Ikhsanudin .
Masters Study Program of English Language Education Teacher Training and Education Faculty, Tanjungpura University, Pontianak

Published : 35 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Helen Cintiyawati, Ikhsanudin, Sofian English Education Study Program, Language and Arts Education Department, Teacher Training and Education Faculty of Tanjungpura University Pontianak Email : helen.cintiyawati@gmail.com Cintiyawati, Helen; ., Ikhsanudin; ., Sofian
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 1 (2016): JANUARI 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research was conducted to investigate the students’ needs for learning procedure text, to design origami task that will be used for teaching procedure text, and to evaluate whether or not the model origami tasks are feasible for teaching procedure text. This research involved an English teacher and 33 seventh grade students of class A in SMP Negeri 11 Pontianak. The method of this research is development research which consists of five phases. They are analyze, design, develop, implement and evaluate or called ADDIE. The need analysis in this research obtained the following information about what students need in learning procedure text by identifying the analysis of students’ condition, the analysis of teacher’s perspectives, the analysis of the textbook, and the analysis of learning procedure text through origami. The origami tasks were suitable for teaching procedure text for seventh grade students because origami tasks were interesting, understandable, easy to find, and cost efficient for them in learning procedure text. The result of task evaluation showed that the origami tasks were feasible for teaching procedure text. Keywords: Origami, Procedure Text, Development Research Abstrak: Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui apa yang dibutuhkan siswa dalam belajar teks prosedur, untuk mendesain tugas berbasis origami yang akan digunakan dalam pengajaran teks prosedur, dan untuk mengevaluasi apakah tugas berbasis origami dapat digunakan dalam pengajaran teks prosedur atau tidak. Penelitian ini melibatkan guru bahasa Inggris dan 33 siswa kelas A di SMP Negeri 11 Pontianak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang terdiri dari lima fase, yaitu analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Analisis dalam penelitian ini mengandung beberapa informasi terkait kebutuhan siswa dalam belajar teks prosedur dengan menganalisis kondisi siswa, perspektif guru, buku teks pelajaran, dan belajar teks prosedur melalui origami. Tugas berbasis origami yang dibuat cocok untuk pengajaran teks prosedur untuk siswa kelas tujuh karena tugas berbasis origami tersebut menarik bagi siswa, mudah dipahami, mudah didapat, dan hemat biaya dalam belajar teks prosedur. Hasil dari evaluasi tugas berbasis origami menunjukkan bahwa tugas berbasis origami tersebut dapat digunakan dalam pengajaran teks prosedur. Kata Kunci: Origami, Teks Prosedur, Penelitian Pengembangan  
SRYPHOMAT FOR TEACHING VOCABULARY Mutayam, .; ., Regina; ., Ikhsanudin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Sryphomat is a prospective technique for teaching vocabulary, it is a combination technique of story, photographs and matching game. The aim of the technique is to enrich the students’ vocabulary namely; noun, pronoun and adjective. The story is to elicit the word while the photographs is to elicit the meaning of the word in the story. Then, the matching game is used to motivate the students to be more active in the classroom setting.  ADDIE procedure is used to develop Sryphomat, the process was done through need analysis, design, development, implementation and evaluation. In this development research, the technique was implemented in large class that consisted of 24 students of sixth graders of SD Negeri 29 Kecamatan Pontianak Timur. One-Group Pretest and Posttest was conducted to investigate the effectiveness of Sryphomat toward students’ vocabulary. The result shown that this product was highly effective, the t = 9,02 and the ES is 1,08. The t-test is higher then t table of distribution of df 24 is 2,02 while the ES is good. This product also brings joyful teaching learning activity in the real classroom setting through matching game.   Key words: teaching, vocabulary, sryphomat.   Abstrak : Sryphomat adalah teknik untuk mengajar kosa kata, yaitu teknik kombinasi antara cerita, foto, dan permainan pencocokan. Tujuan dari teknik ini adalah untuk memperkaya kosakata siswa yaitu; kata benda, kata ganti dan kata sifat. Cerita digunakan untuk memperoleh kata, sementara foto-foto digunakan untuk memperoleh makna dari kata dalam cerita. Kemudian, permainan digunakan untuk memotivasi siswa agar lebih aktif dalam ruang kelas. ADDIE Prosedur digunakan untuk mengembangkan Sryphomat, proses dilakukan melalui analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi dan evaluasi. Dalam penelitian perkembangan ini, teknik telah diterapkan dikelas yang sebenarnya yang terdiri dari 24 siswa kelas enam SD Negeri 29 Kecamatan Pontianak Timur. Satu-Group Pretest Posttest dilakukan untuk mengetahui efektivitas Sryphomat terhadap peningkatan kosakata siswa. Hasilnya menunjukkan bahwa produk ini sangat efektif, t = 9,02 dan ES adalah 1,08. T-test lebih tinggi dari t- tabel distribusi df 24 pada 2,02 sedangkan ES baik. Produk ini juga membuat kegiatan belajar mengajar lebih menyenangkan melalui permainan menjodohkan.   Kata kunci: pengajaran, kosa kata sryphomat
A VALIDATION STUDY ON NATIONAL ENGLISH EXAMINATION OF JUNIOR HIGH SCHOOL IN INDONESIA Fiktorius, Teddy; ., Ikhsanudin; Salam, Urai
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 6 (2014): Juni 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research purpose is to provide feedback about the test quality from a local context that leads to the improvement of National English Examination in Indonesia. Simple random sampling is applied to obtain 1 packet of test items out of 42 packets. Next, the sample of participants as the examinees, 3 junior high schools, is obtained through stratified purposive sampling based on the school accreditation ranks. Lastly, for the sample as the content validity analysts, 3 English subject teachers are purposively selected based on the set criteria. The findings show that the test has fulfilled the criteria of having content validity. However, the test score reliability coefficient calculated with KR-21 is .65 which is categorised unreliable. The test developers need to consider revising items with very low or very high item difficulty and very low item discrimination. Finally, a further action needs to be taken to revise the implausible distractors. Keywords: National English Examination, validity, reliability, item difficulty, item discrimination, distractor   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan umpan balik tentang kualitas tes dari konteks lokal yang mengarah kepada peningkatan kualitas Ujian Nasional Bahasa Inggris di Indonesia. Simple random sampling digunakan untuk mendapatkan 1 dari 42 paket soal ujian. Selanjutnya, sampel peserta ujian diperoleh melalui stratified purposive sampling berdasarkan peringkat akreditasi sekolah. Kemudian, untuk sampel analis validitas isi, 3 orang guru bahasa Inggris terpilih menurut tujuan berdasarkan kriteria yang ditentukan. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa tes tersebut memiliki validitas isi. Tetapi nilai reliabilitas yang dihitung menggunakan KR-21 adalah 0,65 sehingga dikategorikan tidak memiliki reliabilitas. Para pengembang tes perlu mempertimbangkan revisi butir soal dengan tingkat kesukaran yang sangat rendah atau sangat tinggi dan butir soal dengan daya pembeda yang sangat rendah. Akhirnya, tindak lanjut perlu diambil untuk merevisi pengecoh yang tidak berfungi dengan baik. Kata kunci: Ujian Nasional Bahasa Inggris, validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, pengecoh
TEACHING LISTENING PROCEDURE TEXT BASED ON CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING APPROACH Noviani, Sasi; ., Ikhsanudin; Novita, Dewi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 6 (2015): JUNI 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Abstract: This research aims at knowing the level of effectiveness the use of CTL Approach in teaching listening procedure text to the ninth grade students of MTs Ushuluddin Sungai Jaga A Bengkayang. The research method used is a Pre Experimental Research. The study sample is 32 students. Based on the analysis of  the  data, the students’ mean score of effectiveness was 74.75. This score showed a significance difference to the pretest result which was 58.87. Furthermore, the Effect Size computation where the value of ES was 2.56 (categorized as high). It is therefore, the Alternative Hypothesis (Ha) is accepted and Null Hypothesis is rejected and it can be concluded that Contextual Teaching and Learning approach was effective in teaching listening procedure text.   Keywords: CTL, Listening, Procedure Text. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat keefektifpan menggunakan pendekatan CTL didalam pengajaran mendengarkan pada teks procedur untuk siswa kelas IX MTs Ushuluddin Sungai Jaga A Bengkayang. Metode penelitian yang digunakan adalah pre eksperimental. Sampel penelitian adalah 32 siswa. Berdasarkan analisis data, nilai rata-rata siswa efektif adalah 74,75. Nilai ini menunjukan signifikan yang berbeda dengan tes tertulis (pre-tes) yang mana hasilnya 58,87. Selanjutnya, perhitungan ukuran efek (effect size) dimana nilai dari ukuran efek adalah 2,56 (kategori tinggi). Oleh karena itu, alternatif hipotesis adalah diterima dan  nol hipotesis adalah ditolak dan bisa di simpulkan bahwa pendekatan Contextual Teaching and Learning adalah efektif didalam pengajaran mendengarkan teks procedur.   Kata Kunci: CTL, mendengar, teks procedur
DEVELOPING HOT POTATOES-BASED MATERIALS FOR ENGLISH TEACHING AND LEARNING AT SMK Safer, Fran; Salam, Urai; ., Ikhsanudin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 1 (2015): Januari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The aim of this study was to develop mulimedia-based materials for teaching and learning English at SMK Negeri 1 Balai. The development of Hot potatoes-based materials adopted research and development study. This study applied ADDIE steps as follows. Firstly, need analysis. The need analysis found that there was a need of multimedia-based materials for teaching and leaning English at SMK Negeri 1 Balai. Secondly, design, the design of the materials was based on need analysis and english subject curriculum. The blue print or lay out of the materials were created in this stage. Thirdly, development. The development involves some author wares, such as hot potatoes application,adobe reader, picture editors and web page maker. The pilot product was created in this stage. fourthly was implementation of the materials. There were 30 students of SMK Negeri 1 Balai were involved in this stage. Based on thier responses, there is norevision on the materials. The last step was evaluation. This stage involved two media-materials experts and a language expert. They evaluated and responded that the materials are useable for teaching and learning English.   Keywords: ADDIE steps, Multimedia-based materials Abstrak: Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan bahan ajar berbasis multimedia untuk pembelajaran bahasa Inggris di SMK Negeri 1 Balai. Pengembangan bahan ajar ini menggunakan metode penelitian riset dan pengembangan. Penelitian ini menggunakan langkah-langkah ADDIE. Langkah pertama yaitu analisis kebutuhan. Pada tahap ini ditemukan bahwa adanya kebutuhan akan bahan ajar berbasiskan multimedia untuk proses pembelajaran pada SMK Negeri 1 Balai. Tahap kedua, Desain bahan ajar ini berdasarkan pada hasil dari analisis kebutuhan dan kurikulum bahasa inggris. layout dari bahan ajar dibuat pada tahap ini. Tahap ketiga yaitu pengembangan. Tahap ini menggunakan beberapa software pendukung, seperti aplikasi hot potatoes, picture editors, dan web page maker. Tahap ini menghasilkan bahan ajar percobaan. Tahap keempat adalah implementasi dari bahan ajar. Tahap ini melibatkan 30 orang siswa SMK Negeri 1 Balai. Berdasarkan respons mereka, bahan ajar ini tidak membutuhkan revisi.  Langkah terakhir adalah evaluasi. Tahap ini melibatkan dua ahli bahan ajar multimedia dan seorang ahli bahasa. Mereka mengevaluasi dan merespon bahwa bahan ajar ini dapat digunakan didalam proses pembelajaran.   Kata kunci: langkah-langkah ADDIE, Bahan ajar berbasis multimedia
DESIGNING A COMIC STRIP BASED ON KALIMANTAN BARAT FOLKLORE TO SUPPORT TEACHING READING Noviaty, Gita; ., Ikhsanudin; Rosnija, Eni
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 5 (2017): Mei 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research was conducted to design a comic based on West Kalimantan folklore to support teaching reading on narrative text. The research was carried out at SMA Negeri 1 Nanga Pinoh with the tenth grade students in academic year 2015/2016 and their English teacher as the participants. The method of this research was development research which consists of three phases of ADDIE, they are analyze, design and develop. The comis is intended to be supplementary materials in teaching reading on narrative text. From the need analysis, it was found that the students need to improve their reading comprehension with an interesting and eye-catching material. The research focused on creating the material to fit in the needs. To validate the product, an expert validation is used with the result of 86% approval about the validation of the product being made. This result meant that Comic is a very good teaching material for teaching reading on narrative text based on West Kalimantan Folklore.   Keywords: Comic, Reading Material, Development Research Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mendesain sebuah komik berdasarkan cerita daerah Kalimantan Barat untuk mendukung pengajaran membaca pada teks naratif. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Nanga Pinoh yang melibatkan siswa/i kelas sebelas pada tahun ajaran 2015/2016 dan guru bahasa Inggris mereka sebagai peserta. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang terdiri tiga fase ADDIE yaitu analisis, desain dan pengembangan. Komik digunakan sebagai materi tambahan dalam mengajarkan teks naratif. Pada tahap analisis kebutuhan, diperoleh informasi bahwa siswa/i perlu meningkatkan pemahaman membaca dengan materi yang menarik untuk dipandang. Penelitian ini maka berpusat pada pembuatan materi yang sesuai dengan kebutuhan tersebut. Untuk mengesahkan produk yang didesain, validasi ahli digunakan dengan hasil 86% sebagai validasi yang sah untuk produk yang didesain. Hasil tersebut dapat diartikan bahwa Komik adalah materi pengajaran yang sangat baik untuk digunakan di dalam pengajaran reading pada teks naratif yang berdasarkan cerita daerah Kalimantan Barat.   Kata Kunci: Komik, Materi Membaca, Penelitian Pengembangan
DEVELOPING A SUPPLEMENTARY MATERIAL ON VOCABULARY DEVELOPMENT FOR YEAR-7 OF JUNIOR HIGH SCHOOL Puspita, Agustina Ratna; ., Ikhsanudin; Sada, Clarry
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 3 (2017): Maret 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This study aimed at developing a supplementary material on vocabulary development for Year-7 of Junior High School. With the assumption that they start their learning in this level, there is a need of vocabulary enrichment to supplement the textbook as vocabulary plays fundamental role in learning English for beginners. ADDIE (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate) approach was used as a guiding framework to develop the material. The analyses provide a basis on how the objectives and topics were formulated in the design phase. The building elements of the story were elaborated in the development phase and the implementation was done to see the applicability of the materials. Evaluation aims at assessing the standard qualities of the materials. In conclusion, this study has successfully developed a supplementary material under ADDIE framework.   Keywords: ADDIE, supplementary, pictorial dictionary Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan materi tambahan dalam peningkatan pembelajaran kosakata kelas 7 Sekolah Menengah Pertama. dengan asumsi bahwa siswa SMP kelas 7 mulai belajar Bahasa Inggris, maka perlu adanya buku tambahan untuk meningkatkan pengetahuan kosakata yang merupakan hal yang fundamental dalam pembelajaran bahasa. Kerangka pengembangan materi yang digunakan adalah ADDIE yang terdiri dari lima fase (Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate). Fase pertama adalah analisis yang merupakan dasar pengembangan materi. Dalam fase desain, tujuan pembelajaran dan topik ditetapkan sesuai analisis. Elemen-elemen pembangun dari cerita yang terdapat dalam materi terelaborasi dalam fase pengembangan. Implementasi dari materi yang sudah dikembangkan dilakukan untuk mengetahui apakah materi bisa diterapkan dalam pembelajaran. Evaluasi bertujuan untuk menilai kualitas standard materi belajar. Sebagai kesimpulan, penelitian ini telah berhasil mengembangkan materi menggunakan kerangka ADDIE.   Kata Kunci: ADDIE, tambahan, kamus bergambar
THE EFFECTIVENESS OF TEACHING READING COMPREHENSION OF DESCRIPTIVE TEXT THROUGH KWL STRATEGY Setiawan, Arief; ., Ikhsanudin; Suhartono, Luwandi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 4 (2014): April 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan dari KWL strategi dalam pengajaran pemahaman membaca teks deskriptif untuk kelas 7A SMP Mujahidin Pontianak pada tahun ajaran 2012/2013. Pada umumnya siswa mengalami kesulitan menemukan ide, informasi-informasi dan penafsiran kata pada teks deskriptif. Untuk mengatasi hal tersebut, peneliti menggunakan KWL strategi dalam pengajaran membaca pada teks deskriptif. Peneliti menggunakan metode pra eksperimen dalam penelitian ini. Ada dua variabel yang terdapat pada penelitian ini, variabel terikat adalah kemampuan siswa dalam membaca teks descriptive. Sementara variabel bebas pada penelitian ini adalah pemahaman membaca teks deskriptif melalui KWL strategi. Hasil yang di dapat melalui analisa tes, rata-rata untuk ujian awal 58.5. Sedangkan rat-rata untuk ujian akhir 80.5. Melalui perhitungan statistik, maka nilai yang di dapat untuk ukuran efektifitas adalah 2.39, ini menunjukkan bahwa hasil efektifitas pada penilitian ini pada posisi tinggi. Kemudian, hipotesis pada penelitian diterima. Kata Kunci: KWL, membaca, teks deskripstif Abstract: The purpose of this research is to know the effectiveness of KWL strategy in teaching reading comprehension of descriptive text to the 7A grade students of SMP Swasta Mujahidin Pontianak in academic year 2012/2013. The students in this class found difficulties to identify the main idea, detail information, and word interpretation, especially in descriptive text. To solve the students problem the researcher used the KWL strategy in teaching reading. The method of this research used is a pre experimental research. Concerning this research, there two variables, dependent variable (students reading comprehension skill of descriptive text) and independent variable (reading comprehension skill of descriptive text using KWL strategy). The result of data analysis showed that the KWL strategy is effective in teaching reading comprehension. The calculation the mean score of pre test is 58.5. The mean score of post test is 80.5. The effect size of the use KWL strategy is 2.39, which is categorized as highly effective (highly criteria). Teaching reading comprehension of descriptive text through KWL technique for 7A grade students of SMP Swasta Mujahidin Pontianak in academic year 2012/2013 has been proved effective. In other words, the hypothesis is accepted. Keywords: KWL, Reading, Descriptive Text
TEACHING STUDENTS VOCABULARY USING SPELLING LOTTO COMMUNICATION GAME Triana, Ana; ., Ikhsanudin; Salam, Uray
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 10 (2013): Oktober 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil peningkatan penguasaan kosa kata siswa SMP Negeri 3 Ketapang melalui tehnik permainan Spelling Lotto Comunication Game pada tahun ajaran 2012/2013. Karena tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan penguasaan kosa kata siswa dalam proses belajar, maka metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan siklus yang meliputi perencanaan, tindakan, pengamatan dan pengrefleksian. Setelah data terkumpul, penulis menemukan bahwa Spelling Lotto Communication Game meningkatkan penguasaan kosa kata siswa. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari tes, penulis menemukan kemajuan siswa yang ditunjukan dengan hasil tes yang meningkat dari siklus pertama ke siklus kedua. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 71,53 pada siklus pertama menjadi 80 pada siklus kedua dan dari siklus pertama ke siklus kedua yang mencapai kriteria ketuntasan minimum (KKM) meningkat dari 22 siswa menjadi 31 siswa. Proses pembelajaran dan siswa yang mencapai kriteria ketuntasan minimum meningkat dan proses belajar mengajar menjadi lebih baik. Kata Kunci: kosa kata, ejaan, lotto, permainan Abstract: The purpose of this study was to investigate how Spelling Lotto Communication Game could improve vocabulary mastery of seventh grade students of SMP Negeri 3 Ketapang in academic year 2012/2013. Since it was to improve vocabulary mastery in learning process, the appropriate technique that was applied in this research was a classroom action research with the cycle of planning, acting, observing, and reflecting. After collecting the data, the writer found out that the Spelling Lotto Communication Game improved the students vocabulary mastery. Based on the achievement tests result, the writer discovered the students progress, which was shown by the scores of the students from cycle to cycle, had increased. The mean score increased from 71.53 in the first cycle to 80 in the second cycle and from first cycle to second cycle, the students who reached the passing grade increased from 22 students to 31 students. The process of teaching and students who reached the passing grade increased and teaching learning process became better. Key words: vocabulary, spelling, lotto, game
REDUCING STUDENT’S DISRUPTIVE BEHAVIORS USING STICKY FLASHCARD Husain, Nurul Kamilati; Sada, Clarry; ., Ikhsanudin
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 3 (2015): Maret 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The students of the third grade of SDS Al-Madani  Pontianak performs disruptive behavior and their mean score is low. For that, the researcher uses sticky flashcard as a media in teaching English. The research aimed to investigate the use of sticky flashcard to reduce the students’ disruptive behavior, to improve students’ vocabulary score and students’ response using sticky flashcard. The researcher conducts a classroom action research in two cycles. The observation checklist, field notes, written tests and questionnaire are used to collect the data. First cycle, sticky flashcard uses through discussion, the result 32 disruptive behaviors occurs and the mean score is 54. Second cycle, sticky flashcard uses through games, the result 3 disruptive behaviors occurs and the mean score is 76. The students’ response are excited and helped by sticky flashcard. The conclusion, the use of sticky flashcard reduces the students’ disruptive behavior and improves the students' vocabulary achievement. Keywords: Sticky Flashcard, disruptive behaviors, vocabulary. Abstrak: Siswa kelas tiga SDS Al-Madani Pontianak seringkali menunjukkan sikap disruptif dan nilai rata-rata kosakata mereka rendah. Oleh karena itu, peneliti menggunakan sticky flashcard sebagai media pembelajaran dalam mengajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan sticky flashcard dalam mengurangi sikap disruptif, meningkatkan nilai kosakata dan respon siswa terhadap sticky flashcard. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak dua siklus. Dalam penelitian ini data didapatkan dari observasi checklist, field notes, test tulis dan kuisioner. Pada siklus pertama, peneliti menggunakan sticky flashcard melalui diskusi dan hasilnya terjadi 32 sikap disruptif dan nilai rata-rata siswa adalah 54. Pada siklus kedua, peneliti menggunakan sticky flashcard melalui permainan dan hasilnya terjadi 3 sikap disruptive dan nilai rata-rata siswa adalah 76. Siswa merespon dengan baik dan terbantu dengan sticky flashcard. Kesimpulannya adalah penggunaan sticky flashcard dapat mengurangi sikap disruptif dan meningkatkan nilai vocabulary siswa. Kata Kunci: Sticky Flashcard, sikap disruptif, kosakata.