Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Journal of Classroom Action Research

Pengaruh Bimbingan Belajar Terhadap Tingkah Laku Berprestasi Siswa Kelas V SDN Gugus I Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah Tahun Pelajaran 2021/2022 Rini Fakhriani; I Nyoman Karma; Abdul Kadir Jaelani
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1712

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan belajar terhadap tingkah laku berprestasi siswa SD di Kecamatan Praya Timur. Jenis penelitian yang digunakan adalah Ex Post Facto tipe Causal Comparative Research. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas V berjumlah 174 yang sudah menerapkan kurikulun 2013 di Gugus 1 Kecamatan Praya Timur. Sampel yang digunakan sebanyak 88 siswa dengan teknik random sampling. Dengan sistem undian data menggunakan angket dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah statistik inferensial. Hasil uji Anova satu jalur penelitian menunjukkan bahwa jawaban siswa terkait dengan penerapan bimbingan belajar yang di gunakan guru sebesar 65% siswa menjawab dengan baik, 18% siswa menjawab dengan sangat baik, dan 17% siswa menjawab dengan cukup baik. Dari data yang diperoleh diketahui bahwa 22% siswa kelas V SD mempunyai tingkah laku berprestasi yang sangat baik, 81% diantaranya memiliki tingkah laku berprestasi yang baik, dan 1% siswa mempunyai tingkah laku berprestasi yang cukup baik. Berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa Fhitung (0,430) > Ftabel (0,138), dengan taraf kesalahan sebesar 0,05 dan N = 142. Sedangkan besar pengaruh bimbingan belajar terhadap tingkah laku berprestasi sebesar 18,4%. Hasil yang dicapai mengindikasikan adanya pengaruh signifikan yang menunjukkan bahwa semakin tinggi penerapan bimbingan belajar maka semakin tinggi pula tingkah laku berprestasi siswa SD di Kecamatan Praya Timur.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Guru dan Motivasi Belajar Siswa Terhadap Kemampuan Numerasi Siswa Mechi Karima Kasipahu; Asrin; Abdul Kadir Jaelani
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk, (1) mengetahui pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap kemampuan numerasi, (2) mengetahui pengaruh motivasi belajar siswa terhadap kemampuan numerasi, dan (3) mengetahui pengaruh kompetensi pedagogik guru dan motivasi belajar siswa terhadap kemampuan numerasi pada siswa kelas V SDN Gugus 5 Desa Setiling Tahun Ajaran 2021/2022. Jenis penelitian ini merupakan penelitian regresi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN Gugus 5 Desa Setiling yang berjumlah 141 orang dan sampel penelitian berjumlah 104 siswa. Data kompetensi pedagogik guru dan motivasi belajar siswa dikumpulkan dengan instrument berebntuk kuesioner (angket). Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat pengaruh signifikan kompetensi pedagogik guru terhadap kemampuan numerasi dengan kategori rendah yang ditunjukkan melalui perolehan rhitung > rtabel atau nilai koefesien 0,555 > 0,190 pada taraf signifikansi 5% serta persamaan regresi Y = 26,908 + 0,603 X1 dengan presentase 30,8%, terdapat pengaruh motivasi belajar siswa terhadap kemampuan numerasi dengan kategori rendah yang ditunjukkan melalui perolehan rhitung > rtabel atau nilai koefesien 0,232 > 0,190 pada taraf signifikansi 5% serta persamaan regresi Y = 5,120 + (- 0,282) X2 dengan presentase pengaruh 6,4%. Dan terdapat pengaruh kompetensi pedagogik guru dan motivasi belajar siswa terhadap kemampuan numerasi dengan kategori rendah yang ditunjukkan melalui perolehan rhitung > rtabel atau nilai koefesien 0,233 > 0,190 pada taraf signifikansi 5% serta presentase regresi Y = 5,467 + (-0,301) X1 + (- 0,005) X2 dengan presentase pengaruh 5,4%.
Analisis Pelaksanaan Pembelajaran Menulis Siswa Dalam Belajar Tatap Muka Terbatas Muna Amalia Asikin; Safruddin; Abdul Kadir Jaelani
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2263

Abstract

Menulis merupakan salah satu keterampilan yang dinilai paling sulit yang dialami oleh siswa. Menulis sangat penting bagi siswa untuk dapat mengembangkan daya berpikir kritis siswa terhadap suatu persoalan yang sedang hangat-hangatnya diperbincangkan dan diungkapkannya dalam aktivitas menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaan Budaya Literasi untuk Menumbuhkan Kemampuan Membaca dan Menulis Siswa kelas IV SDN 1 Bagik Polak. Penelitian ini menggunakan jenis pendekatan deskriptif kualitatif, metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan dalam penelitian ini adalah guru dan peserta didik kelas IV. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan budaya literasi membaca dilaksanakan dengan baik oleh guru dan peserta didik, karena diberikan perlakuan oleh peneliti bagaimana kemampuan membaca dan menulis bisa tumbuh di dalam diri peserta didik yaitu dengan menggunakan salah satu media kartu kata atau huruf dan guru melaksanakan literasi sesuai dengan pembiasaan yang dilakukan sebelum pembelajaran inti dimulai yang dimana dalam penerapan budaya literasi ada dua indikator yaitu, pembiasaan membaca, dan kemampuan memahami sedangkan untuk kemampuan membaca ada tiga indikator yaitu perhatian siswa terhadap bahan bacaan, mengucapkan huruf sesuai abjad, membunyikan dan membedakan bunyi huruf dan pada kemampuan menulis ada tiga indicator yaitu penggunaan huruf capital, ketepatan penulisan huruf, siswa dalam penulisan tanda baca yang tepat dan benar, mengutarakan ide atau gagasan kedalam bentuk bahasa tulisan yang benar (2) kemampuan membaca dilaksanakan dengan baik, dimana peneliti memberikan hal yang menarik kepada peserta didik agar peserta didik mau memperhatikan bahan bacaan terlebih dahulu, peserta didik mampu menyebutkan huruf demi huruf yang peneliti berikan dengan menggunakan media kartu kata atau huruf (3) Faktor pendukung pelaksanaan budaya literasi adalah kebijakan sekolah yang diwajibkan untuk membudayakan literasi sebelum pembelajaran kegiatan inti dimulai, antusias peserta didik dalam kegiatan literasi serta lingkup siswa yang senang membaca pada jam istirahat, guru yang kreatif dalam mengeluarkan ide-ide menarik tentang penerapan literasi yang nantinya akan diberikan kepada siswa. Sedangkan faktor penghambatnya adalah kurangnya media/sarana prasarana, kurangnya dukungan dari orang tua, serta tidak beroperasinya perpustakaan yang saat ini dijadikan kelas tambahan.
Pemetaan Metode Pembelajaran yang diterapkan Guru dalam Mengembangkan Nilai Agama dan Moral Pada Anak Usia 5–6 Tahun Dewi Setiawati; Nurhasanah; Ika Rachmayani; Abdul Kadir Jaelani
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2334

Abstract

Pendidikan karakter anak di Indonesia masih tergolong lemah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pembelajaran yang diterapkan guru dalam mengembangkan nilai agama dan moral di Taman Kanak–kanak Kecamatan Keruak, Kabupaten Lombok Timur tahun 2022. Populasi dalam penelitian ini adalah 3 Gugus TK/PAUD yang ada di Kecamatan Keruak, dengan subyek penelitian sebanyak 30 guru yang mengajar anak usia 5-6 tahun. Adapun metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket), wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian dan pembahasan bahwa pemetaan metode pembelajaran yang diterapkan guru dalam mengembangkan nilai agama dan moral pada anak usia 5-6 Tahun di Kecamatan Keruak Tahun 2022. Kegiatan pembelajaran yang diterapkan guru melalui metode simulasi diperoleh hasil analisis data dengan perolehan 95.30%, pada pembelajaran melalui metode karyawisata diperoleh hasil 96.80%, melalui metode bermain peran 97.20%, kemudian pada pembelajaran yang diterapkan guru melalui metode diskusi diperoleh hasil 94.50%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pemetaan metode pembelajaran yang diterapkan guru dalam mengembangkan nilai agama dan moral pada anak usia 5-6 Tahun lebih banyak ditemukan pada pembelajaran melalui metode bermain peran, metode karyawisata, metode simulasi, dan metode diskusi.
Meningkatkan Keterampilan Berbicara Melalui Media Boneka Tangan Nurfadniati; M.A Muazar Habibi; Abdul Kadir Jaelani; Baik Nilawati Astini
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 4 (2022): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i4.2356

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatkan keterampilan berbicara melalui penerapan media boneka tangan pada anak kelompok A Paud Mutiara Hati Kota Mataram. Jenis penelitian ini adalahpenelitian tindak kelas. Teknik pengumpulan data berupa observasi dan dokumentasi. Subyek yang diteliti dalam penelitian ini yakni 10 orang anak kelompok A dan 1 orang guru. Diketahui dari hasil observasi keterampilan berbicara anak belum meningkat disebabkan karena kurangnya stimulus dan media yang menarik sehingga anak tidak bersemangat dalam mengikuti pembelajaran. Adapun hasil penelitian setelah melakukan kegiatan penerapan media boneka tangan pada siklus I mendapatkan skor 23 dengan persentase 57,5% termasuk kategori baik yang kemudian meningkat pada siklus II dengan skor 36 dengan persentase sejumlah 90% termasuk kategori sangat baik. Dengan meningkatnya penerapan media boneka tangan membuat keterampilan berbicara anak pada pada siklus I mendapatkan skor 272,5 dengan presentase 61,9% termasuk kategori baik dan meningkat pada siklus II mencapai skor 378 dengan presentase 85,9% dengan kategori sangat baik sehingga sudah mencapai presentase keberhasilan yaitu 85%. Dengan capaian persentase pada siklus II menyatakan bahwa penggunaan media boneka tangan dapat meningkatkan keterampilan berbicara anak kelompok A Paud Mutiara Hati Mataram. Peningkatan yang terjadi dikarenakan perbaikan dari proses penerapan media boneka tangan oleh guru yang terlaksana dengan sangat baik sehingga keterampilan berbicara anak semakin meningkat.
Meningkatkan Nilai Agama Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Metode Pembiasaan Jamilah Amalia; Abdul Kadir Jaelani; Ika Rachmayani; Nurhasanah
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 2 (2023): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i2.3069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan nilai agama anak usia 4-5 tahun melalui metode pembiasaan di KB Ar-Royan Penan Pejarakan Karya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subyek dalam penelitian ini anak usia 4-5 tahun yang berjumlah 12 orang anak terdiri dari 9 anak perempuan dan 3 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasi dan dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, dengan masing-masing pertemuannya terdiri dari dua kali pertemuan. Adapun untuk tahap petemuannya meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan metode pembiasaan pada siklus I memperoleh skor 27 dengan persentase 67,5% dikategorikan mulai terlaksana kemudian nilai agama anak memperoleh skor 473,5 dengan persentase 78,9% dikategorikan mulai meningkat dan metode pembiasaan mengalami peningkatan dengan jumlah skor 54,4 dengan persentase 92,5% dikategoikan telaksana maksimal serta nilai agama memperoleh skor 536 dengan persentase 89,3% dikategorikan sangat meningkat pada siklus II. Kesimpulan penelitian ini ialah metode pembiasaan dapat meningkatkan nilai agama anak usia 4-5 tahun di KB Ar-Royan.
Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Terhadap Keterampilan Berbicara Peserta Didik Gugus II Brang Rea Tahun Pelajaran 2022/2023 Yusril Mahendra; Ida Ermiana; Abdul Kadir Jaelani
Journal of Classroom Action Research Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v5i4.5732

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berbicara peserta didik, dimana peserta didik belum mampu menguasai struktur kalimat, kosakata, kelancaran, dan peserta didik yang masi terpengaruh dengan lingkungan sekitar dimana peserta didik masi menggunakan bahasa daerahnya dan kurang menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan bener serta pendidik yang masih menggunakan model pembelajaran lama. Solusi dari permaslahan diatas adalah dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap keterampilan berbicara peserta didik kelas V Gugus II Brang Rea tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriftif, desainnya menggunakan quasi eksperimen desain, teknik pengambilan sampel data menggunakan teknik purposive sampling (sampel bertujuan untuk mengambil beberapa sampel dari beberapa populasi). Teknik pengumpulan data mengunakan teslisan dan observasi. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t dengan bantuan SPSS versi 23. Hasil penelitian menunjukkan Berdasarkan hasil analisis data dengan menggunakan uji t diperoleh hasil Sig. 0,002 dengan taraf signifikansi 5%, yang berarti 0,002 < 0,05 yang berarti bahwa hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Adapun H1 dalam penelitian ini adalah terdapat Pengaruh model pembelajaran problem based learning terhadap keterampilan berbicara peserta didik Gugus II Brang Rea tahun pelajaran 2022/2023.