Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : KomunikA

KOMUNIKASI ANTARPRIBADI DENGAN LAWAN JENIS PADA PEREMPUAN FATHERLESS: Studi Deskriptif Kualitatif Komunikasi Antarpribadi dengan Lawan Jenis pada Perempuan Fatherless di Kota Medan Nurbani; Mardiyah, RIzki
Komunika Vol. 16 No. 2 (2020): Komunikasi Antarpribadi, Komunikasi Pemasaran dan New Media
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (450.499 KB) | DOI: 10.32734/komunika.v16i2.4743

Abstract

Penelitian ini berjudul komunikasi antarpribadi dengan lawan jenis pada perempuan fatherless. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi komunikasi antarpribadi dengan lawan jenis pada perempuan fatherless dan mengetahui karakteristik perempuan fatherless. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalahTeori Interaksionisme Simbolik, Teori Disonansi Kognitif, dan Teori Reasoned-Action. Dalam penelitian ini studi yang digunakan adalah studi kualitatif. Karakter perempuan fatherless yang dapat diidentifikasi melalui penelitian ini adalah mereka pada umumnya tumbuh menjadi sosok perempuan yang tangguh dan mandiri. Bagi mereka, tidak akan ada yang bisa menggantikan kekosongan yang mereka rasakan akibat ketidakhadiran sosok ayah kandung dalam hidup mereka. Walaupun para perempuan ini merasakan kekecewaan terhadap ayah kandungnya yang pergi meninggalkan ia dan keluarganya, namun mereka tetap merasakan rindu kepada ayahnya dan berharap yang terbaik untuk ayahnya. Komunikasi antarpribadi dengan lawan jenis yang terjadi pada perempuan fatherless dalam penelitian ini mencakup komunikasi yang seperlunya saja apabila yang menjadi lawan bicara mereka adalah teman laki-laki biasa. Namun, ketika sudah menjalin suatu hubungan yang spesial, seperti hubungan percintaan misalnya, maka para informan akan bersikap begitu dekat dan sangat posesif.
CITRA DIRI VIRTUAL MAHASISWA (Studi Kualitatif Citra Diri Virtual Mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sumatera Utara di Media Sosial Instagram) Nurbani; Andriansyah, Lucky
Komunika Vol. 16 No. 1 (2020): Komunikasi dan New Media
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.867 KB) | DOI: 10.32734/komunika.v16i1.5369

Abstract

Penelitian ini berjudul Citra Diri Virtual Mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui citra diri virtual mahasiswa dan faktor-faktor yang melatarbelakangi citra diri virtual mahasiswa Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Sumatera Utara di media sosial Instagram. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah komunikasi intrapersonal, citra diri, new media, media sosial dan pembentukan identitas virtual dan dramaturgi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dalam penentuan informan peneliti menggunakan purposive sampling dengan kriteria informan adalah mahasiswa yang ilmu komunikasi FISIP USU yang menggunakan Instagram dan memiliki pengikut lebih dari 5000 serta mampu mengumpulkan lebih dari 300 penyuka di setiap unggahannya. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan teknik observasi, wawancara mendalam (Depth interview) dan studi kepustakaan. Subjek dalam penelitian ini melibatkan lima informan mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP USU. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelima informan citra diri yang di dominasi dengan jenis Mirror Image. Tergolong kepada Mirror Image ditandai dengan informan yang menampilkan citra dirinya di media sosialnya sesuai dengan realita keseharian dari informan walaupun memang ada dua dari lima informan yang memiliki citra berlapis. Beberapa faktor yang mempengaruhi citra diri virtual dari informan adalah followers, like,dan komentar.
GAYA KOMUNIKASI DAN CITRA DIRI SELEBGRAM PEREMPUAN DI KOTA MEDAN Nurbani; Zhafirah, Thalita Nur
Komunika Vol. 14 No. 2 (2018): Gaya Hidup dan Budaya
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.086 KB) | DOI: 10.32734/komunika.v14i2.5895

Abstract

Penelitian ini berjudul “ Gaya Komunikasi dan Citra Diri Selebgram Perempuan”. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui Karakteristik dan Gaya Komunikasi serta menjelaskan tentang Citra Diri Selebgram Perempuan. Adapun kajian pustaka yang menjadi pendukung dalam penelitian adalah Komunikasi, Komunikasi Antarpribadi, Gaya Komunikasi, Citra Diri, Citra Diri Perempuan, Media Baru dan Selebgram. Analisis data yang dilakukan menggunakan model analisis Miles dan Huberman. Terdapat tiga kesimpulan dari hasil penelitian ini, yang pertama karakteristiknya selebgram di Kota Medan yang diwakili oleh keempat informan ini bahwa followers yang mereka miliki berbeda-beda jumlahnya sedangkan dari segi penghasilannya, penghasilan terendah sebesar 3 juta dan yang terbesar adalah 15 juta perbulan. Dua diantara empat informan lebih menyukai make-up high end, dari segi perawatan rambut dan wajah biaya yang terbesar dikeluarkan oleh selebgram adalah sebanyak 1-2 juta dalam sekali ke salon. Kedua, gaya komunikasi yang digunakan selebgram perempuan di kota Medan yang terwakili oleh empat selebgram ini maka dua dari empat informan tersebut memiliki gaya komunikasi asertif-pasif, kemudian satu bergaya komunikasi agresif dan yang lainnya bergaya komunikasi asertif. Ketiga, citra diri selebgram perempuan di kota Medan dalam penelitian ini yang terwakili oleh empat informan menunjukkan hasil bahwa dua memiliki citra positif dan dua lainnya memiliki citra positif- negatif.
POLA KOMUNIKASI KELOMPOK DALAM KOMUNITAS PEREMPUAN: (Studi Deskriptif Kualitatif Komunikasi Anggota Kelompok Komunitas WomanDiri) Pratami, Ayulia Hasanah; Nurbani
Komunika Vol. 13 No. 2 (2017): Komunikasi Organisasi, Public Relations dan New Media
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (367.363 KB) | DOI: 10.32734/komunika.v13i2.6455

Abstract

Penelitian yang berjudul Pola Komunikasi Kelompok dalam Komunitas Perempuan bertujuan untuk mengetahui karakteristik anggota, hambatan komunikasi anggota, serta pola komunikasi anggota dalam komunitas perempuan WomanDiri. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu komunikasi kelompok, perempuan, dan feminisme. Penelitian ini menggunakan paradigma konstruktivisme yang memandang individu sebagai pencipta realitas sosial yang bebas dan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi kepustakaan, sedangkan teknik analisis data kualitatif meliputi tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa WomanDiri merupakan komunitas perempuan berusia 24-28 tahun dengan latar kalangan menengah ke atas, latar pendidikan tinggi, serta memiliki sejumlah pekerjaan dan usaha yang digelutinya (womenpreneurs). Pola komunikasi yang dibangun dalam WomanDiri terlihat dalam empat fungsi komunikasi kelompok dan empat elemen komunikasi kelompok yang terdapat sejumlah hambatan, yakni belum terbentuknya struktur pengurus dan keanggotaan dan kurangnya intensitas tatap muka, meskipun para anggota merasa saling terikat (kohesif) dalam tali persaudaraan (sisterhood).
Pengaruh Terpaan Informasi Stunting di Media Sosial dan Intensitas Penyuluhan Terhadap Perilaku Pencegahan Stunting Pada Ibu Yang Memiliki Balita di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, Indonesia Nurhasanah Pratiwi; Kurniawati, Dewi; Nurbani
Komunika Vol. 19 No. 02 (2023): Komunikasi Massa, Komunikasi Politik, Komunikasi Pemasaran
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v19i02.13377

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis seberapa besar pengaruh terpaan informasi stunting di media sosial dan intensitas penyuluhan terhadap perilaku pencegahan stunting serta seberapa besar pengaruhnya jika dimoderasi tingkat pendidikan. Teori yang digunakan dalam penelitian adalah teori pembelajaran sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Penelitian dilakukan di Kecamatan Percut Sei Tuan dengan total responden sebanyak 388 orang melalui penentuan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria ibu yang memiliki balita, pernah mendengar informasi terkait stunting, menggunakan media sosial, serta pernah mengikuti kegiatan penyuluhan. Teknik pengumpulan sampel menggunakan teknik proportional random sampling dimana jumlah sampel pada masing-masing strata memiliki jumlah yang bervariasi atau dalam hal ini dibagi ke dalam tiap-tiap kelurahan sebanyak 20 kelurahan di kecamatan Percut Sei Tuan. Data yang sudah terkumpul kemudian di analisis dan di uji menggunakan teknik analisis data yaitu analisis regresi linear berganda dan uji interaksi moderated regression analysis (MRA). Hasil penelitian ini menunjukkan terpaan informasi stunting melalui media sosial dan intensitas penyuluhan berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap perilaku pencegahan stunting dengan besaran pengaruh yang muncul sebesar 9,6% dan setelah dimoderasi pengaruhnya menjadi sebesar 12,3 % terhadap perilaku pencegahan stunting. ABSTRACTThis study aims to analyze how much influence stunting information exposure has on social media and the intensity of counseling on stunting prevention behavior and how big the effect is if it is moderated by the level of education. The theory used in this research is social learning theory. This study uses a quantitative approach with correlational methods. The research was conducted in Percut Sei Tuan Sub-District with a total of 388 respondents by determining the sample using purposive sampling with the criteria of mothers who have toddlers, have heard of information related to stunting, used social media, and have participated in counseling activities. The sample collection technique used a proportional random sampling technique in which the number of samples in each stratum varied, or in this case it was divided into 20 villages in Percut Sei Tuan sub-district. The data that has been collected is then analyzed and tested using data analysis techniques, namely multiple linear regression analysis and moderated regression analysis (MRA) interaction test. The results of this study indicate that exposure to stunting information through social media and the intensity of counseling have a simultaneous and significant effect on stunting prevention behavior with a magnitude of 9.6% and after being moderated the effect becomes 12.3% on stunting prevention behavior.
INSTAGRAM AS A SELF PRESENTATION MEDIA FOR YOUNG MOTHER IN MEDAN CITY Nurbani; Ananda, Sabilla Tri
Komunika Vol. 20 No. 01 (2024): Interpersonal Communication and Mass Communication
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v20i01.15909

Abstract

The presence of social media gives new habits in people's lives, Including the group of mother. The phenomenon that is prevalent nowadays is the habits of mothers who regularly uploaded on Instagram, Reviews their parenting activities and childrens's schedule. In this research, using the Self Presentation theory from Erving Goffman, aims to find the Strategy of Self Presentation is done by Instagram users and the implication of the use of social media to parenting at home. The research method is conducted qualitatively with the data collection techniques through interviews and observation of Instagram accounts of mothers who are informants. Research informants are a new mom who are the active Instagram users with a golden age of children (0-5 years).
The Intertwined Between Online Gambling and Online Loans (Qualitative Study of College Students in Medan City) Nurbani; Wijaya, Haris; Ananda, Sabilla Tri
Komunika Vol. 20 No. 02 (2024): Mass Communication, Marketing Communication and Interpersonal Communication.
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v20i02.18289

Abstract

Online loans are loans through online application or website with simple requirements. This could be a magnet for online gambler that have been singificanlty increased, especially in this research focus, among college students. This qualitative research aims to explain about the existence of online loans in generate temporary financial security for college students who plays online gambling in Medan City, as for online gambling, positively associated with online loans. Based on data that collected through interview and observation from several informants, it can be conluded that there are various online loans positions towards online gamblers. To begin with, online loans keeps online gamblers to play continuously since it provides sustainable financial resources. On the other hand, it also creates the anxiety among online gambler due to an inability to pay their online debts when the players defeated in online gambling and this situation leads to not only a financial stress among online gamblers, but also the addiction to play even more to gain a winning to pay their debts. This research also suggested that authorized party needs to emphasize a firm regulation about online gambling that can reduce the negative effect of both online gamblings and online loans that help to reduce the growth of negative association between online loans and online gamblings.
Mimicry of Patriarchal Culture in the Form of Verbal Violence Towards Women in Instagram Ananda, Sabilla Tri; Nurbani
Komunika Vol. 21 No. 01 (2025): Mass Communication and Interpersonal Communication
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/komunika.v21i01.20339

Abstract

This study aims to analyze how mimicry of patriarchal culture occurs through verbal violence against women on Instagram. Using Roland Barthes' semiotic method by analyzing the comments column in the form of verbal violence in the Instagram account @anneofficial1990, the research found that based on observations on the comment texts, the normalization of violence against women is the impact that occurs as a result of the entertainment media's spotlight on the account owner's decision to remove her hijab. The conclusion of this research is that mimicry occurs in the form of imitation of patriarchal culture and is manifested in verbal violence committed by women against other women. Women who are dominated by male masculinity in the real world try to make themselves as subjects through the arena on Instagram social media by oppressing other women through the comment section on Instagram. The myth found in this study is the myth of patriarchal culture, one of which is the assessment of women from the way they dress.