Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Analisis Performa Algoritma K-Means Clustering untuk Segmentasi Pasar di UMKM Afrizal, Muhammad; Saputra, Ilham; Satria, Riyan; Rahmaddeni, Rahmaddeni
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 5 No. 2 (2025): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/visa.v5i2.6942

Abstract

This study aims to analyze the performance of the K-Means Clustering algorithm in market segmentation for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). Using a quantitative approach, the data collected includes demographic information, purchasing behavior, and product preferences from respondents. The analysis process begins with data preprocessing, including normalization and outlier removal, before applying the K-Means algorithm to group customers into several segments. The performance evaluation of the algorithm is conducted using the Silhouette Score and Davies-Bouldin Index metrics. The analysis results indicate that the K-Means algorithm successfully identifies four distinct customer clusters, each with unique characteristics. The average Silhouette Score of 0.72 and a Davies-Bouldin Index of 0.45 suggest that the resulting clusters are well-defined and clearly separated. These findings provide valuable insights for MSMEs in formulating more effective and targeted marketing strategies.
PENERAPAN  APLIKASI POINT OF SALES PADA UMKM ROSA KOSMETIK DI TEMBILAHAN Afrizal, Muhammad
ABDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : PT. ZIVANA CENDEKIAWAN BANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan teknologi informasi, khususnya Aplikasi Point of Sales (POS), telah menjadi bagian integral dari strategi bisnis untuk meningkatkan efisiensi operasional di berbagai sektor, termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di industri kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan menganalisis dampak penerapan Aplikasi POS pada UMKM Rosa Kosmetik di Tembilahan, dengan fokus pada peningkatan manajemen penjualan, inventaris, dan pengalaman pelanggan.Aplikasi POS telah memberikan manfaat nyata dalam manajemen inventaris dengan memungkinkan pemantauan real-time terhadap stok produk. Ini memberikan kemampuan untuk menghindari kekurangan atau kelebihan persediaan, mengoptimalkan proses pengadaan, dan meningkatkan efisiensi penyusunan strategi pemasaran. Meskipun penerapan Aplikasi POS tidak lepas dari tantangan, seperti biaya investasi awal dan kebutuhan pelatihan karyawan, manfaat jangka panjang yang diperoleh oleh Rosa Kosmetik menegaskan bahwa Aplikasi POS adalah langkah strategis untuk meningkatkan daya saing UMKM di sektor kosmetik. Hasil penelitian ini memberikan wawasan yang berharga bagi UMKM sejenis dan pemangku kepentingan terkait dalam mempertimbangkan dan mengimplementasikan Aplikasi POS untuk pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis.  
Generic Structure of Thesis Abstract Written by English Education Student:: A Comparative Study Afrizal, Muhammad
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2363

Abstract

Studi ini meneliti struktur generik bagian abstrak yang ditulis oleh mahasiswa sarjana di Aceh yang mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Inggris. Kumpulan data yang digunakan dalam studi ini terdiri dari 20 abstrak tesis terpilih dari dua universitas di Aceh. Analisis data mengikuti model struktur lima langkah Hyland dari bagian abstrak. Temuan tersebut menunjukkan bahwa model struktur lima langkah Hyland adalah alat yang efektif untuk menyelidiki struktur langkah bagian abstrak. Lebih jauh, struktur langkah tidak menunjukkan varians yang signifikan di semua kumpulan data. Langkah 2, 3, dan 4 adalah langkah yang paling sering terjadi, sehingga menjadikannya wajib. Temuan tersebut dapat membantu instruktur Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing (EFL) mengajar dan mempersiapkan siswa mereka untuk menulis bagian abstrak.
PENGEMBANGAN E-MODUL BERBASIS BUDAYA ACEH DENGAN BANTUAN AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) PADA MATERI GEOMETRI Kartika, Yessi; Nurlaili, Nurlaili; Rosana, Yenni; Afrizal, Muhammad; Hayati, Rahmi
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i1.23424

Abstract

Pembelajaran geometri yang bersifat abstrak seringkali membuat siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi tanpa adanya alat bantu yang efektif. Ketidakhadiran E-modul yang mengintegrasikan budaya Aceh dalam pembelajaran matematika, terutama pada materi geometri, menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, diperlukan metode inovatif yang dapat memvisualisasikan konsep-konsep geometri secara lebih interaktif. Integrasi teknologi dan budaya dalam proses pembelajaran dapat diwujudkan melalui pengembangan E-modul yang sesuai dengan konteks budaya lokal. Penelitian ini melibatkan mahasiswa calon guru matematika dari Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Universitas Almuslim, yang bertujuan untuk merancang E-modul berbasis budaya Aceh dengan dukungan teknologi AI (Artificial Intelligence)  pada materi Geometri. Dengan pendekatan ini, diharapkan siswa tidak hanya dapat memahami konsep geometri dengan lebih baik, tetapi juga merasakan kedekatan dengan budaya mereka. Melalui penggunaan E-modul yang interaktif, diharapkan proses pembelajaran menjadi lebih menarik dan meningkatkan motivasi siswa untuk belajar matematika. Tujuan dari penelitian ini adalah: Untuk melihat efektifitas E-Modul dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi geometri pada siswa kelas X yang telah dihasilkan. Metode Penelitian ini menggunakan framework Research and Development (R&D) yaitu  menggunakan model ADDIE, yang terdiri dari lima tahapan pengembangan: Analysis, Design, Development, Implemention, dan Evaluation. Hasil kuesioner respons siswa dan guru menunjukkan kepraktisan E-modul, dan hasil posttest siswa menunjukkan efektivitasnya. Hasil kuesioner respons guru memperoleh persentase rata-rata 90% dengan kriteria "sangat baik", dan hasil kuesioner respons siswa memperoleh persentase rata-rata 85% dengan kriteria "baik". Menurut evaluasi pelaksanaan, E-Modul memenuhi kriteria "praktis" dan "efektif".
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASI GURU SMA MUHAMMADIYAH TUBOHAN MELALUI PELATIHAN TERSTRUKTUR BERBASIS KODING SCRATCH Ariska, Melly; Akhsan, Hamdi; Anwar, Yenny; Seprina, Iin; Rahmannisa, Amanda; Wati, Lira Diska; Afrizal, Muhammad
Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025 Vol 3, No 1 (2025): Prosiding Seminar Pendidikan IPA
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA Ke III Tahun 2025

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi pendidikan di era Revolusi Industri 4.0 menuntut guru memiliki keterampilan digital, khususnya kemampuan berpikir komputasi dan koding. SMA Muhammadiyah Tubohan sebagai sekolah berbasis nilai keagamaan dan lingkungan menunjukkan kepedulian tinggi terhadap penguatan kompetensi digital guru. Namun, hasil observasi awal menunjukkan bahwa sebagian besar guru belum memahami dasar-dasar koding dan belum menerapkan pendekatan berpikir komputasi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir komputasi guru melalui pelatihan terstruktur berbasis Scratch sebagai media pengenalan koding visual yang ramah bagi pemula lintas mata pelajaran. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan partisipatif dengan pendekatan pelatihan tiga tahap, meliputi: (1) pengenalan konsep berpikir komputasi, (2) praktik koding visual menggunakan Scratch, dan (3) penyusunan proyek mini berbasis mata pelajaran. Peserta terdiri dari 20 guru lintas bidang studi. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test kemampuan berpikir komputasi, observasi praktik langsung, serta kuesioner umpan balik. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan skor post-test sebesar 82,6% dibanding pre-test rata-rata 46,1%, dengan tingkat retensi pemahaman konsep mencapai 78% setelah dua minggu. Sebanyak 90% peserta mampu menyusun proyek koding sederhana, seperti simulasi ujian, permainan edukatif, dan alat bantu hitung berbasis geometri. Urgensi penelitian ini terletak pada minimnya model pelatihan yang kontekstual dan aplikatif bagi guru di wilayah semi-perkotaan. Kontribusi nyata dari kegiatan ini adalah terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif dan terbuka terhadap teknologi, sekaligus mendorong guru untuk mengintegrasikan koding sebagai media pengayaan dan penilaian alternatif. Hasil ini memperkuat pentingnya program pengembangan profesional guru berbasis teknologi yang berkelanjutan dalam menciptakan sekolah yang tangguh terhadap tantangan era digital.