Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

UJI ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAN MINYAK ATSIRI KULIT BUAH JERUK KALAMANSI (Citrus microcarpa Bunge) Citra Yuliyanda Pardilawati; Afriyani; Dwi Aulia Ramdini
Jurnal Kesehatan : Jurnal Ilmiah Multi Sciences Vol 14 No 2 (2024): JURNAL KESEHATAN : JURNAL ILMIAH MULTI SCIENCES
Publisher : STIK SITI KHADIJAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52395/jkjims.v14i2.447

Abstract

Jeruk kalamansi (Citrus microcarpa Bunge) telah banyak digunakan sebagai bahan makanan. Kulit buah jeruk kalamansi diketahui mengandung komponen aktif seperti minyak atsiri, fenol dan flavonoid. Senyawa tersebut memungkinkan adanya potensi kulit jeruk kalamansi digunakan sebagai agen antioksidan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui daya antioksidan dari ekstrak etanol dan minyak atsiri kulit buah jeruk kalamansi secara in vitro. Ekstrak etanol dan minyak atsiri kulit buah jeruk kalamansi dibuat masing-masing dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% dan destilasi uap air. Aktivitas antioksidan diukur dengan menggunakan metode DPPH (2,2-diphenyl- 1-picrylhydrazyl). Ekstrak etanol kulit buah jeruk kalamansi mengandung metabolit sekunder flavonoid, saponin, tanin dan alkaloid. Karakterisasi minyak atsiri kulit buah jeruk kalamansi dengan GC-MS diketahui mengandung α-pinene, α-myrcene, dlimonene, L-α- Terpineol, 1,6-Cyclodecadiene. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol kulit buah jeruk kalamansi termasuk dalam kategori kuat dengan nilai IC50 57,49 ppm, sedangkan aktivitas antioksidan minyak atsiri kulit buah jeruk kalamansi tergolong sangat kuat dengan nilai 35,74 ppm. Kulit buah jeruk kalamansi memiliki potensi sebagai antioksidan.
EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING SEBAGAI BENTUK PEMBERDAYAAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA TIGA JAYA Afriyani; Marcellia, Selvi; Damayanti, Ervina; Islami, Suryadi
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 9 No. 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v9i1.3310

Abstract

Permasalahan kesehatan seperti kurangnya asupan gizi dan pola hidup yang kurang baik masih banyak dijumpai di beberapa desa. Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan di sejumlah desa di Indonesia yang keberadaannya masih membutuhkan penanggulangan secara efektif. Stunting merupakan gangguan kronis masalah gizi dimana pertumbuhan fisik dan otak pada anak tidak sesuai dengan usia anak. Pernikahan dini dengan pemahaman mengenai stunting dan dampak pencegahan serta penanggulangannya yang rendah menjadi penyebab terjadinya stunting di Desa Tiga Jaya. Berdasarkan koordinasi dengan kader-kader posyandu di Desa Tiga Jaya, ditemukan 22 kasus stunting yang terjadi pada anak. Upaya mengatasi permasalahan stunting di Desa Tiga Jaya dapat dilakukan melalui promosi kesehatan, yaitu sosialisasi dan edukasi masyarakat terkait stunting serta dampak dan upaya pencegahannya yang diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengurangi angka kasus stunting di Desa Tiga Jaya. Sosialisasi dan edukasi dilakukan dalam bentuk pemberian pemahaman kepada masyarakat dalam kegiatan posyandu. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif yang mendeskripsikan program kerja Sosialisasi dan Edukasi Stunting yang dilakukan selama Kuliah Kerja Nyata secara mendetail mulai dari perencanaan, proses, hingga output atau outcome dari program kerja tersebut. Data primer dalam artikel ini diperoleh melalui pengalaman dan observasi secara langsung oleh anggota kelompok, sedangkan data sekunder bersumber dari kajian sejumlah literatur serta penelitian terdahulu terkait dengan penyebab dan urgensi penanggulangan stunting di suatu daerah. Metode yang digunakan dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi stunting ini terdiri dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kata kunci: Stunting, pernikahan dini, sosialisasi, edukasi
INTERVENSI EDUKATIF UNTUK MENCEGAH KERACUNAN PESTISIDA PADA KOMUNITAS PETANI DI DESA JATI AGUNG, KECAMATAN SIDOMULYO KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Afriyani; Ervina Damayanti; Akbar, Muhammad Farhan; Anggraini, Triana
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 1 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i1.3629

Abstract

Penggunaan pestisida secara berlebihan tanpa pemahaman yang baik mengenai risiko kesehatan dapat menimbulkan berbagai gangguan, termasuk keracunan akut hingga gangguan kronis seperti dermatitis kontak. Di Desa Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, mayoritas masyarakat bermata pencaharian sebagai petani, namun sebagian besar di antara mereka masih belum memiliki pengetahuan yang memadai mengenai cara pencegahan keracunan akibat pestisida. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani melalui kegiatan edukatif yang dilaksanakan secara langsung, dengan menggunakan metode pre-test dan post-test sebagai tolok ukur keberhasilan penyampaian materi. Metode yang digunakan bersifat deskriptif kuantitatif dengan pendekatan partisipatif. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman petani mengenai bahaya pestisida, terutama setelah mengikuti edukasi mengenai gejala awal keracunan seperti dermatitis kontak. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi langsung merupakan metode yang efektif dalam pemberdayaan masyarakat petani terhadap bahaya pestisida. Kata kunci: Edukasi petani, keracunan pestisida, pencegahan, kesehatan kerja.
Analysis of New Students' Science Process Skills Readiness and Its Impact on Basic Physics 1 Learning Outcomes Afriyani; Juniar Afrida; Zahriah
Circuit: Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik Elektro Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : PTE FTK UIN Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/njhd0846

Abstract

Physics courses require mastery of Science Process Skills (SPS) as a foundation for developing conceptual understanding and scientific thinking skills. However, problems often exhibit heterogeneous practical skills due to differences in previous learning experiences. Therefore, this study aims to analyze the relationship between SPS and student learning outcomes in Basic Physics courses. This study used a quantitative approach with a correlational research design. A total sampling technique was used, involving 20 first-year students as participants. SPS data were collected through a science process skills test, while learning outcomes were obtained from final course grades. The results showed a significant positive relationship between SPS and learning outcomes, with a correlation coefficient of 0.431 (p = 0.029), indicating a fairly strong correlation. This indicates considerable variation in students' SPS levels, while academic grades tend to be relatively homogeneous. There is an imbalance between students' practical competencies and their cognitive achievements. In conclusion, SPS is significantly related to student learning outcomes in Basic Physics. Differences in SPS encourage the need for standardization of laboratory-based learning to improve the quality and equality of physics learning outcomes