book and cd were developed and the result of experts’ validation showed that the language learning songs designed were categorised as excellent prototype. keyword : Language Learning Songs, Manual Book, Teaching Strategy
AN EVALUATION STUDY IN THE USE OF SCIENTIFIC APPROACH ON JUNIOR HIGH SCHOOL ENGLISH TEACHERS AT SMP NEGERI 4 SINGARAJA AS THE IMPLEMENTATION OF CURRICULUM 2013 IN ACADEMIC YEAR 2016/2017 ., Putu Agus Septiyana; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Luh Diah Surya Adnyani, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8653

Abstract

Penelitian evaluasi ini bertujuan untuk menyelidiki pelaksanaan Kurikulum 2013 (K-13) di SMP Negeri 4 Singaraja, dan faktor-faktor pendukung dan penghambat yang ditemukan oleh guru dalam melaksanakan K-13. Penelitian ini merupakan studi kasus yang menggunakan model Discrepancy. Model Discrepancy di mana perhatian utama ditekankan pada perbedaan yang ada dalam kaitannya dengan konteks. Ada dua guru bahasa Inggris yang diambil sebagai subyek penelitian. Dalam pengumpulan data, terdapat dua jenis instrumen yang digunakan, yaitu lembar observasi, dan pedoman wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan deskriptif-kualitatif analisis Hasil analisis data menunjukkan bahwa guru bahasa Inggris di SMP Negeri 4 Singaraja memperoleh rerata skor 3 pada pelaksanaan dari maksimum skor 48, Oleh karena itu, mereka dikategorikan kurang dalam aspek menanya dan aspek mengkomunikasikan dalam hal pelaksanaan . Namun, dalam hal mengamati, mengumpulkan informasi, dan menghubungkan mereka dianggap baik. Berdasarkan temuan di wawancara, dapat diidentifikasi bahwa dukungan dari kepala sekolah, staf, dan orang tua serta siswa-siswa dengan respon positif merupakan faktor pendukung dalam melaksanakan K-13. Di sisi lain, kurangnya fasilitas sekolah, perubahan paradigma mengajar, banyaknya jumlah siswa di setiap kelas, dan masalah keuangan merupakan faktor penghambat. Kata Kunci : studi evaluasi, Kurikulum 2013, pendekatan ilmiah, dan discrepancy model This evaluation study aimed at investigating the implementation of Curriculum 2013 (K-13) in SMP Negeri 4 Singaraja, and the supporting and impeding factors found by the teachers in implementing K-13. This study was a case study that used Discrepancy model. Discrepancy model in which the main concern was emphasized on the differences in relation with the context. There were two English teachers taken as the subjects of the study. In collecting the data, two kinds of instruments were used, observation sheets, and interview guide. The data were analyzed by using descriptive-qualitative analysis The results of the data analysis show that the English teachers of SMP Negeri 4 Singaraja gained average score 3 on the implementation out of the maximum score 48. Therefore, they were considered poor in terms of the questioning and communicating aspect in terms of the implementation. However, in terms of the observing, collecting information, and associating they were considered good. Based on the findings on the interview, it can be identified that the supports from the headmaster other staff, and students' parents as well as the students' positive response were the supporting factors in implementing K-13. On the other hand, the lack of the school facilities, the change of teaching paradigm, the big number of the students in each class, and the financial problem constituted the impeding factors. keyword : evaluation study, Curriculum 2013, scientific approach, and discrepancy model
Developing a Textbook for Speaking Skill of English For Food and Beverage Service Subject Used by Tenth Grade Students at SMK Nusa Dua Sawan ., Anak Agung Raka Candra Dewi; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8667

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) untuk mendapatkan materi berbicara bahasa Inggris untuk pelajaran layanan makanan dan minuman yang digunakan oleh siswa kelas X di SMK Nusa Dua Sawan dan (2) untuk melengkapi materi berbicara bahasa Inggris untuk pelajaran layanan makanan dan minuman yang digunakan oleh siswa kelas X di SMK Nusa Dua Sawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan yang diadaptasi dari Ellis dan Levy (2008). Ada lima langkah yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya, mengidentifikasi permasalahan, mendeskripsika tujuan, merancang produk, mengembangkan produk, menguji dan mengevaluasi produk. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah kuesioner siswa, pedoman wawancara, silabus, dan kuesioner penilaian ahli. Hasil dari kuesioner siswa dan wawancara guru menunjukkan bahwa buku ajar yang digunakan pada mata pelajaran layanan makanan dan minuman tidak dilengkapi dengan materi berbicara dalam bahasa Inggris. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, ada lima unit yang dikembangkan. Unit 1 adalah tentang menyambut tamu dan penanganan reservasi. Selanjutnya, materi mengantar dan memersilahkan tamu duduk tamu dibahas di Unit 2. Unit 3 fokus pada materi mengenai cara menjelaskan menu untuk tamu. Unit 4 mencakup cara untuk mengambil pesanan makanan dan minuman. Sementara itu, Unit 5 berisi ekspresi untuk memberikan rekomendasi dan menanggapi pertanyaan para tamu tentang menu. Kata Kunci : Buku pelajaran, Kemampuan berbicara, Layanan makan dan minuman, Pengembangan materi The objectives of the study were: (1) to find out speaking materials for English for food and beverage service used by tenth grade students at SMK Nusa Dua Sawan and (2) to supplement speaking materials for English for food and beverage service used by tenth grade students at SMK Nusa Dua Sawan. The type of this study was research and development which was adapted from Ellis and Levy (2008). There were five steps used in this study including, Identify problems, describe objectives, design artifact, develop artifact, and test and evaluate artifact. The instruments used to collect the data in this study were students’ questionnaire, interview guidelines, syllabus, and expert judgment questionnaire. The result of students’ questionnaire and interview indicate that the textbook used in food and beverage service subject is not completed with speaking materials in English. Based on the result of the needs analysis, there are five units developed. Unit 1 is about welcoming and handling reservation. Furthermore, escorting and seating guests is discussed in Unit 2. Unit 3 mainly concerns with how to explain the menu to guests. Unit 4 covers the way to take food and beverage orders. Meanwhile, Unit 5 contains the expressions of giving recommendations and respond guests’ questions towards menu.keyword : Food and beverage service, Materials development, Speaking skill, Textbooks
Developing a Textbook of Listening Skill for English for front Office Subject Used for Tenth Grade Students in the Odd Semester at SMK Nusa Dua Sawan ., Luh Putu Relita Wijayanti; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sebuah buku teks tentang kemampuan mendengarkan untuk mata pelajaran kantor depan. Subyek dari penelitian ini adalah murid kelas sepuluh SMK Nusa Dua Sawan. Berdasarkan observasi, ditemukan bahwa guru menggunakan buku yang tidak sesuai dengan siswa, karena buku yang digunakan tentang kantor depan secara umum dan tidak mengandung materi mandengarkan. Untuk materi kemampuan mendengarkan, guru mencoba mencari materi di internet. Sekolah tidak memiliki materi mendengarkan yang baik an pasti. Penelitian ini mengadaptasi Dick, Carey and Carey (2005) sebagai maodel. Model yang diadaptasi ini terdiri dari sepuluh langkah, yaitu mengidentifikasi tujuan instruksional, melakukan analisis instruksional, analisis peserta didik dan konteks, tujuan kinerja menulis, mengembangkan instruksi penilaian, mengembangkan desain buku teks, mengembangkan bahan buku teks, merancang dan melakukan evaluasi formatif untuk buku pelajaran, merevisi buku pelajaran, dan produk akhir. Penelitian ini dikatakan sukses apabila penilaian ahli menunjukkan nilai minimal kisaran 3.43-4.23 (baik).Kata Kunci : Buku pelajaran, Kemampuan mendengarkan, Kantor depan, Pengembangan materi This study aimed in developing a textbook of listening skill for front office subject. The subject of this study was tenth grade students of SMK Nusa Dua Sawan. Based on the observation, it was found that the teacher used a book which is not really appropriate with students, because, the book used was general book about front office and does not consist of listening material. For the listening material, the teacher found out the material on the internet. They do not have the good and a definite material for the listening skill.This study adapted research and development design proposed by Dick, Carey and Carey in 2005. The adapted design consisted of ten stages: (1) identifying the instructional goals, (2) conducting the instructional analysis, (3) analysis of learners and context, (4) writing performance objectives, (5) developing assessment instruction, (6) developing design of the textbook, (7) developing the materials of the textbook, (8) designing and conducting formative evaluation for the textbook, (9) revising the textbook, and (10) the final product. The research was considered as a successful study if results of experts’ judgment show a score at least in an interval 3.43-4.23(good).keyword : Textbook, Listening Skill, Front Office, Material Development
Developing a Textbook of Listening Skill for English for Food and Beverage Service Subject Used for Tenth Grade Student at SMK Nusa Dua Sawan ., Luh Gede Hesti Parwati; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8672

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan buku pelajaran tentang kemampuan listening untuk pelajaran layanan makanan dan minuman, terutama untuk siswa kelas X sekolah menengah kejuruan (SMK). Tujuan penelitian ini adalah untuk melengkapi bahan materi mendengarkan untuk pelajaran layanan makanan dan minuman untuk kelas X di SMK Nusa Dua Sawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengambangan dari Gall and Borg (2003) dan Masuhara (di Tomlinson 1998) sebagai model. Ada lima prosedur dalam pengembangan produk dari Gall and Borg yaitu: 1) analisa kebutuhan, 2) merancang produk, 3) mengambangkan produk, 4) penilaian produk, 5) memperbaiki dan menulis produk akhir. Kemudian, penelitian ini menggunakan instrument untuk mengumpulkan data dengan wawancara, kuesioner, dan analisa silabus. Hasil dari penelitian menunjukkan buku pelajaran mendengarkan untuk pelajaran pelayanan makanan dan minuman diperlukan dan baik untuk siswa sekolah menengah kejuruan terutama kelas X. Kualitas buku ini dinilai oleh ahli dan buku ini sesuai untuk pelajaran pelayanan makanan dan minuman dan sesuai dengan silabus yang digunakan di sekolah. Kata Kunci : Buku Pelajaran, kemampuan mendengarkan, Layanan Makanan dan Minuman, Pengembangan Materi This research was conducted to develop a textbook of listening skill for food and beverage service subject, especially tenth grade students of vocational high school. The purposes of this research were to compile the items of listening material for the food and beverage service department and to provide a textbook for listening of the food and beverage service department at tenth grade students at SMK Nusa Dua Sawan. The method in this research is Research and Development modified by Gall and Borg (2003) and Masuhara (in Tomlinson, 1998) as model. There are five procedures in developing product by Masuhara, those were: 1) conducting need analysis, 2) designing the product, 3) developing product, 4) evaluating product, 5) revising and writing final product. Then, this research used some instruments to collect the data such as interview, questionnaire and syllabus analysis. The result of this research showed that listening textbook for food and beverage service was needed and good for student in vocational high school, especially tenth grade students. The quality of this textbook was judged by the expert and the textbook were appropriate textbook for food and beverage service students and it was appropriate with the syllabus used in the school. keyword : Textbook, Listening Skill, Tenth Grade, Food and Beverage Service, Material Development
DEVELOPING A LOCAL CULTURE-BASED PICTURE STORYBOOK IN THE FORM OF FABLE FOR TEACHING ENGLISH FOR YOUNG LEARNERS ., Putu Widya Savitri; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Dra.Ni Made Ratminingsih, MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 4 No. 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8673

Abstract

This research was a research and development study which aimed at developing a local culture-based picture storybook entitled “Siap Selem”. Balinese local culture used is in a form of fable. It applied a framework proposed by Sugiono (2014). The data were collected from observation, interview and literature review in designing the product. The results are the picture storybook entitled “Siap Selem” obtains content validity (cv = 0.88), categorized as very high, while the quality is judged excellent with score 4.57, which each of the result was analyzed by using Gregory Formula and Likert Scale. Thus, it can be stated that the picture storybook developed is expected to be an appropriate supplementary reading for pleasure material for teaching English for TEYL (Teaching English to Young Learners).Kata Kunci : young learners, local culture, reading for pleasure, story, fable, picture book Penelitian ini merupakan studi penelitian dan pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar yang berjudul “Siap Selem”. Budaya lokal yang digunanakan adalah Bali dalam bentuk fabel. Dalam mengembangkan buku cerita bergambar digunakan kerangka penelitian dan pengembangkan yang dikemukakan oleh Sugiyono (2014). Data yang berupa observasi, interview, dan kajian pustaka digunakan dalam membuat produk penelitian. Hasil penelitian adalah validasi isi (cv = 0.88) tergolong sangat tinggi, sedangkan qualitas dinilai sangat baik dengan nilai 4.57, dimana setiap hasil tersebut dianalisa dengan menggunakan Gregory Formula dan skala Likert. Jadi, dapat dinyatakan bahwa buku bergambar yang dikembangkan, diharapkan sesuai untuk pembelajaran Bahasa Inggris sebagai materi tambahan membaca untuk kesenangan dalam TEYL.keyword : Pelajar muda, budaya lokal, membaca untuk kesenangan, buku cerita, fael, buku bergambar
Co-Authors ., Anak Agung Raka Candra Dewi ., Anak Agung Raka Candra Dewi ., Dewa Gde Panji Prasetya ., Dewa Gde Panji Prasetya ., Dwi Putri Widiantari Ni Made ., Dwi Putri Widiantari Ni Made ., Gusti Ayu Made Dwi Adi Susanti ., Gusti Ayu Made Dwi Adi Susanti ., Gusti Ayu Putu Taharyanti ., Gusti Ayu Yulia Andarini ., Gusti Ayu Yulia Andarini ., I Dw Ayu Okky Widyarini Laras ., I Dw Ayu Okky Widyarini Laras ., Ida Bagus Made Ari Dwitya Senjaya ., Ida Bagus Made Ari Dwitya Senjaya ., Komang Savitri Putri ., Komang Savitri Putri ., Luh Gede Hesti Parwati ., Luh Gede Hesti Parwati ., Luh Putu Nia Arnida Putri ., Luh Putu Nia Arnida Putri ., Luh Putu Relita Wijayanti ., Luh Putu Relita Wijayanti ., Made Ayu Rizky Dewanti ., Made Ayu Rizky Dewanti ., Md Gd Dwi Susantha s ., Md Gd Dwi Susantha s ., Ni Kadek Yuli Widyastuti ., Ni Luh Devi Wimayanti ., Ni Luh Devi Wimayanti ., Ni Luh Made Ayu Nuriyastuti ., Ni Luh Made Ayu Nuriyastuti ., Ni Made Ayu Ratna Sulistya Dewi ., Ni Made Pastiyari ., Ni Made Pastiyari ., Ni Nengah Raniasih ., Ni Nengah Raniasih ., Ni Putu Novita Sukasari Kurniadi ., Ni Putu Novita Sukasari Kurniadi ., Ni Putu Widya Kristy Yanti ., Ni Putu Widya Kristy Yanti ., Ni Wayan Aristiya Dewi ., Ni Wayan Aristiya Dewi ., Ni Wayan Devi Astuti ., Ni Wayan Devi Astuti ., Ni Wayan Widiarini ., Ni Wayan Widiarini ., Ni Wayan Wita Astiti S. ., Putu Agus Septiyana ., Putu Agus Septiyana ., Putu Dina Amelia ., Putu Dina Amelia ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd. ., Putu Indah Darmayani ., Putu Indah Darmayani ., Putu Pande Novita Sari ., Putu Pande Novita Sari ., Putu Widya Savitri ., Putu Widya Savitri Annisa Fitri ., Annisa Fitri Dewa Ayu Eka Agustini Dewa Komang Tantra Drs. Asril Marjohan,MA . Dwi Kadek Heryana ., Dwi Kadek Heryana G.A.P. Suprianti Gede Anna Putra ., Gede Anna Putra Gusti Ngurah Rai Dwijantara . I Gede Budasi I Gede Prasetyo Wibisana . I Gst. Ayu Agung Mirah Meyliana . I Nyoman Adi Jaya Putra I Putu Ngurah Wage Myartawan I Wayan Heri Sumardika ., I Wayan Heri Sumardika Ida Ayu Putri Brahmantini ., Ida Ayu Putri Brahmantini Ida Ayu Utari Wasundari ., Ida Ayu Utari Wasundari Irene Puspita Sari . Kadek Nina Harnin ., Kadek Nina Harnin Kadek Yuda Widnyana ., Kadek Yuda Widnyana Laras Wahyurini . Luh Diah Surya Adnyani Luh Melin Udayanti ., Luh Melin Udayanti Luh Putu Artini Luh Putu Pipin Dwineta . Luh Sri Damayanti ., Luh Sri Damayanti Luh Tiwika Praba . M.L.S ., Dr.Sudirman, M.L.S M.Pd ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd M.Pd. ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd. Made Seni Ryana . Ni Kadek Ary Nova Wardani . Ni Km Ari Widyasih . Ni Komang Arie Suwastini Ni Komang Ayu Sunaryati . Ni Komang Yuli Arisma Dewi . Ni Luh Denmacika Widiary ., Ni Luh Denmacika Widiary Ni Luh Putu Maya Apsari ., Ni Luh Putu Maya Apsari Ni Made Ratminingsih Ni Wayan Cintya Prayogi ., Ni Wayan Cintya Prayogi Ni Wayan Diantini . Ni Wayan Surya Mahayanti Nyoman Karina Wedhanti Petrus I Wayan Brahmadyantara . Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA . Prof. Dr.I Ketut Seken,MA . Putu Kerti Nitiasih S.Pd. I G A Lokita P Utami . S.Pd. I Putu Ngurah Wage M . S.Pd. M.Pd. Ni LP. Eka Sulistia Dewi . S.Pd. Putu Eka Dambayana S. . Wayan Cherrie Hana Melati ., Wayan Cherrie Hana Melati Windy Louisa Rosang . Wisnu Saputra . Wulan Trisna Siska .