Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Dengan ScientificApproach Melalui Mobile Learning System Mata Kuliah Aljabar Setyowati,, Rina Dwi; Ulil Albab, Irkham; Natsir Tsalatsa, Ahmad
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 5, No 2/septembe (2014): aksioma
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v5i2/septembe.760

Abstract

Penelitian ini berjudul ?óÔé¼?ôPengembangan Bahan Ajar Berkarakter dengan pendekatan scientific melalui Mobile Learning System mata kuliah Aljabar?óÔé¼?Ø.Permasalahan yang muncul dalam penelitian ini adalah ?óÔé¼?ôBagaimana mengembangkanBahan Ajar Berkarakter Dengan Pendekatan Scientific melalui Mobile Learning System Mata Kuliah Aljabar yang valid. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Pengembangan. Perangkat yang dikembangkan adalah Bahan Ajar Berkarakter dengan pendekatan scientific melalui Mobile Learning System mata kuliah Aljabar untuk meningkatkan prestasi belajar mahasiswa yang memenuhi kriteria valid. Prosedur penelitian ini, mengacu pada pengembangan 4D Thiagarajan namun dibatasi sampai 3 tahap yaitu pendefinisian (define), perancangan (design) dan pengembangan (develop). Dari hasil penelitian dapat disimpukan bahwa Bahan Ajar Berkarakter dengan pendekatan scientific melalui Mobile Learning System mata kuliah Aljabartelah valid yang divalidasi oleh ahli , yaitu: (1) validasi ahli materi dengan bilai rat-rata 3,8 (skor maksimal 4). (2) Validasi media dengan rata-rata nilai 3,0 (skor maksimal 4). Dari validasi ahli tersebut nilai rata-rata total adalah 3,4 (skor maksimal 4) sehingga bahan ajar dikatakan baik atau valid. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan bagi dosen untuk mencoba melakukan pengembangan bahan ajar matematika dengan memanfaatkan teknologi yang berupa Mobile Learning Sistem untuk pembelajaran, sehingga akan menambah wawasan bagi dosen maupun mahasiswa. Kata Kunci: Bahan Ajar , Pendekatan scientific, Mobile learning system, Aljabar.
Desain pembelajaran garis dan sudut menggunakan Realistic Mathematics Education berbantuan Adobe Animate Febriansyah, Muhammad Aldo; Nursyahidah, Farida; Albab, Irkham Ulil
AKSIOMA : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 15, No 3 (2024): AKSIOMA: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/aks.v15i3.21402

Abstract

Garis dan Sudut merupakan salah satu bagian dari geometri yang berguna bagi siswa. Akan tetapi, siswa sering mengalami kesulitan dalam memahami topik garis dan sudut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan suatu lintasan pembelajaran untuk memudahkan siswa dalam memahami topik garis dan sudut dengan menggunakan konteks tradisi  Warak Ngendog Semarang. Metode penelitian yang digunakan adalah design research yang terdiri dari tiga tahap yaitu Preparing for Experiment, Design Experiment, dan Retrospective Analysis. Seluruh kegiatan pembelajaran berbasis pendekatan Realistic Mathematics Education dan didukung dengan media adobe animate. Hasil penelitian ini meliputi empat kegiatan pembelajaran yaitu: Mengamati video tradisi Warak Ngendog untuk menemukan dan melukis sebuah sudut, mengukur sebuah sudut untuk menentukan besar sudut serta mengkomunikasikan langkah-langkahnya, mengategorikan dan mendefinisikan jenis-jenis sudut, serta menyelesaikan masalah kontekstual. Dari kegiatan yang dilakukan, dapat diketahui bahwa pembelajaran garis dan sudut dengan menggunakan konteks tradisi Warak Ngendog berbasis RME dan didukung media adobe animate dapat membantu siswa dalam meningkatkan pemahaman konsep topik garis dan sudut pada kelas VII SMP Negeri 38 Semarang.
Hypothetical Learning Trajectory Bangun Ruang Sisi Datar Berbantuan Adobe Animate: Konteks Makanan Tradisional Jawa Tengah Fakhrezi, Fanny; Nursyahidah, Farida; Albab, Irkham Ulil
Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol. 11 No. 2 (2023): Al-Khwarizmi : Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika FTIK IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jpmipa.v11i2.3707

Abstract

Abstract:Some students have difficulty understanding the concept of building a flat side room resulting in a decrease in interest in learning mathematics. This study aims to produce a student learning trajectory in understanding the material of building a flat side room using the context of traditional Central Javanese food assisted by Adobe animate. This research is a design research that refers to the stages proposed by Susan McKenney. Data was collected through video recordings of learning activities, observations, interviews, and written data. The HLT design of the flat side space building material contains 5 characteristics of PMRI as developed by Arthur Bakker. The results showed that 5 student activities are expected to motivate and inspire teachers in carrying out learning to provide understanding of concepts to students, especially about building flat side spaces.Abstrak:Beberapa siswa mengalami kesulitan dalam memahami konsep bangun ruang sisi datar sehingga terjadi penurunan minat belajar matematika. Penelitian ini bertujuan menghasilkan lintasan belajar siswa dalam memahami materi bangun ruang sisi datar menggunakan konteks makanan tradisional Jawa Tengah berbantuan adobe animate. Penelitian ini merupakan design research yang mengacu kepada tahapan yang dikemukakan oleh Susan McKenney. Data dikumpulkan melalui rekaman video kegiatan pembelajaran, observasi, wawancara, dan data tertulis. Rancangan HLT materi bangun ruang sisi datar memuat 5 karakteristik PMRI seperti yang dikembangkan oleh Arthur Bakker. Hasil penelitian menunjukkan ada 5 aktivitas siswa yang diharapkan dapat memotivasi dan menjadi inspirasi bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran agar memberikan pemahaman konsep kepada siswa khususnya tentang bangun ruang sisi datar.
Analysis of seventh-grade students’ critical thinking skills in solving narrative problems using linear equation content Yuzaefa, Aina Dinda; Happy, Nurina; Albab, Irkham Ulil
UNION : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 13 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/union.v13i2.19708

Abstract

Students are required to think critically when solving math problems related to everyday life. However, many still do not pay enough attention to the importance of critical thinking skills in the education system, and teachers tend to guide students to solve problems correctly rather than express ideas or notions. The purpose of this research is to assess and describe students’ critical thinking skills in solving story problems involving linear equations, reviewed from the student’s initial abilities. The method used in this research is descriptive qualitative. The purposive sampling and snowball sampling techniques were used as methods for subject selection in this study. The research subjects consist of 6 seventh-grade students from SMP Negeri 3 Randudongkal selected based on specific criteria, where students had initial ability scores of 80-90, good communication, and were recommended by the teaching teacher. The triangulation used in this research is source triangulation. Written tests and in-depth interviews were used as data collection techniques in this study. The data analysis stage used was reducing data, presenting data, and deriving a conclusion. The analysis results obtained from the written critical thinking skills test and interviews in the research show a conclusion that students with high initial abilities can apply four out of six FRISCO critical thinking skill indicators, namely the indicators of Focus, Reason, Inference, and Clarity in solving story problems involving one-variable linear equations. However, they require a greater understanding and precision to apply the indicator of Situation and Overview. Most students failed to explain their knowledge during the interview, indicating a gap between their written and verbal critical thinking skills. This research can serve as a reference for further studies related to critical thinking skills and help teachers design lessons that pay more attention to the critical thinking abilities of students.
DESKRIPSI KEMAMPUAN BERPIKIR STATISTIS SISWA SMA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH STATISTIKA DITINJAU DARI GAYA BELAJAR Irvany, Ade; Sutrisno, Sutrisno; Albab, Irkham Ulil
JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik) Vol 11, No 2 (2025): JP3 (Jurnal Pendidikan dan Profesi Pendidik)
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jp3.v11i2.24740

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan berpikir statistis siswa SMA ditinjau dari gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik. Gaya belajar merupakan salah satu faktor internal yang memengaruhi cara siswa menerima, mengolah, dan mengingat informasi. Variasi gaya belajar diyakini berpengaruh terhadap capaian siswa dalam mempelajari materi statistika yang menuntut keterampilan membaca, menafsirkan, menganalisis, serta menyimpulkan data. Penelitian menggunakan pendekatan campuran dengan desain deskriptif–kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 29 siswa kelas XI IPA di salah satu SMA Muhammadiyah 1 Semarang. Instrumen yang digunakan adalah angket gaya belajar, tes kemampuan berpikir statistis, dan pedoman wawancara. Analisis kuantitatif dilakukan secara deskriptif melalui perhitungan skor, persentase, dan rata-rata. Analisis kualitatif dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan distribusi gaya belajar siswa terdiri atas 24,7% visual, 41,7% auditorial, dan 33,6% kinestetik. Rata-rata kemampuan berpikir statistis tertinggi dimiliki siswa auditorial (78,3), disusul visual (72,5), dan kinestetik (68,9). Wawancara mengungkapkan bahwa siswa auditorial lebih terbantu dengan penjelasan lisan dan diskusi, siswa visual lebih memahami melalui grafik dan diagram, sedangkan siswa kinestetik lebih mudah memahami materi melalui praktik langsung. Temuan ini menunjukkan bahwa gaya belajar memengaruhi cara siswa memahami statistika. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran multimodal yang mengintegrasikan media visual, diskusi verbal, dan kegiatan praktik agar seluruh gaya belajar siswa terfasilitasi.
Developing Student Worksheet of Cylinder Using Techno-Ethno-Realistic Mathematics Education Assisted by Augmented Reality Nursyahidah, Farida; Ulil Albab, Irkham; Rini Rubowo, Maya
SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Vol 10 No 1 (2026): Supremum Journal of Mahematics Education
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Singaperbangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35706/sjme.v10i1.13306

Abstract

Mastery of cylinder material is essential for strengthening students’ spatial reasoning and understanding of curved-3D shapes; however, prior research shows persistent difficulties in learning 3D shapes one of them is thc cylinder. These difficulties are often exacerbated by limited use of innovative, contextual, and technology-supported learning materials. To address these challenges, this research integrates three key components ethnomathematics, RME, and technology to support dynamic visualization of cylindrical shapes. This study aims to develop a student worksheet using the Techno-Ethno-Realistic Mathematics Education (TE-RME) approach assisted by AR for learning cylinder concepts in junior secondary school. This study uses a design research methodology in two stages, namely a preliminary study and formative evaluation. The subjects of this study were 33 ninth-grade students of junior high school in Semarang. Data collected through observations, tests, and interviews were analyzed descriptively. This study produced a student activity sheet on cylinder material, which was combined with animated video and AR media whose effectiveness and efficiency align with the characteristics of the TE-RME approach. Based on these findings, it can be concluded that the TE-RME-based student activity sheet combined with animated video and AR media is efficient and effective in helping students develop conceptual understanding and problem-solving skills. The integration of animated video and AR media and the TE-RME approach reflects a commitment to innovation and continuous development of effective learning designs that promote inclusive, equitable, and meaningful learning experiences.
Hypothetical Learning Trajectory for Eighth Graders' Understanding of Pythagorean Theorem through Ethno-Realistic Mathematics Education Assisted by Video Farida Nursyahidah; Muhtarom Muhtarom; Irkham Ulil Albab; Maya Rini Rubowo; Windia Hadi
Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 3 (2025): November
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/plusminus.v5i3.3394

Abstract

Pemahaman konsep geometri, terutama yang berkaitan dengan teorema Pythagoras, seringkali menjadi kendala bagi siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengembangkan lintasan belajar hipotetis mengenai materi teorema Pythagoras dengan pendekatan Pendidikan Matematika Etno-Realistik Jawa (E-RME). Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode penelitian desain yang meliputi tiga tahap utama, yaitu perancangan awal, pelaksanaan eksperimen pembelajaran, dan analisis retrospektif. Penelitian ini melibatkan siswa kelas VIII di salah satu SMP di Kota Semarang. Fokus artikel ini adalah pada tahap perancangan awal, yaitu dihasilkan hipotesis lintasan belajar yang meliputi tiga kegiatan utama: (1) mengamati konteks video rumah Joglo untuk menentukan jenis segitiga berdasarkan besar sudutnya dan konsep segitiga istimewa; (2) menemukan konsep teorema Pythagoras dan menentukan jenis segitiga berdasarkan panjang sisinya; (3) menerapkan teorema Pythagoras. Hipotesis lintasan pembelajaran ini layak untuk diujicobakan pada tahap eksperimen pembelajaran untuk membantu siswa membangun pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep-konsep teorema Pythagoras, sekaligus menumbuhkan apresiasi terhadap budaya lokal dan keragaman dalam berpikir matematika menggunakan E-RME. Understanding of geometric concepts, especially those related to the Pythagorean theorem, is often an obstacle for students. This study aims to develop a hypothetical learning trajectory for the Pythagorean theorem material using the Javanese Ethno-Realistic Mathematics Education (E-RME) approach. The research was conducted using the design research method, which includes three main stages: initial design, implementation of learning experiments, and retrospective analysis. This research involved grade VIII students in one of the junior high schools in the city of Semarang. The focus of this study is on the initial design stage, resulted a learning trajectory hypothesis which includes three main activities: (1) observing the video context of the Joglo house to determine the type of triangle based on the size of its angles and the concept of special triangles; (2) discovering the concept of the Pythagorean theorem and determining the types of triangles based on the length of their sides; (3) applying the Pythagorean theorem. This learning trajectory hypothesis is worth testing at the experimental stage of learning to help students develop a deeper understanding of the concepts underlying the Pythagorean theorem, while simultaneously fostering an appreciation of local culture and diversity in mathematical thinking through E-RME.
Learning Design of Pythagorean Theorem Contextualized Salt House with Interactive Videos Eka Rahmawati; Farida Nursyahidah; Irkham Ulil Albab
EduMa: Mathematics education learning and teaching Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/eduma.v12i2.14540

Abstract

The Pythagorean theorem is one of the materials in geometry and has a close relationship with everyday life. However, many students still have difficulty understanding the concepts and solving problems related to the material. This study aims to develop a learning trajectory that assists students in improving their ability to understand the concept of the Pythagorean theorem using the context of an interactive video-assisted Salt House in class VII SMP Negeri 2 Pegandon. This learning trajectory consists of four activities, namely: (1) finding the concept and formula of the Pythagorean theorem with the help of a video context; (2) finding concepts related to the length of one side of a triangle if two sides are known; (3) determining the type of triangle based on the length of its side; (4) finding and checking related Pythagorean triple number patterns. This study uses design research method which consists of three stages, namely preparing for the experiment, design experiment, and retrospective analysis. The learning approach used is PMRI. The results of the research conducted show that the learning trajectory obtained can improve students' mathematical problem solvings skills on the Pythagorean theorem material
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Digital Berbasis Deep Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMA Sari, Gevi Meilla; Setyawati, Rina Dwi; Albab, Irkham Ulil
Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika Vol 8, No 3 (2026): Imajiner: Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/imajiner.v8i3.27337

Abstract

Pembelajaran matematika di sekolah masih sering didominasi oleh metode konvensional yang menyebabkan keterlibatan siswa dalam proses belajar kurang optimal dan kemampuan berpikir kritis siswa belum berkembang secara maksimal. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pengembangan media pembelajaran interaktif yang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif digital berbasis deep learning yang valid, praktis, dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa SMA pada materi persamaan dan fungsi kuadrat. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Produk yang dikembangkan berupa e-modul interaktif menggunakan Flip PDF Professional yang dilengkapi dengan aktivitas interaktif berbasis GeoGebra dan Wordwall. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas X SMA yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memenuhi kriteria valid berdasarkan validasi ahli dengan persentase sebesar 96,36% dari ahli media dan 90% dari ahli materi, praktis berdasarkan respon siswa dengan persentase sebesar 84,18%, serta efektif berdasarkan hasil uji coba hipotesis yang menunjukkan nilai signifikansi 0,0000,05, nilai N-gain kelas eksperimen sebesar 0,6823 lebih tinggi dari kelas kontrol sebesar 0,5353, serta ketuntasan belajar klasikal pada kelas eksperimen mencapai 81,25%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa e-modul interaktif berbasis deep learning dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang mendukung peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika.