Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN MEDIA PUZZLE DALAM MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ., Ni Komang Evi Yudiasmini; ., Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3530

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif anak dalam mengenal lambang bilangan setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media puzzlepada kelompok Asemester II di TK Pra Widya Dharma Satra Tahun Pelajaran 2013/2014.Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus.Subjek penelitian ini adalah 12 orang anak yang terdiri dari 7 laki – laki dan 5 perempuan.Data penelitian tentang perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangan dikumpulkan dengan metode observasi.Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif.Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilangansetelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT)pada siklus I sebesar 59,37%yang berada pada kategori rendah ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 83,81% yang tergolong pada kategoritinggi. Jadi, terdapat peningkatan perkembangan kognitif dalam mengenal lambang bilanganpada anak setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) sebesar 24,44%. Kata Kunci : pembelajaran kooperatifTeams Games Tournament (TGT), media puzzle, perkembangan kognitif The aim of this research was to study the improvement within cognitive development in knowing introduction numbers after the application ofTeams Games Tournament (TGT) Cooperative learningto the A group childrenof TK Pra Widya Dharma Satra during the second semester in the academic year 2013/2014. This study is a classroom action-based research which was carried out in two cycles with 12 children as the subjects consisted of 7 males and 5 females. The data on the cognitive development in knowing introduction numbers were collected by observation method. The data in this reasearch were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis methods. The result of the data analysis shows that there was 59.37% improvement for the cognitive development in knowing introduction numbers after the application of Teams Games Tournament (TGT) Cooperative learningin the first cycle, which can be categorized aslow level, then, in fact it was 83.81% in the second cycle as a high category. Therefore, the improvement for the cognitive development in knowing introduction numbers after the treatment was 24.44%.keyword : Teams Games Tournament (TGT), Cooperative learning,puzzle,cognitive development
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA PADA ANAK KELOMPOK A ., Ni Putu Dessy Rumilasari; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7704

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih banyaknya anak yang mengalami kesulitan dalam kemampuan berbicara berdasarkan hasil pencapaian perkembangan bahasa yang berada pada kategori belum berkembang dan mulai berkembang. Sehingga diperlukan inovasi dalam metode pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan berbicara pada anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode bermain peran (role playing) terhadap kemampuan berbicara pada anak kelompok A semester II di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja Tahun pelajaran 2015/2016. Sampel penelitian ini adalah 24 anak kelompok A3 sebagai kelompok eksperimen, dan 24 anak kelompok A1 sebagai kelompok kontrol yang dipilih dengan teknik porpusive sampling. Data penelitian tentang kemampuan berbicara dikumpulkan dengan metode observasi menggunakan instrumen daftar cocok (checklist). Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan metode bermain peran (role playing) terhadap kemampuan berbicara pada anak kelompok A di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja Tahun Pelajaran 2015/2016 (sig= 11,18 > 2,021).Kata Kunci : anak usia dini, metode bermain peran (role playing), kemampuan berbicara This research was motivated by still many children who have difficulty in speaking based on the achievement of language development that are in the category of underdeveloped and began to develop. So that the necessary innovations in teaching methods that can increase the ability speak to the children in group A in kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja. The purpose of this research is as well as to determine the effect of role playing method on speaking ability in group A the second semester of kinder garten Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja the academic year 2015/2016. This research is classified as quasi-experimental design with posttest only control group design.The study population was a group of children in kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja school year 2015/2016.The sample was 24 child of group A3 as the experimental group, and 24 child of group A1 as the control group were selected by porpusive sampling. Data collected research on speaking ability with the observation method with instruments such as checklist. Results showed a significant difference method role playing the ability to speak to the children in group A in kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal Singaraja in the school year 2015/2016 (sig = 11.18> 2.021).keyword : early childhood, role playing method, speaking ability
Penerapan Metode Demonstrasi untuk Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak dalam Pengenalan Sains ., Ketut Anggun Cahyani; ., Dr. I Nyoman Jampel,M.Pd; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.5762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif setelah adanya penerapan metode demonstrasi dalam pengenalan sains pada anak kelompok B2 semester II tahun Pelajaran 2014/2015 di TK Dharma Kumara Patemon. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek dalam penelitian ini adalah 30 anak kelompok B2 semester II di TK Dharma Kumara Patemon tahun pelajaran 2014/2015. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada peningkatan perkembangan kognitif setelah diterapkan metode demonstrasi dalam pengenalan sains. Pada siklus I sebesar 68,00% yang berada pada kriteria sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 89,83% yang berada pada kriteria tinggi. Berdasarkan hasil penelitian tersebut disimpulkan bahwa penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan perkembangan kognitif anak dalam mengenal konsep sains.Kata Kunci : metode demonstrasi, pengenalan sains, perkembangan kognitif This study was carried out to find out the increase of cognitive development after the implementation of the demonstration method in the introduction of science for children group B2 at second semester in the academic year 2014/2015 at Dharma Kumara kindergarten, Patemon. This study was designed as a classroom action research that was conducted in two cycles. The subjects of this study were 30 children at second semester of B2 class in the academic year 2014/2015 at Dharma Kumara kindergarten, Patemon. The data of this research that were related to the cognitive development was observation with instrument namely observation sheet. The data were analyzed through descriptive statistical analysis and descriptive quantitative analysis method. The result of the analysis showed that there was an increase of cognitive development after implementing a demonstration method in the introduction of science. At the first cycle about 68.00% which were in the average criteria at the first cycle apparently increased in the second cycle into 89.83% which were in high criteria. Based on the result of this study it can be concluded that the implementation of demonstration method can improve cognitive development of children in recognizing the concept of science.keyword : methods demonstration, cognitive development, introduction to science
PENERAPAN METODE PEMBERIAN TUGAS MELALUI KEGIATAN MENGANYAM BERBANTUAN MEDIA DAUN PISANG UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK B2 ., Made Samiati; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.5910

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan menganyam berbantuan media daun pisang pada anak kelompok B2 semester II tahun pelajaran 2014/2015 di TK Budhi Luhur sudaji. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 13 orang Anak TK pada Kelompok B2 Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015. Data penelitian tentang peningkatan kemampuan motorik halus dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar format observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak dengan melalui penerapan metode pemberian tugas melalui kegiatan menganyam berbantuan media daun pisang dengan penerapan pada siklus I sebesar 67,81% yang berada pada kategori sedang dan mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,56% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak sebesar 17,75%. Kenyataan ini menunjukkan bahwa Penerapan Metode Pemberian Tugas Melalui Kegiatan Menganyam Berbantuan Media Daun Pisang Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok B2 TK Budhi Luhur Sudaji berlangsung secara efektif.Kata Kunci : Metode Pemberian Tugas, Kegiatan Menganyam, Media Daun Pisang, Kemampuan Motorik Halus This study aimed to improve the students fine motor skill by using weaving leaf of the students group B2 in second semester in the academic year 2014/2015 at TK Budhi Luhur Sudaji. This research was a classroom action research. This study was conducted in two cycles. Subject of this study were the students of B2 group in the second semester in the academic year 2014/2015 which consists of 13 students. Method used was observation method with instrument such as observation sheet. Data were analyzed using descriptive statistical analysis of quantitative methods. The result showed that there was an improvement to the childs fine motor skill toward application of task method by weaving leaf activity. The result was 67,81% on the average level and 85,56% was increasing on the second cyle and was the hight level. There was an improvement level of the students fine motor skill about 17,75%. The result showed that the students fine motor skill toward application of task method by weaving leaf activity for improving the students fine motor skill on the B2 group at TK Budhi Luhur Sudaji completed effectively.keyword : giving a taks method, weaving leaf activity, fine motor skill
PENGARUH STRATEGI PERMAINAN IMAJINATIF TERHADAP KREATIVITAS ANAK KELOMPOK B GUGUS III KECAMATAN BULELENG TAHUN AJARAN 2016/2017 ., Pandan Sari Luh Putu; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd.,M.Pd; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11656

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kreativitas yang antara kelompok anak yang mendapat strategi permainan imajinatif dengan anak yang mendapat strategi pembelajaran ekspositori terhadap kreativitas pada anak Taman Kanak-kanak di gugus III Kecamatan Buleleng tahun ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan menggunakan post-test only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B gugus III Kecamatan Buleleng yang berjumlah 244 orang.Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster sampling. Sampel penelitian ini adalah eksperimen pada kelompok B2 di TK Widya Kumara yang berjumlah 15 anak, dan kontrol pada kelompok B1 di TK Dana yang berjumlah 17 anak. Data hasil kreativitas anak dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis menggunakan teknik analisis anava satu jalur (one way anava). Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung adalah 17,32 dan ttabel dengan taraf siginifikan 5% dan derajat kebebasan (db) 30 adalah 2,0422 dengan demikian thitung>ttabel. Berdasarkan kriteria pengujian, maka HA diterima yaitu terdapat perbedaan yang signifikan kreativitas antara anak yang mendapat strategi permainan imajinatif dengan anak yang mendapat strategi pembelajaran ekspositori. Adapun nilai rata-rata anak kelompok yang diberikan strategi permainan imajinatif yaitu 41,33 lebih tinggi dibandingkan kelompok dengan strategi pembelajaran ekspositori yaitu 18,88. Dari penelitian ini dapat disarankan agar sekolah membuat program pengembangan kreativitas dengan treatment yang terbukti unggul yakni strategi permainan imajinatif.Kata Kunci : anak, kreativitas, strategi The purpose of this research was to describe the differences of creativity between groups of children that taught an imaginative game strategy with children that taught an expository learning strategy on creativity in children kindergarten in gugus III Kecamatan Buleleng academic year 2016/2017. This research was a quasi-experimental research using posttest design only control group design. The research population was all children of group B gugus III Kecamatan Buleleng which belong to 244 people. The sample determination technique in this research uses cluster sampling technique. The samples of this research was experiment in group B2 in kindergarten Widya Kumara which belong to 15 children, and control group B1 in Dana kindergarten which amount 17 children. The data of children creativity was collected by observation technique which was analyzed by using one way anava analysis technique. Based on the result of analysis obtained tcount was 17,32 and ttable with significance level 5% and degrees of freedom (db) 30 is 2,0422 thus thitung> ttabel. Based on the criteria, then HA accepted that there was a significant difference in creativity between children that get an imaginative game strategy with children that get expository learning strategies. The average value of children group that was given an imaginative game strategy is 41.33 higher than the group with an expository learning strategy that is 18.88. From this research can be suggested that the school create creativity development program with a proven superior treatment that is imaginative game strategy.keyword : Keywords: child, creativity, strategy.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL MAGOAK-GOAKAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KERJASAMA ANAK KELOMPOK B TK WIDYA SESANA SANGSIT TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Putu Winda Suyeni; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7805

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kerjasama setelah diterapkan metode demonstrasi melalui permainan tradisional magoak-goakan pada anak kelompok B di TK Widya Sesana Sangsit Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 14 orang anak TK pada kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang kemampuan kerjasama dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan kerjasama dengan penerapan metode demonstrasi pada siklus I sebesar 73,33 % yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 80,11 % yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan kemampuan kerjasama pada anak setelah diterapkan metode demonstrasi melalui permainan tradisional magoak-goakan sebesar 6,78 %. Kata Kunci : metode demonstrasi, permainan tradisional magoak-goakan, kemampuan kerjasama This application purpose how to know and improve the skill of courperation after application of demonstration method throught the traditional game magoak-goakan for the children of group B in TK Widya Sesana Sangsit the school year 2015/2016. Kind for this application for application action of class to implemented in two sicluss. The subject of this application it’s about 14 persons of the children in TK for group B semester II the school year 2015/2016. Data of the application about the skill of the cooperation together with observation method with instrument such as page of observation. Result of analysis data used analysis method statistic deskriptif kuantitatif. Result of analysis data to become incident and how to improve the skill of cooperation with research of demonstration method for sicluss I it’s about 73,33 % to stay for middle category and act the incident to improve for sicluss II to become 80,11 % it’s included for high category and than. It can be how to improve the skill cooperation for the children after application demonstration method through the traditional game magoak-goakan about 6,78 %.keyword : demonstration method, traditional game magoak-goakan, skill of cooperation
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN ANAK KELOMPOK B DI GUGUS VII ., Putu Ayu Sri Setiawati; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15321

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh signifikan model pembelajaran quantum learning terhadap kemampuan membaca permulaan anak kelompok B di gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2017/2018. Jenis penelitian ini quasi eksperimen, populasi penelitian ini adalah seluruh kelompok B di gugus VII Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 12 kelas. sampel penelitian ini yaitu TK Lab Undiksha Singaraja yang berjumlah 30 anak dan TK Immanuel yang berjumlah 25 anak. Data kemampuan membaca permulaan anak dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan rubrik. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakann statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. hasi penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan membaca permulaan yang menggunakan model pembelajaran quantum learning dengan anak yang ridak menggunkan model pembelajaran quantum kearning dengan thit = 9,5323229 > ttab 2,005746 ini berarti terdapat perbedaan yang signifikan. Berdasarkan hasil analisis data model pembelajaran quantum learning berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan anak. hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata anak yang menggunakan model pembelajaran quantum learning yaitu 32,9 dan skor rata-rata anak yang tidak menggunakan model pembelajaran quantum learning yaitu 27,16. Perbaikikan dilakukan dalam proses pembelajaran dengan menggunkan model pembelajaran quantum learning untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak dalam mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran dikelas.Kata Kunci : model quantum learning, kemampuan, membaca permulaan The purpose of the research determine the significant effect of learning model of model quantum learning early reading skill of group B chilfren in gugus VII Buleleng district year 2017/2018. This type of research is a quasi exsperiment design research on equivalent control group design. The population of this study is the entire group B in cluster VII Buleleng. The sample of this research is TK Lab Undiksha Singaraja which amounted to 30 children and TK Immanuel Singaraja kindergarten which amounted 25 children.The data of early reading skill was collected by using rubric with observation.The data obtained ware statistical analysis technique, t-test. The results showed that there are differences of early reading skill between model with students who did not use quantum learning model with thit = 9,5323229> ttab 2,005746 this means there are significant differences.Based on the result of data analysis of learning model quamtum learning effect on early reading skill.This can be seen from the average score of student who use the learning model of quantum learning is 32,9 and the average score of students who use the learning model of quantum learning is 27,16.Improvement is done in the learning process using quantum learning model to improve the child’s early reading skill in overcoming the obstacles in the learning process in the class.keyword : skill, early reading, quantum learning model
PENGARUH RAGAM HIAS GEOMETRI TERHADAP KECERDASAN VISUAL-SPASIAL PADA ANAK GUGUS V KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN TABANAN ., Ni Luh Gede Nita Pradnyawati; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd.,M.Pd; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 3 (2017): Desember
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v5i1.11511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kecerdasan visual-spasial antara anak yang mendapat pembelajaran ragam hias geometri dengan anak yang mendapat pembelajaran konvensional (exspositori) kelompok B di gugus V Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan Tahun Ajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen dengan rancangan menggunakan non equivalent control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B gugus V Kecamatan Kediri Kabupaten Tabanan yang berjumlah 148 orang. Teknik penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik cluster sampling. Sampel penelitian ini adalah anak-anak kelompok B1 di Taman Kanak-Kanak Sartika Nyitdah yang berjumlah 15 orang anak sebagai kelompok eksperimen yang diberikan pembelajaran ragam hias geometri dan anak kelompok B2 di Taman Kanak-Kanak Cipta Karya II Pejaten yang berjumlah 14 orang anak sebagai kelompok kontrol yang diberikan pembelajaran konvensional (exspositori). Data hasil kecerdasan visual-spasial anak dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis menggunakan teknik analisis anava satu jalur (one way anava). Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung adalah 7,770 dan ttabel dengan taraf siginifikan 5% dan derajat kebebasan (db) 27 adalah 2,052 dengan demikian thitung>ttabel. Berdasarkan kriteria pengujian, maka HA diterima yaitu terdapat perbedaan yang signifikan kecerdasan visual-spasial antara anak yang mendapat pembelajaran ragam hias geometri dengan anak yang mendapat pembelajaran konvensional (exspositori). Adapun nilai rata-rata anak kelompok yang diberikan pembelajaran ragam hias geometri yaitu 56,33 lebih tinggi dibandingkan kelompok dengan pembelajaran konvensional (exspositori) yaitu 29,30. Dari penelitian ini dapat disarankan agar sekolah membuat program pengembangan kecerdasan visual-spasial dengan treatment yang terbukti unggul yakni pembelajaran ragam hias.Kata Kunci : ragam hias, kecerdasan visual-spasial The aimed of this study is to find out the significant different of visual-spatial intelligence between the students who were treated by geometric ornamental learning and those who were treated by conventional learning (expository) in group B cluster V in Kediri District, Tabanan Regency in academic year 2016/2017. It was a quasi-experimental research which used non-equivalent control group design. The population of this study was 148 students from group B in cluster V in Kediri District, Tabanan Regency. In addition, the samples of this study were selected by administering cluster random sampling. From that population, the samples of this study were 15 students of group B1 in Kartika Sartika Nyitdah Kindergarten as experimental group treated by geometric ornamental learning and 14 students of group B2 in Cipta Karya II Pejaten Kindergarten as control group treated by conventional learning (expository). The data of visual-spatial intelligence were obtained by observation technique and analyzed quantitatively by using one way anava. It was found that tobs is 7.770 and ttable is 2.025 (α=0.05) in the degree of freedom (df) 27. Therefore, in terms of hypothesis testing, it showed that Ha is accepted. It means that there is a significant different of visual-spatial intelligence between the students who were treated by geometric ornamental learning and those who were treated by conventional learning (expository). Besides, it could be proven by the result of the mean score of both groups in which the mean score of experimental group (56.33) is higher than the mean score of control group (29.30). As a suggestion, the researcher propose geometric ornamental learning as media which was proven to develop visual-spatial intelligence of the students.keyword : geometric ornamental, visual-spatial intelligence
PENGARUH METODE STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK (SAS) TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK KELOMPOK B ., LUH NELI ANTARI; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 7, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v7i2.18992

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah kemampuan membaca permulaan anak pada kelompok B di Gugus VII Kecamatan Buleleng Kabupaten Buleleng tahun pelajaran 2018/2019. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak kelompok B Taman Kanak-kanak Gugus IV Kecamatan Buleleng tahun pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi experiment). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di Gugus IV Kecamatan Buleleng. Sampel dalam penelitian ini yaitu TK Cudhacrama Singaraja yang berjumlah 20 anak dan TK Santi Kumara Singaraja yang berjumlah 15 anak. Data kemampuan membaca permulaan anak dikumpulkan dengan menggunakan teknik observasi dan rubrik. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan membaca permulaan yang menggunakan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) dengan yang tidak menggunakan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) dengan thitung = 18,74 dan ttabel dengan dk = (n1 + n2 – 2) = 33 dengan taraf signifikansi 5% = 2,034 Dengan demikian thitung > ttabel = 18,74 > 2,034, maka H0 ditolak dan HA diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak. Hal ini dapat dilihat dari skor rata-rata anak yang menggunakan metode SAS yaitu 55,75 dan skor rata-rata anak yang tidak menggunakan metode SAS yaitu 31,18. Penerapan metode SAS dalam proses pembelajaran digunakan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada anak dalam mengatasi kendala-kendala dalam proses pembelajaran di kelas.Kata Kunci : metode SAS, kemampuan, membaca permulaan, anak usia dini The problem in this study was the beginning reading ability of group B children in Cluster VII Buleleng District, Buleleng Regency in academic year 2018/2019. This study aimed at difference the significant effect of Synthetic Structural Analysis (SAS) method on the ability to read early in group B Kindergarten children, Cluster IV District of Buleleng in academic year 2018/2019. This type of research is a quasi-experiment. The population in this study were all of children from group B in Cluster IV District of Buleleng. The sample in this study were 20 students of TK Cudha Crama Singaraja and 15 students of TK Santi Kumara Singaraja. The technique used in collecting the data were observation and rubric. The data were analyzed by using descriptive statistics and inferential statistics, named the t-test. The results showed that there were differences in the initial reading ability using the Synthetic Analytical Structural (SAS) method with those who did not using the Synthetic Structural Analysis (SAS) method with t count = 18.74 and t table with dk = (n1 + n2 - 2) = 33 with significance level of 5% = 2.034 Thus tcount > t table = 18.74 > 2.034, then H0 is rejected and HA is accepted. So, it can be concluded that there is a significant effect of the Synthetic Analytical Structural (SAS) method on the beginning reading ability of children group. This can be seen from the average score of children using the SAS method, which is 55.75 and the average score of children who do not use the SAS method is 31.18. The application of the SAS method in the learning process is used to improve the children beginning reading ability in faced any problem in learning process in the classroom.keyword : skill, early reading, SAS method, young children
IMPLEMENTASI METODE BERMAIN DENGAN KARTU SUKU KATA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA ANAK ., Luh Wini Ayu Wreti Kandayun; ., Dra. Made Sulastri, M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/paud.v3i1.6017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui impelementasi metode bermain dengan kartu suku kata untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan Pada Anak Kelompok B1 Semester II Tahun Pelajaran 2014/2015 Di TK Kemala Bhayangkari 2 Singaraja. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 32 orang anak pada kelompok B1 semester II TK Kemala Bhayangkari 2 Singaraja tahun Pelajaran 2014/2015. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan instrument pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi. Dalam penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat implementasi metode bermain dengan kartu suku kata untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siklus I sebesar 55,6% dengan kriteria sangat rendah menjadi sebesar 66,25% pada siklus II yang ada pada kriteria tinggi. Dengan demikian terjadi peningkatan perkembangan motorik halus pada anak sebesar 10,65%. Kata Kunci : metode bermain, kartu suku kata, membaca permulaan This study aims to determine the implementation methods of playing with cards syllables to improve reading skills in children beginning B1 Group II Semester Academic Year 2014/2015 In kindergarten Kemala Bhayangkari 2 Singaraja. This research is classroom action research (PTK) is conducted in two cycles. Subjects were 32 children in the second semester of kindergarten B1 group Kemala Bhayangkari Lesson 2 Singaraja year 2014/2015. Collecting data in this study conducted by the method of observation and data collection instruments used were observation sheet. In this research using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive statistical analysis methods. The results showed that there were implementation method of playing with cards syllables to improve the ability to read the beginning of the first cycle of 55.6% with very low criteria amounted to 66.25% in the second cycle which is on high criteria. Thes an increase in fine motor development in children by 10.65%.keyword : method of playing, cards syllables, reading starters
Co-Authors ., Amalia Rizki ., Anggreni Ni Made ., Beta Al Kautsar Islamiyya ., Dewa Ayu Ketut Gayatri Suciati ., Diah Galih Wahyuni ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Drs. I Nyoman Wirya, M.Pd. ., Erma Widiastuti ., Gusti Ayu Kade Hepi Widiawati ., Ida Ayu Istri Agung Ardyatmika ., Ida Ayu Ketut Alit Supartini ., Kadek Ena Partini ., Kadek Mas Anggi Dwi Yasari ., Kadek Novia Dewi ., Ketut Ria Astuti ., Luh Evi Juli Artini ., LUH NELI ANTARI ., Luh Sri Apriani ., Ni Kadek Ayu Antini ., Ni Luh Gede Nita Pradnyawati ., Ni Luh Sri Lastiari Putri ., Ni Luh Suantari ., Ni Luh Wayan Supadma Putri ., Ni Made Rian Pratiwi ., Ni Putu Dessy Rumilasari ., Ni Putu Vivin Indrawati ., Ni Wayan Kiki Handayani ., NUR HIDAYAH ., Nur Izza Avcarina ., Nyoman Wida Komalasari ., Pandan Sari Luh Putu ., Pebri Damaryanti Ni Putu ., Putu Ayu Sri Setiawati ., Putu Winda Suyeni ., Sang Ayu Putu Laksmi Uttari ., Sumandari ., TITIS IMANDA ., Winda Sutiana Agung Gede Agung Ananda, Vadila Nurista Anggreni, Rani Aulya Anggun La Patissera Ariani, Ni Kadek Arsa, Ni Made Risa Arsani Asih, Trisna Sari Basilius Redan Werang Bella Vira Rista Cyntia, Anastasia Ade Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Puteri Handayani Dewi Ayu Surya Jayanti Dewi, Putu Sinta Dewi, Putu Sri Darma Diantari, Ni Made Puspa Drs. Nyoman Wirya . Elina Dewi Permatasari Febiantari, Made Rininta Gusti Ayu Made Dewi Wedayanti ., Gusti Ayu Made Dewi Wedayanti I Gede Astawan I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Kade Rama Tanaya I Ketut Gading I Made Suarjana I Made Tegeh I Nengah Suastika I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Wayan Karta I Wayan Widiana I Wayan Widiana Indah Cahayani Damanik Kadek Yudiana Ketut Anggun Cahyani ., Ketut Anggun Cahyani Ketut Pudjawan Komang Srianis . Larasantika, Ni Komang Luh Ayu Suryastini . Luh Putu Juniyanasari ., Luh Putu Juniyanasari Luh Wini Ayu Wreti Kandayun ., Luh Wini Ayu Wreti Kandayun M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Dwi Purnama Sari ., Made Dwi Purnama Sari Made Samiati ., Made Samiati Made Vina Arie Paramita Mega Eni Lestari Mutiara Magta Ni Kadek Arsita Tirtadewi Ni Kadek Dwi Mariyani . Ni Kadek Feby Priska Rismayani Ni Ketut Antari ., Ni Ketut Antari Ni Ketut Resmini Ni Ketut Suarni Ni Komang Evi Yudiasmini . Ni Luh Ami Yestiari . Ni Luh Putu Agustini Ari . Ni Luh Riniasih . Ni Made Anik Krisna Dewi ., Ni Made Anik Krisna Dewi Ni Made Ayu Aristyadewi ., Ni Made Ayu Aristyadewi Ni Made Putri Widiarsini Ni Putu Sukma Sariani ., Ni Putu Sukma Sariani Ni Wayan Eka Suniantari . Ni Wayan Rasmini Patissera, Anggun La Permatasari, Elina Dewi Pramesti, Putu Desta Pratiwi, Komang Ayu Martha Arista Pratiwi, Ni Komang Yadni Okta Pribadi, Silmi Imaning Priyandana, I Wayan Putra Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Aditya Antara Putu Arya Widiastawan Putu Desta Pramesti Putu Sinta Dewi Putu Sri Darma Dewi Rendy Setyowahyudi Resmini, Ni Ketut Rianti, Ni Luh Winda Rosalina, Putu Pena Saraswati, Kadek Emi Sheila Julia Ningrum Sukiyati, Nengah Sumartiwi, Ni Made Sumiatiari, Ni Made Nopi Susanti, Ni Putu Desy Tarisna, Kadek Sri Virianingsih, Perima Yuli, Ni Kadek Yunita Marlina Salang