Claim Missing Document
Check
Articles

Penerapan model pembelajaran cooperative integrated reading and composition (CIRC) untuk meningkatkan kemampuan membaca responsif pada siswa kelas VIII.I SMP Negeri 1 Gerokgak Made Afpri Yantini .; Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 2 No. 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v2i1.4156

Abstract

COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA RESPONSIF PADA SISWA KELAS VIII. I SMP NEGERI 1 GEROKGAK Md. Afpri Yantini, I Nym. Seloka Sudiara, I Md. Astika Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja, Indonesia e-mail: {madeafpriyantini@ymail.com, seloka_sudiara@yahoo.co.id, tulanggadang@yahoo.com}@undiksha.ac.id  Abstrak Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa dalam penerapan model pembelajaran CIRC untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis atau responsif  siswa di kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak, (2) mendeskripsikan meningkatkan kemampuan membaca kritis atau responsif siswa melalui model pembelajaran CIRC pada siswa kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak, dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan model pemebalajaran CIRC untuk meningkatkan kemampuan membaca kritis atau responsif siswa di kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak dan objek yang dikaji adalah aktivitas guru dan siswa siswa selama pembelajaran membaca responsif dengan model pembelajaran CIRC, kemampuan membaca responsif siswa, dan respons siswa terhadap penerapan model pembelajaran CIRC selama pembelajaran membaca responsif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, tes, kuesioner, dan wawancara. Data dianalisis dengan teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan aktivitas guru dan aktivitas siswa dalam pembelajaran membaca responsif dengan menerapkan model pembelajaran CIRC. Hasil belajar yang diperoleh juga meningkat. Skor rerata siswa pratindakan adalah 69,7. Pada siklus I, skor meningkat menjadi 79,8, dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 82,7. Respons siswa yang berkenaan dengan minat, sikap, bakat, motivasi, dan tujuan juga meningkat dari siklus I ke siklus II, yakni dari 45 menjadi 47,02. Peneliti menyarankan agar hasil penelitian ini dapat diterapkan oleh guru bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan membaca responsif siswa model CIRC, membaca responsif, kemampuan membaca siswaKata Kunci : model CIRC, membaca responsif, kemampuan membaca siswa LEARNING MODEL ASSEMBLING OF COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION (CIRC) TO IMPROVE RESPONSIVE READING ABILITY FOR THE STUDENTS VIII. I CLASS SMP NEGERI 1 GEROKGAK Md. Afpri Yantini, I Nym. Seloka Sudiara, I Made Astika. Education major Indonesian Languange and Literature Ganesha Education University Singaraja, Indonesia e-mail: {madeafpriyantini@ymail.com, seloka_sudiara@yahoo.co.id, tulanggadang@yahoo.com}@undiksha.ac.id    Abstract  The purpose of this research are (1) describe the teacher and students’ activity in learning model assembling of CIRC  to improve responsive reading ability for the student’s in VIII. I class SMP Negeri 1 Gerokgak, (2) describe to improve the students’ responsive reading ability through CIRC for the students in VIII. I class SMP Negeri 1 Gerokgak, and (3) describe the students’ response to CIRC learning model to improve their responsive reading ability in VIII. I class SMP Negeri 1 Gerokgak. This research is a class action research. The subject are one of Indonesian teachers and the students in class VIII. I SMP Negeri 1 Gerokgak and the investigated object were the activity of the teacher and students during the learning process of responsive reading by CIRC model, the students’ responsive reading ability, and the students’ response to the learning model assembling of CIRC in responsive reading learning process. The collecting data used observation method, test, questioner, and interview. The data is analysed by quantitative and qualitative data analysis technique. The result of this research shows that there is the improvement of the teacher and students’ activity in learning responsive reading by assembling CIRC model. The result of learning also get the improvement. The average score of the pre test is 69,7. In first cycle, the score becomes 79,8, and then get the improvement in second cycle is 82,7. The students’ response that consider to the interest, attitude, talent, motivation, and the purpose also get the improvement from first cycle to second cycle, that is from 45 to be 47,02. The researcher suggests that the result of this research can be applied by the Indonesian teacher to improve the students responsive reading ability. CIRC model, responsive reading, students reading ability. keyword : CIRC model, responsive reading, students reading ability.
Penerapan Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah dalam Pembelajaran Bermain Peran pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura Nyoman Tri Purnamijayanthi .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4766

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura; (2) mendeskripsikan kendala-kendala yang dihadapi guru saat menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura; dan (3) mendeskripsikan respons siswa terhadap penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran pada siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Amlapura. Objek penelitian ini yaitu penerapan strategi pembelajaan berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi, wawancara, dan angket/kuesioner. Data yang diperoleh dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kedua subjek (guru) telah menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran sesuai dengan sintaks pembelajaran berbasis masalah, yakni (a) orientasi siswa pada masalah (b) mengorganisasikan siswa untuk belajar (c) membimbing penyelidikan individu ataupun kelompok (d) mengembangkan dan menyajikan hasil karya dan (e) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah; (2) kendala-kendala yang dihadapi guru saat menerapkan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran terletak pada aspek guru, peserta didik serta sarana dan prasarana; (3) mengacu pada hasil kuesioner, siswa memberikan respons positif terhadap penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dalam pembelajaran bermain peran yaitu dari 25 siswa (VIIIC), sebanyak 22 orang (88%) memberikan respons positif. Sementara, dari 22 siswa (VIIIH), sebanyak 21 orang (95,44%) memberikan respons positif.Kata Kunci : strategi pembelajaran berbasis masalah, bermain peran This study aims to (1) describe the application of problem-based learning strategies in role play learning in the eighth grade students of SMP Negeri 5 Amlapura; (2) describe the problems that teachers face when implementing problem-based learning strategies in role play learning in the eighth grade students of SMP Negeri 5 Amlapura; and (3) describe the students’ responses to the application of problem-based learning strategies in role play learning in the eighth grade students of SMP Negeri 5 Amlapura. This study used a qualitative and quantitative descriptive research design. The subjects were teachers and students of VIII class SMP Negeri 5 Amlapura. This research object is problem based learning strategy implementation in role play learning. Data collection method is used the method of observation, documentation, interviews, and questionnaires / questionnaire. Data were analyzed by using descriptive analysis of qualitative and quantitative descriptive. The results of this study show that (1) the two subjects (teachers) have to apply problem-based learning strategies in role play learning in accordance with the syntax of problem-based learning, those are (a) the students orientation on the problem (b) organizing students to learn (c) guide the individual or group observation (d) develop and show the work result dan (e) analize and evaluate the problem solving process; (2) the problems faced by teachers in implementing problem-based learning strategies in role play learning lies in the aspects of teachers, learners, and infrastructures; (3) refers to the results of the questionnaire, the students give a positive response to the application of problem-based learning strategies in role play learning those are from the 25 students (VIIIC), 22 people (88%) gave a positive response. Meanwhile, of the 22 students (VIIIH), as many as 21 people (95.44%) gave a positive response.keyword : problem-based learning strategy, role playing
PENGGUNAN MEDIA GAMBAR BERSERI BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERMAIN PERAN DALAM PEMBELAJARAN DRAMA PADA SISWA KELAS XI IPB2 SMA NEGERI 1 SERIRIT Kadek Vera Pratiwi .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.4857

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk (1) mengetahui langkah-langkah penggunaan media gambar berseri berbasis pendekatan saintifik untuk meningkatkan kemampuan bermain peran dalam pembelajaran drama, (2) mengetahui kemampuan siswa dalam bermain peran melalui penggunaan media gambar berseri berbasis pendekatan saintifik dalam pembelajaran drama, dan (3) mengetahui respons siswa terhadap penggunaan media gambar berseri berbasis pendekatan saintifik untuk meningkatkan kemampuan bermain peran dalam pembelajaran bermain drama pada siswa Kelas XI IPB 2 SMA Negeri 1 Seririt. Subjek dalam penelitian adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Seririt yangberjumlah satu kelas (32 orang siswa), dan seorang guru bidang bahasa dan sastra Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK), yang dianalisis dengan rancangan kuantitatif-kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, metode tes, metode angket/ kuesioner, dan metode wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran drama dilaksanan dalam dua siklus, masing-masing siklus dirancang dalam dua kali pertemuan. Pada tindakan siklus I, siswa diberikan materi tentang drama, dan diajak memahami adegan-adegan drama dalam gambar berseri, (2) kemampuan siswa dalam pembelajaran sangat tinggi, yakni siswa mampu memenuhi KKM (kriteria ketuntasan minimal) yang telah ditentukan pihak sekolah, yaitu 75, pada siklus II, dan (3) dalam pembelajaran drama dengan menggunakan gambar berseri berbasis pendekatan saintifik, guru dan siswa mengalami berbagai kendala, antara lain (1) siswa merasa malu saat bermain peran, (2) media gambar berseri yg digunakan masih kurang rinci, dan (3) siswa masih belum memahami cara berdialog dengan baik. Pembelajaran drama dengan media gambar berseri berbasis pendekatan saintik sangat efektif diterapkan dalam pembelajaran. Oleh karena itu, guru bidang bahasa dan sastra Indonesia sudah seharusnya menggunakan media gambar berseri berbasis pendekatan saintifik, guna menunjang materi yang akan disampaikan kepada peserta didik.Kata Kunci : media gambar berseri, pendekatan saintifik, pembelajaran drama This study aimed (1) to know the steps of using series of pictures media based on scientific approach to improve the students’ achievement in acting on drama lesson, (2) to know the students’ achievement in acting through the using series of pictures media based on scientific approach on drama lesson and (3) to know the students’ response on the using of series of pictures media based on scientific approach to improve the students’ achievement in acting on drama lesson of grade XI IPB 2 students of SMA Negeri 1 Seririt. The subject of this study is the students of grade XI of SMA Negeri 1 Seririt which consists of 32 students (1class) and a teacher of Indonesian Language and Literature. This is a classroom based action research which is analyzed by quantitative-qualitative design. The methods of collecting the data are observation, test, questionnaire and interview. The result of the study shows that (1) the drama lesson is conducted in two cycles, each cycle is designed for two meetings. In cycle 1, the students are given a material about drama and asked to understand the acts of a drama based on the series of pictures given, (2) the students’ achievement in learning process are very high, in which the students are able to reach the KKM (students’ passing grade) which is already set by the school that is 75, in cycle 2, and (3) in drama learning process by using series of pictures based on scientific approach, the teacher and the students have some obstacles, those are (1) students are still shy in acting, (2) the series of pictures media that are used is still not detailed yet, and (3) the students still do not understand how doing dialogue well. Learning drama through series of pictures media based on scientific approach is very effective to be conducted in learning process. For that reason, teachers of Indonesian Language and Literature should be using the series of pictures media based on scientific approach in purpose to support the material which will be given to the students. keyword : series of pictures media, scientific approach, drama lesson
Campur Kode pada Guru Bahasa Indonesia Kelas VII di SMP Internasional Doremi Excellent School Denpasar I Gusti Ayu Adhi Pusparini .; Drs. Ida Bagus Sutresna,M.Si. .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5295

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui jenis campur kode pada guru bahasa Indonesia kelas VII di SMP Internasional Doremi Excellent School Denpasar dan (2) mengetahui faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode pada guru bahasa Indonesia kelas VII di SMP Internasional Doremi Excellent School Denpasar. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VII. Objek penelitian adalah campur kode pada guru bahasa Indonesia. Metode pengumpulan data adalah metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jenis campur kode yang muncul pada tuturan guru bahasa Indonesia kelas VII di SMP Internasional Doremi Excellent School Denpasar yaitu campur kode ke luar dan campur kode ke dalam. Faktor yang menyebabkan terjadinya campur kode pada guru bahasa Indonesia kelas VII di Internasional Doremi Excellent School Denpasar yaitu (1) faktor peserta wicara, meliputi faktor keinginan penutur untuk menyanjung lawan bicara atau orang yang dijadikan sasaran pembicaraan, faktor keinginan penutur untuk menjelaskan, dan faktor kebiasaan penutur, (2) faktor topik atau pokok pembicaraan, meliputi faktor bahasa Indonesia yang tidak memiliki kosakata seperti unsur-unsur lain dan faktor kesederhanaan struktur bahasa lain.Kata Kunci : kode, campur kode, guru bahasa Indonesia The purposes of this study are (1) determine the type of code-mixing in Indonesian teacher in junior class VII International School Doremi Excellent Denpasar and (2) determine the factors that caused the code-mixing in Indonesian teacher in junior class VII International Doremi Excellent School Denpasar. This research used a qualitative descriptive design. The subjects were teachers Indonesian International junior class VII. The object of the research is code-mixing of Indonesian teachers. The method used to collect data is the method of observation and interview. These results indicate that this type of mixed code that appears on the speech Indonesian teacher in junior class VII International School Doremi Excellent Denpasar, outher code mixing and inner code mixing. The factors that caused the code-mixing in Indonesian teacher in class VII International School Doremi Excellent Denpasar, namely (1) the factors of speech participants, these aspects include factors speakers desire to flatter the other person or people who were targeted talks, speakers desire to explain the factors, and factors speakers habits, (2) factors topic or subject, these aspects include factors Indonesian who do not have a vocabulary like other elements, and the simplicity of the structure of a language other factors.keyword : code, code-mixing, teachers Indonesian
ANALISIS DEIKSIS CERPEN SISWA KELAS XI SMK NEGERI 2 SINGARAJA Dewa Ayu Sri Puspayanti .; Prof. Dr. I Nengah Martha,M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5298

Abstract

Penelitian deskriptif ini bertujuan (1) mendeskripsikan jenis-jenis deiksis yang ada pada cerpen siswa kelas XI SMK Negeri 2 Singaraja, (2) mendeskripsikan penggunaan deiksis yang ada pada cerpen siswa kelas XI SMK Negeri 2 Singaraja. Subjek dalam penelitian ini adalah cerpen siswa kelas XI SMK Negeri 2 Singaraja yang berjumlah sebanyak 35 cerpen. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah (1) dalam cerpen siswa kelas XI SMK Negeri 2 Singaraja terdapat penggunaan deiksis berupa deiksis persona, deiksis tempat dan ruang, deiksis waktu, deiksis wacana, dan deiksis sosial. Deiksis yang paling banyak ditemukan adalah deiksis persona, yaitu sebanyak 151 deiksis. Deiksis persona yang paling banyak digunakan berupa penggunaan kata aku dan kamu. Dalam penelitian ini juga ditemukan penggunaan deiksis yang bukan berasal dari bahasa Indonesia seperti penggunaan kata gue dan loe yang merupakan kata yang berasal dari bahasa daerah (Betawi). (2) dalam hal penggunaannya, terdapat penggunaan deiksis morfem, deiksis kata, dan deiksis frasa. Kesalahan terjadi pada kesalahan penggunaan deiksis persona pertama jamak yaitu, penggunaan kata kita yang disejajarkan dengan penggunaan kata kami. Padahal kedua kata ini memiliki makna dan penggunaan yang berbeda. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi umpan balik bagi guru bahasa Indonesia dalam memperhatikan penggunaan deiksis siswa. Kata Kunci : Analisis deiksis, cerpen, siswa SMK This descriptive research aimed to (1) describe kinds of deixis in short story for eleventh grade students in SMK Negeri 2 Singaraja, (2) describe the use of deixis in short story for eleventh grade students in SMK Negeri 2 Singaraja. The subject of this study was short story of eleventh grade students in SMK Negeri 2 singaraja which included 35short stories. The method of data collection used was documenting technique. The data was analyzed with descriptive qualitative technique. The present study resulted (1) short stories of eleventh grade students in smkn 2 singaraja found persona deixis, place and setting deixis, time deixis, dicourse deixis, and social deixis. The most found deixis was persona deixis which were 151 deixis. The most used persona deixis were words aku dan kamu. In this study, it was also found deixis which was not from Bahasa Indonesia such as words gue dan loe , both were came from Betawi language. (2) in the matter of use, there were found the use of morpheme deixis, word deixis, and phrase deixis. The error happened in the use of plural persona deixis which was the word kita which was in libe with word kami. Even though, both words had different meaning and usage. The result of this study was expected become feedback for Bahasa Indonesia teacher in monitoring the deixis use by students. keyword : Analysis deixis, short story, student of SMK
Implementasi Keterampilan Menjelaskan oleh Guru Bahasa Indonesia Kelas XI di SMA Negeri se-Kota Singaraja dalam Pembelajaran Menulis Naskah Drama berdasarkan Pengalaman Pribadi Ketut Desnaria .; I Nyoman Yasa, S.Pd., M.A. .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5301

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan perencanaan guru bahasa Indonesia kelas XI SMA di Negeri se-Kota Singaraja dalam pembelajaran menulis naskah drama berdasarkan pengalaman pribadi, (2) mendeskripsikan implementasi keterampilan menjelaskan guru bahasa Indonesia, dan (3) mendeskripsikan kendala yang dihadapi guru bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia. Objek penelitian ini adalah perencanaan, implementasi, dan kendala guru dalam keterampilan menjelaskan. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) hal-hal yang dipersiapkan guru dalam merencanakan keterampilan menjelaskan adalah silabus dan RPP, (2) implementasi keterampilan menjelaskan guru bahasa sudah tergolong baik, dan (3) kendala yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan keterampilan menjelaskan adalah kurangnya minat dan perhatian siswa, kondisi fisik guru, dan sumber belajar yang terbatas.Kata Kunci : keterampilan menjelaskan, guru bahasa Indonesia, menulis naskah drama, dan pengalaman pribadi The purposed of this research are (1) to describe bahasa Indonesia teachers plan at the grade of the 11th senior high school student in Singaraja in the study of writing drama script based on their own experience, (2) to describe the implementation of their explaining skill, and (3) to describe difficulty which is faced by bahasa Indonesia teachers. This research use descriptive qualitative observation method. Subject in this research is bahasa Indonesia teachers. Object in this research are plan, implementation, and difficulty teachers in explaining skill. The methods of collecting data which are used are observation, interview, and documentation. Data is analyzed by using descriptive qualitative analysis. The results of this research are to show (1) things which are prepared in planning about explaining skill is syllabus and lesson plan, (2) the implementation of bahasa Indonesia teachers skill which is categorized good, (3) the difficulty which is faced is the lack of students desire and attention, condition of teachers physically, and the lack of facilities.keyword : explaining skill, bahasa Indonesia teachers, drama script, self-experience
PEMBINAAN DAN MANAJEMEN PRODUKSI MAJALAH SEKOLAH PADA EKSTRAKULIKULER JURNALISTIK DI SMA NEGERI 4 SINGARAJA I Gede Gita Wiastra .; Drs. I Wayan Rasna,M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) teknik membina penerbitan majalah sekolah pada ekstrakulikuler jurnalistik di SMA Negeri 4 Singaraja dan (2) manajemen produksi majalah sekolah pada ekstrakulikuler jurnalistik di SMA Negeri 4 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pembina dan tim redaksi majalah Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja. Objek penelitian ini adalah pembinaan dan manajemen produksi majalah sekolah. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melaui metode observasi dan wawancara untuk teknik membina penerbitan majalah sekolah. Data mengenai manajemen produksi majalah sekolah dikumpulkan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) teknik yang digunakan dalam membina penerbitan majalah Kharisma, yaitu tanya jawab, tes, diskusi, penugasan, bimbingan, dan motivasi dan (2) manajemen produksi majalah Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja dapat dilihat dari fungsi-fungsi manajemen, yaitu perencanaan ditemukan adanya program kerja dan perencanaan isi majalah. Pada fungsi pengorganisasian ditemukan sistem perekrutan anggota dan sumber dana penerbitan. Fungsi pelaksanaan berjalan tidak sesuai perencanaan. Fugsi pengestafan dilakukan dengan pelatihan-pelatihan dan fungsi pengawasan kurang maksimal karena tidak dilakukan secara intens. Simpulan penelitian ini adalah (1) selain teknik motivasi, seluruh teknik yang digunakan oleh pembina di atas sangat tepat karena sesuai dengan karakteristik pembinaan yang dilaksanakan dan (2) manajemen produksi majalah Kharisma kurang baik karena pelaksanaan tidak sesuai dengan perencanaan yang disebabkan oleh kurang ketatnya pengawasan, walaupun dari segi perencanaan, pengorganisasi, dan pengestafan dijalankan dengan baik. Saran atas pelaksanaan penelitian ini adalah fungsi rekreatif ekstrakulikuler lebih dimaksimalkan agar siswa senang mengikuti kegiatan.Kata Kunci : pembinaan jurnalistik, manajemen majalah, ekstrakulikuler The objectives of this study were to describe (1) the technique of teaching the school magazine publication in journalism extracurricular at SMA Negeri 4 Singaraja and (2) the management of school magazine production in journalism extracurricular at SMA Negeri 4 Singaraja. This study used descriptive qualitative research design. The subjects of this study were the instructor and the editor team of Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja magazine. The objects of this study were the coaching and the production management of the school magazine. The data in this research were collected through the method of observation, interview, and documentation with the instruments of observation guideline / field note and recording device. The results of this study were divided into two categories. First, the techniques used in teaching the publication of Kharisma SMA Negeri 4 Singaraja magazine, answers and questions technique, test technique, discussion technique, assignment technique, guidance technique, and motivation technique. Secondly, Kharisma magazine production management SMA Negeri 4 Singaraja can be seen from management functions, namely (1) planning, discovered the existence of the work program and planning of contents, (2) organizing, discovered systems and resources recruitment publication, (3) the implementation of the plan not run well, (4) staffing done with training, and (5) the supervision not maximum because of the less concentration of editorial leadership.The conclusions of this study are (1) in addition to motivational techniques, all techniques used by the coach in the beggining already right because according to the characteristics in places and (2) production management Kharisma magazine is not good because the implementation is not in accordance with the plan due to lack of strict supervision, although in terms of planning, organizing, and staffing run well. Suggestions for the implementation of this research is more extracurricular recreational function is maximized so that students enjoy participating in activities. The conclusions of this study are (1) in addition to motivational techniques, all techniques used by the builder at the very top of the right because according to the characteristics of the guidance is implemented and (2) production management Charisma magazine is not good because the implementation is not in accordance with the plan due to lack of strict supervision , although in terms of planning, organizing, and pengestafan run. Suggestions for the implementation of this research is more extracurricular recreational function is maximized so that students enjoy participating in activities.keyword : journalism coaching, magazine management, extracurricular
AKTIVITAS DAN PRODUK JURNALISTIK SISWA SMA NEGERI 2 SEMARAPURA Desak Nyoman Siti Ariani .; Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.5684

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji (1) keberadaan aktivitas jurnalistik siswa SMA Negeri 2 Semarapura, (2) produk-produk jurnalistik siswa SMA Negeri 2 Semarapura dan (3) sumbangan aktivitas jurnalistik bagi kegiatan pendidikan di SMA Negeri 2 Semarapura. Penelitian ini menggunakan metode observasi yang difokuskan pada keberadaan aktivitas jurnalistik dan metode dokumentasi untuk mengetahui bagaimana produk-produk jurnalistik SMA Negeri 2 Semarapura. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kulitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) keberadaan aktivitas jurnalistik siswa SMA Negeri 2 Semarapura dilaksanakan berdasarkan program kegitan ekstrakurikuler jurnalistik yang dirancang oleh pembina ekstrakurikuer jurnalistik sekaligus Guru Fisika. (2) Produk jurnalistik yang dihasilkan oleh anggota Smart yaitu berupa majalah sekolah, video reportase, film pendek dan foto. (3) Aktivitas jurnalistik siswa SMA Negeri 2 Semarapura mampu memberikan sumbangan bagi kegiatan pendidikan, yaitu turut mengharumkan nama sekolah karena dari tahun 2010 hingga 2015 tim jurnalistik SMA Negeri 2 Semarapura telah berhasil memenangkan lomba sebanyak 71 kali. Selain prestasi dibidang jurnalistik anggota Smart juga berprestasi di kelasnya masing-masing. Kata Kunci : Kata kunci: aktivitas jurnaistik, produk jurnalistik, ekstrakurikuler This study aims to assess (1) the existence of the activity of journalism students of SMAN 2 Semarapura, (2) the products of journalism students of SMAN 2 Semarapura and (3) the contribution of journalistic activity for educational activities at SMAN 2 Semarapura. This study uses the method of observation that is focused on the existence of journalistic activity and methods of documentation to determine how the products of journalism SMAN 2 Semarapura. Data were analyzed using descriptive qualitative techniques. Results of this study were (1) the existence of journalistic activity 2 Semarapura State high school students conducted by journalism extracurricular activity program designed by the builder ekstrakurikuer journalism as well as Professor of Physics. (2) Product journalism produced by Smart members in the form of the school magazine, video reportage, short films and photographs. (3) Activities journalism student SMAN 2 Semarapura capable of contributing to the educational activities, which is also the name of the school because from 2010 to 2015 journalism team SMAN 2 Semarapura has managed to win the race as much as 71 times. In addition to achievements in the field of journalism Smart members also excel in their respective class.keyword : Keywords: jurnaistik activity, the products of journalism, extracurricular
Penggunaan Film Pendek untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Cerpen Kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak Komang Ayu Agustina .; Drs.Gde Artawan,M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6255

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan film pendek sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak; (2) hasil penggunaan film pendek sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak; (3) respons siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak dalam pembelajaran menulis cerpen dengan menggunakan film pendek. Penelitian ini terdiri atas dua siklus. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX A SMP Negeri 1 Gerokgak yang berjumlah 40 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, tes, dan kuesioner. Data yang diperoleh dari metode tes dan metode kuesioner dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan film pendek dapat meningkatkan kemampuan menulis cerpen siswa. Peningkatan skor rata-rata keterampilan menulis cerpen sebesar 3,40, yaitu dari rata-rata 77,30 menjadi 80,70. Hasil respons siswa sangat positif, ini dapat dilihat dari 40 orang siswa yang mengisi kuesioner, 32 atau 80% siswa memberikan respons sangat positif, 8 atau 20% siswa memberikan respons positif, dan tidak ada siswa yang memberikan respons cukup positif, kurang positif, dan sangat kurang positif terhadap penggunaan film pendek untuk meningkatkan kemampuan menulis cerpen. Kata Kunci : film pendek, menulis cerpen This study aims to describe (1) the steps of learning to write short stories by using the short film as an effort to improve the ability to write short stories A class IX students of SMP Negeri 1 Gerokgak; (2) the results of the use of the short film as an effort to improve the ability to write short stories A class IX students of SMP Negeri 1 Gerokgak; (3) A respons class IX students of SMP Negeri 1 Gerokgak in learning to write short stories using short film. This study consisted of two cycles. The subject were students of class IX A SMP Negeri 1 Gerokgak totalling 40 people. Data collection method used in this research is the method of observation, tests and questionnaires. The data obtained from the test methods and methods questionnaires were analyzed with descriptive qualitative and quantitative techniques. Results of this study indicate that the use of short film can improve students’ ability to write short stories. An increase in the average score of 3.40 short story writing skills, ie an average of 77.30 into 80.70. Results of a student’s response is very positive, it can be seen from the 40 students who filled out a questionnaire, 32 or 80% student responded very positively, 8 or 20% of students gave positive response, and no student is responding quite positive, less positive, and very less positive towards the use of short film to improve the ability to write short stories.keyword : short film, write short stories
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI GURU BAHASA INDONESIA DALAM PEMBELAJARAN TEKS PROSEDUR PADA SISWA KELAS VIII A1 SMP NEGERI 3 SAWAN Komang Wiwik Kristiani .; Dra. Sang Ayu Putu Sriasih,M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6601

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) langkah-langkah penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur siswa kelas VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan, (2) hasil belajar siswa terhadap penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur siswa kelas VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan, dan (3) respons siswa terhadap penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur siswa kelas VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII A1 dan guru bahasa Indonesia yang mengajar di kelas VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. Objek penelitian adalah penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode observasi, dokumentasi, tes, dan angket/kuesioner. Data dianalisis dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan (1) langkah-langkah penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur terdiri atas tiga tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Dalam setiap tahapan, guru sudah memenuhi standar pelaksanaan pembelajaran yang ditentukan. Keberhasilan tersebut dapat diperhatikan dari terpenuhinya keseluruhan sintak atau prosedur standar penyusunan langkah pembelajaran dengan metode demonstrasi. (2) hasil belajar siswa terhadap penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur tergolong tuntas. Keberhasilan tersebut dilihati dari jumlah siswa yang kebanyakan mendapat nilai di atas KKM. (3) respons siswa terhadap penerapan metode demonstrasi guru bahasa Indonesia dalam pembelajaran teks prosedur sebagian besar menyampaikan bahwa mereka senang. Kata Kunci : pembelajaran, metode demonstrasi, teks prosedur This research aims to describes (1) the steps of demonstration method implementation of Indonesian language teacher in the procedure text learning of students VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan, (2) students learning outcomes to the demonstration method implementation of Indonesian language teacher in the procedure text learning of students VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan, and (3) student’s response to the implementation of demonstration method of teacher in the procedure text learning of students VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. The Subject in this research are students of VIII A1 and the Indonesian language teacher who tought the students of VIII A1 SMP Negeri 3 Sawan. The object is implementation of the demonstration method of the Indonesia language teacher in the procedure text learning. The data collection method that used was observation method, documention method, testing, and questionnaires. Data is were analyzed with descriptive qualitative data analysis techniques. The results showed (1) the steps of demonstration method implementation of Indonesia language teacher in the procedure text learning consists of three stages, it is planning, implementation, and assessment. In each stage, the teacher has filled the practice standards of learning that determined. The success can be noticed from the fulfillment of the overall syntax or standard procedure preparation of learning step with demonstration method. (2) students learning outcomes to the demonstration method implementation of Indonesian language teacher in the procedure text learning classified as complete. The success can be seen from the number of students who mostly got score above KKM. (3) student’s response to the implementation of demonstration method of teacher in the procedure text learning most of them convied that they were pleased. keyword : learning, demonstration method, procedure text
Co-Authors ., A.A. Sagung Putri Pramestiswari ., Anak Agung Elva Surya Dewi ., Desi Nurani Sari Ni Kadek ., Holifatul Hasanah ., I Gst Ayu Candra Puspita Dewi ., Ketut Adi Bawana ., Made Afpri Yantini ., Ni Luh Krisna ., Ni Made Supantini A.A. Sagung Putri Pramestiswari . Aisyaturradhiah . Ana Rohana . Anak Agung Elva Surya Dewi . Desak Nyoman Siti Ariani . Desak Nyoman Siti Ariani ., Desak Nyoman Siti Ariani Desi Nurani Sari Ni Kadek . Dewa Ayu Sri Puspayanti . Dewa Ayu Sri Puspayanti ., Dewa Ayu Sri Puspayanti Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd . Fitriani, Kadek Ayu Gde Artawan Gede Gunatama Holifatul Hasanah . I Dewa Gede Budi Utama I G N Nitya Santhiarsa I Gede Gita Wiastra . I Gede Gita Wiastra ., I Gede Gita Wiastra I Gede Nurjaya I Gst Ayu Candra Puspita Dewi . I Gusti Ayu Adhi Pusparini . I Gusti Ayu Adhi Pusparini ., I Gusti Ayu Adhi Pusparini I Gusti Komang Dwijana I Nengah Martha I Nyoman Yasa I Wayan Artika I Wayan Wendra Ida Agung Ayu Mila Pradnyani . Ida Ayu Putu Indah Komala Dewi Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd . Ida Bagus Sutresna IGP Agus Suryawan IK Suarsana Indragani, Kadek Dewi Purnama Kadek Rihendra Dantes Kadek Vera Pratiwi . Ketut Adi Bawana . Ketut Desnaria . Ketut Desnaria ., Ketut Desnaria Komang Ayu Agustina . Komang Ayu Agustina ., Komang Ayu Agustina Komang Wiwik Kristiani . Komang Wiwik Kristiani ., Komang Wiwik Kristiani Luh Putu Onny Andriyani . M.Pd Drs. I Nyoman Seloka Sudiara . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . M.Pd S.S. Ida Bagus Rai . Made Afpri Yantini . MADE DIAN AYU MURYANTINI . Murtiningrum, Diah Ayu NI GST. AYU KETUT SARI WAHINI . NI GST. AYU KETUT SARI WAHINI ., NI GST. AYU KETUT SARI WAHINI Ni Kadek Ima Suryani . Ni Luh Gede Wahyuni Lestari . Ni Luh Krisna . Ni Made Novalia Pramita Sari . Ni Made Novalia Pramita Sari ., Ni Made Novalia Pramita Sari Ni Made Supantini . Ni Wayan Harik Wahyuni . Ni Wayan Harik Wahyuni ., Ni Wayan Harik Wahyuni Nyoman Tri Purnamijayanthi . Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Putu Dian Pratiwi . Putu Lokantara Sang Ayu Putu Sriasih Siti Lutfiyah . Siti Lutfiyah ., Siti Lutfiyah Tantri, Ade Asih Susiari Widyatnyana, Kadek Nara Wisnu, I Wayan Gede