Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI Pambudi, Fitri Sita; Adi, Wahyu; Sumaryati, Sri
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.253 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar mata diklat akuntansi siswa kelas X AK 1 SMK Batik 2 Surakarta melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT).Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek  dari penelitian ini adalah siswa kelas X AK 1 SMK Batik 2 Surakarta yang berjumlah 34 siswa. Penelitian dilaksanakan secara kolaboratif antara peneliti dengan guru mata diklat akuntansi serta melibatkan siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah  observasi, wawancara, tes, dan dokumentasi. Sedangkan untuk menguji validitas data digunakan metode triangulasi. Proses penelitian terbagi ke dalam dua siklus yang masing-masing terdiri dari empat tahap, yaitu: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Setiap siklus dilaksanakan dalam 6 x 45 menit.Berdasarkan penelitian yang dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) dalam pembelajaran akuntansi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa, terlihat dari peningkatan jumlah siswa yang mendapatkan nilai 70 keatas dari 64,70% pada siklus 1 menjadi 91,18% pada siklus 2.Kata kunci: model pembelajaran kooperatif, Numbered Heads Together (NHT), prestasi  belajar ABSTRACTThis research aimed to improve the achievement of accounting subject in the X AK 1 graders of SMK Batik 2 Surakarta in the school year of 2012/2013 by applying the Numbered Heads Together (NHT) type of cooperative learning model.The approach used in this research was Classroom Action Research (CAR). The subject of this research was the X AK 1 graders of SMK Batik 2 Surakarta consisting of 34 students. The research was conducted collaboratively between the author and the teacher of accounting subject and by involving the students. Techniques of collecting data used were observation, interview, test, and documentation. Meanwhile to validate the data, triangulation method was used. The research process was divided into two cycles, each of which consisted of four stages, they are: (1) planning, (2) acting, (3) observing, and (4) reflecting. Each cycle was conducted in 2 x 45 minutes.Based on the result of research conducted, it could be concluded that the application of Numbered Heads Together (NHT) type of cooperative learning model in accounting learning could improve the student learning achievement, could be seen by the increased of the number of students who earn score of 70 above from 64.70% in cycle 1 to 91.18% in cycle 2.Keywords: cooperative learning model, Numbered Heads Together (NHT), learning achievement
KENDALA-KENDALA PELAKSANAAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) MAHASISWA FKIP UNS DI SMK NEGERI 1 SUKOHARJO TAHUN 2012 Sari, Dewi Puspita; Adi, Wahyu; Sumaryati, Sri
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (93.255 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) persiapan mahasiswa calon peserta PPL yang akan melaksanakan PPL, (2) peranan guru pamong dan dosen pembimbing dalam memberikan bimbingan kepada mahasiswa PPL di SMK Negeri 1 Sukoharjo, (3) kendala-kendala yang ditemui mahasiswa dalam pelaksanaan PPL di SMK Negeri 1 Sukoharjo serta upaya penanganannya, (4) manfaat selama dan setelah pelaksanaan PPL di SMK Negeri 1 Sukoharjo. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan terfokus pada satu lokasi, yaitu SMK Negeri 1 Sukoharjo. Sumber data yang digunakan adalah narasumber, peristiwa, lokasi serta dokumen dan arsip dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) persiapan mahasiswa calon peserta PPL sebelum penerjunan di sekolah mitra meliputi, a) persiapan administratif yaitu mahasiswa telah lulus minimal 86 SKS termasuk di dalamnya lulus semua mata kuliah MKB, MKK, Pengajaran Mikro, mata kuliah bidang studi prasyarat PPL yang telah ditentukan oleh masing-masing BKK atau Program Studi, telah mengisi blangko permohonan untuk mengikuti PPL,danpembekalandari Unit PPL, b) persiapan mental dan keterampilan yaitu pembekalan yang dilakukan oleh pihak Prodi dan BKK yang berupa latihan praktek mengajar dalam mata kuliah Pengajaran Mikro. (2) peranan guru pamong dalam pelaksanaan PPL di SMK Negeri 1 Sukoharjo meliputi, a) menghadiri upacara penyerahan mahasiswa PPL dari Fakultas kepada Kepala Sekolah, b) pembimbingan administrasi mengajar, c) pembimbingan model les, d) pembimbingan latihan terbimbing, e) pembimbingan latihan mandiri, f) pelaksanaan model bimbingan supervisi klinis, g) penilaian ujian praktek mengajar. Peranan dosen pembimbing dalam pelaksanaan PPL di SMK Negeri 1 Sukoharjo meliputi, a) monitoring mahasiswa PPL di sekolah, b) penilaian ujian praktek mengajar. (3) kendala-kendala mahasiswa dalam pelaksanaan PPL di SMK Negeri 1 Sukoharjo meliputi, a) kesiapan mental, b) pengelolaan kelas, c) penguasaan materi, d) metode pembelajaran, e) keterbatasan sarana dan prasarana pembelajaran di sekolah. Upaya penanganannya meliputi, a) pemberian mata kuliah Pengajaran Mikro yang efektif untuk melatih mental dan keterampilan mahasiswa, b) pemberian model bimbingan supervisi klinis oleh guru pamong dan dosen pembimbing, c) memanfaatkan sarana dan prasarana sekolah yang ada dan menciptakan media pembelajaran sendiri agar proses belajar mengajar tetap berjalan dengan semestinya. (4) manfaat yang diperoleh mahasiswa selama dan setelah mengikuti kegiatan PPL meliputi, a) mahasiswa mengenal lingkungan sekolah, b) mahasiswa mengetahui administrasi pembelajaran yang diperlukan sebelum mengajar, c) mahasiswa mengetahui cara mengajar yang baik dengan menerapkan keterampilan dasar mengajar, d) mahasiswa dapat mengimplementasikan pengetahuan yang telah diperoleh di bangku kuliah, e) mahasiswa dapat mengembangkan empat aspek kompetensi guru, f) mahasiswa memperoleh pengalaman untuk menjadi seorang guru yang berkompeten. Kata Kunci : PPL, Kendala.   ABSTRACT The objectives of research were to find out (1) the preparation of prospect PPL participant students that will carried out PPL, (2) the role of guardian teacher and consultant lecturer in guiding the PPL students in SMP Negeri 1 Sukoharjo, (3) the constraints the students encountered in implementing PPL in SMK Negeri 1 Sukoharjo as well as the attempt of overcome them, (4) the benefit during and after the implementation of PPL in SMK Negeri 1 Sukoharjo. This research is a descriptive qualitative research by focusing on one location, SMK Negeri 1 Sukoharjo. The data source used was informant, event, location, as well as document and archive by using purposive sampling technique. The data collection was carried out using observation, interview and documentation methods. The results of research were as follows. (1) the preparation of prospect PPL participant students before entering the partner school included: a) administrative preparation with the criteria of the students had passed successfully at least 86 credit points including MKB, MKK, Micro Teaching, and PPL requirement courses that had been determined by each BKK or Study Program, had filled in application form for attending PPL, and briefing from PPL Unit, b) mental and skill preparation namely the briefing conducted by Study Program and BKK in the form of teaching practice in Microteaching course. (2) The role of guardian teacher in implementing PPL in SMK Negeri 1 Sukoharjo encompassing a) attending the ceremony of submitting the PPL students from the Faculty to the School Principal, b) teaching administration guiding, e) guiding independent practice, f) implementing the clinical supervision guiding model, g) assessing teaching practice examination. The role of guiding lectured in implementing PPL in SMK Negeri 1 Sukoharjo included: a) monitoring the PPL students at school, b) scoring the teaching practice examination. (3) The constraints the students encountered in PPL implementation in SMK Negeri 1 Sukoharjo included: a) mental readiness, b) class management, c) material mastery, d) learning method, e) learning infrastructure limitedness at school. The attempt of handling it included, a) delivering Microteaching course effectively to practice the students mental and skill, b) providing clinical supervision guiding model by the guardian teacher and consultant lecturer, c) utilizing the existing school infrastructure and creating distinctive learning media in order to make teaching and learning run as due. (4) The benefit the students obtained during and after attending PPL activity included: a) the students were familiar with school environment, b) the students recognize the learning administration needed before teaching, c) the students find out the good teaching method by applying the basic skill of teaching, d) the students could implemented the knowledge they obtained from lecturing, e) the students could develop four aspects of teacher competences, f) the students obtained experience to become a competent teacher. Keywords: PPL, Constraints.  
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI PONOROGO Nursari, Farida; Adi, Wahyu; Jaryanto, -
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (139.037 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prestasi belajar akuntansi siswa kelas XI IPS SMA Negeri Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri Ponorogo tahun pelajaran 2012/2013 yang berjumlah 278 siswa. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah proportional random sampling. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 124 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah Exploratory Factor Analysis. Terdapat sembilan faktor yang mempengaruhi prestasi belajar akuntansi siswa kelas XI IPS SMA Negeri Ponorogo. Faktor keluarga merupakan faktor yang paling besar mempengaruhi prestasi belajar akuntansi siswa kelas XI IPS SMA Negeri Ponorogo. Kata kunci: prestasi belajar akuntansi, analisis faktor eksploratori ABSTRACT The aim of this research is to know what the factors are influencing students accounting achievement of XI IPS SMA Negeri Ponorogo academic year of 2012/2013. Research method used in this research is descriptive quantitative. Population in this research is all students of XI IPS SMA Negeri Ponorogo academic year of 2012/2013 which consist of 278 students. Sampling technique used is proportional random sampling. Sample in this research is 124 respondents. Data collecting technique used questionnaire and documentation. Analyzing data technique used is exploratory factor analysis. There are nine factors influencing student accounting achievement of XI IPS SMA Negeri Ponorogo. Family factor is the most influencing one to student accounting achievement of XI IPS SMA Negeri Ponorogo. Keywords: accounting achievement,   exploratory factor analysis
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI Respati, Agustina Dwi; Adi, Wahyu; Muhtar, -
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.834 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi setelah diterapkannya model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) pada siswa kelas X AK 1 SMK Negeri 1 Surakarta tahun pelajaran 2012/2013. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Penelitian dilaksanakan dengan melibatkan peneliti, guru mata pelajaran akuntansi, dan siswa. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini antara lain informan, tempat penelitian, peristiwa, dan dokumen. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes. Pengujian validitas data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data menggunakan teknik analisis data kualitatif yang terbagi dalam 3 komponen berurutan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dari sebelum tindakan ke siklus I dan dari siklus I ke siklus II. Proses pembelajaran sebelum tindakan berpusat pada guru sehingga keaktifan siswa kurang yang berdampak pada kurangnya pemahaman siswa yang membuat prestasi belajar kurang. Peningkatan terjadi pada siklus I. Keaktifan dan prestasi belajar siswa meningkat walaupun belum optimal. Pelaksanaan siklus II menyebabkan keaktifan dan prestasi belajar siswa meningkat menjadi tinggi. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi di kelas X AK 1 SMK Negeri 1 Surakarta tahun 2012/2013. Kata kunci : Prestasi Belajar. Mata Pelajaran Akuntansi. TGT ABSTRACT The purpose of this study is to determine the increase in student?s achievement in the subjects of accounting after implementing cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT) in class X AK 1 SMK Negeri 1 Surakarta academic year 2012/2013. This research is a classroom action research (CAR), which was conducted in two cycles. The research was conducted by involving researchers, accounting teachers, and students. The data Sources used in this study include informants, place of research, events, and documents. Data were collected through observation, interviews, documentation, and testing. The testing of the data validity uses triangulation techniques and triangulation methods. Analysis of data uses qualitative data analysis techniques that are divided into 3 components: data reduction, data presentation, and conclusion. The results showed that through the application of cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT) can improve student achievement from pre-action to the first cycle I to cycle II. Since Learning process before the action centered on the teachers so that the students are not fully involved thereby it influenced the student understanding that makes their achievement reduce. The student improvement occured in cycle I. The student activity and achievement increased, although not optimal. The implementation of the second cycle higly increased the students achievement. Conclusion of this research is that the application of cooperative learning model Teams Games Tournament (TGT) can improve the student achievement in accounting subjects in class X AK 1 SMK Negeri 1 Surakarta in 2012/2013.   Keywords: Learning Achievement. Accounting Subjects. TGT 
ANALISIS KINERJA KEUANGAN SEBELUM DAN SESUDAH PENERAPAN POLA PENGELOLAAN KEUANGAN BADAN LAYANAN UMUM Maharani, Anggit; Adi, Wahyu; Muhtar, -
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.862 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kinerja keuangan sebelum dan sesudah diterapkannya Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel dilakukan secara sampling sistematis. Teknik pengumpulan data adalah dengan metode dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah Paired Sample T Test. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kinerja keuangan yang signifikan antara sebelum dan sesudah penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU) karena nilai Asymp. Sig. (2-tailed) lebih besar dari 0,05 yaitu sebesar 0,247. Walaupun tidak terdapat perbedaan yang signifikan, tetapi kinerja keuangan dan pelayanan Universitas Sebelas Maret Surakarta setelah menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PPK-BLU) cenderung meningkat dan lebih baik. Kata kunci: kinerja keuangan, rasio keuangan, Badan Layanan Umum. ABSTRACT The objective of research was to find out whether or not there is a difference of financial performance before and after the Financial Management Pattern of Public Service Agency application in Surakarta Sebelas Maret University. This study was a descriptive quantitative research. The sample was taken using systematic sampling technique. Technique of collecting data used was documentation method. Technique of analyzing data used was Paired Sample T-test. The result of statistic test showed that there was no difference of significant financial performance between before and after the Financial Management Pattern of Public Service Agency (PPK-BLU) application because Asymp. Sig (2-tailed) value of 0.247 higher than 0.05. There was no significant difference, but the financial and service performances of Surakarta Sebelas Maret University having applied the Financial Management Pattern of Public Service Agency (PPK-BLU) tended to improve and to be better.   Keywords: financial performance, financial ratio, Public Service Agency.
PERANAN KOPERASI MITRA MANDIRI DALAM MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS SEKTOR PERTANIAN DI KECAMATAN MOJOLABAN KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2013 Astuti, Pipin Yanuari; Adi, Wahyu; -, Sohidin
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.718 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) peranan Koperasi Mitra Mandiri dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kecamatan Mojolaban, (2) strategi penyaluran pinjaman Koperasi Mitra Mandiri agar dana dapat dimanfaatkan secara efektif, (3) kendala yang dihadapi oleh Koperasi Mitra Mandiri dalam peningkatan produktivitas sektor pertanian, dan (4) usaha yang telah dilakukan oleh Koperasi Mitra Mandiri untuk mengatasi kendala-kendala tersebut.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik sampling yang digunakan adalah teknik purposive sampling atau sampel bertujuan. Peneliti tidak menentukan sejumlah sampel, tetapi menentukan jumlah informan untuk diwawancarai. Informan yang diwawancarai yaitu pengurus Koperasi Mitra Mandiri dan petani di Kecamatan Mojolaban. Sumber data berasal dari informan, tempat, peristiwa, dan dokumen atau arsip. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan teknik triangulasi data (triangulasi sumber). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis interaktif yang dimulai dari tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Prosedur penelitian ini meliputi tahap: (1) penyusunan proposal, (2) ijin penelitian, (3) pengumpulan data, (4) analisis data, dan (5) penyusunan laporan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa, (1) biaya produksi petani meningkat setelah mendapat pinjaman dari Koperasi Simpan Pinjam Mitra Mandiri, kemudian hasil produksi juga meningkat. Dengan adanya peningkatan hasil produksi maka pendapatan yang diperoleh petani juga mengalami peningkatan dan kesejahteraan hidup para petani meningkat. (2) Koperasi Simpan Pinjam Mitra Mandiri mempunyai dua sistem pembinaan terhadap nasabah agar dana dimanfaatkan secara efektif yaitu: (a) mengadakan pembinaan cara manajemen modal, dan (b) mengadakan pengecekan secara langsung terhadap usaha nasabah. (3) Koperasi mengalami beberapa kendala selama menjalankan kegiatannya, sebagai berikut: (a) keterbatasan modal, (b) manajemen, dan (c) kredit macet. (4) Koperasi mengatasi kendala yang dihadapi dengan berbagai usaha yaitu: (a) pemenuhan kebutuhan modal, (b) peningkatan manajemen, dan (c) optimalisasi pengumpulan piutang.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Koperasi Simpan Pinjam Mitra Mandiri berperan terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian di Kecamatan Mojolaban dengan pemberian pinjaman modal kepada para petani. Kata kunci: koperasi simpan pinjam, peningkatan produktivitas, pertanian ABSTRACTPipin Yanuari Astuti. THE ROLE OF KOPERASI MITRA MANDIRI TO IMPROVE AGRICULTURE SECTOR PRODUCTIVITY IN MOJOLABAN SUKOHARJO YEAR 2013. Thesis, Teacher Training and Education Faculty Sebelas Maret University Surakarta. June 2014.This research aims to know: (1) the role of Koperasi Mitra Mandiri to improve agriculture sector productivity in Mojolaban district, (2) the loan strategy Koperasi Mitra Mandiri in order to make the fund effective, (3) the constrain which faced by Koperasi Mitra Mandiri in improving agriculture sector productivity, and (4) the effort of Koperasi Mitra Mandiri to solve its constrains.This research used descriptive qualitative. The technique sampling used purposive sampling. The researcher did not decide total sample but decided the total informants to be interviewed. The informants were the board of Koperasi Mitra Mandiri and farmers in Mojolaban. The source of data was informants, places, events and document. The technique of collecting data was interview, observation, and documents. To valid the data used data triangulation. The technique of analyzing data used analysis interactive, which was data collection, data reduction, data display, and conclusion. The research procedure was (1) proposal arrangement, (2) research legalization, (3) data collection, (4) data analysis, and (5) report.The result of this research shows, (1) the increases of farmer production cost after got loan from Koperasi Simpan Pinjam Mitra Mandiri, then production result also increasing. Because production result is increasing so farmers? income and welfare are increasing too. (2) Koperasi Simpan Pinjam Mitra Mandiri has two guiding systems to clients so they can use the loan effectively, that are: (a) management financial guidance, and (b) direct monitoring to the clients? field of work. (3) The constrains faced by the clients during the activity are (a) the limitation of fund, (b) management, (c) credit stop. (4) Koperasi solved the constraints with various efforts, that are: (a) fund need fulfillment, (b) management improvement, and (c) credit collecting optimization.Based on the research result can be concluded that Koperasi Simpan Pinjam Mitra Mandiri has role to improve agriculture sector productivity in Mojolaban district trough loan which given to farmers.Keyword: koperasi simpan pinjam, productivity improvement, agriculture.
UPAYA PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU PROGRAM KEAHLIAN AKUNTANSI DALAM PROSES PEMBELAJARAN SMK KABUPATEN KARANGANYAR Erviyana, Linda; Adi, Wahyu; Sumaryati, Sri
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 1, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.648 KB)

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui (1) upaya peningkatan profesionalisme guru program keahlian akuntansi dalam proses pembelajaran. (2) kendala-kendala yang meng-hambat upaya peningkatan profesionalisme guru program keahlian akuntansi dalam proses pembelajaran. (3) upaya yang dilakukan guna mengatasi kendala yang menghambat upaya peningkatan profesionalisme guru program keahlian akuntansi dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dan untuk pengumpulan data digunakan purposive sampling dan snowball sampling. Metode pengumpulan data yang di-gunakan yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) upaya peningkatan profesionalisme guru program keahlian akuntansi dalam proses pembelajaran telah dilakukan oleh tiga pihak yaitu dinas Dikpora, kepala sekolah, dan guru program keahlian akuntansi. Dinas Dikpora telah mengadakan workshop dan seminar. Kepala sekolah mengadakan rapat sekolah, workshop, supervisi, memberikan reward, mendorong untuk membuat karya ilmiah dan studi lanjut, sedangkan guru program keahlian akuntansi mengikuti workshop dan seminar, aktif di MGMP, mengikuti sertifikasi, studi lanjut, dan belajar dari berbagai media. (2) kendala yang menghambat upaya peningkatkan profesionalisme guru program keahlian akuntansi ada dua macam yaitu kendala dari dalam berupa banyaknya pekerjaan guru dan kendala dari luar berupa kurangnya sarana prasarana, keterbatasan anggaran, dan MGMP akuntansi kurang aktif. (3) upaya untuk mengatasi kendala yang terjadi oleh guru program keahlian akuntansi yaitu membagi waktu sebaik mungkin, tidak menunda pekerjaan, mengajukan permohonan kepada sekolah, memanfaatkan sarana prasarana semaksimal mungkin, dan menyusun jadwal pertemuan MGMP. Kepala sekolah dan Dinas Dikpora dapat mengadakan kegiatan di waktu senggang, memenuhi sarana prasarana yang belum tersedia, meningkatkan anggaran, mengadakan workshop dan seminar melalui MGMP, dan memberikan uang stimulan.   Kata kunci: kompetensi guru, peningkatan profesionalisme guru, proses pembelajaran.   ABSTRACT The objectives of this study was (1) to investigate the effort of improving the accounting program teachers professionalism in learning process, (2) to investigate the problems that constraint the effort of improving the accounting program teachers professionalism in learning process, and (3) to investigate the solutions to overcome the problems occurring in the effort of improving the accounting program teachers professionalism in learning process. This study belonged to qualitative descriptive research and, for data collection, purposive sampling and snowball sampling was used. Data collection method used was interview, observation, and documentation. The result of the study showed that (1) the effort of improving the accounting program teachers professionalism in learning process have been done by three parties, such as education, youth, and sport department; headmasters, and the accounting program teachers. The department have been by conducting workshops and seminars. Headmasters are by conducting school meetings, workshops, supervisions; giving rewards; encouraging for the teachers conduct erudition and further education, while the accounting program teachers are by participating workshops and seminars, actively participating in MGMP, participating certification, further education, and learning through various medias. (2) Problems faced in the effort of improving the accounting program teachers professionalism in learning process were classified into two, which are the internal problems is the large number of tasks to do by the teachers and the eksternal problems are the lack of infrastructure, the lack of budget, and the low level of participation in the MGMP of Accounting (3) The efforts to overcome the problems occurring by the accounting program teachers were: managing the time as good as possible, not delaying the tasks to be done, file a repetition to headmasters, as maximally as possible use the available infrastructure, and arranging meeting schedule agreed. The headmasters and departement can create some activities in free time, provide infrastructure that was not available yet, increase the budget, conduct workshop as well as seminars through MGMP, and provide stimulant money.   Key words: teacher competence, teachers? professionalism improvement, learning process
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN COOPERATIVE LEARNING METODE JIGSAW TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI DITINJAU DARI MOTIVASI BELAJAR (STUDI EKSPERIMEN PADA SISWA KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2013/2014) Pratiwi, Alifah Anggun; Adi, Wahyu; Octoria, Dini
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (442.507 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Perbedaan pengaruh model problem based learning dan cooperative learning metode jigsaw terhadap prestasi belajar akuntansi siswa, (2) Perbedaan pengaruh antara motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah terhadap prestasi belajar akuntansi siswa, (3) Interaksi pengaruh antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar akuntansi siswa.Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Surakarta tahun ajaran 2013/2014. Sampel diperoleh menggunakan teknik simple random sampling. Sampel penelitian yang diperoleh adalah 22 siswa kelas XI IPS 2 untuk diberikan treatment model problem based learning dan 21 siswa kelas XI IPS 3 untuk diberikan treatment model cooperative learning metode jigsaw. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini berupa dokumen, tes tertulis berbentuk essay, tes kinerja dan angket motivasi belajar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Analisis statistik inferensial menggunakan analisis variansi dua jalan (anava two way).Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa: (1) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan penggunaan model problem based learning dan cooperative learning metode jigsaw terhadap prestasi belajar akuntansi siswa. Hal ini dibuktikan dengan Fhitung > Ftabel (24,677 > 4,17) pada taraf signifikansi 5%; (2) Terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara motivasi belajar tinggi dan motivasi belajar rendah terhadap prestasi belajar akuntansi siswa. Hal ini dibuktikan dengan Fhitung > Ftabel (493,285 > 4,17) pada taraf signifikansi 5%; (3) Terdapat interaksi pengaruh secara signifikan antara model pembelajaran dan motivasi belajar terhadap prestasi belajar akuntansi siswa. Hal ini dibuktikan dengan  Fhitung > Ftabel (10,712 > 4,17) pada taraf signifikansi 5%.Kata Kunci: Problem based learning, cooperative learning metode jigsaw, motivasi belajar siswa, prestasi belajar akuntansi siswa  ABSTRACTThe aims of the research are to find out: (1) The difference of effect problem based learning model and cooperative learning model jigsaw method toward the student achievement in accounting subject matter; (2) The difference  of effect high student?s motivation and low student?s motivation toward the student achievement in accounting subject matter; (3) The Interaction effect between the instructional model and student?s motivation toward the student achievement in accounting subject matter..This study is quantitative research with experimental method. Population of the study are all eleventh year students of state senior high school 1 for social study major in Surakarta. The research sample are selected with simple random sampling technique. The sample consist of XI IPS 2 (22 students) for problem based learning model treatment, and XI IPS 3 (21 students) for cooperative learning model jigsaw method treatment. The instruments used to gather data for the study consist of documents, written test with essay form, performance test, and questionnaire for student?s motivation. The technique of data analysis are descriptive statistic analysis and inferensial statistic analysis. Inferensial statistic analysis by using two path variance analysis.Based on the result of analysis data was concluded: (1) There is a significant difference effect of problem based learning model and cooperative learning model jigsaw method toward the student achievement in accounting subject matter Fobs > Ftabel (24,677 > 4,17) at  5%  level of significant; (2) There is a significant difference effect of high student?s motivation and low student?s motivation toward the student achievement in accounting subject matter Fobs > Ftabel (493,285 > 4,17) at  5%  level of significant; (3) There is a significant interaction effect between the instructional model and student?s motivation toward the student achievement in accounting subject matter Fobs > Ftabel (10,712 > 4,17) at  5%  level of significant.Keywords:       Problem based learning, cooperative learning metode jigsaw, motivasi belajar siswa, prestasi belajar akuntansi siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF DALAM UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA KELAS XI IPS 1 SMA NEGERI 1 SURAKARTA TAHUN 2013/2014 Wulansari, Febrinita Nur; Adi, Wahyu; Muchsini, Binti
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (250.377 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian ini untuk meningkatkan pemahaman dan hasil belajar akuntansi melalui penerapan model pembelajaran generatif pada siswa kelas XI IPS 1 di SMA Negeri 1 Surakarta tahun pelajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK).Proses penelitian tindakan ini dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi dan interpretasi, dan analisis dan refleksi. Penelitian terdiri dari dua siklus yang dilaksanakan pada bulan Februari 2014. Siklus I dan II dilaksanakan dalam tiga kali pertemuan dengan alokasi waktu 5 x 45 menit. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Surakarta yang berjumlah 22 siswa. Sumber data yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini antara lain informan, tempat atau lokasi, peristiwa, dan dokumen atau arsip. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi, tes, dan angket. Teknik untuk menguji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Validitas data yang digunakan adalah jenis validitas isi dan validitas konstruk. Analisis data menggunakan model dari Milles and Hubberman yaitu dimulai dari reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan.Berdasarkan penelitian yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran generatif dapat meningkatkan pemahaman dan hasil belajar akuntansi siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 1 Surakarta tahun ajaran 2013/2014. Hal tersebut terefleksi dari beberapa indikator sebagai berikut: Kemampuan siswa dalam memahami materi akuntansi mengalami peningkatan dari 70% pada siklus I menjadi 80,90% pada siklus II. Hal ini menunjukkan terjadi peningkatan pemahaman siswa sebesar 10,90%, Hasil belajar ranah kognitif dilihat dari ketuntasan nilai sesuai KKM yaitu 75. Hasil dari pelaksanaan tes evaluasi pada akhir siklus telah menunjukkan peningkatan ketuntasan belajar siswa yaitu dari 77,27% pada siklus I menjadi 86,36% pada siklus II yang menunjukkan peningkatan persentase sebesar 9,9%. Rata-rata kelas juga telah menunjukkan peningkatan dari 77,31 menjadi 83,81, Siswa sudah lebih menyadari akan pentingnya partisipasi dalam kegiatan pembelajaran akuntansi yang ditunjukkan dari peningkatan aspek afektif pada siklus I ke siklus II. Pada ranah afektif siswa dalam pembelajaran meningkat dari sebesar 4,54% yang berasal dari 74,55% pada siklus I menjadi 79,09% pada siklus II, dan hasil belajar ranah psikomotorik yang diamati dari keterampilan siswa meningkat sebesar 10,91% yang berasal dari 67,27% pada siklus I menjadi 78,18% pada siklus II.Kata kunci : Model Pembelajaran Generatif, Aspek Pemahaman, dan Hasil Belajar Akuntansi. ABSTRACTThe purpose of this research is to improve the understanding and learning outcomes through the application of accounting generative learning model in class XI IPS 1 SMA Negeri 1 Surakarta academic year 2013/2014. This study used classroom action research approach (classroom action research).The process of this action research was conducted in two cycles, each cycle consists of four stages, namely: action planning, the implementation of the action, observation and interpretation, and analysis and reflection. The study consisted of two cycles were carried out in February 2014. Cycles I and II has been implemented in three meetings with the time allocation of a 5 x 45 minutes. The subjects of this research are students of class XI IPS 1 SMA Negeri 1 Surakarta consisting of 22 students. Sources of data used in this classroom action research are informants, places or locations, events, and documents or archives. The collection of the data used in this research wereobservations, interviews, documentation, testing, and questionnaires. The technique to test the validity of the data are triangulation of data sources and techniques. To test the validity using content validity and construct validity. Analysis of the data using the model of Milles and Hubbermanbegan from data reduction, data presentation, and conclusion.Based on the research conducted, it can be concluded that the use of generative learning model can improve the understanding and learning outcomes of accounting subject for students of class XI IPS 1 SMA Negeri 1 Surakarta academic year 2013/2014. This is reflected in some of the following indicators: The ability of the students in understanding the material accounting has increased from 70 % in the first cycle to 80.90 % in the second cycle. This shows an increase of students' understanding of 10.90 %, Cognitive learning results seen from the corresponding value of KKM completeness is 75. The results of the implementation of the evaluation test at the end of the cycle have shownthe improvement of students? mastery learning from 77.27 % on first cycle to 86.36 % in the second cycle which shows the percentage increase of 9.9 % .The average score of the whole class also has shown an increase of 77.31 into 83.81 , Students are more aware of the importance of participation in learning activities of accounting subject indicated from the improvementof affective aspects in the first cycle to the second cycle. In the affective domain in the students? learning activityhas increased of 4.54 % from 74.55 % in the first cycle to 79.09 % in the second cycle, and Learning outcomes of psychomotor domains observed from students? skill has increased by 10.91 % from 67.27 % in the first cycle to 78.18 % in the second cycle.Keywords:Generative Learning Model, Aspects of Understanding, and Learning Outcomes of Accounting Subject.
UPAYA MENINGKATKAN MINAT BELAJAR AKUNTANSI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM ASSISTED INDIVIDUALIZATION DENGAN MEDIA BERMAIN TWITTER BAGI SISWA KELAS XI USAHA PERJALANAN WISATA (UPW) 2 SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN AJARA Rahayu, Anna Puji; Adi, Wahyu; Sumaryati, Sri
Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol 2, No 3 (2013): Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE)
Publisher : Jupe-Jurnal Pendidikan Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.556 KB)

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah untuk meningkatkan minat belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dengan media bermain twitter pada mata pelajaran akuntansi kelas XI UPW 2 SMK Negeri 6 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014.Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek utama penelitian adalah siswa kelas XI UPW 2 SMK Negeri 6 Surakarta yang berjumlah 35 siswa. Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, wawancara dan angket. Uji validitas data menggunakan validitas isi dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Prosedur penelitian menggunakan empat tahap yang saling berkaitan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dengan media bermain twitter dapat meningkatkan minat belajar akuntansi siswa. Minat belajar siswa meningkat dari pratindakan (42,86%), siklus I (65,71%), dan siklus II (77,78%). Pada siklus I siswa mulai tertarik dan antusias mempelajari materi pelajaran akuntansi secara kelompok namun indikator keberhasilan penelitian belum tercapai. Siklus II siswa yang berminat lebih tinggi daripada siklus I, siswa semakin aktif dan bekerjasama dalam pembelajaran kelompok. Pada siklus II telah mencapai indikator keberhasilan.Simpulan yang dapat diambil melalui model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) dengan media bermain twitter dapat meningkatkan minat belajar akuntansi siswa kelas XI UPW 2 SMK Negeri 6 Surakarta Tahun Ajaran 2013/2014.Kata kunci: minat belajar, Team Assisted Individualization (TAI), media twitter ABSTRACTThe objective of this research are to improve the student's learning interest through cooperative learning model in the type of Team Assisted Individualization (TAI) using a play media twitter on accounting subject in class XI Business Travel Program 2 of State Vocational Secondary School 6 of Surakarta in Academic Year 2013/2014.This research used Classroom Action Research (CAR). The primary subjects of the research were the students as many as 35 Grade XI of Business Travel Program 2 of State Vocational Secondary School 6 of Surakarta. The data collection is done through observation, documentation, interviews and questionnaires. The Validity test of the data used content validity and triangulation techniques. The Data analysis used quantitative and qualitative descriptive analysis. The research procedure used four interrelated stages: planning, implementation, observation, and reflection.The result shows that cooperative learning model in the type of Team Assisted Individualization (TAI) using twitter as a play media can improve the student?s interest in learning accounting. Student?s interest in the pre-action (42.86%.), the first cycle (65.71%), the second cycle (77.78%). In the first cycle the students became interested and enthusiastic to learn accounting in a group but the indicator of the success of the study has not yet been reached. The second cycle shows that the students who are interested is higher than the first cycle, the students become more active and work together within the group. In the second cycle has achieved the indicators of success.The Conclusions that can be drawn through cooperative learning model in the type of Team Assisted Individualization (TAI) using twitter as a play media can improve student?s interest in learning accounting in the class XI Business Travel Program 2 of State Vocational Secondary School 6 of Surakarta in Academic Year 2013/2014.Key Words: Learning interest, Team Assisted Individualization (TAI), twitter media