Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

BIJAK BERMEDIA SOSIAL SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KESEHATAN MENTAL DAN KEHIDUPAN SOSIAL Rahayu, Bety Agustina; Wijaya, Norra Hendarni; Maulana, Nova; Agustiningsih, Agustiningsih; Maria, Debby Yulianthi; Amry, Riza Yulina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i8.3292-3297

Abstract

Media sosial merupakan salah satu aktivitas online yang saat ini paling menarik dengan pengguna media sosial diantaranya adalah remaja. Masalah kesehatan dapat terjadi akibat perkembangan zaman yaitu era digital seperti bullying di media sosial, munculnya konten yang kurang pantas mengakibatkan remaja berperilaku seksual, serta adanya perilaku antisosial menjadi kasus dalam permasalahan pengabdian  kepada masyarakat ini. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksankan berdasarkan masalah yang didapatkan terkait media sosial, maka sebagai upaya untuk mengatasi masalah digunakan cara edukasi penggunaan teknologi yang sudah ada. Materi yang dijelaskan dalam pelatihan tersebut adalah : 1. Penjelasan umum tentang media sosial dan dampaknya. 2. Contoh kasus yang berkaitan dengan penggunaan media sosial. 3. Penjelasan tentang langkah bijak dalam bermedia sosial khususnya bagi remaja. Materi yang ada dalam kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu mengedukasi peserta pelatihan untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam menggunakan sosial media, berkomentar maupun mengunggah suatu konten.  Simpulan dari kegiatan ini yaitu edukasi bijak bermedia sosial menjadi solusi yang dipilih dan didapatkan hasil peningkatan Literasi Digital, terjadi perubahan Pola Pikir, peserta menyadari pentingnya membatasi waktu penggunaan media sosial dan mulai menerapkan digital detox secara berkala, adanya interaksi sosial yang lebih sehat, peserta terdorong untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial di dunia nyata, seperti pertemuan komunitas atau kegiatan lingkungan serta peningkatan kesadaran kesehatan mental, tercipta ruang dialog terbuka terkait kecemasan, tekanan sosial, dan cara mengelola emosi yang muncul akibat penggunaan media sosial.
BIJAK BERMEDIA SOSIAL SEBAGAI UPAYA PENGUATAN KESEHATAN MENTAL DAN KEHIDUPAN SOSIAL Agustina Rahayu, Bety; Hendarni Wijaya, Norra; Maulana, Nova; Agustiningsih, Agustiningsih; Yulianthi Maria, Debby; Yulina Amry, Riza; Nurlita, Lani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 8 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i8.%p

Abstract

Media sosial merupakan salah satu aktivitas online yang saat ini paling menarik dengan pengguna media sosial diantaranya adalah remaja. Masalah kesehatan dapat terjadi akibat perkembangan zaman yaitu era digital seperti bullying di media sosial, munculnya konten yang kurang pantas mengakibatkan remaja berperilaku seksual, serta adanya perilaku antisosial menjadi kasus dalam permasalahan pengabdian  kepada masyarakat ini. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksankan berdasarkan masalah yang didapatkan terkait media sosial, maka sebagai upaya untuk mengatasi masalah digunakan cara edukasi penggunaan teknologi yang sudah ada. Materi yang dijelaskan dalam pelatihan tersebut adalah : 1. Penjelasan umum tentang media sosial dan dampaknya. 2. Contoh kasus yang berkaitan dengan penggunaan media sosial. 3. Penjelasan tentang langkah bijak dalam bermedia sosial khususnya bagi remaja. Materi yang ada dalam kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu mengedukasi peserta pelatihan untuk lebih bijak dan berhati-hati dalam menggunakan sosial media, berkomentar maupun mengunggah suatu konten.  Simpulan dari kegiatan ini yaitu edukasi bijak bermedia sosial menjadi solusi yang dipilih dan didapatkan hasil peningkatan Literasi Digital, terjadi perubahan Pola Pikir, peserta menyadari pentingnya membatasi waktu penggunaan media sosial dan mulai menerapkan digital detox secara berkala, adanya interaksi sosial yang lebih sehat, peserta terdorong untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial di dunia nyata, seperti pertemuan komunitas atau kegiatan lingkungan serta peningkatan kesadaran kesehatan mental, tercipta ruang dialog terbuka terkait kecemasan, tekanan sosial, dan cara mengelola emosi yang muncul akibat penggunaan media sosial.
Identification of Pathogenic Leptospira in Rat and Shrew Populations Using rpoB Gene and Its Spatial Distribution in Boyolali District Widiastuti, Dyah; Sholichah, Zumrotus; Agustiningsih, Agustiningsih; Wijayanti, Nastiti
Kesmas Vol. 11, No. 1
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Leptospirosis merupakan masalah kesehatan di Indonesia. Hingga April 2014, dilaporkan kasus leptospirosis yang ditularkan oleh tikus di Kabupaten Boyolali dengan angka kematian 83,3%. Genus Leptospira terdiri dari ratusan serovar dan tipe genetik yang hidup di pelbagai jenis habitat. Pengelompokan spesies Leptospira berdasarkan gen rpoB dapat digunakan karena tingkat polimorfisme gen tersebut tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serovar bakteri Leptospira pada populasi tikus di Kabupaten Boyolali menggunakan analisis hubungan kekerabatan didasarkan pada polimorfisme gen rpoB dan menggambarkan distribusi spasial tikus positif Leptospira di Kabupaten Boyolali. Penelitian potong lintang dilaksanakan pada bulan April 2014 di Desa Sindon Kecamatan Ngemplak dan Desa Jeron Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali. Pemeriksaan Polymerase Chain Reaction dilakukan pada 104 sampel ginjal tikus dari dua lokasi penelitian. Analisis spasial sederhana dilakukan untuk memetakan sebaran tikus yang positif Leptospira. Terdapat enam sampel positif gen rpoB Leptospira pada Rattus tanezumi, Rattus argentiventer dan Suncus murinus. Lima dari keenam sampel menunjukkan hubungan kekerabatan yang paling dekat dengan Leptospira borgpetersenii serovar Sejroe berdasarkan gen rpoB. Satu isolat tidak memiliki hubungan kekerabatan yang dekat dengan serovar manapun yang masuk dalam cluster. Analisis spasial berdasarkan jarak aktivitas harian tikus menunjukkan tikus positif Leptospira ditemukan berada dalam kisaran 30 meter dan 150 meter dari penderita leptospirosis. Leptospirosis becomes health problem in Indonesia. Until April 2014, cases of leptospirosis transmitted by rats were reported in Boyolali with case fatality rate (CFR) 83.3%. Leptospira genus consists of various serovars and genetic types living in different environment. Classification of Leptospira species based on rpoB gene could be used as this gene has high level of polymorphism. This study aimed to identify Leptospira serovars in rat population using kinship analysis based on rpoB gene polymorphism and to describe spatial distribution of rats with Leptospira positive in Boyolali District. A cross sectional study was conducted on April 2014 at Sindon Village in Ngemplak Subdistrict and Jeron Village in Nogosari Subdistrict, Boyolali District. Polymerase Chain Reaction test was performed on 104 rat kidney samples from the two locations of study. Spatial analysis was conducted to map distribution of rats with Leptospira positive. There were six positive rpoB gene samples in Rattus tanezumi, Rattus argentiventer and Suncus murinus. Five of six positive samples showed the closest genetic kinship to Leptospira borgpetersenii serovar Sejroe based on rpoB gene. One isolate did not have a close genetic kinship to any serovar included in the cluster. Spatial analysis based on home range buffer zone showed that rats with Leptospira positive were found in 30 meter and 150 meter from leptospirosis patients.
Video Sebagai Alternatif Media Pembelajaran Dalam Rangka Mendukung Keberhasilan Penerapan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar: Video as an Alternative Learning Media to Support the Successful Implementation of the 2013 Curriculum in Elementary Schools Agustiningsih, Agustiningsih
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2015): February
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v4i1.72

Abstract

Tujuan kurikulum 2013 akan dapat terwujud apabila didukung dengan beberapa faktor (kunci kesuksesan) yang salah satunya ialah kreativitas guru yang disesuaikan dengan kemajuan IPTEK. Kemajuan IPTEK, memberikan ruang kepada guru untuk dapat menciptakan berbagai variasi media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Pada buku siswa dan buku guru, sudah ada contoh media pembelajaran yang akan digunakan dalam proses pembelajaran hanya masih terbatas pada media visual. Video merupakan salah satu bentuk media pembelajaran yang dapat mengakomodir kebutuhan belajar siswa sesuai dengan kompetensi yang diamanahkan pada kurikulum. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SDN Ajung 03 Jember. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode tes, observasi dan wawancara. Hasil dari penelitian ditunjukkan dari hasil penghitungan selisih nilai pre-test dan post-test kelas eksperimen dan kontrol yang menunjukkan bahwa sebesar 7,8 dan sebesar 1,998, maka > yaitu 7,8 > 1,998 dari db = 65 pada taraf signifikansi 5% sehingga dapat dinyatakan bahwa pembelajaran dengan menggunakan media video lebih baik dibandingkan dengan tidak menggunakan media video atau dengan kata lain ditolak dan diterima. Mengacu pada hasil penelitian disimpulkan bahwa ada pengaruh penerapan video terhadap hasil belajar siswa sehingga video dapat dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran dalam rangka mendukung keberhasilan penerapan kurikulum 2013.
Pengembangan Model Pembelajaran Tematik Berbasis Pada Pendekatan Scientific Mengacu Pada Kurikulum 2013 Untuk Kelas Tinggi Sekolah Dasar: Development of Thematic Learning Models Based on Scientific Approaches Referring to the 2013 Curriculum for Elementary High School Classes Agustiningsih, Agustiningsih
Pedagogia : Jurnal Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2015): August
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/pedagogia.v4i2.11

Abstract

Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan, karena dalam penelitian ini dikembangkan perangkat tematik berbasis pendekatan scientific. Dalam mengembangkan perangkat pembelajaran, mengacu pada unsur-unsur model pengembangan perangkat pembelajaran Tiagarajan yang disebut four-D Models. Perangkat pembelajaran yang dikembangkan meliputi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Buku Ajar Siswa, Lembar Kerja Siswa dan Tes Hasil Belajar yang diterapkan pada siswa SD kelas 5. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas perangkat pembelajaran dan efektivitas penerapan perangkat pembelajaran model pembelajaran tematik. Rancangan penelitian yang digunakan pada saat pengembangan penerapan perangkat pembelajaran adalah mengacu pada tahapan pengembangan four-D models yang meliputi empat tahapan yaitu define, design, develope dan diseminate. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan sudah memiliki kualitas yang baik dan layak untuk digunakan. Hal ini dasarkan pada hasil penliaian oleh 2 validator menunjukkan bahwa kualitas silabus, RPP dan Buku Ajar Siswa model materi dengan menggunakan pembelajaran tematik dengan pendekatan scientific memiliki kualitas model baik dan layak digunakan sebagai perangkat pembelajaran. Berdasarkan hasil pengembangan perangkat pembelajaran menunjukkan bahwa kualitas perangkat pembelajaran model pembelajaran tematik berbasis pendekatan scientific yang dikembangkan adalah baik dan telah memenuhi kelayakan sebagai perangkat pembelajaran di sekolah dasar kelas tinggi serta efektif menunjang pembelajaran
Enhancing Teacher Competency Through Psychoeducation: A Study on Knowledge Improvement Regarding Children with Special Needs at Islamic Greens School Bekasi Wahjusaputri, Sintha; Agustiningsih, Agustiningsih; Fitrianingsih, Diah
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v8i4.6060

Abstract

This study aims to examine psychoeducation's influence on enhancing teacher proficiency in comprehending and assisting students with special needs at Islamic Greens School, located in Tangerang City. The research employed a quasi-experimental method, utilizing pre-test and post-test measures to evaluate the level of teacher knowledge before and following the intervention. This study was conducted at The Inclusive Islamic Green School Bekasi, which caters to students from elementary, junior high, and high school levels. A total of 31 teachers participated in the survey. The results demonstrated a substantial improvement in teacher comprehension of the distinct difficulties and educational requirements of children with special needs, as indicated by an average pre-test score of 65.48 and an average post-test score of 87.42. The psychoeducational program successfully enhanced teacher proficiency equipped them with the necessary resources to cultivate an inclusive learning environment and offered continuous professional development to address students' requirements. Implementing psychoeducational efforts in schools can have significant repercussions, resulting in adopting more inclusive practices. This, in turn, benefits both instructors and students by creating a more inclusive educational environment. 
EDUKASI SEKSUAL REMAJA: MENGENALI CARA PENCEGAHAN HIV AIDS SEDINI MUNGKIN Yulina Amry, Riza; Agustiningsih, Agustiningsih; Eta Nuraini, Natalia; Agustina Rahayu, Bety; Yulianthi Maria, Debby; Kusumawinakyu, Titik; Hendarni Wijaya, Norra; Sutono, Sutono; Suib, Suib; Maulana, Nova
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3260-3267

Abstract

Usia remaja adalah usia pubertas yang mulai muncul ketertarikan terhadap lawan jenis. Ketertarikan remaja seperti perasaan jatuh cinta, berpacaran, dan muncul gairah seksual muncul sebagai respon emosional. Tidak semua usia remaja matang secara emosional sehingga, remaja yang melampaui batas berpotensi tinggi terhadap risiko penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS. Tujuan dalam kegiatan ini adalah memberikan edukasi seksual remaja: mengenali cara pencegahan HIV AIDS sedini mungkin. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di MAN 2 Bantul menggunakan metode ceramah, dan diskusi tanya jawab. Dalam kegiatan pegabdian kepada masayarakat ini menggunakan media laptop untuk menampilkan materi powerpoint, LCD dan proyektor. Sebagai media evaluasi dilakukan penyebaran kuesioner pretest dan posttest tentang materi HIV dan AIDS. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini bertema edukasi seksual remaja: mengenali cara pencegahan HIV AIDS sedini mungkin di MAN 2 Bantul berjalan lancar dan tepat sasaran yaitu remaja sekolah. Sebanyak 27 dari 32 peserta berpengetahuan kategori baik tentang HIV AIDS, 5 responden kategori cukup dan tidak ada yang memiliki pengetahuan kurang setelah edukasi.  Melihat hasil yang ada maka dapat disimpulkan kegiatan berjalan dengan lancar dan memberikan pengaruh positif pada pengetahuan remaja untuk mewaspadai dan mencegah HIV AIDS sejak dini.