Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Pelatihan Corel Draw Untuk Pemuda Karang Taruna Di Kelurahan Banua Anyar Kota Banjarmasin Putra, Muhammad Adhitya Hidayat; Nur, Rahmat; Mattiro, Syahlan; Nasrullah, Nasrullah; Arofah, Lumban; Sumiati, Sumiati; Apriati, Yuli; Ruswinarsih, Sigit; Alfisyah, Alfisyah; Widaty, Cucu; Rochgiyanti, Rochgiyanti
Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): Pengabdian Masyarakat (DIMASY)
Publisher : Jurusan Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/94d6g020

Abstract

Keterampilan desain grafis menjadi semakin penting dalam berbagai sektor usaha, termasuk percetakan, periklanan, multimedia, fashion, dan industri kreatif lainnya. Satu diantara aplikasi yang banyak digunakan adalah Corel Draw, yang terkenal karena kemudahan penggunaannya serta beragam fitur yang ditawarkannya, sehingga sangat cocok untuk pemula. Dalam rangka meningkatkan kemampuan desain grafis di kalangan pemuda di Karang Taruna Kelurahan Banua Anyar Kota Banjarmasin, diadakan pelatihan desain grafis menggunakan Corel Draw. Tahap persiapan dimulai dengan penentuan tema dan survei untuk mengevaluasi kondisi awal keahlian peserta, yang menunjukkan bahwa hanya 3 dari 13 pemuda yang sudah menguasai aplikasi ini. Pelatihan yang dilaksanakan berhasil menarik minat peserta, dengan 87% menyatakan sangat puas dan 13% puas terhadap materi yang disampaikan. Evaluasi juga mengindikasikan perlunya penambahan waktu pelaksanaan serta adanya permintaan untuk pelatihan lanjutan dengan aplikasi desain grafis lainnya, seperti Canva. Pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan desain grafis dan mendukung pengembangan potensi kreatif pemuda di desa tersebut.
INTERNALISASI NILAI KESADARAN LINGKUNGAN MELALUI BIOGRAFI SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS DI SMPN 5 BANJARMASIN Muhammad Adhitya Hidayat Putra; Syahlan Mattiro; Alfisyah Alfisyah; Reski P; Ayu Budiarti
Jurnal Mahasiswa BK An-Nur : Berbeda, Bermakna, Mulia Vol 10, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jmbkan.v10i3.14446

Abstract

Environmental Awareness is an effort that involves every citizen in growing and fostering awareness to preserve the environment. Humans are very dependent on the natural environment. Students who still lack environmental understanding and do not want to protect their surroundings. We need to teach this through education to students an understanding of environmental awareness. Through the biography of Ir. Pangeran Mohamad Noor, the value of awareness that he has should be used as a source of social studies learning so that students gain an understanding of environmental awareness. The results of this study, the biography of Ir. P. M. Noor, the value of environmental awareness possessed by Ir. P. M Noor, there are 3, namely: Hard Work Value, Environmental Care Value, and Responsibility Value. These values can be used as a source of social studies learning so that students gain an understanding of the environment through Ir. P. M Noor. Based on the study, it can be concluded that the value of environmental awareness through the biography of Ir. Pangeran Mohamad Noor is relevant to be used as a source of social studies learning at SMP Negeri 5 Banjarmasin with the teacher analyzing the RPP first and including these values in social studies learning as a source of social studies learning.
Utilization of Edpuzzle Media to Improve Students' Reading Comprehension Skills at Indonesian Schools in Jeddah Alfisyah, Alfisyah; Supartinah, Supartinah; Riyanto, Dwi Mahmud Rizki
Jurnal Prima Edukasia Vol. 13 No. 2 (2025): May 2025
Publisher : Asosiasi Dosen PGSD dan Dikdas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpe.v13i2.84266

Abstract

Reading comprehension is an important aspect that students must be taught. One alternative to improving reading comprehension skills is using Edpuzzle media. This study aims to improve the reading comprehension abilities of students in Grade II D of the Indonesian School in Jeddah, Saudi Arabia, by utilizing Edpuzzle media. In this study, the method used was classroom action research, which used a model developed by Kemmis and Mc. Taggart. The subjects of the study were grade II D students at the Indonesian School of Jeddah. The study involved 32 students, comprising 13 boys and 19 girls. The data collection techniques used were observation, tests, and documentation. The research instrument consisted of observation sheets and tests. The data analysis technique employed in this study utilized a qualitative data analysis approach, consisting of three stages, as described by Miles and Huberman, in addition to quantitative data analysis. The results show a significant increase in the average reading comprehension score, from 44.82 in the pre-cycle to 82.41 in the second cycle, and an increase in classical completeness from 18.51% to 93%. In addition, the implementation of learning. Additionally, the learning implementation rate increased from 60% in the first cycle to 80% in the second cycle. Thus, the use of Edpuzzle has been proven effective in improving students' understanding.
Preserving Heritage: The Tradition of Manakib Recitation among Banjar Women Alfisyah, Alfisyah; Komalasari, Kokom; Subiyakto, Bambang; Mulyana, Agus
KARSA Journal of Social and Islamic Culture Vol. 33 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/karsa.v33i1.20316

Abstract

This paper examines local culture and traditions as representations or means of accommodation for the socio-economic and cultural expectations of the Banjar community, particularly among women. Specifically, this paper explores how the Banjar community, especially Banjar women, build, grow, and transform knowledge through the reading of Siti Khadijah’s manaqib. The recitation of Siti Khadijah’s manaqib is a tradition among Banjar women, and it is performed on various occasions during specific religious rituals. In particular, the recitation of Siti Khadijah’s manaqib is also routinely carried out in religious institutions on the 11th day of each Hijri month. Banjar women in this study play an active role in socio-cultural transformation. An important finding in this study is that religious institutions, especially the ritual of reading Siti Khadijah’s manaqib, are a dynamic expression of Banjar women’s social and economic spirit. Through religious institutions, primarily through the ritual of reading Siti Khadijah’s manaqib, women play a role in dynamizing the economy and teaching worldly asceticism. Siti Khadijah’s reading of manaqib reflects how local communities foster and raise hopes for prosperity, ensuring the sustainability of life and society.
Efektivitas Metode Pembelajaran Make A Match untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Procedure Text Siswa Kelas XII MAN Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan Alfisyah, Alfisyah; Korompot, Chairil Anwar; Nawir , Nurdiana
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 4 No. 1 (2022): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menulis merupakan salah satu kemampuan berbahasa yang dirasa sering menjadi masalah bagi siswa dalam proses pembelajaran Bahasa Inggris. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar siswa dalam menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima untuk berinteraksi dalam konteks kehidupan sehari-hari dalam teks berbentuk procedure pada semester ganjil tahun ini, 2021, sebanyak 60% siswa masih berada di bawah KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Permasalahan tersebut sangat menarik perhatian penulis untuk mencoba meningkatkan kemampuan siswa menulis teks berbentuk procedure melalui model pembelajaran make a match. Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di Kelas XII MIPA MAN Kota Banjarbaru dengan jumlah siswa sebanyak 24 siswa. Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan siswa untuk menyusun teks procedure, mengembangkan strategi pembelajaran dan model pembelajaran yang efektif, efisien dan menyenangkan. Dari penelitian yang telah dilaksanakan, hasil pengamatan mengindikasikan bahwa 17 dari 24 siswa (70,73%) terlihat aktif dalam proses pembelajaran. Nilai siswa hasil dari evaluasi test tulis siklus terakhir hanya 1 orang siswa (0,22%) saja yang masih belum mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Akhirnya penulis menyimpulkan implementasi tindakan pembelajaran melalui model pembelajaran make a match dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis teks berbentuk prosedur dan meningkatkan aktifitas siswa dalam proses pembelajara
SINERGITAS PROGRAM MERDEKA BELAJAR KAMPUS MERDEKA (MBKM) PADA MAGANG KERJA DI PENGADILAN AGAMA Azkia, Laila; Alfisyah, Alfisyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 4 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i4.1415-1421

Abstract

Program magang merupakan salah satu dari delapan Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Tujuan dari program magang adalah untuk memberikan pengalaman yang cukup kepada mahasiswa terkait pembelajaran langsung di tempat kerja.. Harapannya adalah bahwa mahasiswa mendapatkan hardskills yaitu keterampilan, pemecahan masalah yang kompleks, kemampuan menganalisis dan lain sebagainya. Serta mahasiswa juga mendapatkan soft skill yaitu terkait etika kerja dan profesi, komunikasi, kerjasama, dan lain sebagainya. Setelah mendapatkan hard skill dan soft skillditempat magang maka mahasiswa akan lebih mantap memasuki dunia kerja setelah lulus nanti. Banyak stakeholder yang belum mengetahui tentang Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) khususnya pengadilan Agama yang menjadi tempat tujuan magang mahasiswa. 
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PELATIHAN TATA RIAS WAJAH BAGI IBU RUMAH TANGGA Alfisyah, Alfisyah; Arofah, Lumban
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1539-1547

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan praktis dan keterampilan merias wajah menggunakan alat-alat tata rias untuk kegiatan sehari-hari dan kegiatan informal seperti pesta perkawinan atau untuk lomba-lomba fashion show anak-anak dan lain-lain. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah, demontrasi, praktek, diskusi dan tanya jawab. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan jenis-jenis alat tata rias dan penggunaannya. Sementara metode demontrasi digunakan untuk mendemonstrasikan secara praktis dan langsung tentang cara-cara mengaplikasikan make up sederhana. Metode diskusi dan tanya jawab digunakan untuk memberi kesempatan para peserta bertanya dalam mengatasi kendala dalam persoalan yang terkait dengan tata rias wajah. Berdasarkan hasil pelatihan yang dilaksanakan menunjukkan peningkatan kemampuan para peserta dan besarnya antusias peserta terhadap kegiatan ini. Adapun kendala yang dihadapi adalah beberapa peserta memilki usia yang cukup tua sehingga kemampuan dan minat untuk mempraktekkan keterampilan ini agak kurang.
Traditional Expressions: A Folklore Study of Banjar People's Communication Patterns Based on History and Local Wisdom Alfisyah, Alfisyah; Azkia, Laila
HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah Vol 12, No 2 (2024): HISTORIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Sejarah
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/hj.v12i2.9822

Abstract

As a collective culture passed down from generation to generation through oral tradition, folklore is still not widely known to the public. Even though the term folklore has been around for a long time, even long before the term culture, folklore is still considered a foreign science. In Indonesia, folklore studies and efforts to inventory various folklore have been carried out quite a lot, especially by James Danandjaya. However, until now there are still not many people doing Banjar folklore. This research found that the Banjar people's communication patterns are unique and have a local style. Traditional expressions contain many social, cultural, educational, economic, religious functions and values, outlook on life, leadership and even political values. This article aims to describe the various forms and functions of traditional expressions of the Banjar community or urang. The method used is descriptive qualitative, literature study and interviews. The results of the analysis show that the traditional expression urang Banjar has the function of softening sentences and as a medium for conveying criticism, advice and jokes.
UPAYA PENINGKATAN QUALITY OF LIFE PARA LANJUT USIA DI MASA PANDEMI COVID-19 Azkia, Laila; Apriati, Yuli; Alfisyah, Alfisyah
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 6 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i6.2195-2200

Abstract

Di masa pandemic covid-19 dilakukan pembatasan interaksi sosial secara fisik berpengaruh pada Kesehatan mental lansia. Semua kegiatan yang melibatkan kehadiran banyak orang dihindari, sehingga lansia tidak lagi punya wadah untuk saling berinteraksi dan berkomunikasi termasuk dengan teman sebaya salah satunya di Posyandu Lansia [1]. Oleh karenanya banyak lanjut usia yang merasa kesepian di masa pandemi seperti sekarang ini. Hal ini berpengaruh terhadap Kesehatan mental lansia. Salah satu upaya mengatasinya adalah melalui pemberian perhatian dari keluarga yang jauh seperti anak yang sedang merantau.  Perhatian tersebut dalam bentuk berkomunikasi dan berinteraksi melalui media komunikasi. Sehingga perlu ada yang memfasilitasi komunikasi online bagi lansia dengan kerabat untuk meminimalkan  rasa kesepian yang dialami lansia.
The Use of Chat GPT Platform as a Learning Medium to Improve Maharah Kalam Setiawati, Anandita Galuh; Hanifah, Umi; Alfisyah, Alfisyah
Jurnal Al Bayan : Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Al Bayan: Jurnal Jurusan Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jmgf6711

Abstract

The rapid development of technology in the era of the Fourth Industrial Revolution has significantly transformed education, including the teaching of Arabic as a foreign language. Arabic holds both academic and religious importance and requires mastery of four language skills (maharah), with speaking (maharah kalam) being one of the most challenging. This article presents the analysis of the use of ChatGPT as an adaptive learning medium to improve the speaking skills of tenth-grade students at Sekolah Indonesia Jeddah. Using a qualitative descriptive approach with an analytical perspective, the data were collected through classroom observation and semi structured interviews with Arabic language teachers and selected students’ outputs. The findings indicated that ChatGPT can serve as an interactive tool that allows students to practice dialogues, receive instant feedback, and build motivation to learn outside classroom hours. The analysis showed that while ChatGPT effectively supports students’ speaking proficiency, its optimal use depends on clear learning objectives, well designed conversation themes, and continuous teacher guidance. Limitations remain, such as occasional linguistic inaccuracies, lack of nonverbal elements, and the risk of student dependency. Therefore, teachers played a crucial role in guiding, monitoring, and motivating students to ensure effective use of ChatGPT. Overall, ChatGPT can be positioned as a complementary medium that enriches students’ learning experiences and supports the development of maharah kalam, while also contributing to innovation in Arabic language education in the digital era.