Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Quantitative Performance of Krui Cattle in Traditional Farming in Krui Selatan and Pesisir Selatan District, Pesisir Barat Regency, Lampung Kurniawati, Dian; Dakhlan, Akhmad; Adhianto, Kusuma; Rafian, Teguh
AGRITROPICA : Journal of Agricultural Sciences Vol. 8 No. 1 (2025)
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/j.agritropica.8.1.1-6

Abstract

The objective of this study was to evaluate the quantitative performance of thirty-six Krui cattle aged 18 to 36 months, raised on a traditional farm located in the Krui Selatan and Pesisir Selatan district, Pesisir Barat Regency, Lampung. A survey method using purposive sampling was employed to collect the samples. Body measurements, including body weight (BW), body length (BL), chest width (CW), chest circumference (CC), chest depth (CD), and hip circumference (HC), were recorded. The collected data were analysed descriptively. The findings revealed that BW, BL, CW, CC, CD, and HC of the Krui cattle in Krui Selatan District were: 175.40 ± 41.77 kg, 111.18 ± 5.74 cm, 28.18 ± 2.56 cm, 138.55 ± 16.88 cm, 52.73 ± 8.19 cm, and 18.00 ± 1.41 cm, respectively. At the same time, the Krui cattle's BW, BL, CW, CC, CD, and HC in Pesisir Selatan District were 154.23 ± 65.70 kg, 110.64 ± 9.36 cm, 24.86 ± 5.15 cm, 120.80 ± 11.2 cm, 47.67 ± 5.33 cm, and 17.64 ± 1.36 cm, respectively. This study concludes that the quantitative performance of Krui cattle in Traditional Farming in Krui Selatan District is greater than that of Krui cattle in Pesisir Selatan District. Still, more miniature compared to other local cattle breeds (Madura cattle, Bali cattle, Aceh cattle, Ongole grade cattle, and Jabres cattle) in Indonesia.
PENGARUH PEMBERIAN SILASE KULIT PISANG TERHADAP KECERNAAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR PADA DOMBA EKOR TIPIS Siregar, Dea Pratiwi; Adhianto, Kusuma; Erwanto, Erwanto; Tantalo, Syahrio
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 2 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Mei 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.2.384-392

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian silase kulit pisang terhadap kecernaan protein kasar dan serat kasar domba ekor tipis. Penelitian ini dilaksanakan pada Desember 2023-Januari 2024 yang berlokasi di Kandang Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung. Penilitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 3 perlakuan dan 5 ulangan, dengan menggunakan 15 ekor domba ekor tipis jantan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0 : konsentrat 50% + silase tebon jagung 50%, P1 : konsentrat 50% + silase tebon jagung 35% + silase kulit pisang 15%, dan P2 : konsentrat 50% + silase tebon jagung 20% + silase kulit pisang 30%. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Analisis Sidik Ragam (ANOVA). Hasil penelitian pada kecernaan protein kasar (P0: 88,36%, P1: 85,98%, dan P2: 88,87%) dan kecernaan serat kasar (P0: 82,07%, P1: 85,25%, dan P2: 78,02%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah perlakuan pemberian silase kulit pisang tidak berpengaruh nyata terhadap kecernaan protein kasar tetapi, berpengaruh nyata terhadap kecernaan serat kasar domba ekor tipis.
Sosialisasi Manajemen Pemeliharaan Sapi Krui dan Pelayanan Kesehatan Ternak di Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung Kurniawati, Dian; Adhianto, Kusuma; Dakhlan, Akhmad; Rafian, Teguh
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 1, Maret 2023
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i1.6809

Abstract

Kabupaten Pesisir Barat merupakan kabupaten yang berada di ujung barat Provinsi Lampung. Mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani, peternak, dan nelayan. Jenis ternak yang dibudidayakan adalah Sapi Krui. Sebagian besar peternak mengeluhkan beberapa permasalahan yang dihadapi dalam budidaya Sapi Krui, diantaranya banyak sapi yang pertumbuhannya kurang maksimal (lambat), sapi terserang penyakit, serta produktivitasnya rendah. Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan dari program Pemerintah  Daerah Kabupaten Pesisir Barat yaitu memberikan sosialisasi tentang manajemen pemeliharaan ternak dan pelayanan kesehatan ternak di Kabupaten Pesisir Barat. Metode kegiatan ini meliputi ceramah, diskusi, sosialisasi, dan pelayanan kesehatan ternak dan evaluasi pelaksanaan. Peserta kegiatan ini adalah para peternak yang ada di Kabupaten Pesisir Barat Provinsi Lampung yang berasal dari empat wilayah di Kabupaten Pesisir Barat, yaitu Krui Selatan, Pesisir Selatan, Pesisir Utara, dan Pulau Pisang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi Peternak di wilayah Kabupaten Pesisir Barat. Peternak lebih memahami sistem pemeliharaan ternak sapi Krui yang tepat serta perawatan kesehatan ternak secara mandiri, dan diharapkan dari kegiatan ini peternak dapat meningkatkan produktivitas sapi Krui sehingga mengalami peningkatan dan berdampak terhadap perbaikan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pesisir Barat.
NILAI INDEKS PRODUKTIVITAS INDUK SAPI BRAHMAN CROSS DI KOPERASI PRODUKSI TERNAK MAJU SEJAHTERA KECAMATAN TANJUNG SARI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Ramadani, M Iqbal; Adhianto, Kusuma; Hamdani, M. D. I.; Dakhlan, Akhmad
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2022.6.3.226-233

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui rata-rata Bobot Sapih Terkoreksi sapi Brahman Cross (BX) di KPT Maju Sejahtera, Mengetahui nilai Indeks Produktivitas Induk (IPI) induk sapi BX di KPT Maju Sejahtera, Memilih nilai IPI terbaik pada setiap kelompok. Penelitian ini dilaksanakan di KPT Maju Sejahtera yang terdiri dari 6 kelompok yaitu Bumi Asih Sejahtera, Karya Makmur, Sudi Makmur 3, Fajar Jaya, Barokah Jaya, dan Jaya Abadi. Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung pada Januari sampai Februari 2021. Data penelitian menggunakan data primer dan data sekunder yang diambil dari catatan 65 ekor sapi BX di KPT Maju Sejahtera. Metode yang digunakan yaitu metode survei, Sampel pengamatan ditentukan secara sensus. Peubah yang diamati pada penelitian ini meliputi catatan tanggal lahir pedet, bobot lahir pedet, bobot sapih pedet, umur sapih pedet, jenis kelamin anak, tanggal induk melahirkan pada paritas pertama dan paritas kedua. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa rata-rata bobot sapih terkoreksi (BST) sapi BX di KPT Maju Sejahtera adalah 142,06±4,19 kg, rata-rata nilai IPI sapi BX di KPT Maju Sejahtera adalah 117,71±7,43 kg, dan terdapat nilai IPI sapi BX tertinggi berdasarkan kelompok di KPT Maju Sejahtera yaitu kelompok Bumi Asih Sejahtera yaitu 177,54 kg, Karya Makmur yaitu 147,77 kg, Sudi Makmur 3 yaitu 152,84 kg, Fajar Jaya yaitu 138,05 kg, Barokah Jaya yaitu 164,29 kg, dan Jaya Abadi yaitu 133,47 kg.
KORELASI UKURAN-UKURAN DAN BOBOT TUBUH KAMBING PERANAKAN ETAWA DI DESA SUNGGAI LANGKA, KECAMATAN GEDONG TATAAN KABUPATEN PESAWARAN Hanafi, Wildan; Adhianto, Kusuma; Wanniatie, Veronica; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 6 No 3 (2022): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2022
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2022.6.3.272-275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui korelasi antara ukuran-ukuran tubuh dengan bobot badan kambing PE betina, dan mengetahui antara ukuran-ukuran tubuh dengan bobot badan kambing PE di Desa Sungai Langka, Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran yang dilaksanakan pada Juni - September 2021. Ternak kambing yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 99 ekor berumur 1-3 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran-ukuran tubuh yang meliputi lingkar dada, panjang badan, dan tinggi pundak memiliki korelasi dengan bobot badan kambing PE masing-masing sebesar 0,561 (sangat kuat), 0,512 (kuat), dan 0,381(sedang) dimana bobot badan dengan tinggi pundak, panjang badan dan lingkar dada memiliki hasil korelasi 0,765 yang artinya memiliki nilai korelasi lebih tinggi dari yang lainnya.
PENGARUH PEMBERIAN SILASE KULIT PISANG TERHADAP PERFORMA DAN KONVERSI RANSUM PADA DOMBA EKOR TIPIS Maliya, Mirwa Siti; Adhianto, Kusuma; Liman, Liman; Husni, Ali
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.3.564-573

Abstract

This research aims to determine the best treatment for giving banana peel silage on body weight gain, ration consumption and ration conversion. This research was carried out in December 2023 ̶ February 2024 located at the Animal Husbandry Department, Faculty of Agriculture, Lampung University, Bandar Lampung. This research was carried out using a Randomized Block Design (RAK) consisting of 3 treatments and 5 replications, using 15 thin-tailed sheep. The treatment used is P0: 50% concentrate + 50% tebon silage; P1: 50% concentrate + 35% tebon silage + 15% banana peel silage; P2: 50% concentrate + 20% corn stalks silage + 30% banana peel silage. The data obtained were analyzed using Analysis of Variance (ANOVA). The results of the research on daily body weight gain were (P0 50,57±29,78; P1 90,19±11,03; P2 62,64±32,31) gr/day, on ration consumption of (P0 1118,18±71,06; P1 1252,47±241,82; P2 1322,82±138,50) gr/day, and at ration conversion of (P0 25,38±14,46; P1 14±2,71; P2 25,89±14,69). Providing banana peel silage in treatment P1 had the best effect on daily body weight gain and feed consumption. The P2 treatment had the best effect on feed conversion.
PENGARUH PEMBERIAN SILASE KULIT PISANG TERHADAP SEL DARAH MERAH, HEMOGLOBIN, PACKED CELL VOLUME PADA DOMBA EKOR TIPIS Efendi, Mutiara Putri; Siswanto, Siswanto; Erwanto, Erwanto; Adhianto, Kusuma
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.3.591-600

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian silase kulit pisang terhadap sel darah merah, hemoglobin, dan packed cell volume pada domba ekor tipis dan mengetahui perlakuan terbaik pada pengaruh pemberian silase kulit pisang terhadap sel darah merah, hemoglobin, dan packed cell volume. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2023- Januari 2024 di unit kandang Jurusan Peternakan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung dan pengujian dilakukan di Balai Veteriner Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 3 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan pakan dengan 3 imbangan: P0 ( 50% + Silase Tebon 50%), P1 (Full feed komersial 50% + Silase Tebon 35% + Silase Kulit Pisang 15%), dan P2 (Full feedkomersial 50% + Silase Tebon 20% + Silase Kulit Pisang 30%). Hasil penelitian menunjukan Sel darah merah (11,12×106 sel/uL – 11,73×106sel/μL), Hemoglobin (13,40 g/dL- 13,96 g/dL), dan Packed cell volume (33,20%- 36,20%). Data penelitan ini disimpulkan bahwa pemberian silase kulit pisang pada domba ekor tipis dapat meningkatkan nilai kadar sel darah merah, hemoglobin, dan packed cell volume (PCV) tetapi masih dalam kadar normal.
Pendugaan Bobot Badan Kambing Jawarandu Jantan Melalui Ukuran-Ukuran Tubuh dengan Menggunakan Persamaan Linier dan Non Linier di Kecamatan Terbanggi Besar Afridho, Dzikri; Dakhlan, Akhmad; Adhianto, Kusuma; Qisthon, Arif
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.3.503-512

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menduga bobot tubuh Kambing Jawarandu menggunakan ukuran-ukuran tubuh yang dihitung dari tinggi badan, panjang badan, dan lingkar dada. Penelitian ini dilaksanakan di peternakan rakyat Kecamatan Terbanggi Besar. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah survey. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan cara mengukur dan menimbang tubuh Kambing Jawarandu dengan kriteria Kambing Jawarandu jantan berusia 1–3 tahun memiliki sifat yang tidak agresif. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan korelasi dan regresi untuk melihat hubungan dengan bobot badan Kambing Jawarandu. Analisis ini dilakukan dengan memanfaatkan program R untuk menguji hubungan antara variabel independen dan variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi antara tinggi badan, panjang badan, dan lingkar dada terhadap bobot badan masing-masing adalah 0,68, 0,90, dan 0,67. Sedangkan persamaan regresi linier antara tinggi badan, panjang badan, dan lingkar dada terhadap bobot badan masing-masing yaitu BB = –13,12713 + 0,63879 TB; BB = –17,93277 + 0,76942 PB; dan BB = –31,27999 + 0,86286 LD. Persamaan regresi non–linear yang menggambarkan hubungan antara tinggi badan, panjang badan, dan lingkar dada terhadap bobot badan Kambing Jawarandu masing-masing adalah; BB = 25,940201 – 0,646192 TB + 0,010488 TB2; BB = –16,274036 + 0,710686 PB + 0,000517 PB2; dan BB = 30,304866 – 1,044359 LD + 0,014683 LD2. Koefisien determinasi masing-masing adalah 0,47; 0,45; dan 0,82. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa ukuran-ukuran tubuh dapat digunakan sebagai parameter dalam memperkirakan bobot badan Kambing Jawarandu.
PENGARUH PEMBERIAN KULIT PISANG KEPOK TERFERMENTASI TERHADAP TOTAL PROTEIN PLASMA DAN GLUKOSA DARAH PADA DOMBA EKOR TIPIS Rinjani, Nadinda Khoirunnisa Puri; Adhianto, Kusuma; Liman, Liman; Siswanto, Siswanto
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.3.582-590

Abstract

This research aims to determine the best treatment for male thin-tailed sheep by examining the effect of fermented banana peel supplementation on blood glucose levels and total plasma protein. This research used a Randomized Block Design (RBD) with 15 male thin-tailed sheep divided into 5 groups. There were 3 treatments with 5 replications, namely: P0 (50% concentrate and 50% corn cob silage), P1 (50% concentrate, 35% corn cob silage, 15% fermented banana peel silage), and P2 (50% concentrate, 20% corn cob silage, 30% fermented banana peel silage). The variables measured included plasma protein and blood glucose levels. Data were analyzed using Analysis of Variance, with the Least Significant Difference (LSD) test at a significance level of 5% and 1% for variables that had a significant effect. The administration of fermented banana peel did not significantly affect the total plasma protein levels (P0: 6.08±0.40; P1: 6.12±0.54; P2: 6.28±0.33 g/dl) or blood glucose levels (P0: 48.6±5.32 mg/dl; P1: 43.2±16.15 mg/dl; P2: 49.6±4.04 mg/dl). This treatment did not affect blood glucose levels or total plasma protein in thin-tailed sheep
PENDUGAAN BOBOT TUBUH SAPI SIMPO MENGGUNAKAN UKURAN TUBUH DAN VOLUME TUBUH DI KELOMPOK TERNAK LIMOUSIN LIVESTOCK KECAMATAN PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Musthofa, Arfan Fahrizki; Dakhlan, Akhmad; Husni, Ali; Adhianto, Kusuma
Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan (Journal of Research and Innovation of Animals) Vol 9 No 3 (2025): Jurnal Riset dan Inovasi Peternakan: Agustus 2025
Publisher : Department of Animal Husbandry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jrip.2025.9.3.612-625

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menduga bobot tubuh sapi Simpo menggunakan ukuran-ukuran tubuh dan volume tubuh yang dihitung dari panjang badan dan lingkar dada. Penelitian ini dilaksanakan di Kelompok Ternak Limousin Livestock Kecamatan Punggur Kabupaten Lampung Tengah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah survey. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling dengan cara mengukur dan menimbang tubuh sapi Simpo dengan kriteria sapi berjenis kelamin jantan, umur sapi 1-4 tahun, dan bobot tubuh berkisar 200-550 kg. Data yang diperoleh kemudian ditabulasi menggunakan program excel kemudian data panjang badan, lingkar dada, dan volume tubuh dianalisis korelasi dan regresinya dengan bobot tubuh sapi Simpo. Analisis korelasi dan regresi antara variable independen dan variabel dependen menggunakan program R. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai korelasi antara lingkar dada, panjang badan, dan volume tubuh terhadap bobot tubuh masing-masing yaitu 0,81, 0,87, dan 0,91. Sedangkan persamaan regresi antara panjang badan (PB), lingkar dada (LD) dan volume tubuh (VT) terhadap bobot tubuh masing-masing yaitu BT = -306,8569 + 4,6133PB; BT = -453,0868 + 4,7904LD; dan BT = 68,69 + 0,0008738VT, dengan koefisien determinasi masing-masing adalah 0,66; 0,76; dan 0,82. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa ukuran tubuh dan volume tubuh dapat digunakan untuk menduga bobot tubuh sapi Simpo.