Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Dispepsia di Puskesmas Pekauman Banjarmasin Riska Adelia; Uni Afriyanti; Novia Heriani; Dessy Hadrianti
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): Desember 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v4i2.9001

Abstract

Dispepsia merupakan salah satu gangguan saluran pencernaan yang sering dijumpai di fasilitas pelayanan kesehatan primer dan dapat menurunkan kualitas hidup penderitanya. Menurut WHO, dispepsia adalah keluhan nyeri atau tidak nyaman di perut atas, rasa penuh, dan cepat kenyang, dengan prevalensi di Indonesia 40–50%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara usia, pola makan, tingkat stress, dan konsumsi obat OAINS yang mempengaruhi kejadian dispepsia di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang mengalami dispepsia di Puskesmas Pekauman dengan jumlah sampel 104 responden yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji spearman rho dan Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola makan (p=0,019), tingkat stres (p=0,024). Namun, tidak terdapat hubungan antara usia (p=0, 548) dengan kejadian dispepsia dan , dan konsumsi obat OAINS (p= 0,813),. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi kesehatan mengenai pengaturan pola makan, tingkat stress, serta penggunaan OAINS yang rasional guna menurunkan kejadian dispepsia di masyarakat.
Stres Pada Pasien Gagal Ginjal Yang Menjalani Hemodialisa Di RSUD Ulin Banjarmasin Yulita Zulailiah; Dessy Hadrianti; Jenny Saherna
JIKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2022): Desember 2022
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jik.v1i1.88

Abstract

Penelitian berjudul stress pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisa di RSUD Ulin Banjarmasin adalah menggunakan metode desain penelitian deskriptif dengan responden berjumlah 82 orang. Pengambilan sampel dengan Teknik nonprobability sampling dengan jenis purposive sampling. Penelitian menunjukkan bahwa responden berjenis kelamin laki-laki sebanyak 44 orang (53,7%). responden berusia sekitar 56-64 tahun berjumlah 32 orang (39%).Jenis pekerjaan responden bekerja sebagai wiraswasta sebanyak 26 orang (31,7%). Lama menjalani hemodialisa responden menjalani hemodialisa dalam rentang waktu 1-3 tahun sebanyak 40 orang (48,8%). Tingkat stress responden mengalami stres dengan tingkat sedang sebanyak 33 orang (40,2%).