Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Overview Of Cases Of Violence Against Women And Children In Gunung Jati General Hospital, Cirebon City In 2021-2022 Rusman, Andri Andrian; Dwi S, Putri Meida; Nurlaela, Lutfhi
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal eduHealt, Edition April - June , 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Violence against women and children is an increasing phenomenon, but often these cases are not accurately reported. This study aims to identify the characteristics of cases of violence against women and children at Gunung Jati General Hospital, Cirebon City in 2021-2022. Using secondary medical record data, this study was conducted retrospectively with a cross-sectional design. The results showed that the majority of victims were girls aged 11-15 years, not yet working, from Cirebon City, and the perpetrators of violence were generally known people. Sexual violence was the most common type of violence experienced by child victims. These findings indicate the importance of attention to the prevention, handling, and assistance of victims of violence, with the P2TP2A unit of Cirebon City expected to increase these efforts.
KUALITAS PELAYANAN ANTENATAL DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN IBU DAN ANAK: SEBUAH NARRATIVE REVIEW Linasari, Desy; Triningtyas, Anastasia Yani; Mutiara, Dinar; Septiadi, Endry; Rusman, Andri Andrian; Gurnadi, Jeffry Iman; Rohmah, Elly Noer; Bulqini, Rina Munirah; Ubaidillah, Nizamuddin; Mariana, Ana
Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 8 No 1 (2025): Medika Kartika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) merupakan indikator utama kesehatan masyarakat. Pelayanan antenatal (ANC) yang berkualitas berperan penting dalam mengurangi AKI dan AKB melalui deteksi dini komplikasi kehamilan. Namun, keterbatasan akses ANC di daerah terpencil berdampak negatif pada kesehatan ibu dan anak. Telaah ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan ANC terhadap kesehatan ibu dan anak serta faktor-faktor yang memengaruhi cakupan dan kualitas ANC di Indonesia. Telaah pustaka dilakukan dengan metode narrative review, mengumpulkan artikel dari tahun 2015–2024 melalui Google Scholar. Artikel terpilih membahas kualitas dan dampak ANC terhadap kesehatan ibu dan anak serta memenuhi kriteria full text. Hasil telaah menunjukkan bahwa ANC berkualitas menurunkan AKI dan AKB serta mencegah komplikasi seperti preeklampsia, anemia, dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Kunjungan ANC yang teratur memungkinkan deteksi dini risiko kesehatan ibu dan janin. Di daerah terpencil, rendahnya cakupan ANC akibat keterbatasan infrastruktur dan tenaga kesehatan meningkatkan risiko komplikasi yang tidak terdeteksi. Kualitas dan cakupan ANC sangat penting untuk kesehatan ibu dan anak. Peningkatan akses dan kualitas ANC sangat diperlukan untuk mengurangi risiko komplikasi kehamilan dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Kata kunci: anemia, BBLR, kesehatan ibu anak, pelayanan antenatal, preeklampsia DOI : 10.35990/mk.v8n1.p95-106
Optimalisasi Peran Posyandu Dalam Program Penurunan Kasus Stunting di Kelurahan Cibeureum Kota Cimahi Handayani, Dewi Ratih; Kurnia, Dadan; Rusman, Andri Andrian; Septiadi, Endry; Quintina, Sri; Ratunanda, Susanti; Ambarukmi P, Fransiska; Fiddiyanti, Ilma; Sidha, Arlan; Fauzi, Lukman Munawar
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v4i2.342

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Dinas Kesehatan Kota Cimahi melaporkan kejadian stunting di Cimahi pada 2021 adalah 11,05 % dari total balita di Kota Cimahi. Pendekatan kepada masyarakat agar terlibat dalam program penurunan angka stunting perlu juga dilakukan, salah satunya dengan mengoptimalkan peran posyandu. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengetahui jumlah kasus stunting, serta penyuluhan kepada kader posyandu sebagai salah satu langkah optimalisasi peran posyandu dalam mencegah dan menurunkan kejadian stunting. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Cibeureum. Metode yang dilakukan berupa pengukuran antropometri pada balita, wawancara kepada ibu balita, dan penyuluhan, serta pretest dan post-test kepada kader posyandu. Hasil kegiatan diperoleh jumlah seluruh balita dari dua RW yang datang saat posyandu sebanyak 210 balita dan hasil antropometri diketahui jumlah balita stunted sebanyak 32 (15,23 %) balita dan severely stunted sebanyak 8 (3,81%) balita. Penyuluhan posyandu diikuti oleh perwakilan kader di setiap posyandu di Kelurahan Cibeureum, jumlah kader yang mengikuti kegiatan penyuluhan stunting sebanyak 58 orang. Hasil pretest dan post-test menunjukkan bahwa penyuluhan tentang pencegahan stunting pada kader posyandu memberikan peningkatan pengetahuan.
Level of knowledge general practitioners about filling medical certificate causes of death at Gunung Jati regional hospital, Cirebon city 2022 Rusman, Andri Andrian; Taufan, Ali; Haeni, Linlin; Nastiar, Moch Nabil Yazid
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 01 (2024): Jurnal eduHealt, Edition January - March, 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Medical Certificate of Cause of Death (SMPK) is an official letter that contains the identity of a person and the causes that caused the person to die. The cause of death listed on the SMPK can be used for epidemiology, prevention, and management of certain diseases. Data from the SMPK itself becomes the main data to determine the epidemiology of certain diseases. The format for filling out the medical certificate of the cause of death generally follows the standards issued by the Ministry of Health through BALITBANGKES based on international standards issued by the World Health Organization (WHO). This study aims to determine how the level of knowledge of general practitioners about the medical certificate of the cause of death and its filling in RSDGJ. The research method used in this study is descriptive observational, this research approach is a cross-sectional approach. The sample of this study was a sample that met the inclusion and exclusion criteria using consecutive sampling technique. The sample size in this study was in accordance with total sampling of 42 respondents who worked as general practitioners on duty at Gunung Jati Regional Hospital, Cirebon City. The majority of respondents in this study were female, namely 61.9% with the most age range of 26-35 years by 76.2%. The results of this study showed that most respondents showed a good level of knowledge as much as 66.7%, respondents with sufficient knowledge were 28.6%, and respondents with less knowledge were 4.8%. Based on these results it can be concluded that the level of knowledge of general practitioners at Gunung Jati Regional Hospital, Cirebon City about filling out the Cause of Death Medical Certificate is good.