Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Schema: Journal of Psychological Research

ANALISIS ITEM SOAL UTS PEDOLOGI SEMESTER GANJIL 2015-2016 Ihsana Sabriani Borualogo; Sulisworo Kusdiyati Kusdiyati; Susandari Susandari Susandari; Dwi Agustin Nuriani Sirodj
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 3 No.1 Mei 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.241 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.1808

Abstract

Evaluasi hasil belajar dapat dilakukan melalui ujian dengan menggunakan soal pilihan ganda. Untuk dapat mengetahui apakah soal-soal UTS Pedologi Semester Ganjil 2015-2016 memiliki validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, kemampuan tiap soal dalam membedakan siswa yang paham dan tidak paham materi, serta kemampuan pilihan jawaban soal dalam mengganggu pilihan jawaban soal lainnya, maka dilakukan analisis item. Data yang dianalisis adalah jawaban dari 102 mahasiswa yang mengikuti UTS mata kuliah Pedologi Semester Ganjil 2015-2016. Hasil analisis menunjukkan bahwa soal UTS Pedologi 2015-2016 masih memiliki banyak kekurangan, sehingga perlu dilakukan revisi pada soal-soal ujian tersebut agar dapat benar-benar melakukan evaluasi belajar dengan baik.
GAMBARAN KRISIS PSIKOLOGIS MAHASISWA TINGKAT PERTAMA PROGRAM SARJANA UNIVERSITAS ISLAM BANDUNG Rizka Hadian Permana; Miki Amrilya Wardati; Dwi Agustin Nuriani Sirodj
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 3 No.2 November 2017
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (543.917 KB) | DOI: 10.29313/schema.v0i0.3391

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian dalam bidang psikologi klinis. Variabel yang diteliti dalam penelitian ini adalah krisis psikologis yang mengacu pada teori dari Wiger pada tahun 2003. Studi ini fokus pada krisis psikologis yang dialami oleh mahasiswa tingkat pertama program sarjana Universitas Islam Bandung, dimana mahasiswa tersebut menghadapi tututan akademis maupun tuntutan sosial yang baru di lingkungan perguruan tinggi. Pengukuran yang dilakukan menyangkut jenis – jenis krisis psikologis yang dialami yaitu 1) krisis perkembangan, 2) krisis situasional, dan 3) krisis eksistensial. Sampel dipilih menggunakan metode systematic random sampling di setiap fakultas. Rancangan penelitian yang digunakan adalah studi deskriptif. Hasil penelitian didapatkan gambaran bahwa mahasiswa tidak mengalami ketiga tipe krisis psikologis yaitu krisis identitas, krisis situasional, dan krisis eksistensial.
ANALISIS KUALITAS AITEM INTELLIGENCE STRUCTURE TEST (IST) MELALUI METODE ITEM RESPONSE THEORY (IRT) Dwi Agustin Nuriani Sirodj
SCHEMA (Journal of Psychological Research) Volume 4 No. 2 November 2018
Publisher : Universitas Islam Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.479 KB) | DOI: 10.29313/schema.v4i2.4420

Abstract

Intelligence Structure Test (IST) merupakan salah satu tes psikologi untuk mengukur kemampuan intelegensi seseorang. Di Universitas “X” penggunaan IST dijadikan sebagai acuan untuk seleksi masuk mahasiswa. Sebagai salah satu prediktor keberhasilan mahasiswa dalam menempuh pendidikan sarjana, penting untuk memastikan apakah kualitas dari tes IST masih baik untuk saat ini. Mengingat bahwa alat tes IST yang ada di Indonesia pada saat ini masih hasil adaptasi dari IST-70 dan belum ada revisi hingga saat ini. Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan maka berkembang pula salah satu metode yaitu item respon theory (IRT).  IRT merupakan teori tentang bagaimana variabel kemampuan seseorang dan variabel aitem menentukan data respons ketika seseorang menjawab aitem tersebut. Kualitas tes IST apakah baik atau tidak ditentukan oleh ketepatan alat tes tersebut dalam mengukur kecerdasan individu (validitas), konsistensi dari alat tes tersebut (reliabilitas), derajat kesukaran aitem yang bergerak dari mudah ke sulit, daya pembeda aitem yang mampu membedakan individu yang mempunyai kemampuan tinggi dan rendah, serta index guessing agar aitem tidak mudah untuk ditebak jawabannya. Atas dasar tersebut peneliti ingin melakukan penelitan mengenai analisis kualitas aitem IST melalui metode IRT pada proses seleksi penerimaan mahasiswa baru Universitas  “X”  pada periode 2017- 2018. Dari hasil penelitian di dapat bahwa  secara keseluruhan IST masih layak digunakan sebagai alat test yang mengukur kecerdasan seseorang dan dipakai sebagai prediktor keberhasilan calon mahasiswa baru dalam menempuh pembelajaran di universitas, hanya saja perlu adanya perbaikan dalam penempatan aitem yang disesuaikan dengan index facility nya. Selain itu terdapat delapan aitem tes yang tidak layak digunakan sehingga perlu diganti.