Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Dinamik

Microsoft Solution Framework sebagai Model Proses Pengembangan Perangkat  Lunak Berbasis Milestone, Tinjauan pada Fase Envisioning dan Planning Migunani Migunani
Dinamik Vol 12 No 2 (2007)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v12i2.59

Abstract

Prinsip­prinsip metodologi perancangan perangkat lunak menjadi basis proses rekayasa aplikasi bisnis  telah  banyak  di  terapkan. Dimana  sebuah metodologi merupakan  kerangka  pijakan  utama  dalam perancangan perangkat lunak profesional untuk menghasilkan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis sebuah organisasi. Tahapan­tahapan dalam membangun sebuah perangkat lunak akan sangat berguna untuk memastikan apakah elemen­elemen proyek pengembangan perangkat lunak telah dikelola dengan baik dan benar. Microsoft Solution Framework  (MSF)  sebagai metodologi  alternatif perancangan  perangkat  lunak menggabungkan  dua  metodologi  yang  berbeda  menjadi  satu  kesatuan  yang  utuh  untuk  menghasilkan sebuah  solusi  perangkat  lunak  yang  lebih  dinamis  dengan  mengadopsi  kelebihan  dari  masing­masing metodologi.  Kedua  metodologi  tersebut  adalah  Waterfall  dan  Spiral.  Metodologi  Waterfall menggambarkan  sebuah  model  proses  yang  statis  dengan  tahapan­tahapan  berlapis  yang menggunakan sebuah milestone sebagai  transisi pada  setiap  tahap perancangan,  sementara metodologi Spiral  (iterative) menerapkan  model  proses  secara  sirkular  tanpa  adanya  cekpoint  atau  milestone.  Namun  kelebihan metodologi spiral adalah mengenai kebutuhan pengembangan secara keberlanjutan dan adanya keterlibatan pemakai dalam pembangunan perangkat  lunak sehingga perangkat  lunak akan selalu berkembang dengan versi dan fitur yang lebih baru.
Memanfaatkan Terminal Server Pada Jaringan Lokal Berbasis Windows 2ooo Migunani .
Dinamik Vol 7 No 2 (2002)
Publisher : Universitas Stikubank

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35315/dinamik.v7i2.501

Abstract

Dengan perkembangan perangkat lunak dewasa ini selidaknya telah menuntut para pemakai komputer khususnya kalangan pendidikan dan bisnis harus menyediakan perangkat keras yang memadai agar perangkat lunak aplikasi bisnis atau kegiatan ekstrakurikuler di sekolah atau praktikum di kampus dapat berjalan. Namun kalau dilihat dari sisi biaya yang harus dikeluarkan untuk pengadaan perangkat komputer baru akan muncul masalah mengingat dari sisi jumlah yang cukup banyak ditambah lagi dengan kebutuhan spesifikasi perangkat keras yang cukup tinggi hal ini karena pertimbangan trend komputer saat ini, lagipula banyak sekali softtware yang menuntut spesifikasi perangkat keras dengan performa bagus. Oleh karenanya diperlukan suatu solusi agar kebutuhan perangkat keras tersebut dapat ditekan seminimal mungkin baik dari sisi biaya maupun dari sisi perangkat kerasnya, bahkan mungkin dengan memanfaatkan komputer lama. Maka biaya yang dikeluarkan juga dapat di tekan tanpa kehilangan aspek usabilitasnya. Memanfaatkan fasilitas terminal server pada windows 2000 server adalah suatu solusi untuk  rneniawab pertanyaan diatas. Dengan terminal server kebutuhan spesifikasi yang tinggi dan dana yang akan digunakan dapat ditekan seminimal mungkin. Sebenarnya teknologi terminal server_sudah ada sejak windows NT 4.0, yang merupakan komponen  dari sistem operasi windows NT 4.0 Terminal server, juga versi-versi windows setelahnya yaitu Windows 2000 server, Windows 2000 Actvanced Server dan Windows 2000 Datacenter adalah perkembangan terakhir.