Claim Missing Document
Check
Articles

Reinventarisasi Makanan Tradisional Khas Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng Sebagai Upaya Pelestarian Seni Kuliner Bali Iga Garnish .; Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6544

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : mereinventarisasi makanan tradisional khas Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng meliputi: (1) makanan pokok khas Kecamatan Gerokgak (2) lauk pauk khas Kecamatan Gerokgak (3) sayuran khas Kecamatan Gerokgak (4) jajanan khas Kecamatan Gerokgak, dan (5) minuman khas Kecamatan Gerokgak. Penelitian merupakan penelitian survei yang mengambil lokasi Desa Pengulon, Desa Gerokgak dan Desa Penyabangan Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng. Teknik penentuan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dan snow ball sampling dengan menggunakan instrument berupa (1) lembar observasi dan (2) pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) makanan pokok khas Kecamatan Gerokgak yaitu nasi tulen, masi moran sele bun, nasi moran sele sawi, nasi moran jagung. (2) lauk pauk khas Kecamatan Gerokgak yaitu ikan bakar, ikan bakar asam manis, pesan be pasih, be awan sambal tomat, remis, cumi lalah melahyag, sate panggul, palem, tum ayam, be sit sit, betutu, lawar putih, lawar getih, tum getih, pesan polo, sate be celeng, sate pentul, be mesere. (3) sayuran khas Kecamatan Gerokgak yaitu jukut liklik, jukut nangka, jukut don sele sawi, sop bakso ikan, urap bali, urap don sele. (4) jajanan khas Kecamatan Gerokgak yaitu jaja lempog, jaja sumping, jaja klepet bugis ubi ungu, jaja gipang, jaja pelpelan dan dodol ketan. (5) minuman khas Kecamatan Gerokgak yaitu yeh sanggalangit, kopi sari rasa, teh secang, loloh gamongan, es bir.Kata Kunci : Reinventarisasi, Makanan Tradisional khas, Kecamatan Gerokgak This study aims to: (1) reinventarisation of tradisional food on Gerokgak include: 1) tradisional main foods on Gerokgak 2) Tradisional side dish on Gerokgak 3) Tradisional Vegetables on Gerokgak 4) Tradisional snack on Gerokgak 5) Tradisional drink on Gerokgak. This research is survey at Pengulon Village, Gerokgak Village and Penyabangan Village on Gerokgak subdistrick in Buleleng. Sampling technique used is purposive sampling and snow ball sampling by using instrument sush as 1) observation sheet 2) interview quidance. Analysis of used is descriptive qualitative analysis. The results showed that, (1) the typical food at Gerokgak are nasi tulen, nasi moran sele sawi, nasi moran sele bun, nasi moran jagung., (2) the typical side dishes of Gerokgak namely ikan bakar, ikan bakar asam manis, pesan be pasih,be awan sambal tomat,remis, sate panggul, be mesere,palem, lawar getih,lawar putih, tum ayam, urutan be celeng, betutu, tum getih, pesan polo, sambel terasi, dan sambel kerang. (3) the typical vegetable at Gerokgak namely jukut liklik, jukut nangka,jukut don sele sawi,jejeruk, plecing kangkung, urap bali, urap don sele. (4) the typical snacks at Gerokgak namely jaja lempog, jaja sumping, jaja godoh ,jaja sirat, jaja pelpelan, dodol ketan. (5) the typical beverages at Gerokgak are yeh sanggalangit, kopi sari rasa, teh secang, loloh gamongan, es bir.keyword : Reinventarisation, Typical traditional food at Gerokgak
REINVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL KHAS KECAMATAN SUKASADA, KABUPATEN BULELENG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI KULINER BALI Putu Purnami Dewi .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani, S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mengetahui jenis hidangan pokok tradisional khas Kecamatan Sukasada, (2) mengetahui jenis lauk-pauk tradisional khas Kecamatan Sukasada, (3) mengetahui jenis sayuran tradisional khas Kecamatan Sukasada, (4) mengetahui jenis minuman tradisional khas Kecamatan Sukasada, (5) mengetahui jenis jajanan tradisional khas Kecamatan Sukasada. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang mengambil lokasi di Desa Pegayaman, Desa Wanagiri, Desa Pancesari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Teknik penentuan sample menggunakan purposive sample yaitu tokoh masyarakat Sukasada, ibu rumah tangga sekitaran Kecamatan Sukasada dan pedagang sekitaran Kecamatan Sukasada. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan metode (1) observasi, dan (2) wawancara. Lembar observasi dan panduan wawancara digunakan sebagai instrumen penelitian, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, jenis-jenis hidangan tradisional Bali Kecamatan Sukasada diolah dari (1) makanan pokok, antara lain nasi tulen, nasi moran sele, nasi moran keladi, nasi moran bungkil biu, bubuh baas, (2) lauk pauk, antara lain dendeng be mujair, pesan be mujair, pesan be kuning, urutan be celeng,lawar dolong barak, lawar dolon putoh, lawar nangka, lawar paku (3) sayuran, antara lain plecing kangkung, plecing paku, jukut ares, komoh dolong (4) jajanan, antara lain jaja bantal biu, jaja buah tulud, (5) minuman, antara lain kopi, es daluman, teh hangat. Kata Kunci : Reinventarisasi, Makanan Tradisional, Sukasada This result observation is purpose for : (1) Knowing kind of main special foods from Sukasada District, (2) Knowing kind of main special traditional meats from Sukasada District, (3) Knowing kind of main special traditional vegetables from Sukasada District, (4) Knowing kind of main special traditional beverages from Sukasada District, (5) Knowing kind of main special traditional cakes from Sukasada District. This observation is survey observation which is took places at Pegayaman village, Wanagiri village, Pancasari village Sukasada District, Buleleng Regency. Sample of this observation technique using purposive sample which mean that the information was get from the figure man of Sukasada District, housewives around Sukasada district and seller around district. Gathering technique data using, (1) Observation method, (2) Interview method. This paper of observation and guiding interview use as instrumental observation and data analysis do by deskriptif kualitatif. This observation result show that kinds of Balinese traditional Special Foods Made from (1) basic foods such as, nasi tulen, nasi moran sele, nasi moran keladi, nasi moran bungkil biu, bubuh baas (Rice porridge), (2) meats such as, dendeng be mujair, pesan be mujair, pesan be kuning, urutan be celeng,lawar dolong barak, lawar dolon putoh, lawar nangka, lawar paku (3) vegetables such as, plecing kangkung, plecing paku, jukut ares, komoh dolong (4) cakes such as, jaja bantal biu, jaja buah tulud, (5) beverages such as, kopi, es daluman, teh hangat. keyword : Reinventarisation , Food Traditional, Sukasada
REINVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL KHAS KECAMATAN TEJAKULA, KABUPATEN BULELENG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI KULINER BALI Ni Made Dwi Jayanti Maharani .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Luh Masdarini, S.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : (1) mendeskripsikan makanan pokok tradisional khas Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng (2) mendeskripsikan lauk pauk tradisional khas Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng (3) mendeskripsikan sayur dan sayuran tradisional khas Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng (4) mendeskripsikan jajanan tradisional khas Kecamatan Tejakula (5) mendeskripsikan minuman tradisional khas Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Penelitian ini adalah penelitian survei yang dilakukan pada lokasi Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng. Metode yang digunakan adalah purposive sampling, dimana di Kecamatan Tejakula mengadakan reinvetarisasi makanan tradisional. Teknik pengumpulan data dengan metode (1) observasi, dan (2) wawancara. Lembar observasi dan panduan wawancara digunakan sebagai instrumen penelitian, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) makanan pokok tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari nasi moran sele/singkong, nasi moran jagung (jamal), blayag ikan laut, blayag ayam kampung dan mengguh. (2) lauk pauk tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari ikan panggang, pepes ikan tuna, ikan totok, sate be pasih dan tum be pasih. (3) sayuran tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari jukut rambugan jukut blook, jukut blook dan jukut kacang. (4) jajanan tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari jaja remu, sele melablab tuak manis, jaja lapis, jaja batun duren, jaja sumping biu (naga sari), jaja roko-roko, jaja plesor, jaja apem, jaja laklak, dodol, jaja sirat, jaja timus, jaja putu, bulung, dan jaja arang-arang. (5) minuman tradisional khas Kecamatan Tejakula terdiri dari tuak manis, ronde, rujak Bali, loloh kunyit gula batu, loloh don kayu manis, loloh kakap, loloh sembung, loloh kunyit, dan loloh baas. Kata Kunci : Reinventarisasi, Makanan Tradisional, Tejakula This study aimed to,(1) staple foods describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. (2) side dishes describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. (3) vegetable dishes describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. (4) snacks describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. (5) Beverages describe the traditional food Tejakula District, Buleleng Regency. type of research is a survey research at is located in the District of Tejakula, Buleleng Regency. Purpose the methods is purposive sampling, is facing Tejakula District, Buleleng Regency deliver the traditional food. Data collection techniques with methods (1) observation and (2) the interview. Observation and an interview guide purpose the instrument used, while Analysis of data bring about in a qualitative descriptive. These results indicate that, (1) ) staple foods the traditional Tejakula District, that is nasi moran sele/singkong, nasi moran jagung (jamal), blayag ikan laut, blayag ayam kampung dan mengguh. (2) side dishes the traditional Tejakula District, that is ikan panggang, pepes ikan tuna, ikan totok, sate be pasih dan tum be pasih. (3) a vegetable dish the traditional Tejakula District, that is jukut rambugan jukut blook, jukut blook dan jukut kacang. (4) snacks the traditional Tejakula District, that is jaja remu, sele melablab tuak manis, jaja lapis, jaja batun duren, jaja sumping biu (naga sari), jaja roko-roko, jaja plesor, jaja apem, jaja laklak, dodol, jaja sirat, jaja timus, jaja putu, bulung, dan jaja arang-arang. (5) beverages the traditional Tejakula District, that is tuak manis, ronde, rujak Bali, loloh kunyit gula batu, loloh don kayu manis, loloh kakap, loloh sembung, loloh kunyit, dan loloh baas. keyword : Inventory, Traditional Food, Tejakula
REINVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL KHAS KECAMATAN KUBUTAMBAHAN, KECAMATAN KUBUTAMBAHAN SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI KULINER BALI Gst Ayu Purwaningsih .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Cokorda Istri Raka Marsiti,S.Pd., M.Pd .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : mereinventarisasi makanan tradisional khas Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng meliputi; (1) makanan pokok tradisional khas Kecamatan Kubutambahan, (2) lauk pauk tradisional khas Kecamatan Kubutambahan, (3) sayuran tradisional khas Kecamatan Kubutambahan,(4) jajanan tradisional Khas Kecamatan Kubutambahan,(5) minuman tradisional khas Kecamatan Kubutambahan. Penelitian ini merupakan penelitian survei yang mengambil lokasi Desa Bengkala, Desa Pakisan, dan Desa Depeha Kecamatan Kubutambahan Kabupaten Buleleng. Teknik penentuan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dan snow ball sampling dengan menggunakn instrument berupa (1) lembar observasi , (2) pedoman wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) jenis makanan pokok tradisional khas Kecamatan Kubutambahan antra lain; nasi moran bungkil biu, nasi cacah keladi, nasi cacah gadung, tipat srosoban , tipat blayang kuah srosoban. (2) Jenis lauk pauk antara lain ;pesan be awan, sate lilit be awan, dendeng be celeng, timbungan. (3) jenis sayuran tradisional khas Kecamatan Kubutambahan antra lain; jukut kuah kara, urab kara, serapah, pelecing kara. (4) jenis jajanan tradisional khas Kecamatan Kubutambahan antara lain ; jaja satuh, krupuk gadung, urab ubi gadung, tape beras, kolek waluh, dodol suweg. (5) jenis minuman yang terdapat di Kecamatan Kubutambahan antar lain; es rujak, loloh sembung biu klutuk, loloh don waru, es jamur, es campur bubuh. Kata Kunci : Reinventarisasi, makanan tradisional khas, Kubutambahan This purpose of this researche are : re-inventory of traditional food on kubutambahan included; (1) traditional main foods on kubutambahan, (2) traditional side dish on kubutambahan, (3) traditional vegetables on kubutambahan, (4) traditional snack on kubutambahan, (5) traditional drinks on kubutambahan. This research is a survey at bengkala village, pakisan village and depeha village on kubutambahan subdistrict in buleleng. Sampling technique used is purposive sampling and snow ball sampling by using instruments such as (1) Observation sheet, (2) interview guidance. Analysis of the data used is descriptive qualitative analysis. The result of this research are: (1) kind of traditional main food on kubutambahan are; nasi moran bungkil biu, nasi cacah keladi, nasi cacah gadung, tipat srosoban , tipat blayang kuah srosoban. (2) kind of traditional side dish on kubutambahan are; pesan be awan, sate lilit be awan, dendeng be celeng, timbungan. (3) kind of traditional vegetables on kubutambahan are; jukut kuah kara, urab kara, serapah, pelecing kara. (4) kind of traditional snack on kubutambahan are jaja satuh, krupuk gadung, urab ubi gadung, tape beras, kolek waluh, dodol suweg. (5) kind of traditional drinks on kubutambahan are; es rujak, loloh sembung biu klutuk, loloh don waru, es jamur, es campur bubuh. keyword : Reinventory, Traditional Food, Kubutambahan
PEMANFAATAN AMPAS TAHU MENJADI ABON Widhury Soetopo .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6549

Abstract

Penelitian jenis eksperimen ini bertujuan mengetahui kualitas abon ampas tahu dengan bahan utama ampas tahu sebesar 100% dilihat dari; (1) aspek warna. (2) aspek tekstur. (3) aspek aroma dan (4) aspek rasa. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode observasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar uji mutu hedonik dengan 3 tingkatan yaitu; baik, cukup dan kurang. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis terlatih yang terdiri dari 25 orang guru Sekolah Menengah Kejuruan diantaranya; 13 orang guru SMK N 2 Singaraja, 5 orang guru SMK Triatmajaya dan 7 orang SMK N 1 Seririt. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah (1) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek warna dengan perolehan skor rata-rata (3,00) dalam kategori baik sesuai tolok ukur yaitu berwarna coklat. (2) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek tekstur dengan perolehan skor rata-rata (2,84) dalam kategori baik sesuai dengan tolok ukur yaitu kering dan berserat. (3) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek aroma dengan perolehan skor rata-rata (2,92) dalam kategori baik sesuai dengan tolak ukur yaitu beraroma khas bahan utama. (4) Kualitas abon ampas tahu dilihat dari aspek rasa dengan perolehan skor rata-rata (2,96) dalam kategori baik sesuai dengan tolok ukur yaitu manis, gurih dan terasa bahan utama. Kata Kunci : ampas tahu, kualitas, abon The aim of this type of experiment research to determine the quality of shredded pulp out with the main ingredient pulp out of 100% of the visits; (1) aspects of color. (2) aspects of texture. (3) aspects of the aroma and (4) the aspect of taste. Data collection method used in this research is the method of observation. Instruments used in this research that hedonic quality test sheets with three levels, namely; good, sufficient and less. Panelists in this study is trained panelists consisting of 25 people including Vocational High School teacher; 13 teachers from SMK N 2 Singaraja, 5 vocational teachers Triatmajaya and 7 SMK N 1 Seririt. Data were analyzed using quantitative descriptive technique. Results of this study were (1) Quality of shredded tofu seen from the aspect of color with the acquisition of the average score (3.00) in both categories corresponding benchmarks are brown. (2) Quality of shredded tofu seen from the aspect of texture with the acquisition of the average score (2.84) in both categories in accordance with the benchmarks are dry and fibrous. (3) Quality of shredded pulp from the aspect of scent with the acquisition of the average score (2.92) in both categories in accordance with the measures, flavorful typical main ingredient. (4) Quality of shredded pulp from the aspect of flavor with the acquisition of the average score (2.96) in both categories in accordance with the benchmarks of sweet, savory and was the main ingredient. keyword : pulp, quality, shredded
PEMANFAATAN SORTIR BUAH ANGGUR MENJADI MANISAN Ni Kadek Sumariyani .; Ni Wayan Sukerti, S.Pd, M.Pd. .; Ni Made Suriani, S.Pd, M.Par. .
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpkk.v4i1.6550

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Tingkat kesukaan panelis terhadap manisan anggur dari aspek warna (2) Tingkat kesukaan panelis terhadap manisan anggur dari aspek rasa. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen dan metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dengan uji panelis berupa lembar uji kualitas. Data dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Panelis dalam penelitian ini merupakan panelis konsumen yang terdiri dari 50 orang mahasiswa Fakultas Teknik dan Kejuruan Universitas Pendidikan Ganesha. Hasil penelitian menunjukkan (1) Tingkat kesukaan panelis terhadap manisan sortir anggur dari aspek warna berada dalam katagori suka dengan perolehan persentase sebesar 72% (36 orang) dari 50 orang panelis.(2) Tingkat kesukaan panelis terhadap manisan sortir anggur dari aspek rasa berada dalam katagori suka dengan perolehan persentase sebesar 80% (40 orang) dari 50 orang panelis.Kata Kunci : Sortir anggur, Manisan, Tingkat Kesukaan This study aims to determine (1) Level A panelist against candied grapes from the aspect of color (2) Level A panelist against candied grapes from the aspect of taste. This research is an experimental research and data collection methods used in this study is the observation method to test panelists form sheet quality test. Data were analyzed using quantitative descriptive technique. Panelists in this study is a consumer panelists consisting of 50 students of the Faculty of Technical and Vocational Education University Ganesha. The results showed (1) Level A panelist against candied grape sort of aspect of color are in the category of love with the acquisition of a percentage of 72% (36 people) of 50 panelists. (2) Level A panelist against candied grape sort of aspect of a sense of being in Like the category with the acquisition of a percentage of 80% (40 people) of 50 panelists.keyword : Sort grape, candied, Level passions
REINVENTARISASI MAKANAN TRADISIONAL BULELENG SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI KULINER BALI Ni Wayan Sukerti; Cok.Istri Marsiti; Ni Made Suriani
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 1 (2016)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jish-undiksha.v5i1.8282

Abstract

pertama ini adalah untuk memperoleh strategi reinventarisasi makanan tradisional Buleleng sebagai salah satu upaya pelestarian seni kuliner Bali. Tujuan dapat dijabarkan sesuai tahapan pencapaian (1) Mengidentifikasi jenis-jenis makanan tradisional yang khas di Kabupaten Buleleng sejak dulu sampai sekarang (2) Menyusun pedoman/panduan resep beragam makanan tradisional khas di Kabupaten Buleleng. Jenis penelitian ini berupa penelitian survei dan pengembangan (Survei and Development Research ) yang dilaksanakan selama 2 (dua) tahun. Penelitian tahun pertama, menghasilkan rancangan sebagai berikut: (a) melakukan identifikasi terhadap jenis-jenis makanan tradisional khas Buleleng yang dikonsumsi masyarakat di Kabupaten Buleleng sebelumnya.,(b) melakukan pengkajian resep-resep berbagai jenis makanan tradisional khas Buleleng berdasarkan hasil identifikasi secara tradisional, (c) Menyusun draft pedoman resep tradisional . Lokasi penelitian ini adalah di delapan Kecamatan yang ada di kabupaten Buleleng, yang terbagi ke dalam 24 desa sebagai wilayah sampling. Metode pengumpulan data adalah metode wawancara, metode observasi partisipasi, dan metode Dokumentasi. Selanjutnya Data dianalisis secara deskriftif kualitatif yaitu pemaparan dengan kata-kata untuk menggambarkan objek yang diteliti. Penggambaran data hasil penelitian dilakukan secara objektif,sesuai dengan keadaan sebenarnya. Data hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Jenis-jenis hidangan khas tradisional kabupaten Buleleng meliputi : (a) Makanan Pokok seperti nasi tulen, nasi moran gadung, nasi moran keladi/talas, moran sele sawi, mengguh, blayag, tipat srosob; (b) Lauk Pauk meliputi : serapah, sate celeng, timbungan , dll, (c) Sayuran meliputi : urab paku, urab kacang dll, (d) Jajanan meliputi: jaja bantal, jaja kaun tulud, jaja lemu, jaja satuh ; dll, (e) Minuman meliputi loloh kunyit, loloh belimbing, es daluman, es kuud, rujak timun.;(2) tersusunnya 1 buah buku draft resep makanan tradisional Buleleng. Kata kunci: reinventarisasi, makanan tradisional, kuliner Bali Abstract The aim of research in the first year is to obtain Buleleng traditional foods re-inventory strategy as one of efforts to conserve Bali culinary arts. Goals can be outlined to the stage of achievement such as: (1) Identify the types of traditional food that is typical in Buleleng since long time ago until now (2) Develop guidelines/manual of various traditional food recipes in Buleleng. This type of research is in the form of Survey and Development Research which held for 2 (two) years. The first year, would produce the design as follows: (a) the identification of the types of Buleleng traditional food that consumed by people in Buleleng in the previous time, (b) assessing the recipes of various kinds of Buleleng traditional food based on the identification which has been conducted traditionally, (c) doing the process of testing traditional recipes. The location of this research was in the eight sub-districts in the Buleleng Regency, which were divided into 24 villages as the sampling area. Data collection methods used in this reseach were interviews, observation method of participation, and methods of documentation. Further data were analyzed by descriptive qualitative that would be presented by describing the object under study. Data depiction of the research results conducted objectively, in accordance with the actual and the real situation. The result of data showed that: (1) The types of Buleleng traditional dishes include: (a) Staple Food such as rice, gadung moran rice, taro moran rice, sweet potato moran rice, mengguh, blayag, tipat srosob; (b) the Side Dish include: serapah, pork satay, timbungan, etc., (c) Vegetables include: urab paku, urab kacang, etc., (c) Snacks include: bantal cake, Kaun tulud cake, Lemu cake, satuh cake, etc., (d) Beverages include turmeric herb, star fruit herb, daluman ice, young coconut ice, cucumber salad. Keywords: re-inventory,traditional foods, Bali Culinary arts
STRATEGI PENGEMBANGAN MAKANAN TRADISIONAL BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI SEBAGAI UPAYA PELESTARIAN SENI KULINER BALI Cokorda Istri Raka Marsiti; Ni Made Suriani; Ni Wayan Sukerti
Jurnal IKA Vol. 17 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ika.v17i2.19844

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah (a) melakukan penelusuran literatur dan menggali pengalaman tim peneliti terkait  jenis-jenis hidangan tradisional khas Bali, (b) melakukan uji coba resep-resep sehingga diperoleh resep-resep baku, dan (c) membuat situs Website tentang hidangan tradisional khas Bali dilanjutkan dengan mengunggah semua resep.            Penelitian ini penelitian survey dilanjutkan dengan eksperimen dengan metode pengumpulan data melalui observasi dan uji panelis untuk menilai kualitas produk, sesuai klasifikasinya yaitu makanan pokok, lauk-pauk, sayuran, jajanan, dan minuman. Responden dalam penelitian ini adalah  dosen Jurusan PKK.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian terhadap resep-resep yang telah teridentifikasi pada penelitian menghasilkan resep-resep baku hidangan tradisional Bali.Selanjutnya,hasil uji panelis   sebagai berikut. (1)Kualitas makanan pokok khas Bali, dengan kategori baik meliputi: nasi tulen putih, nasi tulen merah, nasi kuning Bali, nasi moran sele bun, moran keladi, moransele sawi, moran biu, bubuh moreng, mengguh, ketupat, belayag, entil dan pesor; (2) Kualitas lauk-pauk  dengan kategori baik meliputi: urutan be celeng, lawar merah, lawar putih, tum ayam, pesan cakep, gerangasem, ayam betutu, tum be celeng, sate empol;(3) Kualitas hidangan sayuran dengan kategori baik meliputi:jukut ares, jukut balung nangka, jukut plecing gonda, plecing kangkung, kalas kacang panjang,urab paku, serombotan; (4) Kualitasjajanan khas Bali  dengan kategori baik meliputi: jaja bantal, jaja sumping waluh, klepon;(5)Kualitas minuman  khas Bali  dengan kategori baik meliputi: es rujak kuud, es daluman, rujak uyah sera tabya,dan rujak manis.Selanjutnya semua resep yang telah dihasilkan ini diunggah ke website dengan akun: http://cokistrirakamarisiti.com.
Toga Poni: Manfaat dan Prospek bagi Kelompok Wanita Tani Lebah Sari I Made Pradana Adiputra; Made Ary Meitriana; Ni Wayan Sukerti
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202162.637

Abstract

TOGA PONI: BENEFITS AND PROSPECTS FOR THE BEEHIVE SARI WOMEN FARMER GROUP. To achieve conditions for people who live healthy and prosperous, especially those who do not have large areas of land, hydroponics as a simple technology in farming is the right choice. This effort is the focus of community service activities in the Lebah Sari Women Farmers Group (KWT), Jembong Hamlet, Ambengan Village. Several activities are needed that can support the KWT program in accordance with conditions in the field that have a positive impact that focuses on the lack of understanding of family medicinal plants (TOGA) and planting procedures / hydroponic system techniques as a new flagship program, knowledge of utilization and processing of TOGA for resilience family health and increase the resilience of the KWT economy. Through socialization, counseling and assistance, efforts to provide an understanding of TOGA, hydroponic systems and the prospects for TOGA processing business are important factors for KWT to choose TOGA as a new agricultural activity that supports KWT and a strategic step in facing the current Covid-19 pandemic situation.
ANALISIS PENERAPAN CLEANLINESS, HEALTH, SAFETY & ENVIRONMENT (CHSE) DI DESA TUA PEDAWA PADA ERA KEBIASAAN BARU Putu Mas Rinda Melani; Damiati; Ni Wayan Sukerti
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 14 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v14i1.58898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Cleanliness, Health, Safety & Environment (CHSE) di Wisata Desa Tua Pedawa pada era kebiasaan baru. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu Kasi Kesra Desa Pedawa, Pokdarwis Desa Pedawa, pemilik Rumah Adat Bandung Rangki, pemilik Kubu Hobbit dan Produsen gula aren Pedawa. Metode pengambilan data yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi adapun analisis terkait penerapan CHSE di wisata Desa Tua Pedawa menggunakan panduan Standar Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan yang tercantum pada Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif No 13 Tahun 2020. Setelah dilakukan pengambilan data, didapatkan hasil bahwa Desa Tua Pedawa termasuk ke dalam kriteria cukup baik dalam penerapan Cleanliness, Health, Safety and Environment (CHSE).
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Adnyani, Ni Nyoman Widya Ayu Ningsih, Dyah Chrisinta, Debora Cok.Istri Marsiti Cokorda Istri Raka Marsiti Cokorda Istri Raka Marsiti Damiati Damiati - Dwipayana, I Kadek Windu Erlina, Nia Gelu, Leonard Peter Gst Ayu Purwaningsih . Gusti Ayu Mahadewi . Gusti Ketut Arianti . I Gede Yudi Wisnawa I Gusti Ayu Adelia Ratnadewi . I Gusti Ayu Adelia Ratnadewi ., I Gusti Ayu Adelia Ratnadewi I Made Cipta Widiadana I Made Pradana Adiputra I Putu Parwata I Wayan Aris Styadi Putra . Ida Ayu Putu Hemy Ekayani Ida Bagus Putu Mardana Iga Garnish . Iga Garnish ., Iga Garnish Kadek Indah Sevy Septisia Kadek Sutaryasih . Ketut Alit Catur Asrini . Ketut Alit Catur Asrini ., Ketut Alit Catur Asrini Komang Nopi Purnama Dewi . Liantini, Kadek Wina LUDGARDIS LEDHENG Luh Masdarini Luh Putu Desy Yusanti . Luh Santiasih Made Ary Meitriana Made Diah Angendari Made Riki Ponga Kusyanda Made Santo Gitakarma Made Vivi Oviantari Made Yogi Perdana Putra . Maharani, Silvia Marsiti, Cok.Istri Melkisedik Bukifan Mila Suryani Kartika . Mila Suryani Kartika ., Mila Suryani Kartika narayana, i komang Ni Kadek Nusantari . Ni Kadek Sumariyani . Ni Kadek Sumariyani ., Ni Kadek Sumariyani Ni Ketut Sari Adnyani Ni Komang Tenny Aprillia Ni Luh Ernawati . Ni Luh Ernawati ., Ni Luh Ernawati Ni Made Dwi Jayanti Maharani . Ni Made Dwi Jayanti Maharani ., Ni Made Dwi Jayanti Maharani Ni Made Eviana Sari . Ni Made Nopiawati . Ni Made Suriani Ni Made Tuari . Ni Nyoman Dewi Adnyani . Ni Putu Ragita Cahya WIcaksani, Ni Putu Ragita Cahya Wicaksani Peter Gelu, Leonard Pusparini, Luh Kade Putri Wina Putri, Ketut Windi Tarisa Putri, Made Anggun Riani Putri, Ni Luh Ari Melani Putu Dessy Purnama Dewi . Putu Mas Rinda Melani Putu Purnami Dewi . Putu Purnami Dewi ., Putu Purnami Dewi Rahayu Arinta, Fenty Redan Werang, Basilius Risa Panti Ariani Sari, Kadek Lany Widya Semardiani, Ni Komang Ari Shintia Arum Handayani Simarmata, Justin Eduardo suratman Tiyoni, Ni Wayan Tsani Hartani Suprapto Widhury Soetopo . Widhury Soetopo ., Widhury Soetopo