Sutarmanto .
Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini FKIP UNTAN, Pontianak

Published : 23 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN PEROLEHAN KOSAKATA BAHASA INDONESIA ANAK Dewi, Dian Utami; Ali, Muhamad; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to obtain information and clarity regarding the use of audio-visual media to increase vocabulary acquisition Indonesian children aged 5-6 years in kindergarten Earth II Pontianak. This research is a classroom action research conducted by 2 cycles in 2 meetings. Each cycle includes planning, implementation, observation, and reflection. Based on the analysis of the data it can be concluded as follows 1) lesson plan using audio-visual media in children aged 5-6 years in IPKG gained 2.87 1 cycle 1 and cycle 2 IPKG 2 3.1 is obtained. 2) The response shown by the children very well, with their interest in the pictures showing that the child is able to repeat / mention of the words on the average cartoon slide very well developed as many as 14 children or 66.7% of the 21 children while telling re-watched animated cartoon that as many as 13 children or 61.9% of the 21 children. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan kejelasan mengenai penggunaan media audio visual untuk meningkatkan perolehan kosakata bahasa Indonesia anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi II Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dalam 2 kali pertemuan. Setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Berdasarkan analisa data maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut 1) Rencana pembelajaran dengan menggunakan media audio visual pada anak usia 5-6 tahun dalam IPKG 1 siklus 1 diperoleh 2,87 dan IPKG 2 Siklus 2 diperoleh 3,1. 2) Respon yang ditunjukkan oleh anak sangat baik, dengan ketertarikan mereka pada gambar yang ditayangkan sehingga anak mampu mengulang/menyebutkan kata-kata pada slide kartun rata-rata berkembang sangat baik sebanyak 14 orang anak atau 66,7 % dari 21 orang anak sedangkan menceritakan kembali film animasi kartun yang ditonton sebanyak 13 orang anak atau 61,9 % dari 21 orang anak Kata kunci:Media audio visual, Perolehan kosakata, Bahasa Indonesia
ANALISIS PENGGUNAAN MEDIA KARTU HURUF DALAM PEMBELAJARAN PENGENALAN HURUF ABJAD TK PERTIWI II PONTIANAK Sari, RR.Nunung Sinta; ., Aunurrahman; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 4 (2013): April 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study entitled "Analysis of the Use Alphabet Cards on Introduction Alphabet Learning in Kindergarten Pertiwi II Pontianak. This study aims to determine the use of media of learning introduction alphabet cards children aged 4-5 years in kindergarten Pertiwi II Pontianak. The method used descriptive qualitative approach. The results showed that the alphabet card is not fully qualified teachers in the selection of instructional media. Implementation of literacy learning look active children learn to recognize alphabet, alphabet cards makes it easy for children to recognize shapes and sounds of alphabet. The success rate of learning the alphabet recognition the media card on B1 group children in kindergarten Pertiwi II Pontianak when presented is 72.7% of children recognize of the alphabet and 27.7% of children do not know of the alphabet. Abstrak : Penelitian ini berjudul Analisis Penggunaan Media Kartu Huruf Dalam Pembelajaran Pengenalan Huruf Abjad TK Pertiwi II Pontianak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan media kartu huruf dalam pembelajaran pengenalan huruf abjad anak usia 4-5 tahun di TK Pertiwi II Pontianak. Metode yang digunakan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media kartu huruf yang digunakan guru belum sepenuhnya memenuhi syarat dalam pemilihan media pembelajaran. Pelaksanaan pembelajaran pengenalan huruf anak terlihat aktif belajar mengenal huruf, media kartu huruf memberikan kemudahan bagi anak untuk mengenal bentuk dan bunyi huruf. Tingkat keberhasilan pembelajaran pengenalan huruf abjad dengan media kartu huruf pada anak kelompok B1 di TK Pertiwi II Pontianak bila dipresentasikan adalah 72.7% anak mengenal huruf abjad dan 27,7% anak belum mengenal huruf abjad. Kata Kunci : Media Kartu Huruf, Pengenalan Huruf Abjad
PEMBIASAAN MEMBACA SURAH DAN ARTINYA DALAM MENGENALKAN PENDIDIKAN AGAMA ANAK USIA 5-6 TAHUN TK ISLAM HARAPAN INDAH (F54109009), Rabiah; Astuti, Indri; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 5 (2014): Mei 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi tentang pembiasaan membaca surah dan artinya dalam mengenalkan pendidikan agama pada anak usia 5-6 tahun di TK Islam Harapan Indah Pontianak. Mengetahui bagaimana langkah-langkah pembiasaan membaca surah dan artinya pada anak,media yang digunakan, materi surah yang diberikan serta hambatan yang dihadapi guru dalam membiasakan anak membaca surah dan artinya. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk kualitatif dan bersifat deskriptif. Hasil penelitian diperoleh pembiasaan membaca surah dan artinya pada anak 5-6 tahun di TK Islam Harapan Indah Pontianak, dimana ditemukan bahwa anak-anak bisa membaca surah dan artinya dengan baik meskipun terlihat masih ada yang belum bisa membaca dengan suara yang fasih. Kata kunci : Pembiasaan membaca surah, Pendidikan agama Abstract : This research aims to information about to habbituation reading surah and its meaning in defining religion education in children aged 5-6 years in kindergarden Islam Harapan Indah Pontianak.Knowing how the steps habbituation reading surah and its meaning to child, used study media, study given and also resistance faced by teacher. This reseach is done in the form of qualitative and descriptive nature. The result showed habbituation reading surah and its meaning in children aged 5-6 years in kindergarden Islam Harapan Indah Pontianak, where is was that children can reading surah and its meaning well although there are those have not seen the fluent reading. Keywords : Habbituation reading surah, religion education
ATURAN KEAMANAN AREA BERMAIN OUTDOOR ANAK USIA PRASEKOLAH DI TK LKIA III PONTIANAK Khairunnisyah, Dwi; Ali, Muhamad; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aturan keamanan area bermain outdoor anak usia prasekolah di TK LKIA III Pontianak. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif, dan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi. Alat pengumpul data yang digunakan yaitu panduan wawancara, panduan observasi, studi dokumentasi dan catatan lapangan. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kondisi permukaan halaman area bermain outdoor bersifat keras, pengaturan jarak antar permainan ada yang berdekatan dan berjauhan. Area bermain outdoor tidak memilki penghalang, dirancang tidak mengelilingi bangunan TK dan guru tidak mengalami kesulitan saat mengawasi anak. Kondisi seluruh alat alat permainan outdoor di TK  dalam keadaan baik, tidak cacat dan tidak tajam. Kata Kunci : Aturan Keamanan, Area Bermain Outdoor Abtract: This study aims to describe the safety rules of outdoor play area for preschool children in kindergarten LKIA III Pontianak. The method of research is descriptive study with qualitative approach. The techniques used are observation, interview, and documentation. The data collection instruments are interview guideline, observation guideline, documentation study and field note. From the result, it can be concluded that the condition of the surface of the courtyard for outdoor play area is harsh, the spacing between the playthings sometimes too close and too far. The outdoor play area has no safety barrier, and was designed to be built not surround the kindergarten and it is easier for the teachers to watch the children. The conditions of the outdoor playthings are good, not broken and no sharp edges. Keywords : Safety Rules, Outdoor Play Area
ANALISIS PERANAN GURU DALAM MENGEMBANGKAN PERILAKU BERTANGGUNG JAWAB PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN (F54009028), Shulhani; ., Purwanti; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 12 (2013): Desember 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan guru dalam mengembangkan perilaku bertanggung jawab pada anak usia 5-6 tahun di Paud Anugerah Indah Sungai Pinyuh. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Data yang diperoleh berupa kata-kata dan gambar. Sampel penelitian ini adalah 2 orang guru dan 16 anak yang terdapat dikelas B. Hasil analisis menunjukkan dalam pembuatan perencanaan pembelajaran menggunakan PERMEN No.58 Tahun 2009 sebagai acuan dan disesuaikan dengan kurikulum yang dibuat sekolah. Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan dimulai dengan bercakap-cakap dan tanya jawab. Media yang digunakan menggunakan APE yang ada disekolah. Metode yang digunakan pembiasaan dan bercerita. Cara mengevaluasi anak yang bertanggung jawab menggunakan buku catatan perkembangan anak. Kendala yang dihadapi secara internal anak tidak bisa fokus terhadap suatu kegiatan yang dilakukan dan secara eksternal media yang tersedia sangat terbatas dan jumlah murid yang cukup banyak dengan jumlah guru cuma satu orang. Kata kunci : Peranan Guru, Perilaku Bertanggung Jawab, Anak Usia Dini Abstrack: This research aims to determine the role of teacherin developing responsible behavior of children aged 5-6 years in PAUD Anugerah Indah Sungai Pinyuh. The research was conducted using descriptive and qualitative approach. The data obtained in the from of words and images. The analiysis showed the making of lesson plans using PERMEN No.58 years 2009 as a reference and adapted curriculum create by school. Learning steps are performed starting with a conversation and question and answer. Media use the existing APE school. The method used habituation and storytelling. How to evalute children responsible use notebooks child development. Constraints faced by internally child can not focus on an activity that is carried out externally and media available is limitedand the number of pupils who pretty muchthe number of teachers is only one person. Keyword : Role of teacher, Responsible Behavior, Early Childhood
ANALISIS PENGELOLAAN PEMBELAJARAN OLEHGURU PAUD DI KECAMATAN PONTIANAK TIMUR Setyawati, Herni; ., Fadillah; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 3, No 12 (2014): Desember 2014
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak:Fokuspenelitian dalam penelitian ini adalah Pengelolaan Pembelajaran peserta didik dengan fokus penelitian secara khusus adalah: 1.Guru menyusun rencana pembelajaran,2.Guru melaksanakan interaksi pembelajaran, 3.Guru menilai interaksi belajar mengajar peserta didik, 4.Guru memberikan tindak lanjut hasil penilaian pembelajaran,5.Guru memberi bimbingan kepada peserta didik.Metode penelitian dalam skripsi ini adalah deskriptif, dengan teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara, angket dan observasi dan alat pengumpul data pedoman wawancara, angket dan data hasil observasi Rencana Kegiatan Guru.Kesimpulan: 1.Guru yang mengajar 59% membuat Rencana Kegiatan Harian. 2.  Guru dalam melaksanakan interaksi pembelajaran dengan peserta didik, 97% dapat menyebutkan potensi dan kekurangan peserta didik. 3.Guru menilai (evaluasi) interaksi pembelajaran dengan peserta didik.Hasil penelitian menunjukkan hanya terdapat 3% Guru yang menunjukkan lembar evaluasi penilaian pada saat proses pembelajaran. 4.Hasil penelitian Guru kurang mengoptimalkan hasil evaluasi pembelajaran dengan ditunjukkan 88%. 5. Hasil penelitian menunjukkan74% Guru membimbing peserta didik mengembangkan potensi.   Kata Kunci : Analisis, Pengelolaan Pembelajaran Guru Abstract:  The focus of research in this study is the Learning Management students with a research focus in particular are: 1.Guru prepare lesson plans, 2.Guru implement learning interaction, 3.Guru assess learners teaching and learning interactions, 4.Guru provide follow-up assessment of learning outcomes , 5.Guru give guidance to students. The research method in this thesis is descriptive, with data collection using interviews, questionnaires and observation and data collection tool interview, questionnaire and observation data of Teacher Activity Plan. Conclusion: 1.Guru who teach 59% make Daily Activity Plan. 2. Teacher in implementing the learning interaction with students, 97% could mention the potential and shortcomings of learners. 3. Teachers assess (evaluate) learning interaction with participants didik.Hasil research shows there are only 3% teacher evaluation sheet that shows the assessment during the learning process. 4. The results are less teacher learning to optimize the results of the evaluation indicated 88%. 5. The results showed 74% Teachers guide students to develop the potential.   Keywords:Analysis, Learning ManagementTeachers
UPAYA GURU MENGEMBANGKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK I’in, .; ., M. Thamrin; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 8 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi dan kejelasan tentang upaya guru dalam mengembangkan kemandirian anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Lembaga Kesejahteraan Ibu dan Anak II (TK LKIA II) Pontianak Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan penelitian kualitatif, yaitu prosedur pemecahan masalah yang diselidiki dengan menggambarkan atau menjelaskan secara apa adanya tentang keadaan subyek atau obyek penelitian. Hasil analisis data menunjukkan bahwa upaya guru dalam mengembangkan kemandirian anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan pembelajaran maupun di luar kegiatan pembelajaran yaitu membimbing, mengarahkan, memberi contoh, memberikan rasa percaya diri pada anak dan mendisiplinkan diri pada anak. Adapun metode yang digunakan oleh guru dalam mengembang kemandirian anak yaitu metode bermain, bercakap-cakap, bercerita, proyek dan metode pembiasaan. Sedangkan hambatan yang dialami guru yaitu adanya beberapa anak yang kurang mandiri. Sehingga guru di TK tersebut membantu anak mengerjakan tugasnya baik di dalam maupun di luar kegiatan pembelajaran. Kata kunci: anak usia dini, upaya guru, kemandirian anak 5-6 tahun   Abstract: This study aimed to obtain information and clarity about the efforts of teacher in developing the independence of children aged 5-6 years in kindergarten LKIA II South Pontianak. The research method which is used is descriptive method whith qualitative research approach, namely troubleshooting procedures investigated by describing or explaining in what it is about the state of the subject or object of research. The result showed that the efforts of teachers in developing the independence of children aged 5-6 years through learning activities and outside activities, namely teaching, guiding, directing, giving an axample, giving children confidence and self discipline in children. The methods used by teachers in developing the child’s independence is the method of playing, talking, strorytelling, project, and methods of habituation. While the barriers experienced by teachers is that some children who are less independent. So that teachers in the kindergarten help children to do his duty both inside and outside learning activities. Keywords : Early childhood, the efforts of teachers, children 5-6 years of independence.
STRATEGI GURU DALAM PEMBELAJARAN MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN BERCERITA PADA ANAK 5-6 TAHUN DI TK Dewi, .; ., Marmawi; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 11 (2015): Nopember 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan. Mendeskripsikan Strategi  Pembelajaran Guru Dalam Mengembangkan Kemampuan Bercerita Pada Anak Usia 5-6 Tahun  Di TK  Aisyiyah Bustanul Athfal II Kecamatan Pontianak Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi dengan alat pengumpul data yaitu panduan wawancara, observasi, dokumentasi dan catatan lapangan. Dari hasil penelitian yang diperoleh strategi guru dalam  pembelajaran menggunakan PERMEN No.58 Tahun 2009 sebagai acuan yang disesuaikan dengan kurikulum yang telah dibuat TK. Strategi pembelajaran dilakukan dimulai dengan bercakap-cakap dan tanya jawab. Media yang digunakan menggunakan  alat pemaian edukatif (APE) yang ada di TK. Kendala yang dihadapi secara internal anak tidak fokus terhadap suatu kegiatan yang dilakukan.  Saran yang diberikan adalah diharapkan guru lebih menguasai kemampuan bercerita pada anak, strategi guru dalam bercerita perlu dikembangkan lagi dan waktu bercerita tidak terlalu lama ± 5-8 menit sudah cukup.   Kata Kunci : Strategi Pembelajaran, Bercerita, Anak Usia Dini Abstract: This research aims to describe the instructional strategies teachers to read directly using a storybook, learning strategies teacher telling stories using illustrations, instructional strategies teachers in telling stories without books and pictures, learning strategies teacher told me to use the media puppets and constraints faced in developing capabilities storytelling in children aged 5-6 years in kindergarten Aisyiyah Bustanul Athfal II District Pontianak West. This study used a descriptive and qualitative approach. Data obtained in the form of teacher learning strategies in storytelling and drawing. The result showed that the instructional strategies teachers use PERMEN 58 of 2009 as a reference adapted to the curriculum that have been made kindergarten. Learning strategies carried begins with conversation and debriefing. The media used to use permaian educative tool (APE) in kindergarten. Constraints faced by internally child does not focus on an activity that is carried out.Advice given is the more teachers are expected to have mastered the ability to tell a child, a teacher in storytelling strategies need to be developed further and story time not too long ± 5-8 minutes is sufficient.   Keywords : Learning Strategies, Storytelling, Childhood.
PEMBERIAN MAKANAN SEHAT PENUNJANG PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK Novitasari, Aprilia; Ali, Muhamad; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2015): Pebruari 2015
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis pemberian makanan sehat untuk penunjang pertumbuhan dan perkembangan pada anak usia 5-6 tahun di TK Islam Mutiara Bunda Pontianak Kota. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah TK B yang berjumlah 26 orang dan guru TK B yang terletak di Jalan Prof M Yamin Gang Sinar bersama No 17 Pontianak. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa peran guru dalam pemberian makanan sehat sehat untuk penunjang pertumbuhan dan perkembangan anak usia 5-6 tahun sudah baik salah satunya kesehatan anak lebih meningkat, anak mau mengkonsumsi makanan sehat karena baik untuk pertumbuhan dan perkembangan. Peran guru dalam memberikan motivasi dengan membawa media berupa gambaran makanan sehat agar anak mau membawa makanan sehat ke Taman Kanak-kanak.   Kata Kunci: Makanan Sehat, Pertumbuhan dan Perkembangan   Abstract: This study aimed to describe the analysis of the provision of healthy food to support growth and development in children aged 5-6 years in the Islamic Kindergarten Mother of Pearl City Pontianak. This study uses descriptive and qualitative approach. Subjects in this study were TK B, amounting to 26 people and kindergarten teacher B is located at Jalan Prof. M. Yamin Gang rays along No. 17 Pontianak. The result showed that the teacher's role in the provision of healthy food healthy to support the growth and development of children aged 5-6 years is a good one more child health increased, children want to eat healthy because it is good for growth and development. The role of teachers in providing the motivation to bring the media in the form of a picture of healthy foods that kids want to bring healthy food to kindergarten. Keywords: Healthy Food, Growth and Development
PENINGKATAN KEMAMPUAN KOGNITIF MELALUI PENGGUNAAN MEDIA BALOK PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN (F54210034), Nazilah; ., Fadillah; ., Sutarmanto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 2, No 6 (2013): Juni 2013
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The study is titled "Improving Cognitive Ability Through Beam Media Usage in Children Aged 4-5 Years". This study aimed to obtain information about learning with the use of media in enhancing cognitive abilities beams children aged 4-5 years in kindergarten Pembina State 05 One-Stop SDN 14 Tanjung Ketapang Neither Budi. Study is a form of action research with descriptive research method. The results showed a response to the child in learning to use the media very well the beam can be categorized by criteria developed according to expectations by 80%. That is because most of the children to pay attention and interest in learning is effective in improving the cognitive abilities of children. Abstrak : Penelitian ini berjudul Peningkatan Kemampuan Kognitif Melalui Penggunaan Media Balok pada Anak Usia 4-5 Tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pembelajaran dengan penggunaan media balok dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 4-5 tahun pada TK Negeri Pembina 05 Satu Atap SDN 14 Tanjung Baik Budi Ketapang. Bentuk penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas dengan metode penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan respon anak dalam pembelajaran dengan menggunakan media balok dapat dikategorikan sangat baik dengan kriteria penilaian berkembang sesuai harapan sebesar 80%. Hal tersebut dikarenakan sebagian besar anak menaruh perhatian dan minat belajar yang efektif dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak. Kata Kunci : Peningkatan Kemampuan Kognitif, Media Balok