Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

KESIAPAN STANDAR OPERASIONAL MANAJEMEN SEBAGAI DASAR KESIAPAN MENGADOPSI INDUSTRI 4.0: STUDI KOPERASI SYARIAH DI JAWA BARAT INDONESIA Hennidah Karnawati; Purwihartuti, Koernia; Tia Fahmi Angestiwi; Kristianingsih
International Journal of Islamic Business and Economics (IJIBEC) Vol 9 No 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/ijibec.v9i1.9235

Abstract

The aim of this research is evaluates the management operational standard and the level of readiness of Sharia Cooperatives in West Java for adopting the Industrial 4.0. Method: descriptive surveyed to 191 sharia cooperative practitioners,interviewed the leaders of 39 sharia cooperatives,reviewed sharia government regulations including MUI Fatma. The data processing used descriptive analysis. Result: Empirical facts show that all sharia cooperatives already have management operational standard but not yet connected with the readiness to adopt industry 4.0; then the highest ready indicator is “consistently to AD/ART, SOM, SOP, and policy patterns while the lowest ready is “use of Electronic signatures as a verification and authentication tool.” Conclusion: The management operational standard should be always adjusted with the provisions for the use of technology to provide maximum services. The implication of this research that government issues policies for Islamic cooperative managers to implement management operational system (MOS), containing provisions that require IoT technology.
Digitalization of MSME Business Planning in Cigugurgirang Village, Parongpong, West Bandung Regency: - Priyatiningsih, Katharina; Purwihartuti, Koernia; Karnawati, Hennidah; Setyowati, Tri; Angestiwi, Tiafahmi; Dewi Purnama, Putri; Firdanti, Khairina Hafsa; Rusmalinda, Sinta
International Journal of Community Service & Engagement Vol. 6 No. 3 (2025): International Journal of Community Service & Engagemen
Publisher : Training & Research Institute - Jeramba Ilmu Sukses

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47747/ijcse.v6i3.2947

Abstract

This community service program aims to enhance the business management quality of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Cigugurgirang Village by applying appropriate technology, specifically digitalization of business planning. The problems identified include the ineffective use of technology in business management, both for marketing, product, and process innovation, human resource competency, and limited access to capital as well as suboptimal management of the cost of goods sold. The solution to these problems by the Community Service team was carried out by designing a business planning guide using the design thinking approach, including survey activities, workshops, manual template preparation, training, digitalization, and trials. The manual template is accompanied by a guide to filling out business plans. From business ideas and marketing, human resource management, operations and production, to finance, training was provided. Business planning from manual templates was transformed into digital templates using Google Workspace devices, whose documents were stored in the cloud and accessed via Google Drive, utilizing QR codes for MSME users. The digitalization of business planning is expected to further assist MSMEs in increasing the effectiveness of technology use and enhancing business innovation capabilities
Perencanaan Pengembangan Aset Fasilitas Berdasarkan Quality Of Urban Open Spaces Pada Alun-Alun Leles Angestiwi, Tiafahmi; Purwihartuti, Koernia; Fauzi, Arya Dahlan Akhmad
Jurnal Kajian Ruang Vol 5, No 2 (2025): September
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jkr.v5i2.46301

Abstract

ABSTRAKAlun-Alun Leles salah satu Ruang Terbuka Publik dalam pengelompokan Ruang Terbuka Non Hijau (RTNH) yang memiliki berbagai aset fasilitas, berdasarkan penelitian sebelumnya Alun-Alun tersebut sudah tidak representatif sebagai Ruang Terbuka Publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat. Maka dari itu perlu dilakukan sebuah proyek perencanaan pengembangan. Proyek ini bertujuan untuk merancang pengembangan aset fasilitas berdasarkan dimensi User and activities, Acces and linkage, Comfort and Image, Sociability serta menghitung estimasi biaya untuk pengembangan Alun-Alun Leles. Landasan teori yang di gunakan yaitu Quality of Urban Open Spaces. Metode yang diterapkan dalam proyek ini adalah metode deskriptif, dengan mengandalkan data primer dan sekunder yang diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan benchmarking. Adapun teknik analisis data menggunakan pendekatan kuantitatif dan kuantitatif. Hasil proyek ini meliputi: (1) rencana pengembangan aset berupa pembongkaran, pembangunan, dan pengadaan. Berdasarkan dimensi user and activities pada area berdagang , fasilitas olahraga, dan toilet. Dimensi access and linkage pada akses masuk serta area jalur pejalan kaki. Dimensi comfort and linkage pada fasilitas tempat duduk, penerangan, tempat sampah, serta set tempat sampah. Pada dimensi sociability rencana pengembangan pada area lapangan upacara dan alat bermain anak; (2) Estimasi rencana pengembangan sebesar Rp.7.920.217.000.- pada tahun 2025. Adapun rincian biaya pembongkaran sebesar Rp.50.227.000, biaya pembangunan sebesar Rp.4.414.300.000 serta pengadaan fasilitas Rp.3.354.690.000. Rencana pengembangan yang dirancang dapat meningkatkan kualitas fungsi alun-alun sebagai ruang publik terutama sebagai aktivitas sosial budaya melalui penyediaan fasilitas inklusif serta memberikan kesan positif kepada seluruh penggunanya berdasarkan prinsip Quality of Urban Open Space.Kata Kunci: Perencanaan Pengembangan Aset Fasilitas, Alun-Alun, Ruang Terbuka Publik, Quality of Urban Open Spaces                                                                    ABSTRACT                 Alun-alun Leles is one of the Public Open Spaces categorized as Non-Green Open Space (RTNH) that contains various facility assets. Based on previous research, the square is no longer representative as a Public Open Space that can be fully utilized by the community. Therefore, a development planning project needs to be carried out.This project aims to design the development of facility assets based on the dimensions of User and Activities, Access and Linkage, Comfort and Image, Sociability, as well as to estimate the cost for the development of Leles Town Square. The theoretical foundation used is the Quality of Urban Open Spaces. The method applied in this project is the descriptive method, relying on primary and secondary data obtained through observation, interviews, documentation studies, and benchmarking. Data analysis techniques employ both quantitative and qualitative approaches. The results of this project include: i) Development plan of assets in the form of demolition, construction, and procurement User and Activities dimension: development of trading areas, sports facilities, and toilets. Access and Linkage dimension: improvement of entrance access and pedestrian pathways. Comfort and Image dimension: development of seating facilities, lighting, trash bins, and trash bin sets. Sociability dimension: development of the ceremonial field and children’s playground equipment. ii) Estimated development cost of IDR 7,920,217,000 in 2025, consisting of: Demolition cost: IDR 50,227,000, Construction cost: IDR 4,414,300,000 and facility procurement: IDR 3,354,690,000. The proposed development plan can enhance the quality and function of the town square as a public space, particularly as a venue for socio-cultural activities, through the provision of inclusive facilities and by creating a positive impression for all its users based on the principles of Quality of Urban Open Space.Keyword : Facility Asset Development Planning, Alun-Alun Leles, Public Open Space, Quality of Urban Open Spaces 
Pengaruh Inovasi Produk dan Kualitas Pelayanan terhadap Minat Beli Konsumen : (Studi Empiris pada Konsumen Kafe di Kota Bandung) Azhar, Muhamad Faisal; Purwihartuti, Koernia; Nazofatullidya, Nazofatullidya
JURNAL ILMIAH FEASIBLE: Bisnis, Kewirausahaan dan Koperasi Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Ilmiaf Feasible (JIF): Bisnis, Kewirausahaan, dan Koperasi
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/fb.v7i1.2025.18-29.49095

Abstract

Persaingan yang kian intensif dalam industri kafe menuntut pelaku usaha untuk dapat terus berinovasi dan menjaga kualitas pelayanan guna memperkuat strategi promosi dan meningkatkan minat beli konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inovasi produk dan kualitas pelayanan terhadap minat beli konsumen pada kafe di Kota Bandung. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan metode asosiatif, melibatkan 400 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebar melalui Google Form dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda, korelasi Pearson, koefisien determinasi, serta uji F. Hasil regresi menunjukkan persamaan Y = 3,29 + 0,705X₁ + 0,115X₂, yang mengindikasikan bahwa inovasi produk memberikan pengaruh lebih besar terhadap minat beli dibanding kualitas pelayanan. Nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,811 menunjukkan hubungan yang sangat kuat, sedangkan koefisien determinasi (R²) sebesar 65,8% menjelaskan kontribusi simultan variabel independen terhadap minat beli. Uji F menghasilkan Fhitung sebesar 382,508 > Ftabel 3,038, yang menunjukkan bahwa model signifikan secara simultan. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pemilik kafe untuk lebih memprioritaskan pengembangan produk inovatif dan menjaga konsistensi layanan sebagai strategi efektif dalam menarik perhatian dan mempertahankan konsumen.
Evaluasi Kinerja Aset Bangunan Pasar Gede Cilacap Indriani, Elsa; Purwihartuti, Koernia
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar Gede Cilacap merupakan pasar rakyat tipe I (satu) milik Pemerintah Kabupaten Cilacap yang dikelola oleh Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Cilacap. Berdasarkan observasi pendahuluan ditemukan beberapa indikasi permasalahan seperti kondisi bangunan pasar yang kumuh dan tidak terawat, sarana dan prasarana yang rusak, bangunan pasar luas namun banyak area pedagang yang kosong dan terbengkalai, sampah menumpuk di sekitar ruang dagang, penerapan zonasi yang belum menyeluruh, serta penataan tempat parkir yang kurang teratur. Oleh karena itu, tujuan penelitian studi kasus ini adalah untuk mengetahui kinerja aset bangunan di Pasar Gede Cilacap berdasarkan teori serta peraturan yang berlaku. Adapun evaluasi kinerja aset dibahas berdasarkan enam dimensi atau area kinerja yakni Kesesuaian, Efektivitas Penggunaan, Aksesibilitas, Zonasi, Fasilitas dan Infrastruktur, serta Kenyamanan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif, dengan teknik pengambilan sampel untuk responden menggunakan nonprobability sampling. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan diketahui bahwa kinerja aset bangunan belum memenuhi standar kapasitas sebagai pasar tipe I dan tata bangunan. Kondisi pasar yang belum bebas dari sampah dan genangan juga perlu ditindaklanjuti. Selain itu terdapat juga fasilitas yang belum tersedia dan belum optimalnya tingkat penggunaan ruang dagang.
Analisis Kualitas Aset Taman Fitness Berdasarkan Development of The Neighbourhood Green Space Tool Purwihartuti, Koernia; Wildan Fardiyana, Ade
Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas Vol 8 No 3 (2024): Jurnal Manajemen Aset Infrastruktur & Fasilitas
Publisher : Departemen Teknik Sipil ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Fitness merupakan ruang terbuka hijau dengan luas 6.643.35 m² beralamat di Jl. Teuku Umar-Imam Bonjol, Lebakgede, Kec. Coblong, Kota Bandung. Taman fitness merupakan ruang terbuka hijau publik dan salah satu taman kota dengan dilengkapi dua macam fasilitas yaitu fasilitas utama dan fasilitas penunjang. Berdasarkan observasi pendahuluan kondisi eksisting terhadap fasilitas utama terdapat beberapa indikasi masalah, permasalahan yang terjadi yaitu, pada lapang sepakbola terdapat sampah berserakan dan terdapat akar pohon yang menancap di lapang sepakbola, pada area jogging track terdapat sampah berserakan, dan beberapa fasilitas alat fitness yang hilang, tidak tersedianya fasilitas tempat sampah, papan informasi taman, meja piknik dan tempat berteduh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas aset Taman Fitness berdasarkan Development of The Neighbourhood Green Space Tool, yang terdiri dari lima dimensi yaitu acces, recreatiom facilities, amenities, natural features, incivilities, climate/forces of nature, dan aromas/smells, serta memberikan rekomendasi pemecahan masalah. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yakni metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan kuesioner. Hasilnya menunjukan bahwa masih banyak fasilitas yang rusak dan belum tersedia. Rekomendasi yang diajukan guna pemecahan masalah yakni melakukan perencanaan pengembangan aset fasilitas taman fitness untuk optimasi taman.