Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

FILM ANIMASI NUSSA SEBAGAI MEDIA PENANAMAN NILAI-NILAI KARAKTER haq, siti ahsanul; Zulkipli Lessy
Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati Vol 4 No 2 (2023): Jurnal Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Kramat Jati
Publisher : Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kramat Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55943/jipmukjt.v4i2.67

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi memunculkan masalah yang sangat mempengaruhi dunia pendidikan, salah satu yang paling disorot ialah merosotnya karakter generasi muda. Namun seharusnya peran pertumbuhan media sosial juga dapat memberikan dampak positif pada dunia pendidikan. Media sosial harus dimanfaatkan sebagai penyokong dalam penanaman nilai-nilai karakter. Penanaman nilai-nilai karakter melalui media film akan memberikan alternatif yang lebih mudah karena sajian alur cerita yang dapat menarik perhatian peserta didik. Salah satu karya anak bangsa yang menyajikan nilai-nilai pendidikan karakter dalam ceritanya yaitu film animasi Nussa yang diproduksi oleh studi The Little Giantz. Dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan telaah pada dokumen untuk memperoleh sumber yang selaras. Ditemukan terdapat 12 nilai-nilai karakter yang terdapat pada film animasi Nussa. Kedua belas nilai tersebut diantaranya, nilai religius, nilai jujur, nilai disiplin, nilai kerja keras, nilai kreatif, nilai mandiri, nilai rasa ingin tahu, nilai bersahabat/komunikatif, nilai cinta damai, nilai peduli lingkungan, nilai peduli sosial, nilai tanggung jawab.
Understanding Religious Tolerance Through the Human Rights Lens: The Implication for Religious Education Marhumah; Zulkipli Lessy; Sri Sumarni; Miftahur Rohman
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 22 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Yogyakarta: Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/jpai.v22i1.8512

Abstract

Purpose – The study was conducted to comprehend the way Graduate School students of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia, define tolerance, and view its significance and evidence-based practices that benefit the community and society. The comprehension could be used to mitigate conflicts and tensions which in turn positively affect societal living conditions. All of these aim to eradicate intolerance toward minority groups and ultimately strengthen the national harmony. Methods – The qualitative study was run through interview with the students. Additionally, a literature review was also implemented to enrich primary data. Twelve students of School of Graduate Studies of UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta were solicited through a convenience sampling, in which invitation letters were sent to them together with the informed consent. Those who responded to the letters were recruited to be participants. Data was gathered through individual interviews, and a focus group discussion was conducted at the end to consolidate overall data. We analyzed the data through intensive reading of verbatim transcripts prior to categorization establishment. Then, clusters were created for establishing themes. Findings – Understandings of religious tolerance can be explored in some critical issues such as freedom to religion in light of human rights and limitation, concepts of tolerance, significance of religious tolerance, evidence-based practice of such tolerance, and understanding benefits for societal harmony. Research implications/limitations – The twelve participants involving in the study imply significant impacts to Indonesian society as the Indonesian government is intensively maintaining tolerance and harmony for the nation unity despite the different background society’s existence. The small number of the participants cannot lessen the research validity because the study does not seek generalizability but understands the knowledge and experience of the participants. Originality/value – The research contributes to boost both individual and society for promoting religious tolerance values.
Mainstreaming Religious Moderation Learning in Early Childhood Educational Institutions in Pekalongan City A.Tabi'in; Zulkipli Lessy; Suhadi
Edukasia Islamika : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10 No 1 (2025): Edukasia Islamika - Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28918/jei.v10i1.10634

Abstract

Early childhood education (Pendidikan Anak Usia Dini, hereafter PAUD) institutions play a vital role in shaping children's character, including fostering inclusive and tolerant attitudes toward diversity. As religious moderation gains prominence as a national policy agenda, it becomes essential to understand how such values are internalized and practiced within early learning environments. This study investigates how religious moderation is understood and implemented by educators, and how teaching strategies and parental involvement contribute to its cultivation in children’s lives. Using a qualitative phenomenological approach, data were gathered through observations, document analysis, and in-depth interviews with teachers, principals, parents, and educational staff from four early childhood education institutions in Pekalongan City. Thematic analysis, guided by Albert Bandura’s Social Learning Theory, was conducted using an inductive approach to interpret participants’ social and pedagogical experiences. The findings reveal that religious moderation education promotes inclusive, empathetic, and tolerant behaviors among young children. These values are fostered through role-play, storytelling, collaborative activities, and teacher-modeled interactions. Instructional methods are contextualized using national narratives, local Islamic traditions, and daily character-building practices. Teachers observed that children became more open in interacting with peers from diverse backgrounds. Parental involvement reinforces these values at home through open dialogue and responsiveness to children’s curiosity about differences. The synergy between school-based learning and family support forms a solid foundation for the development of moderate religious attitudes and respect for diversity from an early age.
Problem Psikososial Remaja yang Ditinggal Merantau Orang Tua Moh. Jamaluddin; Pramesti Cahyani; Zulkipli Lessy
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 2 No. 2 (2024): Juni
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v2i2.653

Abstract

Kondisi perekonomian dalam suatu keluarga menjadi suatu hal penting untuk keberlangsungan hidupnya. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa keadaan ekonomi yang dirasa kurang mencukupi dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari menyebabkan terjadinya perantauan di beberapa keluarga. Sehingga sebagian orang tua dari mereka meninggalkan anak-anaknya. Hal ini menyebabkan anak yang ditinggal merantau orang tuanya mengalami kekurangan perhatian dan kasih sayang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor apa saja yang membuat orang di Desa Aeng Panas merantau dan untuk mengetahui bentuk-bentuk problem psikososial pada remaja yang ditinggal orangtuanya merantau. Penelitian ini menggunakan metode psikososial Erik Erikson. Dengan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama perantauan adalah kurangnya lapangan pekerjaan, motivasi dari masyarakat yang telah merantau, dan rendahnya tingkat pendidikan. Sementara itu, problem psikososial pada remaja yang ditinggal merantau termasuk perilaku boros, pendiam dalam keluarga, kurang disiplin di sekolah, serta penurunan prestasi akademis. Di masyarakat, mereka lebih tertarik bersosialisasi dengan dunia luar dibandingkan lingkungan sekitar, yang menyebabkan perilaku mereka sering dianggap bertentangan dengan norma-norma setempat.
Penafsiran Hamka Terhadap Khoiro Ummah dan Relevansinya dalam Konteks Kekinian Nur Zulva Khusna; Zulkipli Lessy
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 1: Desember 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v3i1.2781

Abstract

Salah satu probelmatika kehidupan umat Islam pada saat ini adalah krisis moral. Dalam tafsir tafsir terdahulu dituliskan bahwa umat Islam merupakan umat terbaik karena umat Islam beriman kepada Allah, beramar ma’ruf nahi mungkar. Hamka sebagai mufassir memberikan wajah penafsiran baru bahwasannya Umat Islam bisa tidak lagi menjadi khoiro ummah. Hal ini membuat peneliti tertarik untuk mengkaji penafsiran Hamka dengan tujuan penelitian ingin mengetahui bagaimana konsep khoiro ummah dalam tafsir Al-Azhar dan relevansinya dengan konteks zaman sekarang. Hasil dari penelitian ini yaitu khoiro ummah merupakan hasil usaha konkret dari suatu ummat berupa amar ma’ruf nahi mungkar, dan beriman kepada Allah. Menurut Hamka umat Islam dapat terus mempertahankan gelarnya sebagai khoiro ummah jika umat Islam memenuhi indikator sebagai khoiro ummah. Sebaliknya, jika umat Islam tidak berproses memenuhi kriteria khoiro ummah lagi maka hilang bagi umat Islam khoiro ummah tersebut. Hamka juga menyatakan ahl-kitab dapat menjadi khoiro ummah jika mereka memenuhi dan konsisten menjalankan kriteria tersebut.
PRAKTIK DRAMATURGI MAHASISWA SEBAGAI MUSYRIF/MUSYRIFAH DI ASRAMA MAHASISWA Lailatul Rosyidah; Ramadhanita Mustika Sari; Zulkipli Lessy
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 3 No. 11: April 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v3i11.7674

Abstract

This research was conducted to find out the dramaturgy of students who become musyrif/musyrifah in student dormitories to be able to carry out their obligations professionally. This research is a qualitative research using the dramaturgical approach of Erving Goffman. This research is located in the University Residence student dormitory at the Muhammadiyah University of Yogyakarta. The research subjects were four students who were supervisors in the musyrif and musyrifah structures in the student dormitory who are currently still students. The data collection was done by interview and observation techniques. The results of the interviews and observations were then analyzed using Erving Goffman's theory of dramaturgy. Based on the results of the study, it was found that the dramaturgical practice of students who became musyrif/musyrifah in the student dormitory at the University Residence Muhammadiyah University of Yogyakarta through mastery of drama on the front stage was shown in the selection of characters as professional musyrif/musyrifah supervisors, through their respective leadership styles and also the way appearance. Meanwhile, perfection on the back stage is shown by hiding a number of things about the actions he chooses to cover up the fatigue that is being felt and covering mistakes that are not intentionally made.
Analisis Diskursus Pemerataan Ekonomi dalam Pembangunan Nasional Ibu Kota Nusantara Desfiandri Rahmadani Amri; Zulkipli Lessy
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 6 No. 5 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v6i5.2642

Abstract

The discourse regarding economic equality in the development of the Indonesian Capital City (IKN), focuses on key aspects such as infrastructure, environmental sustainability, economic regulations, and empowerment of local communities. Through discourse analysis methods, this research explores the narratives and language used by stakeholders regarding IKN projects in the context of infrastructure, environmental sustainability aspects, economic regulations. empowering local communities By analyzing discourse related to the IKN project, this research seeks to provide in-depth insight into how economic equality is integrated into IKN development. The implications of these findings can be used as a guide for planning and implementing similar projects in the future.
PENDIDIKAN MODERASI BERAGAMA BAGI GENERASI MILINEAL SEBAGAI UPAYA PENANGGULANGAN PAHAM RADIKALISME Suharsono; Ridha Ayu Wintari; Zulkipli Lessy
Sinergi Aksi Inovasi Budaya Menulis Inspiratif Vol. 1 No. 2 (2023): Saibumi
Publisher : Loka Diklat Keagamaan Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang fenomena perkembangan paham intoleransi khususnya dalam beragama. Penelitian ini bertujuan untuk mencari masukan dan menggambarkan fenomena paham intoleransi yang sudah marak terjadi di Indonesia khusunya bagi generasi milineal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (qualitative method), yaitu  kualitatif dengan jenis deskriptif dan penelitian lapangan (field research), di mana peneliti melakukan diskripsi. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Subjek dalam penelitian ini adalah 8 Mahasiswa Pascasarjana dari berbagai konsentrasi. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yaitu penelitian yang mencari pengertian atau definisi pengertian yang relevan dengan suatu fenomena  dalam konteks tertentu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendidikan moderasi beragama sangat penting diterapkan bagi generasi milenal, karena generasi milenial adalah generasi yang akan mewarnai bangsa Indonesia mendatang.   This article discusses the phenomenon of the growth of intolerance, especially in religious beliefs. The study aims to seek insights and depict the widespread phenomenon of intolerant ideologies in Indonesia, particularly among the millennial generation. The research employs a qualitative-method approach, combining qualitative descriptive methods with field research, where the researcher provides descriptions. Data collection in this study involves observation and interviews. The subjects of this study are eight postgraduate students from various concentrations. This is a qualitative research study, focusing on understanding or defining meanings relevant to a phenomenon in a specific context. The study concludes that education in religious moderation is crucial for the millennial generation, as they are the ones who will shape the future of Indonesia.
The Effect of the Three-Dimensional Media-Assisted pair Check Type Cooperative Learning Model on the Understanding of Student Concepts in the Material the Properties of Building Space in Grade V Elementary School Farhil Husaini; Zulkipli Lessy; Murtono Murtono; Abdul Munip; Agus Melinda
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.6872

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk: 1) mendeskripsikan pemahaman peserta didik terhadap konsep pada kelas kontrol; 2) menginformasikan langkah-langkah penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe pair check; 3) mendeskripsikan pemahaman peserta didik terhadap konsep pada kelas eksperimen; 4) menguji pengaruh yang signifikan terhadap pemahaman konsep peserta didik kelas eksperimen; 5) mengetahui seberapa besar pengaruh pemahaman konsep peserta didik kelas eksperimen. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimensemu dan menggunakan desain non equivalent control group design. Lokasi penelitian di SD Negeri 06 Pontianak Timur Tahun Ajaran 2022/2023. Populasi penelitian ini seluruh peserta didik kelas V yang berjumlah 56 orang. Sampel penelitian ini adalah peserta didik kelas V A sebagai kelas eksperimen dan kelas V B sebagai kelas kontrol. Teknik yang digunakan berupa observasi, tes, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial menggunakan uji independent sample t-test. Hasil penelitian ini menyimpulkan: 1) pemahaman peserta didik terhadap konsep pada kelas kontrol yaitu nilai pre-test 25,9 dan nilai post-test 63,6; 2) bekerja secara berpasangan, berbagi peran antara pelatih dan partner, pelatih memberi soal, sedangkan partner menjawab, mengecek jawaban, bertukar peran, penyimpulan, evaluasi, dan penutup 3) pemahaman peserta didik terhadap konsep pada kelas yaitu nilai pre-test 23,64 dan nilai post-test 75,42; 4) terdapat pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe pair check; 5) hasil perhitungan yang diperoleh yaitu dengan gain sebesar -0,167 dengan menggunakan model kooperatif tipe pair check.
Psychological Structure in the Poem "al-khutwah al-AKHIRAH" : Review of Literary Psychological Analysis Cut Maya Husna; Zulkipli Lessy
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 7 No 2 (2023): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33487/edumaspul.v7i2.7199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk struktur psikoanalisis dalam syair “Al-Khutwah Al-Akhirah” karya Nazik Al-Malaikah dengan pendekatan psikoanalisis Sigmund Freud melalui analisis teori psikologi sastra. Metode Penelitian yang digunakan untuk mengungkapkan bentuk struktur psikoanalisis yang tersirat dalam isi kalimat syair Al-Khutwah Al-Akhirah adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian yang ditemukan berupa frasa, kalimat, kata, dan wacana yang menunjukkan struktur kepribadian yang terdapat dalam syair. Dan berdasarkan hasil telaah yang diperoleh dari penelitian ini yaitu tentang bentuk struktur psikoanalisis berupa id, ego, dan super ego.