Claim Missing Document
Check
Articles

*Implementasi Pendekatan Saintifik pada Pembelajaran Teks Diskusi Siswa Kelas VIII di SMP Negeri 4 Singaraja Siti Lutfiyah .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v3i1.6757

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan (1) implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja, (2) hambatan-hambatan implementasi pendekatan saintifik pada teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Subjek penelitian ini adalah guru yang mengajar kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Objek penelitian ini adalah implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja, hambatan-hambatan implementasi pendekatan saintifik pada teks diskusi siswa kelas VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) implementasi pendekatan saintifik pada pembelajaran teks diskusi melalui beberapa tahap yaitu mengamati, menanya, mengumpulkan data, mencoba dan mengomunikasikan, dari kelima tahapan pendekatan saintifik tersebut tahapan mengumpulkan informasi dan mengolah informasi/mengasosiasikan tidak maksimal diterapkan oleh guru. (2) hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam mengimplementasikan pendekatan saintifik tahap mengumpulkan informasi yakni kurangnya fasilitas yang memadai bagi siswa membuat siswa hanya mengandalkan fasilitas yang ada. Siswa hanya dapat mengandalkan pengetahuan mereka melalui buku paket siswa yang sudah disediakan. Hambatan tahap mengolah informasi juga dialami guru saat guru telah menjelaskan kepada siswa tentang tugas yang akan mereka kerjakan, masih banyak siswa yang bertanya dan hal tersebut membuat guru berulang kali menjelaskan. Kurangnya informasi dan sosialisasi tentang pendekatan saintifik, rendahnya keterampilan guru mengelola pembelajaran teks diskusi dengan penerapan pendekatan saintifik. Karakteristik dan kemampuan siswa yang berbeda sehingga, menyulitkan guru dalam mengimplementasikan pendekatan saintifik. Kata Kunci : pendekatan saintifik, Kurikulum 2013 pembelajaran teks diskusi *This research aims to describe (1) implementation of the scientific approach to the study of the text of the discussion grade VIII SMP Negeri 4 Singaraja, (2) barriers implementation of scientific approach on the text of the discussion grade VIII SMP Negeri 4 Singaraja. The subject of this research is the teacher who teaches the class VIII SMP Negeri 4 Singaraja. The object of this research is a scientific approach to the study of the implementation of the text of the discussion grade VIII SMP Negeri Singaraja, 4 barriers implementation of scientific approach on the text of the discussion grade VIII SMP Negeri 4 Singaraja. Data collection methods used in this research is a method of observation, and interviews. The data were analyzed using descriptive qualitative techniques. The results of this research indicate (1) the implementation of a scientific approach to the study of the text of the discussion through several stages, namely to observe, ask yourself, collect data, try and communicating, from the fifth stage of the stages of a scientific approach to information gathering and processing information/associate not optimally applied by teachers. (2) obstacles faced by teachers in implementing the scientific approach to information gathering stage of the lack of adequate facilities for the students to make students only rely on existing facilities. Students can only rely on their knowledge through the books that you have prepared students Pack. The resistance stage of processing the information also experienced teacher when the teacher has explained to the students about the task they are working on, there are still many students asked and this makes the teacher repeatedly explained. Lack of information and the dissemination of scientific approach, low skill teachers manage learning text discussion with the application of the scientific approach. The characteristics and capabilities of the different students so that, difficult teachers in implementing the scientific approach. keyword : *Curriculum, scientific approach to 2013 text learning discussion
PELAKSANAAN KEGIATAN EKSTRAKURIKULER APRESIASI SASTRA DI SMP NEGERI 3 SINGARAJA I Gst Ayu Candra Puspita Dewi .; I Made Astika, S.Pd. .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 4 No. 2 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v4i2.8083

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) perencanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja, (2) pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja, dan (3) kendala yang dihadapi dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah pembina dan siswa yang terlibat dalam ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja. Objek penelitian ini adalah pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra. Data mengenai perencanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra diperoleh melalui metode dokumentasi dan wawancara. Data mengenai pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra diperoleh melalui metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Data mengenai kendala dalam melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra diperoleh melalui metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini adalah (1) perencanaan yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan esktrakurikuler berbentuk program kerja. Hal-hal yang direncanakan dalam program kerja, yaitu bentuk-bentuk kegiatan, tempat, sarana, dan waktu pelaksanaan, (2) pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra dilakukan dengan lima bentuk kegiatan apresiasi, yaitu membaca puisi, membaca dongeng, menulis puisi, musikalisasi puisi, dan drama, (3) kendala yang dihadapi pembina dalam melaksanakan kegiatan apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja, yakni memilih bentuk-bentuk kegiatan dan melaksanakan beberapa kegiatan, seperti membaca dongeng, menulis puisi, musikalisasi puisi, dan drama. Hal itu dikarenakan keterbatasan pengetahuan pembina dalam membimbing bentuk-bentuk apresiasi sastra tersebut. Secara umum, pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler apresiasi sastra di SMP Negeri 3 Singaraja belum berjalan maksimal karena dari lima kegiatan, hanya satu kegiatan yang terlaksana dengan baik, yaitu membaca puisi.Kata Kunci : apresiasi, sastra, ekstrakurikuler This study aimed to describe: (1) planning extracurricular activity literary appreciation in SMP N 3 Singaraja, (2) the implementation of the extracurricular activities literary appreciation in SMP N 3 Singaraja, and (3) constraints in literary appreciation activities in SMP N 3 Singaraja. This study used a qualitative descriptive design. The subjects were coaches and students involved in extracurricular literary appreciation in SMP N 3 Singaraja. The object of this research was the implementation of extracurricular activities appreciation of literature. Data was collected by observation, interviews, and documentation methods. The results of this study are: (1) the planning used in the implementation of extracurricular activities was in the form of work program. Things were planned in work program namely, literary appreciation extracurricular activities, places, facilities and timing of implementation, (2) the implementation of extracurricular activities literary appreciation was done with five activity forms of appreciation those are, reading poetry, reading fairy tales, poetry writing, poems musical and drama, (3) constraints faced by supervisors in conducting literature appreciation in SMP N 3 Singaraja are choosing other forms of literature appreciation activities and carry out several activities, such as reading stories, writing poetry, m. It was due to the limited knowledge of coaches in guiding the forms of literary appreciation. In general, the implementation of extracurricular activities literary appreciation in SMP N 3 Singaraja not running optimally because of the five activities, only one activity that is performing well, the reading of poetry.keyword : appreciation, literature, extracurricular
Proses Produksi Pementasan Drama Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar Ketut Adi Bawana .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 6 No. 1 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v6i1.9426

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses produksi pementasan drama Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar dan kendala-kendala yang dialami dalam proses produksi pementasan drama Teater Angin tersebut. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini adalah Teater Angin SMA Negeri 1 Denpasar. Objek penelitian ini adalah proses produksi pementasan drama. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil temuan dalam penelitian ini adalah proses produksi pementasan drama Teater Angin dibagi menjadi tiga tahap, yaitu tahap persiapan, tahap latihan, dan tahap pementasan. Tahap persiapan dalam proses produksi pementasan drama Teater Angin yaitu pemilihan tim produksi, pemilihan naskah, pemilihan pemain, dan merekam dubbing. Tahap latihan dalam proses produksi pementasan drama Teater Angin yaitu latihan vokal, latihan akting, panggung dekorasi, pencahayaan, busana rias, publikasi atau promosi. Tahap pementasan yang dilakukan Teater Angin dalam produksi pementasan drama yaitu, geladi bersih dan pentas. Dalam memproduksi pementasan drama Teater Angin mengalami beberapa kendala, yaitu tidak ada tempat khusus yang dapat digunakan untuk latihan, cuaca saat latihan tidak mendukung, anggota atau pemain tidak disiplin saat menghadiri latihan, naskah yang dibuat penyelesaiannya terlambat, dan perekaman dubbing mengalami keterlambatan.Kata Kunci : proses produksi, pementasan drama, teater angin This study aimed to describe the production process of drama staging of Teater Angin SMAN 1 Denpasar and the constraints of experienced in the production process of drama staging Teater Angin. This research is used by a qualitative descriptive plan. This research subject is Teater Angin SMAN 1 Denpasar. The object of this research is the production process of drama staging. The data in this research was collected through observation, interview, and documentation. The result of this research is the production process of Teater Angin drama staging is divided into three stages, namely the preparation stage, the exercise stage, and the performances stages. The preparation stage in the production process of Teater Angin drama staging drama production selection team, the selection of texts, selection of players, and recording dubbing. The exercise stage in the production process of Teater Angin drama stage is vocal practice, acting practice, decoration stage, lighting, make-up fashion, publicity or promotion. The Teater Angin staging conducted in the production of drama performance which rehearsals and performances. The theater production in the Teater Angin having some problems, that haven’t special place which can be used to practice, the weather doesn’t support practice, members or players are not disciplined while attending the rehearsal, late of script solution, recording and dubbing has been delayedkeyword : the production process, staging drama, teater angin
DRAMAWAN PUTU SATRIA KUSUMA DAN KONTRIBUSINYA TERHADAP PERKEMBANGAN TEATER ILALANG SMA LAB UNDIKSHA SINGARAJA Desi Nurani Sari Ni Kadek .; I Made Astika, S.Pd. .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11571

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengkaji (1) proses kreatif Putu Satria Kusuma dan (2) kontribusi Putu Satria Kusuma terhadap perkembangan Teater Ilalang di SMA Lab Undiksha. Penelitian inii menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah Putu Satria Kusuma. Objek penelitian adalah kontribusi Putu Satria Kusuma terhadap perkembangan Teater Ilalang SMA Lab Undiksha Singaraja yang dibina. Data dikumpulkan melaui metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini adalah (1) proses kreatif Putu Satria Kusuma dipengaruhi oleh beberapa hal, masa kecil, pendidikan, dunia kerja, dan tempat berproses (2) kontribusi Putu Satria Kusuma terhadap perkembangan Teater Ilalang dapat dilihat dari proses pembinaan, manajemen produksi, dan bentuk pementasan. Kata Kunci : Kata kunci: proses kreatif, teater, dramawan ABSTRACT This study aims to examine (1) the creative process of Putu Satria Kusuma and (2) Putu Satria Kusuma contribution to the development of Ilalang Theater at Undiksha Lab High School. This research uses qualitative descriptive design. The subject of research is Putu Satria Kusuma. The object of this research is Putu Satria Kusuma's contribution to the Ilalang Theater at SMA Lab Undiksha Singaraja. Data were collected through observation, interview and documentation methods. The result of this research is (1) Putu Satria Kusuma's creative process is influenced by several things, childhood, education, work world, and place of process. (2) Putu Satria Kusuma contribution to the development of Ilalang Theater can be seen from the process of coaching, production management, staging. keyword : Keywords: creative process, theater, playwright
Pengintegrasian Sikap Spiritual dan Sikap Sosial dalam Pembelajaran Teks Ulasan Film/Drama dalam Pembelajaran Teks Ulasan Film/Drama di Kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Singaraja Holifatul Hasanah .; Drs.I Gede Nurjaya,M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11579

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis (1) pengintegrasian sikap spiritual dan sosial dalam perencanaan pembelajaran, (2) pengintegrasian sikap spiritual dan sosial dalam pelaksanaan pembelajaran, dan (3) hambatan yang dihadapi guru dalam mengintegrasikan sikap spiritual dan sosial dalam pembelajaran teks ulasan film/drama. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru bahasa Indonesia di kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Singaraja. Data dikumpulkan dengan metode dokumentasi, observasi, dan wawancara. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif dengan menggunakan prosedur, (1) identifikasi data, (2) penyajian data, dan (3) penarikan simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pengintegrasian sikap spiritual dan sosial dalam perencanaan pembelajaran terletak pada komponen tujuan, langkah-langkah pembelajaran, dan penilaian hasil belajar, (2) pengintegrasian sikap spiritual dan sosial dalam pelaksanaan pembelajaran dilaksanakan dengan cara interaksi guru dengan siswa, dan interaksi siswa dengan siswa, (3) hambatan yang dihadapi oleh guru dalam mengintegrasikan sikap spiritual dan sosial, yaitu (a) kesulitan menentukan indikator sikap spiritual dan sosial, (b) kesulitan mengatur waktu, dan (c) kesulitan menghadapi karakter siswa yang berbeda-beda.Kata Kunci : pengintegrasian, sikap, spiritual, sosial, pembelajaran The aim of this study is to analyze (1) the integration of spiritual and social attitudes in learning plan, (2) integration of spiritual and social attitudes in the implementation of learning, and (3) teacher’ obstacles in the implementation of spiritual and social attitudes in learning of film / drama review text. This research used descriptive qualitative design. The subject of the research was Indonesian teacher in class XI MIPA at SMA Negeri 3 Singaraja. The data was collected by using documentation, observation, and interview method. The data analyzed using descriptive technique which used several procedures, namely (1) identification, (2) presentation, and (3) conclusion. The results of the research show that (1) the integration of spiritual and social attitudes in learning plan focuses on the objective component, learning procedures, and evaluation of the learning outcomes, (2) the integration of spiritual and social attitudes in the implementation of learning through the interaction between teacher-students and among the students.(3) the obstacles facing by the teacher in the implementation of spiritual and social attitudes are (a) difficulty in determining indicators of spiritual and social attitudes, (b) difficulty in managing time, and (c) difficulty in dealing with students diversity.keyword : integration, attitude, spiritual, social, learning
PEMBELAJARAN MEMPRODUKSI TEKS DRAMA DI KELAS XI IPA 9 SMA NEGERI 5 DENPASAR Anak Agung Elva Surya Dewi .; I Made Astika, S.Pd. .; Drs.I Wayan Artika,S.Pd,M.Hum .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11594

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) perencanaan pembelajaran memproduksi teks drama, (2) pelaksanaan pembelajaran memproduksi teks drama, (3) evaluasi pembelajaran memproduksi teks drama, (4) kendala-kendala yang dihadapi guru dalam pembelajaran memproduksi teks drama. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran bahasa Indonesia yang mengajar di kelas XI IPA 9 SMA Negeri 5 Denpasar. Objek penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan kendala-kendala dalam pembelajaran memproduksi teks drama. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, dokumentasi, dan observasi. Analisis data dalam penelitian ini mencakup tiga hal, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) perencanaan pembelajaran yang dibuat oleh guru berbentuk RPP sudah sesuai dengan pedoman yang tertera dalam salinan lampiran Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013, meliputi identitas RPP, kompetensi inti (KI), kompetensi dasar (KD), indikator, tujuan, materi pembelajaran, metode pembelajaran, media, alat, sumber belajar, kegiatan pembelajaran, dan penilian; (2) Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru sudah sesuai dengan langkah-langkah kegiatan yang tertera dalam RPP, meliputi pendahuluan, inti, dan penutup; (3) Evaluasi pembelajaran yang dilakukan oleh guru, meliputi tiga ranah, yaitu sikap, pengetahuan, dan keterampilan dengan menggunakan metode penilaian observasi, penugasan, tes lisan, dan penilaian presentasi; (4) Kendala yang dialami guru dalam pembelajaran, yaitu kesulitan dalam memberi contoh ketika memainkan karakter yang bertolak belakang, sulitnya mencari topik yang tepat, keterbatasan buku penunjang, membuat pembelajaran bahasa Indonesia khususnya memproduksi teks drama menjadi pembelajaran yang menyenangkan, dan yang terakhir sulitnya memberikan motivasi belajar.Kata Kunci : pembelajaran, memproduksi, teks drama, kurikulum 2013 This study was aimed to describe (1) the lesson plan of drama text production learning, (2) the implementation of drama text production learning, (3) the evaluation in drama text production learning, (4) the obstacles faced by the teacher in drama text production learning. The design of this study was descriptive qualitative. The subject of this study was Indonesia teacher teaching in the eleventh grade students of Science nine at SMA Negeri 5 Denpasar. The object of this study was the planning, implementation, evaluation, and obstacles in learning drama text production. The data was collected through interview, documentation, and observation. The data was analysed by using data reduction, data presentation, and drawing conclusion. Based on the result of research, it can be concluded that (1) the lesson plan which was made by the teacher in drama text production learning has been appropriate with Salinan Lampiran Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013, consisting of core competency, basic competency, indicators, objectives, learning materials, learning method, media, tools, source of learning, learning activities, and assessment; (2) the implementation of drama text production learning in the classroom has been appropriate with learning activities in the lesson plan; (3) the evaluation of drama text production learning has three domains, namely affective, cognitive, and psychomotor which are evaluated through observation, assignment, oral test, and presentation; (4) the obstacles in drama text production learning are it is difficult to give examples when the teachers are playing different characters, it is difficult to find a relevant topic for the students, there are a limited source of books, it is difficult to make an engaging learning especially in drama production learning, and it is difficult to give the students motivation in learning it.keyword : learning, production, drama text, curriculum 2013
PENERAPAN METODE LATIHAN TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMPARAFRASA IKLAN BARIS MENJADI WACANA EKSPLANASI LISAN SISWA KELAS XI MULTIMEDIA 1 SMK NEGERI 1 SUKASADA A.A. Sagung Putri Pramestiswari .; Prof. Dr. I Nyoman Sudiana, M.Pd .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11614

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan (1) mengetahui langkah-langkah pembelajaran memparafrasakan iklan baris menjadi wacana eksplanasi lisan dengan menerapkan metode latihan terbimbing pada siswa kelas XI Multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada, (2) mengetahui peningkatan kemampuan siswa dalam memparafrasakan iklan baris menjadi wacana eksplanasi lisan dengan menerapkan metode latihan terbimbing pada siswa kelas XI Multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas XI Multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada yang berjumlah 21 orang. Objek penelitian ini adalah penggunaan metode latihan terbimbing untuk meningkatkan kemampuan memparafrasakan iklan baris menjadi wacana eksplanasi lisan. Metode pengumpulan data ini adalah metode observasi dan metode tes. Metode observasi digunakan untuk mengumpulkan data langkah-langkah metode latihan terbimbing dan metode tes digunakan untuk mengumpulkan data hasil kemampuan memparafrasa iklan baris menjadi wacana eksplanasi lisan. Data penelitian ini dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) langkah-langkah penerapan metode latihan terbimbing, yaitu guru memberikan umpan balik kepada siswa untuk mengetahui kesulitan siswa, guru menjelaskan materi pelajaran secara jelas, guru membimbing siswa secara intensif dalam memparafrasakan, dan guru meminta siswa menyampaikan hasil latihan parafrasa secara lisan, (2) hasil peningkatan skor yang diperoleh pada pratindakan yaitu 65,3 dengan kategori cukup. Pada siklus I skor meningkat menjadi 76,4 dengan kategori baik, dan pada siklus II menjadi 83,7 dengan kategori baik. Dapat disimpulkan bahwa metode latihan terbimbing dapat meningkatkan kemampuan memparafrasakan iklan baris menjadi wacana eksplanasi lisan di kelas XI Multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada. Kata Kunci : metode latihan terbimbing, iklan baris, parafrasa lisan, wacana eksplanasi This research is the act of class research that has purposes such as (1) it’s knowing steps the study of paraphrase advertising line that become verbal explanation discourse to apply guided exercise method of students XI grade of Multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada. (2) Its knowing increase capacity students in paraphrase advertising line become verbal explanation discourse to apply guided exercise of students XI grade SMK Negeri 1 Sukasada. Subject of this research are teacher and students on eleventh grade of multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada which has totaled 21 persons. Object of this research is the use of guided exercise method to increase the ability of paraphrase advertising line it become verbal explanation discourse in students on eleventh grade of multimedia 1. Collecting data methods in this research make observation method and test method. The data of this research is analyzed it use descriptive technique, descriptive qualitative, quantitative. The results of this study indicate that (1) the steps of applying the guided practice method, that is, the teacher gives feedback to the students to know the difficulties of the students, the teacher explains the subject matter clearly, the teacher guides the students intensively in paraphrasing, and the teacher asks the students to deliver the results of paraphrase practice orally, (2) improvement results scores obtained on pre-action that is 65.3 with enough category. In the first cycle the score increased to 76.4 with good category, and in cycle II to 83,7 with good category. It can be concluded that guided training method can improve the ability paraphrased classified ads into oral explanation discourse in class XI Multimedia 1 SMK Negeri 1 Sukasada. keyword : guided exercise method, advertising line, verbal paraphrase, explanation discourse
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARANGAN DESKRIPSI DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI SATU ATAP TEJAKULA TAHUN PELAJARAN 2016-2017 Ni Made Supantini .; I Dewa Gede Budi Utama, S.Pd. .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11623

Abstract

Penelitian ini bertujuan (1) mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas X SMA Negeri Satu Atap Tejakula Tahun Pelajaran 2016/2017, dan (2) mendeskripsikan langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas X SMA Negeri Satu Atap Tejakula Tahun Pelajaran 2016/2017. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri Satu Atap Tejakula dengan jumlah siswa 33 siswa yaitu 16 siswa putra dan 17 siswa putri. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan adalah menghitung skor total dari masing-masing siswa yang kemudian dibandingkan dengan kategori keterampilan yang dibuat. Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah meningkatnya keterampilan menulis karangan deskripsi pada siswa kelas X SMA Satu Atap Tejakula melalui penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Penelitian ini dikatakan berhasil apabila persentase siswa yang mempunyai keterampilan menulis karangan deskripsi dengan kategori cukup ≥ 80%. Dengan demikian, apabila indikator keberhasilan tersebut telah tercapai maka siklus dihentikan. Hasil penelitian menunjukkan: (1) penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe STAD dapat meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi. Peningkatan keterampilan menulis karangan deskripsi pada Siklus I sebesar 5,76 kondisi awal 60,91 meningkat menjadi 66,67. Sedangkan persentase KKM yang dicapai siswa meningkat sebesar 21,21% dari 51,52% menjadi 72,73%. Peningkatan keterampilan pada siklus II sebesar 4,09 kondisi awal 66,67 meningkat menjadi 70,76. Persentase KKM pada siklus II meningkat sebesar 12,12% dari 72,73% menjadi 84,85%; dan (2) Langkah-langkah model pembelajaran kooperatif tipe STAD dalam meningkatkan keterampilan menulis karangan deskripsi adalah: 1) menyampaikan tujuan dan memotivasi siswa, 2) menyajikan informasi, 3) mengorganisasikan siswa dalam kelompok kooperatif, 4) membimbing kelompok bekerja dan belajar, 5) evaluasi, dan 6) memberikan penghargaan. Jadi kesimpulannya keterampilan menulis karangan deskritif dapat ditingkatkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe STAD.Kata Kunci : Kooperatif tipe STAD, keterampilan menulis karangan deskritif This study aims to (1) to find out whether STAD type cooperative learning model can improve the writing skill of description description in grade X students of SMA Negeri Satu AtapTejakula Lesson Year 2016/2017, and (2) To describe STAD cooperative learning model step type in Improve the skill of writing essay description on the students of grade X SMA Negeri Satu AtapTejakula Lesson 2016/2017. This study uses a classroom action research design. Subjects in this study were the students of grade X SMA Satu AtapTejakula with 33 students, 16 boys and 17 female students. Methods of data collection using test methods, observation and documentation. Data analysis is done to calculate the total score of each student which is then compared with the skill category created. . The indicator of success in this research is the increasing of writing skill description on the students of grade X SMA Satu AtapTejakula through the use of STAD type cooperative learning model. This research is said to succeed if the percentage of students who have the skills to write the essay description with enough category ≥ 80%. Thus, if the indicator of success has been achieved then the cycle is stopped. The results showed: (1) the use of STAD type cooperative learning model can improve writing skill description. The improvement of writing skill description in Cycle I of 5.76 of initial condition 60,91 increased to 66,67. While the percentage of KKM achieved by students increased by 21.21% from 51.52% to 72.73%. Skill improvement in cycle II amounted to 4.09 initial conditions 66.67 increased to 70.76. The percentage of KKM in cycle II increased by 12.12% from 72.73% to 84.85%; And (2) The steps of STAD type cooperative learning model in improving writing skill description are: 1) convey the purpose and motivate students, 2) Present information, 3) Organize students in cooperative group, 4) guide group work and study, 5 ) Evaluation, and 6) Awarded. So the conclusion of descriptive writing skill can be improved by using STAD type cooperative learning model.keyword : cooperative type STAD, descriptive writing skill
PEMBELAJARAN MENULIS TEKS BERITA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DI KELAS VIII E SMP NEGERI 4 KUBUTAMBAHAN Luh Putu Onny Andriyani .; Drs. Gede Gunatama, M.Hum. .; I Made Astika, S.Pd. .
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol. 7 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v7i2.11624

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan: (1) pelaksanaan pembelajaran menulis teks berita melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT; (2) mengetahui hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam belajar menulis teks berita melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT; dan (3) mengetahui respons siswa terhadap pembelajaran menulis teks berita melalui model pembelajaran kooperatif tipe NHT. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan siswa kelas VIII E SMP Negeri 4 Kubutambahan. Metode pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, observasi, wawancara, dan kuesioner. Data dianalisis meggunakan model analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) pelaksanaan model pembelajaran tipe NHT sudah direalisasikan dengan baik, dilihat dari kesesuaian RPP dengan realisasi di lapangan sudah berjalan dengan baik, sehingga tujuan pembelajaran yakni dapat membuat siswa menulis teks berita sudah tercapai dengan hasil yang dikumpulkan berupa produk yaitu teks berita; (2) hambatan-hambatan yang dihadapi oleh guru dalam pembelajaran menulis teks berita melalui model pembelajaran tipe NHT disebabkan oleh faktor siswa, kurangnya waktu yang tersedia, dan minimnya peralatan penunjang pembelajaran; dan (3) respons siswa terhadap model pembelajaran tipe NHT tergolong baik. Hal ini, dapat dilihat dari meningkatnya motivasi siswa dalam mengikuti pembelajaran, terjalinnya interaksi antar siswa yang baik, suasana kelas menjadi lebih bervariasi, dan memudahkan siswa untuk memahami prosedur penulisan teks berita sehingga dapat menghasilkan teks berita.Kata Kunci : Numbered Heads Together (NHT), menulis teks berita This research aims to describe: (1) the implementation of learning news text writing through NHT type cooperative learning model; (2) to know the obstacles faced by teachers in learning to write news text through cooperative learning model type NHT; And (3) to know the student's response to the learning of writing news text through NHT type cooperative learning model. Subjects in this study are Indonesian language teachers class and students of class VIII E SMP Negeri 4 Kubutambahan. Methods of data collection in this study using documentation techniques, observation, interviews, and questionnaires. Data were analyzed using qualitative and quantitative descriptive analysis model. The results of this study indicate: (1) the implementation of NHT type learning model has been realized well, seen from the conformity of RPP with realization in the field has been running well, so that the purpose of learning that can make students write news text has been achieved with the results collected in the form of a news text products; (2) obstacles faced by teachers in learning to write news text through NHT type learning models caused by student factors, lack of time available, and lack of learning support tools; And (3) students' responses to NHT type learning models are good. This can be seen from the increase of students' motivation in following the learning, the interaction between students is good, the classroom becomes more varied, and easier for students to understand the procedure of writing the news text so that it can produce the news text.keyword : Numbered Heads Together (NHT), writing news text
KARAKTERSTIK SERAPAN SUARA KOMPOSIT POLYESTER BERPENGUAT SERAT TAPIS KELAPA Astika, I Made; Dwijana, I Gusti Komang
Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin Vol 6, No 1 (2016): Dinamika Teknik Mesin: Jurnal Keilmuan dan Terapan Teknik Mesin
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.814 KB) | DOI: 10.29303/dtm.v6i1.19

Abstract

The purpose of this study is to investigate of sound absorption of coconut filter fiber composites. The research material made with coconut filter fiber as reinforcement and matrix resin unsaturated polyester (UPRs) type Yukalac BQTN 157 with 1% hardener types MEKPO (Methyl Ethyl Ketone Peroxide) and fiber treatment by  0,5% KMnO4. Production methods is poltrusion and the variations of fiber volume fraction are 20, 25 and 30% and fiber length are 5, 10 and 15 mm. Testing of sound absorption frequency are 250, 500, 1000, 2000 and 4000 Hz. The results of research show that  the highest value of sound absorption coefficient is on  the composites with composition of 10 mm fiber length and 30% fiber volume fraction, that is 0.550828. The values are included in the class “Sound Absorption Coefficient Class D (Extremely absorbing)” with the range 0.40 – 0.60 based on ISO standard 11654:1997.
Co-Authors ., A.A. Sagung Putri Pramestiswari ., Anak Agung Elva Surya Dewi ., Desi Nurani Sari Ni Kadek ., Holifatul Hasanah ., I Gst Ayu Candra Puspita Dewi ., Ketut Adi Bawana ., Made Afpri Yantini ., Ni Luh Krisna ., Ni Made Supantini A.A. Sagung Putri Pramestiswari . Aisyaturradhiah . Ana Rohana . Anak Agung Elva Surya Dewi . Desak Nyoman Siti Ariani . Desak Nyoman Siti Ariani ., Desak Nyoman Siti Ariani Desi Nurani Sari Ni Kadek . Dewa Ayu Sri Puspayanti . Dewa Ayu Sri Puspayanti ., Dewa Ayu Sri Puspayanti Drs. I Nyoman Seloka Sudiara, M.Pd . Fitriani, Kadek Ayu Gde Artawan Gede Gunatama Holifatul Hasanah . I Dewa Gede Budi Utama I G N Nitya Santhiarsa I Gede Gita Wiastra . I Gede Gita Wiastra ., I Gede Gita Wiastra I Gede Nurjaya I Gst Ayu Candra Puspita Dewi . I Gusti Ayu Adhi Pusparini . I Gusti Ayu Adhi Pusparini ., I Gusti Ayu Adhi Pusparini I Gusti Komang Dwijana I Nengah Martha I Nyoman Yasa I Wayan Artika I Wayan Wendra Ida Agung Ayu Mila Pradnyani . Ida Ayu Putu Indah Komala Dewi Ida Bagus Putra Manik Aryana Ida Bagus Putrayasa Ida Bagus Rai, S.S., M.Pd . Ida Bagus Sutresna IGP Agus Suryawan IK Suarsana Indragani, Kadek Dewi Purnama Kadek Rihendra Dantes Kadek Vera Pratiwi . Ketut Adi Bawana . Ketut Desnaria . Ketut Desnaria ., Ketut Desnaria Komang Ayu Agustina . Komang Ayu Agustina ., Komang Ayu Agustina Komang Wiwik Kristiani . Komang Wiwik Kristiani ., Komang Wiwik Kristiani Luh Putu Onny Andriyani . M.Pd Drs. I Nyoman Seloka Sudiara . M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . M.Pd S.S. Ida Bagus Rai . Made Afpri Yantini . MADE DIAN AYU MURYANTINI . Murtiningrum, Diah Ayu NI GST. AYU KETUT SARI WAHINI . NI GST. AYU KETUT SARI WAHINI ., NI GST. AYU KETUT SARI WAHINI Ni Kadek Ima Suryani . Ni Luh Gede Wahyuni Lestari . Ni Luh Krisna . Ni Made Novalia Pramita Sari . Ni Made Novalia Pramita Sari ., Ni Made Novalia Pramita Sari Ni Made Supantini . Ni Wayan Harik Wahyuni . Ni Wayan Harik Wahyuni ., Ni Wayan Harik Wahyuni Nyoman Tri Purnamijayanthi . Prof. Dr. I Made Sutama,M.Pd . Prof. Dr. I Wayan Rasna,M.Pd . Putu Dian Pratiwi . Putu Lokantara Sang Ayu Putu Sriasih Siti Lutfiyah . Siti Lutfiyah ., Siti Lutfiyah Tantri, Ade Asih Susiari Widyatnyana, Kadek Nara Wisnu, I Wayan Gede