Drs.Gede Batan,MA .
Unknown Affiliation

Published : 134 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

TEACHERS' PERCEPTION AND STUDENTS' RESPONSE TOWARD THE USE OF THE TYPE OF TEACHING MEDIA USED AT SD LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA ., Made Ayu Rizky Dewanti; ., Drs.Gede Batan,MA; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.836 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.17026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan (1) jenis media yang digunakan oleh guru bahasa Inggris di SD Laboratorium Undiksha, (2) respon siswa terhadap penggunaan media di SD Laboratorium Undiksha, dan (3) persepsi guru Bahasa Inggris terhadap penggunaan media dalam mengajar bahasa Inggris di SD Laboratorium Undiksha. jenis media yang digunakan oleh guru bahasa Inggris, hasil daftar periksa menemukan bahwa media yang digunakan oleh guru bahasa Inggris di SD Laboratorium Undiksha sebagian besar adalah kartu flash, lagu / audio, animasi dan video / film. Dari daftar periksa mengenai respon siswa terhadap media yang digunakan, para siswa memiliki respon positif terhadap media yang digunakan. Mereka percaya bahwa materi pembelajaran lebih mudah dipahami ketika media digunakan di ruang kelas. Dalam menjawab persepsi guru terhadap penggunaan media di kelas, hasil kuesioner menemukan bahwa guru bahasa Inggris di SD Laboratorium Undiksha memiliki persepsi positif terhadap penggunaan media dalam mengajar bahasa Inggris untuk siswa. Mereka kebanyakan percaya bahwa penggunaan media dapat membantu guru untuk melakukan pembelajaran yang lebih baik dan menyediakan sumber pembelajaran yang luasKata Kunci : media, persepsi, respone This study aimed at finding (1) types of media that are used by the English teacher at SD Laboratorium Undiksha, (2) the students’ responses towards the use of media in SD Laboratorium Undiksha, and (3) English teachers’ perception toward the use of media in teaching English in SD Laboratorium Undiksha. types of media used by English teachers, the result of checklist found that media used by English teacher in SD Laboratorium Undiksha are mostly flashcard, song/audio, animation and video/film. From the checklist regarding students’ response toward the media used, the students have positive response towards the media used. They belief that the learning materials are easier to be understood when media is used in classroom. In answering teachers’ perception toward the use of media in classroom, the result of questionnaire found that English teachers in SD Laboratorium Undiksha had a positive perception towards the use of media in teaching English for the students. They mostly believe that the use of media is able to help teacher to conduct a better learning and provide a broad learning sourcekeyword : media, perception, response
POLITENESS STRATEGY USED BY STUDENTS AT SANTHI BUDAYA ART FOUNDATION STUDIO AND CULTURE ., Komang Savitri Putri; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Dewa Ayu Eka Agustini, S.Pd., M.S.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (462.329 KB) | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.17004

Abstract

This study aimed to analyze the politeness strategies used by students of Santhi Budaya Art Foundation Studio and Culture in communicating and interacting with their coaches and the reasons students use these politeness strategies to communicate with their coaches to achieve their communication goals. This is a descriptive study and the instrument used to collect data were the researcher, observation check-list, interview guide, and phone mobile recorder. The result of the study showed that 1) there were 4 types of politeness strategies used by the students to communicate with their coaches. These strategies were: bald record, positive politeness, negative politeness and off record in which the bald record strategy was more dominantly used 2) the first reason for using politeness strategy when communicating with the coaches was because students needed to respect someone older than them and the second reason was because students needed to respect someones who had a higher status than them.Kata Kunci : Politeness strategy, Coach, Students This study aimed to analyze the politeness strategies used by students of Santhi Budaya Art Foundation Studio and Culture in communicating and interacting with their coaches and the reasons students use these politeness strategies to communicate with their coaches to achieve their communication goals. This is a descriptive study and the instrument used to collect data were the researcher, observation check-list, interview guide, and phone mobile recorder. The result of the study showed that 1) there were 4 types of politeness strategies used by the students to communicate with their coaches. These strategies were: bald record, positive politeness, negative politeness and off record in which the bald record strategy was more dominantly used 2) the first reason for using politeness strategy when communicating with the coaches was because students needed to respect someone older than them and the second reason was because students needed to respect someones who had a higher status than them.keyword : Politeness strategy, Coach, Students
TEACHERS' PERCEPTION AND STUDENTS' RESPONSE TOWARD THE USE OF THE TYPE OF TEACHING MEDIA USED AT SD LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA ., Made Ayu Rizky Dewanti; ., Drs.Gede Batan,MA; ., G.A.P. Suprianti, S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.17025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan (1) jenis media yang digunakan oleh guru bahasa Inggris di SD Laboratorium Undiksha, (2) respon siswa terhadap penggunaan media di SD Laboratorium Undiksha, dan (3) persepsi guru Bahasa Inggris terhadap penggunaan media dalam mengajar bahasa Inggris di SD Laboratorium Undiksha. jenis media yang digunakan oleh guru bahasa Inggris, hasil daftar periksa menemukan bahwa media yang digunakan oleh guru bahasa Inggris di SD Laboratorium Undiksha sebagian besar adalah kartu flash, lagu / audio, animasi dan video / film. Dari daftar periksa mengenai respon siswa terhadap media yang digunakan, para siswa memiliki respon positif terhadap media yang digunakan. Mereka percaya bahwa materi pembelajaran lebih mudah dipahami ketika media digunakan di ruang kelas. Dalam menjawab persepsi guru terhadap penggunaan media di kelas, hasil kuesioner menemukan bahwa guru bahasa Inggris di SD Laboratorium Undiksha memiliki persepsi positif terhadap penggunaan media dalam mengajar bahasa Inggris untuk siswa. Mereka kebanyakan percaya bahwa penggunaan media dapat membantu guru untuk melakukan pembelajaran yang lebih baik dan menyediakan sumber pembelajaran yang luasKata Kunci : media, persepsi, respone This study aimed at finding (1) types of media that are used by the English teacher at SD Laboratorium Undiksha, (2) the students’ responses towards the use of media in SD Laboratorium Undiksha, and (3) English teachers’ perception toward the use of media in teaching English in SD Laboratorium Undiksha. types of media used by English teachers, the result of checklist found that media used by English teacher in SD Laboratorium Undiksha are mostly flashcard, song/audio, animation and video/film. From the checklist regarding students’ response toward the media used, the students have positive response towards the media used. They belief that the learning materials are easier to be understood when media is used in classroom. In answering teachers’ perception toward the use of media in classroom, the result of questionnaire found that English teachers in SD Laboratorium Undiksha had a positive perception towards the use of media in teaching English for the students. They mostly believe that the use of media is able to help teacher to conduct a better learning and provide a broad learning sourcekeyword : media, perception, response
A STUDY ON THE IMPLEMENTATION OF ROLE PLAY TECHNIQUE IN TEACHING SPEAKING TO THE EIGHTH GRADERS OF SMP NEGERI 1 SUKASADA ., Ni Kadek Yuli Widyastuti; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.12476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknik role play dan mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh seorang guru bahasa Inggris dalam menerapkan teknik role play dalam pengajaran berbicara. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A yang berjumlah 33 siswa di SMP dan seorang guru bahasa Inggris di SMP Negeri 1 Sukasada. Penelitian ini merupakan penelitian evaluatif yang dilakukan dalam empat pertemuan, tiga pertemuan digunakan untuk mengamati teknik role play dan tes, dan satu pertemuan selanjutnya digunakan untuk wawancara dan kuesioner. Data diperoleh dengan menggunakan 5 jenis instrumen: lembar observasi, rekaman video, tes, wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa role play adalah teknik yang relevan dalam pengajaran berbicara. Skor posttest adalah 79,27 dan ini meunjukkan hasil yang baik. Hasil wawancara menunjukkan bahwa masalah yang dihadapi oleh guru: 1) 10% siswa memiliki kemampuan yang berbeda. 2) Guru mendapat masalah dalam memberikan topik yang sesuai kepada siswa. 3) 10% siswa malu dan takut dalam berbahasa Inggris. 4) 5% siswa memiliki latar belakang pendidikan berbeda. 5) 5% siswa tidak memiliki motivasi untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris. 70% siswa yang memiliki kemampuan berbicara bahasa Inggris. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa 53,7% berpendapat sangat setuju dengan profesionalisme guru menggunakan tehnik role play dalam pengajaran berbicara dan 62,1% menunjukkan bahwa siswa sangat menyukai pembelajaran bahasa Inggris dengan menggunakan teknik role play. Dapat disimpulkan bahwa role play adalah suatu tehnik yang relevan dalam pengajaran berbicara. Namun, guru masih menemui beberapa masalah dalam pengimplementasian tehnik role play. Kata Kunci : teknik role play, berbicara This study aimed at analyzing the implementation of role play technique and identifying the problems encountered by an English teacher in implementing role play technique in teaching speaking. The subjects of this research were 33 eighth grade students of class A of SMP Negeri 1 Sukasada and an English teacher. This study was an evaluative study which was conducted in four meetings, three meetings were used to observe a role play technique and test and one meeting was used for administering interview and questionnaire. The data were obtained by using 5 kinds of instruments: an observation sheet, video recorder, a test, an interview guide and a questionnaire. The result of this study showed that role play is relevant technique in teaching speaking. The score of posttest was 79.27 and this was in good level. The result of interview guide showed that the problems faced by the teacher: 1) 10% students had different ability. 2) The teacher got problem in giving appropriate topic to their students. 3) 10% students were shy and afraid to speak English. 4) 5% students had different educational background. 5) 5% students had low motivation to improve their English speaking. The students who had the ability of speaking English are 70%. The result of questionnaire indicated that 53.7% strongly agreed of teacher performance during teaching and learning process and 62.1% students like learning English by using role play technique. It can be concluded that role play was relevant implement in teaching speaking. However, the teacher still encountered some problems in implementing it. keyword : role play technique, speaking
A STUDY ON THE TEACHER’S FEEDBACK IN THE CLASSROOM IN RELATION TO STUDENTS’ MOTIVATION AND ACHIEVEMENT IN LEARNING ENGLISH LANGUAGE FOR VII GRADE AT SMP NEGERI 1 BANJAR ., Ni Wayan Wita Astiti S.; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 5, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v5i2.11300

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk meneliti tingkatan umpan balik yang digunakan oleh guru di dalam kelas dalam mengajar bahasa Inggris dan meneliti hubungan antara umpan balik yang diberikan oleh guru dengan motivasi dan prestasi siswa. Penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif dan melibatkan seorang guru bahasa Inggris yang mengajar tujuh puluh empat siswa dari dua kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuisioner. Berdasarkan temuan, guru menggunakan empat tingkatan umpan balik sesuai dengan teori dari Hattie&Timperley (2007); task level, process level, self-regulation level, dan self-level. Task level digunakan 10.76% di VII E dan 6.13% di VII F, process level digunakan 78.49% di VII E dan 65.31% di VII F, self-regulation level digunakan 7.69% di VII E dan 7.14% di VII F, dan self-level digunakan 3.06% di VII E dan 21.42% di VII F. Umpan balik dari guru berhubungan dengan motivasi dan prestasi siswa. Hal ini terbukti dari persentase motivasi dan prestasi siswa. 51.35% siswa memiliki motivasi yang tinggi, 48.65% siswa memiliki motivasi sedang, 63.5% siswa memiliki prestasi yang tinggi dan 36.5% siswa memiliki prestasi yang sedang. Kata Kunci : umpan balik, empat tingkatan umpan balik, motivasi, prestasi This study intends to investigate the level of feedback used by the teacher in the classroom in teaching English language and the relationship between the teacher?s feedback and students? motivation and their achievement. It utilized a descriptive case study and involved an English teacher who thought seventy-four students from two classes. The data were collected from an observation, an interview, a documentation, and a questionnaire. The findings showed that the teacher provided four levels of feedback as proposed by Hattie & Timperley (2007); task level, process level, self-regulation level, and self-level. Task level was used 10.76% in VII E and 6.13% in VII F, process level was used 78.49% in VII E and 65.31% in VII F, self-regulation level was used 7.69% in VII E and 7.14% in VII F, and self-level was used 3.06% in VII E and 21.42% in VII F. The teacher?s feedback had relationship with the students? motivation and achievement. It showed from the percentage of students? motivation and achievement. There were 51.35% students who had high motivation, 48.65% students who had moderate motivation, there were 63.5% students who had high achievement and 36.5% students who had moderate achievement.keyword : feedback, four levels of feedback, motivation, achievement
DEVELOPING FLASHCARDS AND THE MANUAL BOOK FOR TEACHING ENGLISH VOCABULARY FOR YOUNG LEARNERS IN SINGARAJA ., Gusti Ayu Putu Taharyanti; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I Putu Ngurah Wage M, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 4, No 2 (2016): November
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v4i2.8555

Abstract

Penelitian ini merupakan sebuah studi tentang penelitian dan pengembangan, dimana bertujuan untuk mengembangkan flashcards dan buku manual sebagai media pengajaran kosakata Bahasa Inggirs untuk anak usia dini di Singaraja. Subjek dari penelitian ini adalah 5 guru Bahasa Inggris, terutamanya dari Sekolah Dasar Negeri. Sekolah - sekolah itu ialah SDN 1 Baktiseraga, SDN 1 Banjar Bali, SDN 2 Banyuasri, SDN 2 Pemaron, and SDN 3 Kampung Baru. Penelitian ini menggunakan desain model yang diajukan oleh Hannafin dan Peck. Instrument yang digunakan ialah panduan interview, kuesioner untuk guru dan siswa, dan lembar penilaian. Data dalam studi ini dianalisis secara qualitatif dan quantitatif. Hasil menunjukkan bahwa ternyata guru tidak memiliki flashcards yang mempuni. Flashcards yang dikembangkan memiliki 11 kategori dari kata benda dan dilengkapi deng buku manual. kualitas flashcards dan buku manual mendapatkan skor hampir 5 (skor tertinggi) dari ahli, dimana hal itu berarti sangat baik. Berdasarkan apa yang telah disebutkan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya guru disekolah tidak memiliki flashcards yang mempuni, sehingga flashcards yang mengandung 11 kategori kosakata benda ini dikembangka, dimana flashcards ini dilengkapi dengan buku manual dengan penilaian keduanya yang sangat baik.Kata Kunci : Pengembangan flashcards, flashcards untuk anak usia dini The present study was a Research and Development study which intended to develop flashcards and the manual book as teaching media for teaching English vocabulary for young learner in Singaraja. The subject of this study was five English teachers in Singaraja, especially the state Elementary school. They were SDN 1 Baktiseraga, SDN 1 Banjar Bali, SDN 2 Banyuasri, SDN 2 Pemaron, and SDN 3 Kampung Baru. This study used design model proposed by Hannafin and Peck. The instruments used in this study were interview guide, questionnaires for teachers and students, and the evaluation sheet. The data was analyzed qualitatively and quantitatively. The result shows that teachers actually did not have any representative flashcards. The flashcards developed in this study covered 11 categories of noun and they were provided by manual book to support the implementation of the develop flashcards. The quality of the flashcards and the manual book got score almost 5 (highest score) from experts, which belonged to the excellent category. From the aforementioned result, it can be concluded that the teachers did not have any representative flashcards, therefore the development of flashcards which contained 11 categories of noun was conducted, and was supported by manual book in which their qualities were excellent. keyword : The development of flashcards, flashcards for young learner
TEACHERS’ PERCEPTION TOWARD THE USE OF SCIENTIFIC APPROACH IN TEACHING ENGLISH BASED ON CURRICULUM 2013 IN RELATION TO STUDENTS’ COMPETENCY AT SMA NEGERI 1 SAWAN ., Ni Made Ayu Ratna Sulistya Dewi; ., Drs.Gede Batan,MA; ., Nyoman Karina Wedhanti, S.Pd., M.Pd
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.5459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan persepsi guru- guru terhadap penggunaan pendekatan sientifik dalam mengajar bahasa inggris berdasarkan kurikulum 2013 yang berhubungan dengan kompetensi siswa-siswa di SMAN 1 Sawan dan kompetensi ssiwa setelah diajar menggunakan pendekatan sientifik berdasrkan kurikulum 2013. Subjek dari penelitian ini adalah dua orang guru dan 52 siswa di kelas XI BABUD 1 dan XI BABUD 2. Peneliatian ini dirancang menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menjunjukkan bahwa: (1) guru-guru memiliki perspesi yang positive terhadap terhadap penggunaan pendekatan sientifik dalam mengajar bahasa inggris berdasarkan kurikulum 2013 yang berhubungan dengan kompetensi siswa-siswa di SMAN 1 Sawan. Guru-guru tersubut juga sudah mengimplementasikan konsep dari pendekatan sientifik dan konsep dari kurikulum 2013 pada proses belajar mengajar mereka. Skore komulative juga menunjukan bahwa guru-guru tersebut memiliki perspsi yang positive terhadap penggunaan pendekatan sientifik dalam mengajar bahasa inggris berdasarkan kurikulum 2013 yang berhubungan dengan kompetensi siswa-siswa, (2) hasil nilai afektif, kognitive, dan psikomotor dari siswa-siswa guru 1 dan 2 buruk. Hasil dari kompetensi siswa-siswa guru 1 menunjukan bahwa murid-murid mendapatkan kategori C- untuk nilai kognitive mereka berdasarkan nilai rata-rata. Mereka juga mendapatkan kategori B- untuk nilai psikomotor mereka dan kategori C (cukup) untuk nilai afektive mereka. Hasil dari kompetensi siswa-siswa guru 2 menunjukan bahwa murid-murid mendapatkan categoro B- untuk nilai psikomotor mereka, kategori B untuk nilai kognitive mereka, dan kategori C (cukup) untuk nilai afektive mereka. Kata Kunci : Persepsi guru-guru, Pendekatan sientifik, Kurikulum 2013, Kompetensi Bahasa Inggris This study aimed at finding the teachers’ perception toward the use of scientific approach in teaching English based on Curriculum 2013 in relation to students’ competency at SMA Negeri 1 Sawan and the student’s competency after teaching and learning process using scientific approach based on Curriculum 2013. The subjects of the study were two teachers and 52 students in XI BABUD 1 and XI BABUD 2. This study was designed by using descriptive qualitative research. The result of the research shows that: (1) the teachers had positive perception toward the use of scientific approach in teaching English based on curriculum 2013 in relation to students’ competency at SMA Negeri 1 Sawan. Those teachers had also implemented the concept of scientific approach and Curriculum 2013 in their teaching learning process. The cumulative score also showed that those teachers had a very positive perception toward the use of scientific approach in teaching English based on Curriculum 2013 in relation to students’ competency, (2) the T1 and T2’s students affective, cognitive, and psychomotor result was bad. The result of T1’s competency of students showed that the students got C- category for their cognitive from their average score. They also got B- for their psychomotor and C (sufficient) for their affective. The T2’s competency of students showed that the students got B- for their psychomotor category, B category for their cognitive and C (sufficient) category for their affective.keyword : Teachers’ Perception, Scientific Approach, Curriculum 2013, Students’ English Language Competency
THE EFFECT OF DRAW A STORY TECHNIQUE UPON THE COMPETENCY IN WRITING DESCRIPTIVE PARAGRAPHS OF GRADE EIGHT STUDENTS OF SMP NEGERI 1 PUPUAN IN THE ACADEMIC YEAR OF 2013/2014 ., I Gede Prasetyo Wibisana; ., Drs.Gede Batan,MA; ., I G A Lokita P Utami, S.Pd.
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.2528

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui apakah penggunaan teknik draw a story memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kompetensi siswa dalam menulis paragraf deskriptif dibandingkan siswa yang diajar menggunakan teknik konvensional. Dalam penelitian ini, Hipotesis Nol digunakan. Karena penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Populasi pada penelitian ini adalah 279 siswa kelas delapan SMP Negeri 1 Pupuan. Teknik pengambilan sampel adalah dengan teknik kluster untuk menentukan kelompok experimen dan kelompok kontrolnya. Desain penelitian ini adalah post-tes dan kelompok kontrol. Dimana hasil dari perlakuan dapat ditentukan melalui post-tes setelah perlakuan untuk melihat pengaruhnya pada kelompok eksperimen yang diajar menggunakan teknik draw a story dan kelompok kontrol yang diaajar dengan menggunakan teknik konvensional. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rerata dari kelompok eksperimen adalah 92.87 dan rerata nilai pada kelompok kontrol adalah 86.2. Melalui nilai standar deviasi, dapat dilihat melalui tabel menunkukkan bahwa kelompok experimen memperoleh skor lebih tinggi dibanding kelompok kontrol. Standar deviasinya adakah 4.7 sedangkan pada kelompok kontrol hanya 3.3. Dilihat dari rerata dan standar deviasi, dapat dinyatakan bahwa siswa pada kelompok eksperimen menghasilkan kompetensi yang lebih baik. Disamping itu, melalui tes hipotesis dapat dikatakan bahwa hipotesis-Null ditolak dalam penelitian ini. Dapat dilihat bahwa hasil t-test adalah tobs 6.292 lebih tinggi dari nilai tcv at 2.58 pada level 0.01. Penolakan terhadap hipotesis ini menandakan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kompetensi siswa dalam menulis paragraf deskriptif antara siswa yang diajar menggunakan teknik draw a story dengan siswa yang diajar menggunakan teknik konvensional. Kata Kunci : kompetensi menulis, teknik draw a story, paragraf deskriptif This study was conducted to find out whether there was significant difference of students’ competency in writing descriptive paragraph between students who were taught by using draw a story technique and those who were taught by using conventional teaching technique. In this study, the Null Hypothesis was used. Since this study was experimental group. The population was the eighth grade students in SMP N 1 Pupuan which was consisted of 279 students. Cluster random sampling was used to choose the experimental group and control group. The design of this study was a Posttest-Only Control Group Design. The result of the treatment was identified through post-test which was given at the end of the treatment to see the significant difference between the experimental groups who had been treated using draw a story technique and the control group who had been treated using the conventional teaching technique. The findings of the study showed that the mean score for experimental group was 92.87 and the mean score for the control group was 86.2. In term of standard deviation, it could be seen from the table that the experimental group had higher score than the control group. The standard deviation for experimental group was 4.7 and the control group was 3.3. Seen from the mean score and the standard deviation, it can be concluded that the students of the experimental received better competency. Besides, from the hypothesis testing, it can be said that the Null Hypothesis (Ho) used in this study was rejected. It can be seen brom the result of t-test in which tobs 6.292 was higher than the value of tcv at 2.58 at level significance 0.01. The rejection of null hypothesis means that there was a significant difference on students’ competency in writing descriptive paragraph between eighth grade students of SMP N 1 Pupuan who were taught by using draw a story technique and those who were taught by using conventional teaching technique.keyword : writing competency, draw a story technique, descriptive paragraph
THE COMPARISON OF MALE AND FEMALE STUDENTS’ ENGLISH ACHIEVEMENT IN RELATION TO LEARNING STYLE AT THE EIGHT GRADE OF SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA ., I Gst. Ayu Agung Mirah Meyliana; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., Drs.Gede Batan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.2861

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian Ex-post facto Korelasi yang bertujuan untuk menguji ada tidaknya kontibusi signifikan dari perbandingan prestasi belajar bahasa inggris siswa laki-laki dan perempuan terhadap gaya belajar pada siswa kelas delapan sekolah menengah pertama laboratorium Undiksha Singaraja semester dua pada tahun akademik 2013/2014. Jumlah populasi 30 siswa dan jumlah sampel sebesar 15 siswa laki laki dan 15 siswa perempuan. Sampel penelitian dilakukan melalui teknik proportional random sampling. Data gaya belajar siswa diperoleh dari PLSPQ (Reid,1984) dan untuk prestasi bahasa inggris siswa diperoleh dari dokumentasi yaitu nilai raport siswa. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferential. Statistik deskriptif digunakan untuk menggambarkan data variabel yang diperoleh dan statistik inferensial digunakan untuk uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kontribusi yang negatif dari siswa perempuan terhadap prestasi bahasa inggris mereka (ρ
THE COMPARISON OF MALE AND FEMALE STUDENTS’ ENGLISH ACHIEVEMENT IN RELATION TO LEARNING STYLE AT THE EIGHT GRADE OF SMP LABORATORIUM UNDIKSHA SINGARAJA ., I Gst. Ayu Agung Mirah Meyliana; ., Prof. Dr.I Ketut Seken,MA; ., Drs.Gede Batan,MA
Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris undiksha Vol. 1 No. 1 (2013): May
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpbi.v1i1.3162

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian korelasi ex-post facto yang bertujuan untuk menguji: (1) ada tidaknya perbedaan yang signifikan antara prestasi belajar Bahasa Inggris siswa laki-laki dan perempuan pada kelas delapan sekolah menengah pertama (SMP) Laboratorium Undiksha Singaraja tahun akademik 2013/2014; (2) ada tidaknya korelasi yang signifikan antara prestasi belajar Bahasa Inggris siswa laki-laki dan perempuan terhadap gaya belajar mereka; dan (3) ada tidaknya korelasi yang signifikan antara prestasi belajar Bahasa Inggris siswa dengan gaya belajar mereka. Jumlah populasi adalah 93 siswa yang merupakan jumlah keseluruhan kelas delapan. Jumlah sampel sebesar 30 yang terdiri dari 15 siswa laki laki dan 15 siswa perempuan. Sampel penelitian dipilih melalui teknik proportional random sampling. Data gaya belajar siswa diperoleh dari PLSPQ (Reid,1984) sedangkan prestasi Bahasa Inggris siswa diperoleh dari dokumentasi yaitu nilai raport siswa. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferential. Statistik Deskriptif digunakan untuk menggambarkan data variabel yang diperoleh dan statistik Inferensial digunakan untuk menguji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat perbedaan yang siginifikan antara hasil belajar Bahasa Inggris siswa perempuan dan laki-laki, dengan nilai rata-rata Bahasa Inggris siswa perempuan yaitu 86,4 dan siswa laki-laki 81,4; (2) gaya belajar siswa perempuan berkolerasi negatif terhadap prestasi Bahasa Inggris mereka (ρ
Co-Authors ., Anak Agung Raka Candra Dewi ., Anak Agung Raka Candra Dewi ., Dewa Gde Panji Prasetya ., Dewa Gde Panji Prasetya ., Dwi Putri Widiantari Ni Made ., Dwi Putri Widiantari Ni Made ., Gusti Ayu Made Dwi Adi Susanti ., Gusti Ayu Made Dwi Adi Susanti ., Gusti Ayu Putu Taharyanti ., Gusti Ayu Yulia Andarini ., Gusti Ayu Yulia Andarini ., I Dw Ayu Okky Widyarini Laras ., I Dw Ayu Okky Widyarini Laras ., Ida Bagus Made Ari Dwitya Senjaya ., Ida Bagus Made Ari Dwitya Senjaya ., Komang Savitri Putri ., Komang Savitri Putri ., Luh Gede Hesti Parwati ., Luh Gede Hesti Parwati ., Luh Putu Nia Arnida Putri ., Luh Putu Nia Arnida Putri ., Luh Putu Relita Wijayanti ., Luh Putu Relita Wijayanti ., Made Ayu Rizky Dewanti ., Made Ayu Rizky Dewanti ., Md Gd Dwi Susantha s ., Md Gd Dwi Susantha s ., Ni Kadek Yuli Widyastuti ., Ni Luh Devi Wimayanti ., Ni Luh Devi Wimayanti ., Ni Luh Made Ayu Nuriyastuti ., Ni Luh Made Ayu Nuriyastuti ., Ni Made Ayu Ratna Sulistya Dewi ., Ni Made Pastiyari ., Ni Made Pastiyari ., Ni Nengah Raniasih ., Ni Nengah Raniasih ., Ni Putu Novita Sukasari Kurniadi ., Ni Putu Novita Sukasari Kurniadi ., Ni Putu Widya Kristy Yanti ., Ni Putu Widya Kristy Yanti ., Ni Wayan Aristiya Dewi ., Ni Wayan Aristiya Dewi ., Ni Wayan Devi Astuti ., Ni Wayan Devi Astuti ., Ni Wayan Widiarini ., Ni Wayan Widiarini ., Ni Wayan Wita Astiti S. ., Putu Agus Septiyana ., Putu Agus Septiyana ., Putu Dina Amelia ., Putu Dina Amelia ., Putu Eka Dambayana S., S.Pd., M.Pd. ., Putu Indah Darmayani ., Putu Indah Darmayani ., Putu Pande Novita Sari ., Putu Pande Novita Sari ., Putu Widya Savitri ., Putu Widya Savitri Annisa Fitri ., Annisa Fitri Dewa Ayu Eka Agustini Dewa Komang Tantra Drs. Asril Marjohan,MA . Dwi Kadek Heryana ., Dwi Kadek Heryana G.A.P. Suprianti Gede Anna Putra ., Gede Anna Putra Gusti Ngurah Rai Dwijantara . I Gede Budasi I Gede Prasetyo Wibisana . I Gst. Ayu Agung Mirah Meyliana . I Nyoman Adi Jaya Putra I Putu Ngurah Wage Myartawan I Wayan Heri Sumardika ., I Wayan Heri Sumardika Ida Ayu Putri Brahmantini ., Ida Ayu Putri Brahmantini Ida Ayu Utari Wasundari ., Ida Ayu Utari Wasundari Irene Puspita Sari . Kadek Nina Harnin ., Kadek Nina Harnin Kadek Yuda Widnyana ., Kadek Yuda Widnyana Laras Wahyurini . Luh Diah Surya Adnyani Luh Melin Udayanti ., Luh Melin Udayanti Luh Putu Artini Luh Putu Pipin Dwineta . Luh Sri Damayanti ., Luh Sri Damayanti Luh Tiwika Praba . M.L.S ., Dr.Sudirman, M.L.S M.Pd ., I Nyoman Pasek Hadi Saputra, S.Pd., M.Pd M.Pd. ., Made Hery Santoso, S.Pd, M.Pd. Made Seni Ryana . Ni Kadek Ary Nova Wardani . Ni Km Ari Widyasih . Ni Komang Arie Suwastini Ni Komang Ayu Sunaryati . Ni Komang Yuli Arisma Dewi . Ni Luh Denmacika Widiary ., Ni Luh Denmacika Widiary Ni Luh Putu Maya Apsari ., Ni Luh Putu Maya Apsari Ni Made Ratminingsih Ni Wayan Cintya Prayogi ., Ni Wayan Cintya Prayogi Ni Wayan Diantini . Ni Wayan Surya Mahayanti Nyoman Karina Wedhanti Petrus I Wayan Brahmadyantara . Prof. Dr. Ni Nyoman Padmadewi,MA . Prof. Dr.I Ketut Seken,MA . Putu Kerti Nitiasih S.Pd. I G A Lokita P Utami . S.Pd. I Putu Ngurah Wage M . S.Pd. M.Pd. Ni LP. Eka Sulistia Dewi . S.Pd. Putu Eka Dambayana S. . Wayan Cherrie Hana Melati ., Wayan Cherrie Hana Melati Windy Louisa Rosang . Wisnu Saputra . Wulan Trisna Siska .