Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Laporan Keuangan Terhadap Rasio Likuiditas Dan Rasio Solvabilitas Pada PT. Pertamina (Persero) 2020-2021 Ahmad Ardiansyah; Hariyani; Aini; Jihan; Anggini Nurmaimuna
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 3 (2023): Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : CV. Picmotiv

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61930/jebmak.v2i3.338

Abstract

Pertamina (Persero) adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terlibat dalam eksplorasi minyak dan gas bumi di Indonesia. pt. Pertamina (Persero) juga memerlukan perencanaan dan kebutuhan untuk menganalisis laporan keuangan, mengetahui anggaran pendapatan dan belanja serta mendapatkan gambaran perkembangan keuangan PT.Pertamina (Persero). laporan keuangan tahunan merupakan informasi yang menggambarkan keadaan ekonomi perusahaan dan juga digunakan untuk menyajikan perkembangan Dalam keuangan perusahaan, menentukan apakah suatu unit bisnis atau perusahaan memiliki kualitas keuangan yang baik memerlukan analisis kinerja keuangan. Kinerja keuangan merupakan analisis yang dilakukan untuk mengetahui sejauh mana kemajuan usaha melalui penerapan kaidah pelaksanaan keuangan yang benar dan tepat. Tujuan dari proses penelitian laporan keuangan dan item terkait laporan keuangan adalah untuk mengevaluasi dan meramalkan kondisi keuangan perusahaan dan untuk mengevaluasi hasil yang dicapai oleh perusahaan pada saat ini, yang disebut sebagai analisis laporan keuangan. Dalam penelitian ini bagian yang diambil adalah data dalam observasi ini bersumber dari laporan keuangan auditan PT PERTAMINA (Persero) periode 2020-2021, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan Pt. Pertamina ( Persero) ditinjau dari rasio likuiditas dan rasio solvabilitas.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATERI PERUBAHAN LINGKUNGAN UNTUK MENINGKATKAN KEAKTIFAN DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS X-12 SMAN 15 SURABAYA Rochim, Muhammad Yusuf Abdul; Yakub, Pramita; Aini
Jurnal Inovasi Kreativitas Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Badan Pendidikan Profesi Guru Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keaktifan belajar peserta didik di SMAN 15 dalam proses pelaksanaan pembelajaran masih rendah sehingga hal ini juga yang mempengaruhi dan berdampak terhadap hasil belajarnya. Guru diharapkan mampu menggunakan dan menerapkan metode pembelajaran yang lebih bervariasi dan berpusat pada peserta didik sehingga dapat meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses pelaksanaan pembelajaran. Model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) adalah salah satu model pembelajaran yang dapat mengatasi permasalahan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat memberikan dampak peningkatan terhadap keaktifan belajar dan hasil belajar peserta didik. Penelitian didesain dalam penelitian tindakan kelas dengan subjek penelitian adalah peserta didik kelas X-12 SMAN 15 Surabaya semester genap tahun ajaran 2022/2023. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode observasi dan test menggunakan instrumen observasi dan posttest. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning meberikan dampak peningkatan terhadap keaktifan dan hasil belajar peserta didik. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa implementasi model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keaktifan belajar dan hasil belajar peserta didik kelas X-12 SMAN 15 Surabaya pada materi perubahan lingkungan.  
IMPLEMENTASI PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBASIS EKSPERIMEN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PEMANASAN GLOBAL KELAS X-9 SMAN 15 SURABAYA Solikah, Ayu Ni'matus; Aini
Jurnal Inovasi Kreativitas Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2024)
Publisher : Badan Pendidikan Profesi Guru Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMAN 15 Surabaya sudah menerapkan kurikulum merdeka dalam pembelajaran, namun hasil belajar siswa SMAN 15 Surabaya pada pembelajaran biologi masih perlu ditingkatkan. Variasi model yang diminati siswa dan yang sesuai karakteristik siswa perlu diterapkan supaya siswa lebih aktif dan memperoleh hasil belajar yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan hasil implementasi model Problem Based Learning (PBL) berbasis eksperimen pada peningkatan hasil belajar siswa kelas X-9 SMAN 15 Surabaya. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) kolaboratif dengan pendekatan model Kemmis dan Mc. Taggart, yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X-9 semester genap SMAN 15 Surabaya tahun ajaran 2022/2023. Parameter yang diukur adalah ketuntasan belajar klasiskal (KBK) pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah melalui observasi, wawancara, dan tes. Data yang di peroleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar pada aspek kognitif, afektif, dan psikomotor. Aspek kognitif pada siklus 1 diperoleh KBK sebesar 83,33% dan pada siklus II sebesar 94,44%. Pada aspek afektif pada siklus I diperoleh KBK sebesar 90% dan pada siklus II sebesar 95,66%. Aspek psikomotor pada siklus I diperoleh KBK sebesar 85% dan pada siklus II sebesar 93,29%. Dengan demikian, dapat disimpulkan implementasi Problem Based Learning (PBL) berbasis eksperimen dapat digunakan sebagai alternatif untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X-9 SMAN 15 Surabaya.
Pemberdayaan Ibu Rumah Tangga di Desa Rabauh melalui Digitalisasi dan Branding Produk Olahan Singkong Komang; Joy Angel Aria Suma; Rensa; Aini; Indah Laura Nafrati Lova; Oktamie Natalia; Rizqi Fatwandiki Ramadhani; Mei Laura Beautrik Simanungkalit; Yohanes Indra Yudha; Oktafya Syahputri; Hanna Sinaga; Erni Dwi Puji Setyowati; Imelda Simanjuntak
Jurnal Abdikaryasakti Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/ja.v5i2.24158

Abstract

The low level of cassava processing in rural areas of Central Kalimantan has led to untapped local economic potential. This community service activity aims to empower housewives in Rabauh Village by enhancing their skills in production, packaging, branding, and digital marketing of cassava-based processed products. The program was implemented by students of the University of Palangka Raya during the Regular Community Service (KKN) Period I in 2025 (July 16–August 18, 2025), involving 25 participants, most of whom were active housewives engaged in the Family Welfare Empowerment (PKK) program. A Participatory Action Research (PAR) approach was applied to ensure participants’ active involvement in every stage of the activity, from needs identification and training to evaluation. The training focused on producing hygienic cassava chips with various flavors, creating simple product labels and packaging, and promoting products through social media. The results showed that 84% of participants improved their technical production skills, and 88% experienced socio-economic benefits through increased income and self-confidence in entrepreneurship. In addition to producing signature products such as “Spicy Sweet Cassava Chips with Kaffir Lime Leaves,” the activity also increased participants’ awareness of the importance of digitalization for micro-enterprises. Overall, the SIBER program made a tangible contribution to enhancing rural women’s economic capacity, fostering local food innovation, and serving as a sustainable empowerment model based on regional food potential in Central Kalimantan.  
The Effect of Story-Based Learning Media on the Formation of Honest Character in Children at SDN Geredug 1 Kusmana, Nandang; Widia, Wila; Susilawati; Arofatusolihah, Lita; Aini; Gozali, Rifki
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 3 No. 2 (2026): February
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v3i2.2343

Abstract

This study aimed to evaluate the effectiveness of storybased learning tools in promoting positive character development among elementary school students Honesty is a crucial component that molds human character. This study uses a qualitative descriptive methodology to describe the process of establishing the character value of honesty. The study's subjects were eighteen first-graders from Geredug 1 Public Elementary School in Bojong District, Pandeglang Regency. Data was gathered during the learning process through observation, interviews, and documentation. Stories were the main means of teaching the principle of honesty since they may simultaneously effect students' cognitive, emotive, and psychomotor abilities. The findings demonstrated that telling stories to kids can improve their comprehension and knowledge of the need of honesty. Pupils were more inclined to speak truthfully, own up to their mistakes, and exhibit consistent behavior in both words and deeds. As a result, stories can be utilized as an educational substitute to enhance character education in primary schools, especially when it comes to teaching kids the need of honesty at a young age.
A Generation Z and the Challenge of Toxic Leadership: Between Wellbeing, Productivity, and Loyalty Andriani, Helma Putri; Aini; Chaniago, Harmon
International Journal Administration, Business & Organization Vol 6 No 3 (2025): IJABO
Publisher : Asosiasi Ahli Administrasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61242/ijabo.25.480

Abstract

The presence of Generation Z in the workforce has shifted expectations toward empathetic, transparent, and emotionally supportive leadership. This quantitative study examines the influence of toxic leadership on psychological well-being, productivity, and work loyalty among 50 Generation Z employees working across various sectors in Bandung. Data were collected via questionnaires and analyzed using multiple linear regression with SPSS. Results show that toxic leadership marked by authoritarian, manipulative, unsupportive, and unempathetic traits significantly reduces psychological well-being, as reflected in higher stress and job dissatisfaction. In contrast, its impact on productivity and loyalty was not statistically significant, explaining only 3 percent and 6.4 percent of the variance, respectively. Nonetheless, a negative directional trend was noted, indicating potential declines in motivation and morale. The study's novelty lies in its focus on Generation Z in Bandung, a city marked by rapid urbanization, creative industries, and a high concentration of young professionals. This provides a unique generational and cultural lens often underrepresented in toxic leadership research. Theoretically, this study enriches the discourse on destructive leadership by highlighting its differential effects on psychological versus behavioral outcomes. Practically, it underscores the need for organizations to adopt more empathetic and adaptive leadership styles to build a healthier, more inclusive, and sustainable work environment for the emerging workforce.
Effect of Dietary Vitamin C Supplementation on the Growth Performance of KUB Chicken Multazam, Syamsul; Haryanti, Ramdhani; Aini; Islami, Gita Nabilla
Jurnal Sain Peternakan Indonesia Vol 20 No 4 (2025)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jspi.id.20.4.240-246

Abstract

This study aims to determine the effect of vitamin C supplementation in rations on the performance of KUB chickens. The study was conducted from August 5 to October 10, 2025, in Pejanggik Village, Praya Tengah District, using a completely randomized design (CRD) with one direction, involving 100 DOC KUB chickens. The treatment consisted of four levels, namely P0 (control without vitamin C), P1, P2, and P3, each of which received additional vitamin C of 100, 200, and 300 mg/kg feed, with each treatment repeated 5 times and each replication containing five chickens. The data were analyzed using one-way analysis of variance (ANOVA) in SPSS version 26. The study showed that adding vitamin C to the feed had no significant effect on feed intake, body weight, or feed conversion efficiency.
EVALUASI KEAMANAN PANGAN SUSU SEGAR DAN OLAHAN MELALUI UJI TOTAL PLATE COUNT (TPC) BERBASIS STANDAR SNI aini
Jurnal Biogenerasi Vol. 10 No. 4 (2025): Volume 10 nomor 4 tahun 2025 Terbit Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/biogenerasi.v10i4.7730

Abstract

Susu merupakan bahan panganyang sangat penting untuk memenuhi gizi masyarakat, namun sifatnya yang kaya nutrisi, terutama dengan nilai pH mendekati netral (pH 6,5–6,6), menjadikan media ideal yang sangat rentan terhadap kontaminasi dan pertumbuhan mikroorganisme. Kondisi ini menuntut perlunya pengawasan mutu untuk menjamin keamanan produk bagi konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas mikrobiologis pada sampel susu segar, pasteurisasi, dan Ultra High Temperature (UHT) di Laboratorium Veteriner, UPT Lab Keswan Malang, menggunakan metode Total Plate Count (TPC). Pengujian TPC dilakukan dengan membandingkan hasil yang diperoleh dengan standar SNI 9159:2023 untuk susu segar dan SNI 7388:2009 untuk susu olahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sampel susu kambing segar memenuhi standar SNI dengan nilai TPC sebesar 3,5 × 10⁵ CFU/ml. Namun, beberapa sampel susu sapi segar tidak memenuhi standar karena nilai TPC-nya, seperti (6,2 × 10⁵ CFU/ml) melebihi batas maksimum SNI. Sementara itu, seluruh sampel susu pasteurisasi dan UHT menunjukkan nilai TPC yang memenuhi standar yang ditetapkan. Tingginya TPC pada susu sapi segar mengindikasikan kurangnya higienitas pada tahap penanganan dan penyimpanan. Sebaliknya, nilai TPC yang rendah pada susu olahan menunjukkan efektivitas proses pasteurisasi dan UHT dalam menekan jumlah mikroorganisme. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai tingkat keamanan dan kualitas produk susu, sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi pihak terkait dalam meningkatkan pengawasan kualitas produk.