Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BEHAVIORISTIK MELALUI TEKNIK TOKEN ECONOMY TERHADAP PERILAKU DISIPLIN DI TAMAN KANAK-KANAK GUGUS V SINGARAJA Rianti, Ni Luh Winda; Jampel, I Nyoman; Ujianti, Putu Rahayu
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 1 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.643 KB) | DOI: 10.23887/paud.v5i1.10979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku disiplin antara anak yang menggunakan model pembelajaran behavioristik melalui teknik token economy dan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini tergolong quasi experiment dengan rancangan post-test only control group design. Populasi penelitian adalah anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Gugus V Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017 yang berjumlah 265 orang. Sampel penelitian ini dipilih dengan teknik random sampling. Data penelitian tentang perilaku disiplin dikumpulkan dengan metode observasi. Data yang dikumpulkan adalah data perilaku disiplin anak yang dianalisis menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan perilaku disiplin anak yang menggunakan model pembelajaran behavioristik melalui teknik token economy dengan anak yang menggunakan model pembelajaran konvensional (Fhitung = 8,325 dengan sig = 0,05). Jadi dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran behavioristik melalui teknik token economy berpengaruh terhadap perilaku disiplin anak kelompok B di Taman Kanak-Kanak Gugus V Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017 (Fhitung > Ftabel = 8,325>2,021).Kata Kunci : disiplin, model pembelajaran behavioristik, token economy TThis study aimed at determining differences of disciplinary behavior between children using behavioristic learning model through token economy techniques and conventional learning model. This study was classified as quasi experiment with post-test only control group design. The population of the study was group B children in Kindergarten, cluster V, Singaraja in the Academic Year 2016/2017 in which the number of children were 265. The sample of this study was chosen by random sampling technique. The data on discipline behavior was collected by observation method. The data collection was children's discipline behavior in which the data was analyzed by descriptive statistical analysis and t-test. The result of the study shows that there are significant differences in the behavior of children's discipline using behavioristic learning model through token economy technique with children using conventional learning model (Fcount = 8,325 with sig = 0,05). Thus, it can be concluded that the behavioristic learning model through token economy technique affects the behavior of discipline of group B children in Kindergarten, cluster V, Singaraja in the Academic Year 2016/2017 (Fcount> Ftable = 8,325> 2,021).keyword : disciplinary, behavioristic learning model, token economy
PENERAPAN METODE BERMAIN PUZZLE GEOMETRI UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK DALAM MENGENAL BENTUK ., Komang Srianis; ., Prof. Dr. Ni Ketut Suarni,MS; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 2, No 1 (2014):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.674 KB) | DOI: 10.23887/paud.v2i1.3533

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif anak dalam mengenal bentuk setelah diterapkan metode bermain Puzzle Geometri pada kelompok A semester II di TK PGRI Singaraja Tahun Pelajaran 2013/2014. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 10 orang anak yang terdiri dari 7 laki ? laki dan 3 perempuan. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dalam mengenal bentuk dikumpulkan dengan metode observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif dalam mengenal bentuk setelah penerapan metode bermain Puzzle Geometri pada siklus I sebesar 71,50% yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 91,00% yang tergolong pada kategori sangat tinggi. Jadi, terdapat peningkatan perkembangan kognitif dalam mengenal bentuk pada anak setelah diterapkan metode bermain Puzzle Geometri sebesar 19,50%. Kata Kunci : metode bermain, Puzzle Geometri, perkembangan kognitif The aim of this research was to study the improvement within cognitive development in knowing shape after the application of the playing method Geometric Puzzle to the A group children TK PGRI Singaraja during the second semester in the academic year 2013/2014. This study is a classroom action-based research which was carried out in two cycles with 10 children as the subjects consisted of 7 males and 3 females. The data on the cognitive development in knowing shape were collected by observation method. The data in this reasearch were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis methods. The result of the data analysis shows that there was 71.50% improvement for the cognitive development in knowing shape after the application of the playing method Geometric Puzzle in the first cycle, which can be categorized as average, then, in fact it was 91.00% in the second cycle as a very high category. Therefore, the improvement for the cognitive development in knowing shape after the treatment was 19.50%.keyword : playing method, Geometric Puzzle, cognitive development
PENGARUH METODE BERMAIN PERAN TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL PADA ANAK KELOMPOK B DI TAMAN KANAK-KANAK GUGUS VII KECAMATAN BULELENG ., Kadek Novia Dewi; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 3 (2017)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (613.612 KB) | DOI: 10.23887/paud.v5i1.11515

Abstract

Berdasrkan rumusan masalah yang di paparkan diatas, maka tujuan dilakukannya penelitian ini adalah. Untuk mengetahui perbedaan antara metode bermain peran dengan metode konvensional terhadap perkembangan sosial emosional dalam perilaku prososial pada anak di gugus VII Kecamatan Buleleng semester genap tahun pelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu (quasi eksperimen) dengan rancangan penelitian post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelompok B Taman Kanak-kanak Gugus VII Kecamatan Buleleng pada tahun pelajaran 2016/2017. Sampel penelitian ini di ambil dengan teknik random sampling yang dilibatkan 2 kelompok B TK Bina Putra dan TK Weda Purana. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan metode observasi. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan metode analisis deskriptif dan hipotesis penelitian diuji dengan statistik t-test. Analisis data menunjukkan bahwa perkembangan sosial emosional anak kelompok eksperimen dengan rata-rata (M) = 83,63%, tergolong pada kriteria tinggi, sedangkan perkembangan sosial emosional anak kelompok kontrol dengan rata-rata (M) = 74,13% , yang tergolong pada kriteria sedang. Pengujian hipotesis dengan analisis t-test menunjukkan nilai t sebesar 3.348 dengan sig. ? 0,002. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan metode bermain peran terhadap perkembangan sosia emosional anak dalam periaku prososial di TK Bina Putra Singaraja Tahun Pelajaran 2016/2017 (sig= 0,002> 0,05). Kata Kunci : Kata kunci : Metode Bermain Peran, Perkembangan Sosial Emosional, Perilaku Prososial Based on the formulation of the problems described above, then the purpose of this research is. To know the difference between role playing method with conventional method toward emotional social development in prosocial behavior in children in cluster VII Buleleng District even semester of academic year 2016/2017. This research is a kind of quasi experiment research (quasi experiment) with post-test design only control group design. The population in this research is all students of group B Kindergarten Class VII Buleleng District in academic year 2016/2017. The sample of this research was taken by random sampling technique which involved 2 groups B TK Bina Putra and TK Veda Purana. Data of research result collected by observation method. The collected data then analyzed by descriptive analysis method and research hypothesis tested with t-test statistic. The data analysis showed that the emotional social development of children in the experimental group with average (M) = 83.63%, belonged to high criterion, while the emotional social development of children control group with average (M) = 74.13% On the medium criterion. Hypothesis testing with t-test analysis shows t value of 3.348 with sig. ? 0.002. The result of the research shows that there is a significant influence of role playing method toward the development of emotional social sosia in prosocial acts in kindergarten Bina Putra Singaraja Lesson Year 2016/2017 (sig = 0,002> 0,05).keyword : Keywords: Role Playing Method, Emotional Social Development, Prosocial Behavior
PENGARUH TEKNIK CHAINING TERHADAP KEMAMPUAN TOILET TRAINING ANAK KELOMPOK BERMAIN GUGUS II KECAMATAN BULELENG TAHUN PELAJARAN 2017/2018 ., Luh Sri Apriani; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 6, No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.193 KB) | DOI: 10.23887/paud.v6i2.15328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan toilet training anak yang dibelajarkan dengan teknik chaining dibandingkan model pembeljaran konvensional pada Kelompok Bermain Gugus II Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2017/2018. Rancangan Penelitian ini adalah Quasi Eksperimen, dengan desain post-test only control group design. Sampel penelitian ini berjumlah 37 orang. Data hasil kemampuan toilet training dikumpulkan dengan menggunakan instrumen observasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif Anava Satu Jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan toilet training anak yang dibelajarkan dengan teknik chaining dengan kelompok anak yang dibelajarkan dengan model konvensional. Perbedaan tersebut dilihat dari skor hasil kemampuan toilet training anak diperoleh hasil thitung 34,548 sedangkan ttabel sebesar 2,042 . Hasil perhitungan tersebut menunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel sebesar (34,548>2,042). Adanya perbedaan yang signifikan menunjukkan bahwa teknik chaining berpengaruh positif terhadap kemampuan toilet training anak kelompok bermain. Berdasarkan hasil penelitian ini disarankan teknik chaining dapat dipergunakan untuk memecahkan masalah dalam pengembangan kemampuan toilet training anak. Kata Kunci : Toilet Training, Chaining, Quasi eksperimen The aim of this research is to know the significant difference of children toilet training ability which is learned by chaining technique compared to conventional learning model in Group Play Cluster II Buleleng Sub District Lesson Year 2017/2018. The design of this study was Quasi Eksperimen, with post-test design only control group design. The sample of this study amounted to 37 people. The observation results of toilet training ability was collected by using the observation instrument. This study uses descriptive statistical analysis techniques Anava One Path. The results showed that there were differences in the ability of toilet training of children who were taught by chaining techniques with groups of children who were taught by conventional models. The difference is seen from the score of children toilet training results obtained tcount 34.548 while the ttable of 2.042. The result of the calculation shows that tcount is bigger than ttable (34,548> 2,042). Significant differences indicate that chaining technique positively influences the ability of toilet training of playgroup children. Based on the results of this study can be suggested chaining techniques can be used to solve problems in the development of toilet training capabilities of children.keyword : Toilet Training , chaining, Quasi Exsperiment
IMPLEMENTASI METODE BERCERITA BERBANTUAN MEDIA BONEKA JARI UNTUK MENINGKATKAN MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK ., Anggreni Ni Made; ., Putu Aditya Antara, S.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (912.576 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak di TK Negeri Bangli Tahun Ajaran 2015/2016. Penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang yang dilakukan dalam dua siklus yaitu siklus I dan siklus II. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B2 dengan jumlah 20 anak. Anak laki- laki berjumlah 12 orang dan anak perempuan berjumlah 8 perempuan. Metode pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi dengan menggunkan instrument observasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif . Data siklus I dilakukan sebanyak 12 kali pertemuan. Hasil rata-rata presentase kempamuan berbicara anak sebesar 68.43 yang berada pada kategori sedang. Diklus II dilaksanakan sebanyak 8 kali pertemuan dengan rata-rata presentase kemampuan berbicara anak meningkat menjadi 89.37 termasuk dalam kategori tinggi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi metode bercerita dapat meninggkatkan kemampuan berbicara anak kelompok B2 tahun ajaran 2015/2016 dari kategori sedang meningkat menjadi tinggi. Kata Kunci : implementasi metode bercerita, kemampuan berbicara This study aims to determine the increase in the child's ability to speak in TK Bangli of Academic Year 2015/2016. The research is a classroom action research conducted in two cycles of the first cycle and the second cycle. The subjects were children in group B2 with a number of 20 children. Boys numbering 12 people and girls were 8 girls. Methods of data collection conducted in this study were interviews, observation by using instrument observations. Data analysis was performed using descriptive analysis and quantitative descriptive analysis method. Data cycle I do as many as 12 meetings. The average yield percentage at 68.43 speech of children who are in the moderate category. In the second cycle executed as many as 8 meetings with an average percentage of children's speech increased to 89.37 are included in the high category. It can be concluded that the implementation of the method of storytelling can increase speaking skills of children in group B2 of the 2015/2016 school year was increased to the high category.keyword : implementation of the storytelling, the ability to speak
PENGARUH METODE TOTAL PHYSICAL RESPONSE TERHADAP KEMAMPUAN KOSAKATA BAHASA INGGRIS ANAK KELOMPOK B ., Ni Luh Suantari; ., Dr. Putu Aditya Antara, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 7, No 2 (2019): Agustus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.53 KB) | DOI: 10.23887/paud.v7i2.18985

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan yang signifikan kemampuan kosakata bahasa Inggris, antara anak yang diberikan pembelajaran menggunakan metode total physical response (TPR) dengan anak yang diberikan pembelajaran menggunakan metode expositori pada anak kelompok B TK Gugus IV Kecamatan Buleleng. Tahun Pelajaran 2018/2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain non equivalen control group design. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B TK Gugus IV Kecamatan Buleleng, yang berjumlah 220 orang. Teknik pengambilan sampel yaitu dengan teknik cluster sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B TK Santo Rafael yang berjumlah 18 anak sebagai kelompok eksperimen serta anak kelompok B1 TK Ganesa yang berjumlah 19 anak sebagai kelompok kontrol. Data hasil kosakata Bahasa Inggris anak dikumpulkan dengan teknik observasi menggunakan lembar observasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh hasil uji-t yaitu thitung = 31,874 dan ttabel dengan taraf signifikan 5% pada derajat kebebasan (db) 35 adalah 2,030. Hasil uji-t menunjukkan bahwa thitung>ttabel, maka H0 ditolak dan HA diterima. Dengan demikian dapat diketahui bahwa, terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan kosakata Bahasa Inggris antara anak yang diberikan pembelajaran dengan metode total physical response dengan anak yang diberikan metode expository.Kata Kunci : anak kelompok B, total physical response, kosakata. Abstract The aim of this study is to know the significant difference of English vocabulary capability, between children who are given learning using total physical response method with children who are given learning using expository method in children group B of TK Group IV Buleleng District, Academic Year 2018 / 2019. This research type is quasi-experiment research with non-equivalent control group design. The population of this research is all the children of group TK Group IV Buleleng District. The total amount of population of this research is 220 people. The sampling technique is using cluster sampling technique. The sample in this research is the children of group B TK Santo Rafael which consists of 18 children as experiment group and children of group B1 TK Ganesa which consists of 19 children as control group. The data of children's English vocabulary is collected by observation technique using observation sheet. The data obtained is analyzed using descriptive statistical analysis and inferential statistical analysis with T-test. Based on the result of data analysis, the result of t-test is thitung 3,875 and ttabel with significant level 5% at degrees of freedom (db) 35 is 2,030. The result of t-test shows that thitung> ttabel, then H0 is rejected and HA is accepted. Thus, it can be seen that, there is a significant difference in the ability of English vocabulary between children who are given learning with total physical method with children who are given expository method.keyword : children of B group, total physical response, vocabulary.
PENERAPAN METODE DEMONSTRASI BERLANDASKAN TEORI MONTESSORI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MOTORIK HALUS ANAK KELOMPOK A ., Nyoman Wida Komalasari; ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016): Agutus
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.31 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7971

Abstract

Abstrak Penelitian ini didasari atas permasalahan yang ditemui pada observasi awal yang dilakukan pada TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi.Permasalahan yang ditemui yaitu kurangnya kemampuan motorik halus anak pada Kelompok A TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi dikarenakan kurangnya kemampuan anak dalam mengkoordinasikan mata dengan tangan, kurangnya anak dalam kegiatan merobek kertas, mewarnai dan membuat menara yang besar Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak pada Kelompok A TK Santi Kumara Kelurahan Liligundi Kabupaten Buleleng. Keterampilan motorik halus merupakan kemampuan meibatkan otot-otot halus dengan mengkoordinasikan gerakan jari jemari tangan dengan mata. Kempuan motorik halus lebih melibatkan kegiatan fisik dengan menggunakan jari jemari tangan dan kaki. Salah satu metode yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak adalah metode demonstrasi yang berlandaskan teori Montessori Penelitian ini melibatkan 9 anak yang terdiri dari 4 anak laki-laki 5 anak perempuan. Data penelitian tindakan kelas dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrument lembaran observasi. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Dari hasil penelitian menunjukan bahwa pada siklus I anak mencapai nilai 70% yang dikategorikan dalam kategori sedang dan hasil penelitian siklus II menunjukkan hasil 80% yang di kategorikan pada kategori tinggi. Hasil dari siklus I dan siklus II menunukkan terjadi peningkatan kemampuan motorik halus anak kelompok A sebesar 10% Kata Kunci : Metode Demostrasi, Teori Montessori, Keterampilan Motorik Halus Abstract The research based on the problems encountered in the preliminary observations made on TK Santi Kumara Liligundi.Permasalahan village encountered is the lack of fine motor skills of children in Group A kindergarten Santi Kumara liligundi village due to lack of children's ability to coordinate eye-hand, the lack of children in activities tearing the paper, coloring and making a large tower this study aims to improve fine motor skills of children in Group A kindergarten Santi Kumara liligundi Village Buleleng. Fine motor skills are meibatkan ability of smooth muscles to coordinate the movement of the hand fingers with his eyes. ABILITY fine motor skills involve more physical activity by using the fingers and toes. One method that can be used to improve fine motor skills of children is a method that is based on theory of Montessori demonstration The study included nine children consisting of four boys 5 girls. Classroom action research data collected by the method of observation by observation sheet instruments. Data were analyzed using descriptive statistical analysis methods. From the results of the study show that in the first cycle reaches 70% of children were categorized in the moderate category and second cycle study results showed an 80% revenue is categorized in the high category. The results of the first cycle and the second cycle menunukkan increased fine motor skills of children in group A by 10% keyword : Method demonstration, meontessori theory, fine motor skills of children
PENGARUH PERMAINAN TRADISIOAL ENGKLEK TERHADAP KEMAMPUAN ANAK DALAM MENGENAL ANGKA PADA KELOMPOK B DI TK BAYU KUMDHALA BUBUNAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 ., Kadek Mas Anggi Dwi Yasari; ., Dr. I Made Tegeh, S.Pd., M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.493 KB) | DOI: 10.23887/paud.v5i2.11592

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan mengenal angka anak pada anak antara kelompok yang belajar dengan permainan tradisional engklek dan dengan pembelajaran konvensional pada kelompok B1 di TK Bayu Kumdhala Bubunan tahun pelajaran 2016/2017. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan rancangan posttes Only control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak kelompok B di TK Bayu Kumdhala Bubunan yang berjumlah 31 orang. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah anak kelompok B1 yang berjumlah 14 orang anak sebagai kelompok eksperimen yang dibelajarankan dengan permainan tradisional engklek dan anak kelompok B3 berjumlah 13 orang anak sebagai kelompok kontrol dengan pembelajan konvensional. Data hasil kemampuan anak dalam mengenal angka dikumpulkan dengan teknik observasi yang dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji-t. Berdasarkan hasil analisis diperoleh thitung = 4,364 sedangkan pada taraf signifikansi 5% dengan dk=25 diperoleh nilai ttabel = 2,06 sehingga thitung = 4,364 > ttabel = 2,06. Berdasarkan kriteria pengujian, maka H0 ditolak, ini berarti hipotesis Ha diterima yang menyatakan terdapat pengaruh yang signifikan permainan tradisional engklek terhadap kemampuan anak dalam mengenal angka pada anak kelompok B di TK Bayu Kundhala Bubunan Tahun Pelajaran 2016/2017. Adapun nilai rata-rata kemampuan anak dalam mengenal angka pada kelompok yang dibelajarakan dengan permainan tradisional engklek adalah 24,64, sedangkan nilai rata-rata pada kelompok yang dibelajarkan dengan metode konvensional adalah 18,23. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh permainan tradisional engklek terhadap kemampuan anak dalam mengenal angka pada anak kelompok B di TK Bayu Kumdhala Bubunan Singaraja Tahun Ajaran 2016/2017.Kata Kunci : permainan tradisional engkek, Kemampuan mengenal angka This study aims to determine the effect of traditional games on the ability of children to know the numbers in the group B1 in kindergarten Bayu Kumdhala Bubunan 2016/2017 academic year. This type of research is a quasi experimental research with posttest design of Only control group design. The population of this study is all children of group B in kindergarten Bayu Kumdhala Bubunan, amounting to 31 people. The sample is determined by random sampling technique. The sample in this study was the children of group B1, which amounted to 14 children as experimental group which was recommended by traditional lapel games and B3 group children amounted to 13 children as control group with conventional learning. Data on the ability of children in recognizing numbers were collected by observation techniques analyzed by using descriptive statistical analysis and inferential statistics with t-test. Based on the results obtained t calculation = 4,364 while at the level of significance of 5% with dk = 25 obtained ttable value = 2.06 so thitung = 4,364> ttable = 2.06. Based on the test criteria, then H0 is rejected, this means the accepted Ha hypothesis which states there is a significant effect of traditional games on the ability of children to know the number of children in group B in Kindergarten Bayu Kundhala Bubunan Lesson Year 2016/2017. The mean value of the child's ability to recognize the numbers in the group studied by the traditional game of the crest was 24,64, while the mean score in the group taught by the conventional method was 18,23. Based on the result of this research can be concluded that there is influence of traditional game of kpek to children ability in recognize number in child of group B in kindergarten Bayu Kumdhala Bubunan Singaraja academic year 2016/2017keyword : traditional games, Ability to recognize numbers
PENGARUH METODE PROYEK TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL BENTUK GEOMETRI PADA KELOMPOK B GUGUS I SINGARAJA SEMESTER I ., Kadek Ena Partini; ., Drs. I Nyoman Wirya, M.Pd.; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi., M.Psi., Psi
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 5, No 2 (2017):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.565 KB) | DOI: 10.23887/paud.v5i2.12606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara metode proyek dengan metode konvensional terhadap kemampuan mengenal bnetuk geometri pada kelompok B gugus I singaraja semester I tahun pelajaran 2017/2018. Penelitian ini termasuk penelitian eksperimen semu yang menggunakan desain post-test only control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelompok B Gugus I Singaraja pada tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 277 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah kelompok B TK Satya Kumara yang berjumlah 30 anak sebagai kelompok eksperimen dan Kelompok B TK Varistha Kids yang berjumlah 27 anak sebagai kelompok kontrol. Data hasil penelitian dikumpulkan dengan metode observasi. Dari hasil uji normalitas dan homogenitas varians, diketahui bahwa sampel berdistribusi normal dan varian populasinya homogen maka untuk menguji hipotesisnya digunakan uji t dengan taraf signifikansi 5%. Hasil perhitungan uji-t ditemukan sig. (2-tailedd) yaitu 0,000
PENERAPAN METODE BERMAIN BERBANTUAN MEDIA STICK ANGKA UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN KOGNITIF ANAK KELOMPOK B DI TK SATU ATAP DESA KENDERAN KECAMATAN TEGALLALANG TAHUN PELAJARAN 2015/2016 ., Diah Galih Wahyuni; ., Drs. Nyoman Wirya; ., Putu Rahayu Ujianti, S.Psi.
Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha Vol 4, No 2 (2016):
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.399 KB) | DOI: 10.23887/paud.v4i2.7708

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan setelah diterapkan metode bermain berbantuan media stick angka pada anak kelompok B di TK Satu Atap Desa Kenderan Tahun Pelajaran 2015/2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian ini adalah 15 orang anak TK pada kelompok B Semester II Tahun Pelajaran 2015/2016. Data penelitian tentang perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan dikumpulkan dengan metode observasi dengan instrumen berupa lembar observasi. Data hasil penelitian dianalisis dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif dan metode analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa terjadi peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan dengan penerapan metode bermain pada siklus I sebesar 71,3% yang berada pada kategori sedang ternyata mengalami peningkatan pada siklus II menjadi 85,3% yang tergolong pada kategori tinggi. Jadi, terdapat peningkatan perkembangan kognitif dalam kemampuan pengenalan lambang bilangan pada anak setelah diterapkan metode bermain berbantuan media stick angka sebesar 14%. Kata Kunci : metode bermain, media stick angka, perkembangan kognitif This study aims to determine the increase in cognitive development in recognition capabilities emblem numbers after applied methods of stick figures playing media aided in group B children in kindergarten One Roof Village Kenderan in academic year 2015/2016 . This research is a classroom action research conducted in two cycles . The subjects were 15 kindergarten children in group B Semester II Academic Year 2015/2016 . Data research on cognitive development in recognition capabilities emblem numbers collected by the method of observation with instruments such as observation sheet . The data were analyzed using descriptive statistical analysis and quantitative descriptive analysis method . The result showed that an increase in cognitive development in recognition capabilities emblem numbers with the application of methods play in the first cycle of 71.3 % were in middle category had experienced an increase in the second cycle becomes 85.3 % were classified in the high category . So , there is increasing recognition abilities of cognitive development in children after the epitome of the numbers in the applied methods of stick figures playing media aided by 14 % . keyword : method of playing , media stick figure , cognitive development
Co-Authors ., Amalia Rizki ., Anggreni Ni Made ., Beta Al Kautsar Islamiyya ., Dewa Ayu Ketut Gayatri Suciati ., Diah Galih Wahyuni ., Dr. I Ketut Gading,M.Psi ., Drs. I Nyoman Wirya, M.Pd. ., Erma Widiastuti ., Gusti Ayu Kade Hepi Widiawati ., Ida Ayu Istri Agung Ardyatmika ., Ida Ayu Ketut Alit Supartini ., Kadek Ena Partini ., Kadek Mas Anggi Dwi Yasari ., Kadek Novia Dewi ., Ketut Ria Astuti ., Luh Evi Juli Artini ., LUH NELI ANTARI ., Luh Sri Apriani ., Ni Kadek Ayu Antini ., Ni Luh Gede Nita Pradnyawati ., Ni Luh Sri Lastiari Putri ., Ni Luh Suantari ., Ni Luh Wayan Supadma Putri ., Ni Made Rian Pratiwi ., Ni Putu Dessy Rumilasari ., Ni Putu Vivin Indrawati ., Ni Wayan Kiki Handayani ., NUR HIDAYAH ., Nur Izza Avcarina ., Nyoman Wida Komalasari ., Pandan Sari Luh Putu ., Pebri Damaryanti Ni Putu ., Putu Ayu Sri Setiawati ., Putu Winda Suyeni ., Sang Ayu Putu Laksmi Uttari ., Sumandari ., TITIS IMANDA ., Winda Sutiana Agung Gede Agung Ananda, Vadila Nurista Anggreni, Rani Aulya Anggun La Patissera Ariani, Ni Kadek Arsa, Ni Made Risa Arsani Asih, Trisna Sari Basilius Redan Werang Bella Vira Rista Cyntia, Anastasia Ade Desak Putu Parmiti Dewa Ayu Puteri Handayani Dewi Ayu Surya Jayanti Dewi, Putu Sinta Dewi, Putu Sri Darma Diantari, Ni Made Puspa Drs. Nyoman Wirya . Elina Dewi Permatasari Febiantari, Made Rininta Gusti Ayu Made Dewi Wedayanti ., Gusti Ayu Made Dewi Wedayanti I Gede Astawan I Gusti Ayu Tri Agustiana I Gusti Ngurah Kade Rama Tanaya I Ketut Gading I Made Suarjana I Made Tegeh I Nengah Suastika I Nyoman Jampel I Nyoman Laba Jayanta I Wayan Karta I Wayan Widiana I Wayan Widiana Indah Cahayani Damanik Kadek Yudiana Ketut Anggun Cahyani ., Ketut Anggun Cahyani Ketut Pudjawan Komang Srianis . Larasantika, Ni Komang Luh Ayu Suryastini . Luh Putu Juniyanasari ., Luh Putu Juniyanasari Luh Wini Ayu Wreti Kandayun ., Luh Wini Ayu Wreti Kandayun M.Pd Drs. I Ketut Dibia,S.Pd . M.Pd. Dra. Made Sulastri . M.S. ., Luh Putu Putrini Mahadewi, S.Pd., M.S. M.Si Drs. Gede Raga . Made Dwi Purnama Sari ., Made Dwi Purnama Sari Made Samiati ., Made Samiati Made Vina Arie Paramita Mega Eni Lestari Mutiara Magta Ni Kadek Arsita Tirtadewi Ni Kadek Dwi Mariyani . Ni Kadek Feby Priska Rismayani Ni Ketut Antari ., Ni Ketut Antari Ni Ketut Resmini Ni Ketut Suarni Ni Komang Evi Yudiasmini . Ni Luh Ami Yestiari . Ni Luh Putu Agustini Ari . Ni Luh Riniasih . Ni Made Anik Krisna Dewi ., Ni Made Anik Krisna Dewi Ni Made Ayu Aristyadewi ., Ni Made Ayu Aristyadewi Ni Made Putri Widiarsini Ni Putu Sukma Sariani ., Ni Putu Sukma Sariani Ni Wayan Eka Suniantari . Ni Wayan Rasmini Patissera, Anggun La Permatasari, Elina Dewi Pramesti, Putu Desta Pratiwi, Komang Ayu Martha Arista Pratiwi, Ni Komang Yadni Okta Pribadi, Silmi Imaning Priyandana, I Wayan Putra Prof. Dr. Anak Agung Gede Agung,M.Pd . Putu Aditya Antara Putu Arya Widiastawan Putu Desta Pramesti Putu Sinta Dewi Putu Sri Darma Dewi Rendy Setyowahyudi Resmini, Ni Ketut Rianti, Ni Luh Winda Rosalina, Putu Pena Saraswati, Kadek Emi Sheila Julia Ningrum Sukiyati, Nengah Sumartiwi, Ni Made Sumiatiari, Ni Made Nopi Susanti, Ni Putu Desy Tarisna, Kadek Sri Virianingsih, Perima Yuli, Ni Kadek Yunita Marlina Salang