Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI MINIMARKET BERBASIS WEB DENGAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT (RAD) PADA POLJAM MART anjasmara, Septian; Rezagi; Muhammad Hadi
Jurnal Elektronika Listrik dan Teknologi Informasi Terapan Vol. 7 No. 2 (2025): ELTI Desember
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/elti.v7i2.459

Abstract

Abstrak— Minimarket memerlukan sistem informasi yang efektif dan efisien untuk mengelola transaksi, stok barang, dan pembuatan laporan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi minimarket berbasis web pada Poljam Mart dengan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Metode RAD dipilih karena mampu mempercepat proses pengembangan sistem melalui tahapan perencanaan, desain, implementasi, dan evaluasi yang iteratif. Sistem ini dikembangkan menggunakan PHP dan Laravel sebagai teknologi utama dalam backend, serta mendukung pengelolaan produk, stok, data pelanggan, dan transaksi secara terintegrasi. Hasil dari penelitian ini adalah sistem informasi yang dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam operasional minimarket Poljam Mart. Implementasi sistem ini diharapkan mampu mempermudah admin dalam mengelola data dan mempercepat proses transaksi, sehingga memberikan layanan yang lebih optimal bagi pelanggan.
Rancang Bangun Sistem Informasi Tong Sampah Pintar Berbasis Website sitompul, noel obed nego s; Tanto; Muhammad Hadi
Jurnal Elektronika Listrik dan Teknologi Informasi Terapan Vol. 7 No. 2 (2025): ELTI Desember
Publisher : LPPM Politeknik Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37338/elti.v7i2.461

Abstract

Pengelolaan sampah yang tidak efisien dapat menyebabkan pencemaran lingkungan dan penumpukan sampah yang tidak terkendali. Untuk mengatasi permasalahan ini, diperlukan sistem yang dapat memantau kondisi tempat sampah secara real-time dan memberikan informasi kepada petugas kebersihan secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi tong sampah pintar berbasis website yang dapat memonitor kapasitas tong sampah, mendeteksi status penuh atau kosong, serta memberikan notifikasi kepada petugas kebersihan. Sistem ini dikembangkan dengan menggunakan sensor ultrasonik untuk mendeteksi tingkat kepenuhan tong sampah dan modul komunikasi berbasis Internet of Things (IoT) untuk mengirimkan data ke server. Website yang dibangun berfungsi sebagai antarmuka utama bagi pengguna, di mana petugas kebersihan dapat memantau status tong sampah secara real-time, melihat riwayat pengosongan, serta menerima notifikasi ketika tong sampah sudah penuh. Teknologi yang digunakan dalam pengembangan sistem
Challenges in clinical training for professional nurse students: A qualitative study Naryati, Naryati; Muhammad Hadi; Rizki Nugraha Agung; Melati Fajarini
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 13 No. 3 (2025): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v13i3.2700

Abstract

Introduction: Clinical training is a cornerstone of nursing education, equipping students with the practical competencies required for professional practice. However, professional nursing students often face significant obstacles, including limited supervision, communication barriers, emotional strain, and resource constraints that hinder their clinical learning. Despite these concerns, few studies in Indonesia have systematically explored these challenges, creating a gap in understanding the specific contextual factors shaping clinical training experiences. Objective: This study aimed to explore the challenges experienced by professional nursing students during clinical training in Indonesia. Methods: A qualitative descriptive study was conducted using semi-structured interviews with 25 professional nursing students from accredited nursing programs in Indonesia. Data collection occurred between March and June 2025 to provide temporal context. Participants were purposively sampled to ensure diverse experiences. Thematic analysis followed Braun and Clarke’s six-step framework, and NVivo software supported data management. Trustworthiness was ensured through credibility, dependability, confirmability, and transferability strategies. Results: Analysis revealed five central themes: (1) Inadequate clinical supervision, characterized by limited instructor availability and insufficient feedback; (2) Communication barriers, including hierarchical dynamics, medical jargon, and language differences; (3) Emotional and psychological strain, stemming from high workloads and performance anxiety; (4) Resource constraints, such as limited access to modern tools and simulation facilities; and (5) Interpersonal challenges, involving peer competition and difficulties in collaborative learning. These issues were further influenced by Indonesia’s cultural and institutional context. Conclusion: Overcoming these barriers requires a holistic strategy encompassing improved student-to-instructor ratios, enhanced communication training, stress management initiatives, investment in educational resources, and fostering positive peer relationships. Institutional dedication to these interventions is critical to advancing clinical training outcomes and cultivating competent nursing professionals.
Supervisi Klinik Atau Program Pelatihan Terstruktur Untuk Kompetensi Perawat: Sytematic Review Suwalgiyah; Reni Andriyani; Alni Lisarni; Dhea Natashia; Muhammad Hadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8923

Abstract

Latar Belakang: Kompetensi perawat merupakan komponen kunci dalam menjamin mutu dan keselamatan pelayanan kesehatan, sehingga pengembangannya perlu didasarkan pada praktik berbasis bukti. Namun, bukti mengenai efektivitas supervisi klinis dan program peningkatan kompetensi terstruktur masih menunjukkan hasil yang bervariasi dan belum konklusif, sehingga diperlukan systematic review untuk mensintesis bukti dari penelitian dengan kualitas metodologis yang kuat. Tujuan: Systematic review ini bertujuan untuk menilai efektivitas supervisi klinis dan/atau program pelatihan terstruktur dalam meningkatkan kompetensi perawat dibandingkan dengan praktik standar atau tanpa intervensi. Kriteria Eligibilitas: Studi yang diinklusi melibatkan perawat klinis dengan desain RCT dan Quasi Eksperimental studies, tersedia dalam teks lengkap, berbahasa Inggris, dan diterbitkan pada periode 2016–2026. Intervensi meliputi supervisi klinis dan/atau program pelatihan terstruktur dengan outcome utama berupa kompetensi perawat. Metode: Tinjauan sistematis dilakukan sesuai pedoman PRISMA 2020. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, CENTRAL, dan ProQuest. Proses seleksi studi, ekstraksi data, dan penilaian risiko bias dilakukan secara independen oleh dua peninjau. Risiko bias dinilai menggunakan Cochrane RoB 2 dan ROBINS-I, sedangkan kualitas bukti dievaluasi menggunakan pendekatan GRADE. Sintesis data dilakukan secara naratif. Hasil: Delapan studi memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan bahwa supervisi klinis dan program pelatihan terstruktur cenderung meningkatkan kompetensi perawat, khususnya pada kinerja klinis dan keterampilan praktik. Peningkatan pengetahuan dan kepercayaan diri perawat juga dilaporkan, meskipun tingkat kepastian bukti untuk outcome utama dinilai rendah hingga sedang. Kesimpulan: Supervisi klinis dan program pelatihan terstruktur memiliki potensi untuk meningkatkan kompetensi perawat, namun kepastian bukti berkisar dari rendah hingga moderat menunjukkan  diperlukan penelitian lanjutan dengan kualitas metodologis yang lebih kuat.