Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TALKING STICK TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD ., Ni Made Budiantini; ., I Kadek Suartama, S.Pd., M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v5i2.10999

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan post test only control group design. Dalam rancangan ini subjek diambil dari populasi kemudian dikelompokkan menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelonpok kontrol. Kelas eksperimen dan kelas kontrol ditentukan dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan tes. Data yang telah diperoleh lalu dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil perhitungan uji-t yaitu thit lebih besar dari ttab (thit > ttab), sehingga H0 ditolak dan H¬1 diterima. Temuan yang diperoleh yaitu, siswa menjadi lebih aktif dalam proses pembelajaran. Selain hal tersebut, kegiatan model pembelajaran kooperatif tipe talking stick terdapat unsur permaianan yang membut siswa merasa senang, lebih giat belajar, dan memiliki motivasi belajar yang tinggi. Dengan demikian, model pembelajaran kooperatif tipe talking stick berpengaruh terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SD di Gugus V Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2016/2017Kata Kunci : Hasil belajar IPA, talking stick This research Aims to determine the difference between learning outcomes between groups of students who are taught by cooperative learning model type of talking stick and group of students who were taught by conventional learning model in grade V elementary school students. This research is an experimental research with post test only control group design. In this design subjects are drawn from the population then grouped into two groups namely the experimental group and the control group. The experimental class and control class were determined by random sampling technique. Data collection was done by using observation and test method. The data have been obtained and then analyzed using descriptive statistics and inferential statistics with t-test. Based on the result of t-test calculation ie thit is greater than ttab (thit > ttab), so H0 is rejected and H1 accepted. The findings are that students become more active in the learning process. In addition to this, the activities of cooperative learning type of talking stick model is a game element that makes students feel happy, more active learning, and have high learning motivation. Thus, cooperative type learning model type talking stick effect on science learning outcomes of grade V elementary students in Cluster V Kecamatan Kubutambahan Buleleng District Lessons Year 2016/2017keyword : Results of learning science, talking stick.
PENGARUH PENDEKATAN MASALAH TERBUKA (OPEN-ENDED) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS V SD GUGUS VII KEC. TEJAKULA, KAB. BULELENG TAHUN PELAJARAN 2013/2014 ., I Komang Pariasa; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.4720

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar Matematika siswa pada kelompok eksperimen yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended), untuk mengetahui hasil belajar Matematika siswa pada kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional, dan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar Matematika siswa dengan menggunakan tes yang sama antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan masalah terbuka (open-ended) dengan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan konvensional . Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen), dengan desain post test only group desain. Populasi penelitian adalah siswa kelas V SD segugus VII Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng Tahun Pelajaran 2013/2014. Sampel ditentukan dengan teknik cluster sampling dan diperolah SD No.2 Madenan sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 26 orang siswa dan SD No. 1 Madenan sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 21 orang siswa. Data hasil belajar Matematika siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes uraian. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan mengenai hasil belajar Matematika antara siswa yang belajar dengan menggunakan pendekatan Open-Ended (masalah terbuka) berada pada kategori tinggi, yaitu 41,54 pada rentangan 35 ≤ X ≤ 45 dan siswa yang belajar dengan menggunakan pembelajaraan konvensional berada pada kategori sedang, yaitu 31,85 pada rentangan 25 ≤ X ≤ 35. Hasil analisisnya menunjukkan t hitung = 28,82 dan t tabel = 2,02 untuk db = n1 + n2 = 26 + 21 = 47 dengan taraf signifikasi 5%. Berdasarkan kriteria pengujian, karena t hitung > t tabel maka H0 ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti pendekatan Open-Ended (masalah terbuka) berpengaruh terhadap hasil belajar Matematika.Kata Kunci : pendekatan Open-Ended, hasil belajar This study aims to determine the differenced the proceeds of the mathematies student to group experiences wich follow the learning by open-ended, for known of proceeds learning mathematies to follow by convensional and to known the significant different of proceeds of mathematies use by same tast between student wich follow learning by the open-ended by student and to follow learning by convensional. This research as quasi experiences by the desain post test only group desain. The population of research is the elementary student of five classes the same bunch of sevens he “Tejakula district”, Buleleng recency the year of two thousand thirteen unil two thousand fourteens. The sample waved by the cluster sampling and getted by elementary school number two “Madenan” as experiences group by amounts twenty six students and elementary school number one “ Madenan” as control group amounts twenty one students. From this analyzed used by analyzed statistics descriptive and inferential statistics test. The research getted has significant different learning mathematic between student with the students use open-ended has hight catagori has fourty one, fivety four in creditor 35 ≤ X ≤ 45 and student use convensional research in middle catagori thirty one, eighty five in creditor 25 ≤ X ≤ 35 this analyzed showed = 28,82 and 2,02 for db = n1 + n2 = 26 + 21 = 47 by significant stage 5% by the cretiria test, because tarithematic > ttable so H0 refused and Ha accived. That means the neared by open-ended has influence the mathematic proceeds learnings. keyword : neared of open-ended, proceeds lernings
PENGARUH PENDEKATAN SAINTIFIK BERBASIS PROYEK TERHADAP PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SISWA DI GUGUS III DESA MAMBANG ., Ni Made Nur Sintadevi; ., Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.6188

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah siswa pada mata pelajaran matematika antara kelompok siswa yang belajar mengikuti pembelajaran dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional pada siswa kelas IV SD di Gugus III Desa Mambang Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan. Penelitian ini merupakan quasi experiment dengan rancangan Post-test Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah kelas IV SD di Gugus III Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 6 kelas dengan siswa 132 orang. Sampel penelitian ini yaitu kelas IV SD No. 1 Mambang dengan jumlah siswa 22 orang dan kelas IV SD No. 2 Bantas dengan jumlah siswa 20 orang, yang ditentukan dengan teknik simple random sampling. Instrumen pada penelitian ini yaitu tes kemampuan pemecahan masalah. Data yang diperoleh dianalisis dalam dua tahap, yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pendekatan saintifik dan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional, dengan nilai thitung sebesar 4,065 dan ttab sebesar 2,21. Artinya, thitung lebih besar dari ttab. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat dikatakan bahwa terdapat pengaruh signifikan pendekatan pembelajaran saintifik terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas IV SD di Gugus III Desa Mambang Kecamatan Selemadeg Timur, Kabupaten Tabanan.Kata Kunci : saintifik, pemecahan masalah, konvensional The purpose of this study was to determine whether there is a significant difference in students problem-solving abilities in mathematics between groups of students who are learning to follow scientific learning and a group of students who take the conventional learning in the Elementary School IV grade students in Cluster III Mambang Village District of Selemadeg Timur, Tabanan Regency. This study is a quasi experimental design with post-test only group control design. Population of the study was the IV grade elementary school in Cluster III Mambang Village Districts of Selemadeg Timur Tabanan Regency in the academic year 2014/2015. That consists of 6 classes with the total of 132 students. This research sample is class IV SD No. 1 Mambang the number of students 22 and class IV SD No. 2 Bantas the number of students 20 people which is determined by simple random sampling technique. Instrument on this research that tests problem solving abilities. The data obtained were analyzed in two stages: analysis of descriptive statistics and inferential statistical analysis (t-test). The results showed that there are significant differences between the groups problem-solving ability are teaching students in the scientific approach and a group of students that learned with conventional learning. With the tcount of 4,065 and ttab of 2.21 means tcount is greater than ttab. Based on these results, it can be said that there is signifikan it could be argued that there is significant influence of scientific learning approach to problrm solving ability of students in the IV grade group III Mambang village district of selemadeg timur tabanan regency.keyword : scientific, problem solving, covensional
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN IOC DAN MOTIVASI BERPRESTASI TERHADAP HASIL BELAJAR IPA PADA SISWA KELAS V ., Ni Putu Windra Novemie; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7329

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah hasil belajar IPA siswa kelas V. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe IOC terhadap hasil belajar IPA sebelum mengontrol motivasi berprestasi, (2) Untuk mengetahui pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe IOC terhadap hasil belajar IPA setelah mengontrol motivasi berprestasi, (3) Untuk mengetahui pengaruh yang signifikan motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA pada siswa kelas V SD di Gugus IV Kerinci, Kabupaten Jembrana Tahun Pelajaran 2015/2016. Rancangan penelitian yang digunakan adalah non-equivalent post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas V di SDN Gugus IV Kerinci Kecamatan Melaya Kabupaten Jembrana tahun pelajaran 2015/2016. Sampel diambil dengan teknik random sampling. Dari hasil undian diperoleh SD Negeri 1 Tuwed sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa 19 orang dan SD Negeri 2 Candikusuma sebagai kelas kontrol dengan jumlah siswa 21 orang. Data dikumpulkan dengan metode tes dan metode kuesioner. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan uji Anakova 1 jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe IOC terhadap hasil belajar IPA sebelum mengontrol motivasi berprestasi (F = 74,727, dengan Sig. = 0,000 < 0,05); (2) terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran kooperatif tipe IOC terhadap hasil belajar IPA setelah mengontrol motivasi berprestasi (F = 21,840, dengan Sig. = 0,000 < 0,05); (3) terdapat pengaruh motivasi berprestasi terhadap hasil belajar IPA (F = 87,713dengan Sig. = 0,000 < 0,05).Kata Kunci : model pembelajaran kooperatif tipe IOC, motivasi berprestasi, dan hasil belajar IPA The problem of this research was the science learning achievement of the fifth grade students. So, the aims of this research were (1) to determine the significant effect of cooperative learning model with IOC types of science learning achievement before controlling the achievement motivation, (2) to determine the significant effect of cooperative learning model with IOC types of science learning achievement after controlling the achievement motivation, (3) to determine a significant effect of achievement motivation toward the science learning achievement of the fifth grade students in Cluster IV of Kerinci of Jembrana district in Academic Year 2015/2016. The design of the study was a non-equivalent post-test only control group design. The population in this study was a fifth grade students at Cluster IV of Kerinci of Jembrana district in academic year 2015/2016. Samples were taken by random sampling technique. The lottery results obtained that the SD Negeri 1 Tuwed as the experimental class with the number of students 19 and SD Negeri 2 Candikusuma as the control class with the number of students 21 peoples. The data were collected using tests and questionnaires methods. The collected data were analyzed with one way Anacova. The results showed that (1) there is a significant effect of cooperative learning model with IOC types of science learning achievement before controlling the achievement motivation (F = 74.727, with Sig. = 0.000
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT TERHADAP HASIL BELAJAR IPS ., Wayan Yogi Wintari; ., Drs. I Nyoman Murda,M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3066

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe TGT dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran model konvensional. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan post test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Gugus VIII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng yang berjumlah 109 orang. Sampel penelitian ini diambil dengan teknik random sampling (undian) yang berjumlah 63 orang. Pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar dengan soal pilihan ganda, kuesioner, dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar IPS antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe TGT dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model konvensional (thitung = 3,64 > ttabel = 1,980). Dibuktikan pula oleh perbedaan skor rata-rata yang diperoleh antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kooperatif tipe TGT yaitu 64,97 (kategori tinggi) dan siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model kovensional yaitu 58,82 (kategori sedang). Hal ini berarti model pembelajaran kooperatif tipe TGT berpengaruh positif terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V SD Gugus VIII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : kooperatif, model kooperatif tipe TGT, hasil belajar IPS This research aimed to determine the differences of social science learning achievement between student group taught with cooperative learning model type TGT and those taught with conventional model. This research could be categorized as quasi research with post test only control group design. Research population was all fifth grade elementary school at cluster VIII of sub-distric Buleleng, Buleleng regency amounted to 109 students. Research samples were 63 students, determined by using random sampling technique. Data collected by applying learning achievement test using multiple choise-questions, questionnaire, and observation sheets. Data analyzed by using descriptive statistic and inferential statistic (t-test). The results showed that there were differences between social science learning achievement of students taught with cooperative learning model type TGT and those taught with conventional model (tvalue = 3,64 > ttable = 1,980). It could be proved from the average score of those group in which the experiment group score equals to 64,97 (categorized as high) and control group score equals to 58,82 (categorized as sufficient). This means cooperative learning model type TGT positive effect on social learning achievement IPS in fifth grade elementary school students cluster VIII of sub-distric Buleleng, Buleleng regency.keyword : cooperative, cooperative learning model type TGT, social learning achievements
PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE (RTE) TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA ., I Made Dyatma Dipayana; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. I Made Suarjana, M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.2210

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) deskripsi hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional, 2) deskripsi hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran rotating trio exchange (RTE), 3) pengaruh yang signifikan pada hasil belajar matematika antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran rotating trio exchange (RTE) dengan kelompok siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V Tahun Pelajaran 2013/2014 di SD gugus VIII Kecamatan Blahbatuh. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dan menggunakan desain post-test only control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V yang berjumlah 158 orang. Tehnik pengambilan sampel adalah tehnik random sampling. Data dikumpulkan dengan instrumen tes berupa tes objektif. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial (uji-t). Hasil penelitian ini menemukan bahwa: 1) skor hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional tergolong sedang, dengan mean 14,31, 2) skor hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan stategi pembelajaran rotating trio exchange (RTE) tergolong sangat tinggi, dengan mean 22,91, 3) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara kelompok yang dibelajarkan dengan strategi pembelajaran rotating trio exchange dengan kelompok yang dibelajarkan dengan pembelajaran konvensional pada siswa kelas V di SD Gugus VIII kecamatan Blahbatuh, dengan thit > ttab (thit = 5,37 > ttab = 1,658).Kata Kunci : Rotating Trio Exchange, Hasil Belajar This study aimed to determine: 1) description of sudents’ mathematics learning outcomes who learned with conventional learning, 2) description of sudents’ mathematics learning outcomes who learned with rotating trio exchange (RTE), 3) significant influence in the sudents’ mathematics learning outcomes among groups of students who learned with rotating trio exchange (RTE) with a group of students who learned with conventional learning on the fifth grade students in the academic year 2013/2014 in primary schools in the cluster VIII of Blahbatuh district. This study was a quasi-experimental research design and used post-test only control group design . The subjects were all the fifth grade students in primary schools in the cluster VIII of Blahbatuh district which amounts to 158 students. The sampling technique was random sampling technique, but that was a random class. Data were collected with test in the form of objective test. The data collected were analyzed using descriptive statistics and inferential statistics (t-test). The results of this study found that: 1) sudents’ mathematics learning outcomes who learned with conventional learning tend to be low, with a mean of 14,31, 2) score of sudents’ mathematics learning outcomes who learned with rotating trio exchange (RTE) tend to be high, with a mean of 22,91, 3) there was significant influence in the sudents’ mathematics learning outcomes among groups of students who learned with rotating trio exchange (RTE) with a group of students who learned with conventional learning on the fifth grade students in the academic year 2013/2014 in primary schools in the cluster VIII of Blahbatuh district, with tarithematic > ttable (tarithematict = 5,37> ttable = 1,658). keyword : Rotating Trio Exchange, learning outcomes
PENGARUH MAKE A-MACTH TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPS DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF SISWA KELAS IV ., Ni Putu Cipta Wardani; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Dra. Ni Wayan Arini,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7430

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh model pembelajaran make a-macth terhadap kemampuan berpikir kritis IPS ditinjau dari gaya kognitif siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV sekolah dasar Gugus II Kecamatan Kintamani yang berjumlah 217. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas eksperimen dan dua kelas kontrol, dipilih dengan teknik Random Sampling. Desain penelitian yang digunakan yaitu Non equivalent Post-test Only Control Grup Design. Data dikumpulkan dengan tes gaya kognitif dan tes kemampuan berpikir kritis IPS. Data yang diperoleh diolah menggunakan analisis varians dua jalur dan dilanjutkan dengan uji t-Scheffe. Hasil analisis data, diperoleh hasil sebagai berikut. Pertama, terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPS siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran make a-macth dengan pembelajaran konvensional (Fhit >Ftab, Fhit = 34,92 dan Ftab = 4,06). Kedua, terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dengan gaya kognitif terhadap kemampuan berpikir kritis IPS ( FABhit >Ftab, FABhit = 124,92 dan Ftab = 4,06). Ketiga, terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPS pada siswa yang memiliki gaya kognitif field independent, yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran make a-macth dengan pembelajaran konvensional (thit>ttab, thit = 12,09 dan ttab = 2,015). Keempat, terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis IPS pada siswa yang memiliki gaya kognitif field dependent, yang dibelajarkan menggunakan pembelajaran kovensional dengan model pembelajaran make a-macth (thit>Ftab, thit= 3,72 dan Ftab= 2,015). Sehingga model pembelajaran make a-macth dan gaya kogniif berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada mata pelajaran.Kata Kunci : make a-macth, kemampuan berpikir kritis IPS, gaya kognitif This study aimed to describe the influence learning model make-a-macth against IPS critical thinking skills in terms of cognitive styles of students. The research is a quasi-experiment. The population in this study were all fourth grade students of primary school cluster II District Kintamani totaling 217. The study sample consisted of two experimental classes and two classes of control, chosen by random sampling technique. The study design used is non equivalent Post-test Only Control Group Design. Data collected by the test cognitive style and tests critical thinking skills IPS. The data obtained were processed using analysis of variance followed by two lines and t-Scheffe test. The results of the data analysis, the results are as follows. First, there are differences in students' critical thinking skills IPS that learned using learning model make-a-macth with conventional learning (Fhit> Ftab, Fhit = 34.92 and Ftab = 4.06). Secondly, there is the effect of the interaction between the learning model with cognitive style on critical thinking ability IPS (FABhit> Ftab, FABhit = 124.92 and Ftab = 4.06). Third, there are differences in the ability to think critically IPS on students who have a field independent cognitive style, that learned using learning model make-a-macth with conventional learning (thit> ttab, thit = 12.09 and ttab = 2.015). Fourth, there are differences in the ability to think critically IPS on students who have the cognitive style of field dependent, that learned using conventional learning with learning model make-a-macth (thit> Ftab, thit = 3.72 and Ftab = 2.015). So that the learning model make-a-macth and style kogniif effect on students' critical thinking skills on subjectskeyword : make-a-match, IPS critical thinking skills, cognitive style
PENGARUH MODEL NHT BERBASIS PENILAIAN KINERJA TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA DITINJAU DARI KEMAMPUAN NUMERIK SISWA KELAS IV ., Komang Yuli Setiani; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v2i1.3851

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran NHT berbasis penilaian kinerja (MPNHTPK) dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (MPK), (2) mengetahui terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti MPNHTPK dan siswa yang mengikuti MPK, pada siswa yang memiliki kemampuan numerik tinggi, (3) mengetahui perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti MPNHTPK dan siswa yang mengikuti model MPK, pada siswa yang memiliki kemampuan numerik rendah, dan (4) mengetahui pengaruh interaksi antara MPNHTPK dan kemampuan numerik. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini adalah masing-masing kelas IV di SD Banyuning. Metode yang digunakan berupa tes. Data dianalisis dengan menggunakan teknik statistik deskriptif dan uji ANAVA dua jalur dan jika FAB signifikan maka dilanjutkan dengan uji hipotesis 3 dan 4 dengan uji Tukey. Hasil penelitian : (1) terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti MPNHTPK dan siswa yang mengikuti MPK (FA hitung = 5,27 > Ftabel = 1,74), (2) terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti MPNHTPK dan siswa yang mengikuti MPK, pada siswa yang memiliki kemampuan numerik tinggi, (3) terdapat perbedaan hasil belajar matematika antara siswa yang mengikuti MPNHTPK dan siswa yang mengikuti MPK, pada siswa yang memiliki kemampuan numerik rendah (thitung = 3,73 > ttabel = 1,980), dan (4) terdapat pengaruh interaksi antara MPNHTPK dan kemampuan numerik terhadap hasil belajar matematika (F(AB)hitung = 4,10 > F(AB)tabel = 1,74). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa pembelajaran menggunakan MPNHTPK berpengaruh terhadap hasil belajar matematika ditinjau dari kemampuan numerik.Kata Kunci : model pembelajaran Numbered Head Together, penilaian kinerja, kemampuan numerik, hasil belajar matematika. This study aims to (1) determine differences in learning outcomes between students who take mathematics learning model-based performance evaluation NHT (MPNHTPK) and students who take conventional learning models (MPK), (2) knowing there are differences in learning outcomes between students who take mathematics MPNHTPK and students who take the MPK, the students who have a high numerical ability, (3) determine differences in learning outcomes between students who take mathematics MPNHTPK and students who follow the model MPK, the students who have low numerical ability, and (4) determine the effect of the interaction between MPNHTPK and numerical ability. This research is a quasi experimental study. The population of this study is each fourth grade in elementary Banyuning. The method used in the form of tests. Data were analyzed using descriptive statistical techniques and ANOVA test and two lines if significant FAB then proceed to test the hypothesis 3 and 4 with the Tukey test. Results of the study: (1) there are significant differences between the mathematics learning outcomes of students who take MPNHTPK and students who take the MPK (FA count = 5.27> Ftable = 1.74), (2) there are differences in learning outcomes between students who take mathematics MPNHTPK and students who take the MPK, the students who have a high numerical ability, (3) there are differences in learning outcomes between students who take mathematics MPNHTPK and students who take MPK, the students who have low numerical ability (tcount = 3.73> ttable = 1.980 ), and (4) there is an interaction effect between MPNHTPK and numerical abilities against the learning outcomes of mathematics (F(AB)count = 4.10> F (AB )table= 1.74). Significant difference indicates that the learning using MPNHTPK influence on mathematics learning outcomes in terms of numerical abilities.keyword : learning model Numbered Head Together , performance assessment, numerical ability , math learning outcomes.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Kemampuan Numerik Siswa Kelas IV SD ., Kasyfia; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 3, No 1 (2015):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v3i1.5739

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis proyek terhadap hasil belajar Matematika ditinjau dari kemampuan numerik siswa kelas IV SD di desa Tegallinggah. Sebanyak 72 siswa kelas IV SD dipilih sebagai sampel. Pengumpulan data menggunakan tes kemampuan numerik dan tes hasil belajar Matematika. Data dianalisis dengan menggunakan Analisis Varians (ANAVA) Dua Jalur dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan hasil belajar Matematika antara siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek dan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (FAhitung = 54,035 > Ftabel = 3,99), (2) terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan kemampuan numerik siswa terhadap hasil belajar Matematika (FBhitung = > Ftabel = 3,99), (3) pada siswa yang memiliki kemampuan numerik tinggi, hasil belajar Matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional (Qhitung = 20,669 > Qtabel = 4,00), (4) pada siswa yang memiliki kemampuan numerik rendah, hasil belajar Matematika siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional lebih tinggi daripada siswa yang mengikuti model pembelajaran berbasis proyek (Qhitung = 5,97 > Qtabel = 4,00). Kata Kunci : model pembelajaran berbasis proyek, hasil belajar Matematika, kemampuan numerik This research did to know the effect of project based learning toward mathematics learning achievement viewed from numeric ability of the fourth grade students of elementary schools in Tegallinggah. 72 fourth grade students in Tegallinggah regency were selected randomly as the sample of this research. The data were gathered using numeric ability test and mathematics learning achievement test. The data were analyzed using two-way analysis of variance, which was followed by Tukey test. The result of the analysis shows that: (1) there is significant difference of mathematics learning achievement between student following project based learning and those following conventional learning (FAhitung = 54,035 > Ftabel = 3,99), (2) there is significant interaction effect between learning model and numeric ability on mathematics learning achievement (FBhitung = > Ftabel = 3,99), (3) for student having high numeric ability, mathematics learning achievement of student following project based learning is higher than those following conventional learning (Qhitung = 20,669 > Qtabel = 4,00), (4) for student having low numeric ability, mathematics learning achievement of student following conventional is higher than those following project based learning learning (Qhitung = 5,97 > Qtabel = 4,00).keyword : project based learning, Mathematics learning achievement, numeric ability
PENGARUH MASALAH REALISTIK TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA BAGI SISWA KELAS V GUGUS VII KECAMATAN BULELENG ., Ida Ayu Pt Ary Puspita Dewi; ., Drs.I Gusti Ngurah Japa,M.Pd; ., Drs. Made Sumantri, M.Pd.
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 4, No 1 (2016): April
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v4i1.7273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pemahaman konsep Matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan masalah realistik dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional tanpa pemberian masalah realistik pada siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Populasi penelitian ini yaitu seluruh siswa kelas V SD Gugus VII kecamatan Buleleng pada tahun pelajaran 2015/2016 yang berjumlah 89 orang. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Banjar Bali yang berjumlah 33 orang dan siswa kelas V SD Negeri 2 Banjar Bali yang berjumlah 20 orang. Data hasil belajar Matematika dikumpulkan dengan metode tes dan instrumen berupa tes uraian. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan uji-t. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan pemahaman konsep Matematika yang signifikan antara kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan masalah realistik dan kelompok siswa yang dibelajarkan menggunakan model pembelajaran konvensional tanpa pemberian masalah realistik. Hal ini berarti masalah realistik berpengaruh terhadap pemahaman konsep Matematika pada siswa kelas V tahun pelajaran 2015/2016 di SD Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng.Kata Kunci : masalah realistik, pemahaman konsep. This study was aimed to know the differences of the significant of mathematical concepts understanding between groups of students were learned by using realistic problems and learned by using conventional learning model without the provision of realistic problems in grade fifth students in 2015/2016 Academic Year in the elementary school cluster VII of of Buleleng District. This study was a quasi-experimental design with non equivalent post-test only control group design. The study population were 89 students in grade fifth of elementary school cluster VII Buleleng districts in the 2015/2016 Academic Year. The samples were 33 fifth grade students of SD Negeri 1 Banjar Bali and 20 fifth grade students of SD Negeri 2 Banjar Bali. Mathematics learning outcomes data were collected by testing method and the instrument was essay test. The data obtained were analyzed by using descriptive analysis and t-test. The result indicated that: there were differences in understanding math concepts significantly between groups of students that learned using realistic problems and the group of students that learned using conventional learning models without the provision of realistic problems. This result was meant there was an effect of the realistic problems to concepts understanding in grade fifth students of 2015/2016 Academic Year in the elementary school cluster VII of Buleleng District.keyword : realistic problems, mathematical concepts understanding
Co-Authors ., Aa Ngr Agung Swapranata ., Ana Maulida ., Dhenok Rukma Setyani ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Gusti Ayu Md Rian Dewi Antari ., Gusti Ayu Sri Handayani ., I Kadek Satya Dharma ., I Made Arya Praditha ., I Made Dwita Saraswatha ., Ida Ayu Kade Novia Puspita Dewi ., Ida Ayu Pt Ary Puspita Dewi ., Kadek Ari Desy Dayanthi ., Komang Ani Pertiwi ., Made Partha Kesuma ., Ni Kadek Ayu Rita Agustina ., Ni Kadek Dwi Rari Ratih ., Ni Kadek Kanserina Iksanova ., Ni Kadek Nuraeni ., Ni Kadek Suratdeni ., Ni Luh Eva Oktarianti ., Ni Luh Pande Widyastiti ., Ni Made Budiantini ., Ni Made Dwi Wisma Yanthi ., Ni Made Meita Purnama_mahasiswa Sari ., Ni Matul Ulfa ., Ni Nyoman Ayu Widya Santhi ., Ni Nyoman Mira o ., Ni Putu Cipta Wardani ., Ni Putu Suryanita SP. ., Ni Putu Windra Novemie ., Ni Wayan Ari Septiasih ., Ni Wayan Rikawati ., Ni Wayan Yuniari ., Putu Menaka Dewi ., Putu Suandika Adnyani, Ni Ketut Mira Afriyanti, Evi Ari Diantari, Ni Luh Gd Ari Diantari, Ni Luh Gd Arta, I Made Astari, Komang Juli Danic, Ismi Desak Anom Taryunita Desak Putu Parmiti Dewa Nyoman Sudana Dewi, Ni Kadek Veronika Dipayana, I Kadek Mei Drs. I Nyoman Murda,M.Pd. . Drs. Ndara Tanggu Renda . Drs. Syahruddin,S.Pd,M.Pd. . Dwi Ari Nitra Putri . Eddy Permana Putra . Eka Peri Artawan . Erawati, Gusti Ayu Putu Sintha Arma Evi Afriyanti Gosachi, I Made Adistha Gunadewa S, M Berlianta I Dewa Kade Tastra I Gede Astawan I Gede Margunayasa I Kadek Suartama I Kadek Sukadana I Ketut Gading I Komang Pariasa . I Komang Sudarma I Komang Sudarma I Made Adistha Gosachi I Made Citra Wibawa I Made Dyatma Dipayana . I Made Suarjana I Made Tegeh I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Putu Suardika . I Wayan Widiana I Wayan Widnyana Ida Bagus Indra Kusuma . Ida Bagus Ketut Dharma Putra . Indrayani, Sang Ayu Putu Indrayani, Sang Ayu Putu Ismi Danic Kadek Diah Lestari Kadek Ermi Rosalina . Kadek Inten Nathalia ., Kadek Inten Nathalia Kadek Yudiana Kasyfia ., Kasyfia Ketut Pudjawan Ketut Yogi Nugraha ., Ketut Yogi Nugraha Km Juli Astini ., Km Juli Astini Komang Agus Artawan . Komang Sujendra Diputra Komang Yudi Ari Wiratama ., Komang Yudi Ari Wiratama Komang Yuli Setiani . Krismony, Ni Putu Aprilia Kumara, Deni Lestari, Kadek Diah Luh Gede Ria Andika Putri Luh Putu Yasmiartini Yasa Luh Putu Yasmiartini Yasa Luh Suartini . Luh Tu Selpi Wahyuni M.Hum Dra. Ni Nyoman Garminah . M.Pd S.T. S.Pd. I Gde Wawan Sudatha . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.Pd. S.Pd. Putu Nanci Riastini . Made Ariwahyuni . Made Sumantri Mahadewi, Luh Putu Putrini Mayuni, Komang Ratna Nancy Cinthia Arni Nonitha ., Nancy Cinthia Arni Nonitha Netofa, Ni Putu Dea Zora Ni Kadek Setyawati Ni Kadek Yuniasih Ni Ketut Astriningsih ., Ni Ketut Astriningsih Ni Ketut Mira Adnyani Ni Ketut Suarni Ni Luh Sridarsini . Ni Made Nur Sintadevi ., Ni Made Nur Sintadevi Ni Nengah Sekar Wangi Ni Nyoman Kusmariyatni Ni Putu Aprilia Krismony Ni Putu Sumaraning . Ni Wayan Arini Ni Wayan Rati Ni Wayan Sriasih . Ningrum, Windi Kristanti nur sukinah Nyoman Ayu Putri Lestari Nyoman Tri Anarta Putra . Pande Putu Sudirama Paramita.A, Ni Luh Putu Aninditha Parwati, Ida Ayu Km Candra Pebriani, Ni Luh Putu Purhita Prasasti, Komang Ayu Dewi Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Prof. Dr. Gede Sedanayasa,M.Pd . Purnama, komang Junia Adi Purwanti . Puryanto, Restu Aji Pustika, I Gst. N. Yudha Putra, Agung Kusuma Putra, Agung Kusuma putra, putu gede nangga Putri, Luh Gede Ria Andika Putrini Mahadewi, Luh Putu Putu Aditya Antara Putu Budi Susila . Putu Gede Nangga putra Putu Nanci Riastini Putu Nanci Riastini, Putu Nanci Ratna, Ni Kadek Sanjaya, Gede Edo Wahyu Sanjiwani, Ida Ayu Ulan Nindika Sari, Ni Luh Chintya Seika Ayuni, I.G.A.P. Anggi Seika Ayuni, I.G.A.P. Anggi Sucipta, I Komang Sudirama, Pande Putu Sukadana, I Kadek sukinah, nur Supriyani, Made Dian Tamelab, Hezron Tangkas, Wayan Eka Ardiana Taryunita, Desak Anom UNDIKSHA . Utama, Kadek Santika Wira Utama, Kadek Santika Wira Wahyuni, Luh Tu Selpi Wahyuni, Ni Kadek Dwi Wangi, Ni Nengah Sekar Wayan Eka Ardiana Tangkas Wayan Yogi Wintari . Yasa, Luh Putu Yasmiartini Yoga, I Gede Gustana Yuniasih, Ni Kadek