Aluh Nikmatullah
Program Studi Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Peng Alam, Universitas Mataram.

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Baby Corn pada berbagai Dosis Pupuk NPK dan Dosis Kompos Kotoran Sapi Nanda Rohimawati; Bambang Budi Santoso; Aluh Nikmatullah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v4i2.7620

Abstract

Jagung semi (baby corn) merupakan sayuran populer di Asia yang dipanen sebelum pembuahan dan memiliki kandungan gizi tinggi serta rendah kalori. Komoditas ini semakin diminati karena rasanya yang manis dan dapat dikonsumsi mentah maupun dimasak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk NPK dan dosis kompos kotoran sapi serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil baby corn. Penelitian dilaksanakan pada Agustus–November 2024 di Dusun Mongge 2, Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial. Perlakuan terdiri dari dua faktor, yaitu dosis pupuk NPK (50%, 75%, dan 100% dari rekomendasi 300 kg/ha) dan dosis kompos kotoran sapi (10, 25, dan 40 ton/ha), menghasilkan 9 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan, sehingga total 27 petak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 6 MST dan jumlah tongkol per tanaman, khususnya pada dosis 50% (150 kg/ha) dan 75% (225 kg/ha). Kompos kotoran sapi berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 2 MST, laju pertumbuhan relatif tinggi tanaman, jumlah tongkol per tanaman, berat setiap tongkol, berat tongkol per tanaman, dan berat tongkol per meter persegi. Dosis 10 dan 25 ton/ha memberikan hasil lebih baik dibandingkan 40 ton/ha, kecuali pada jumlah tongkol. Tidak terdapat interaksi nyata antara dosis pupuk NPK dan kompos terhadap pertumbuhan dan hasil baby corn.
Pelatihan dan Pendampingan pemanfaatan lahan pekarangan dengan penanaman tanaman Hortikultura di Dusun Ngolang, Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah Suprayanti Martia Dewi; Aluh Nikmatullah; Muhammad Sarjan; Hery Haryanto; Kisman; Amrul Jihadi
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i1.141

Abstract

Pelatihan dan dukungan budidaya sayuran bagi masyarakat desa penyangga KEK perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Kegiatan pemanfatan lahan pekarangan dilaksanakan di Dusun Ngolang. Tanaman hortikultura ini diharapkan tidak hanya menjamin ketahanan pangan keluarga di masa depan, namun juga memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat setempat jika dirawat dan dikelola dengan baik. Kegiatan diawali dengan melakukan survey lokasi untuk menentukan potensi wilayah dan diskusi dengan penduduk dan local champion setempat. Selanjutnya dilakukan pelatihan dan pendampingan pemanfaatan pekarangan dalam pengembangan budidaya hortikultura melibatkan warga sasaran di Dusun Ngolang. Setelah semua kegiatan dilaksanakan maka dilakukan monitoring dan publikasi melalui jurnal. Universitas Mataram dan ITDC melakukan pelatihan dan pendampingan pengelolaan pekarangan dengan menanam sayuran. Pelatihan telah dilakukan pada tanggal 26 Oktober 2023. Progres budidaya pekarangan di Dusun Ngolang sudah mulai terlihat pada saat pendampingan yang dilakukan pada Bulan November dan Desember 2023. Warga memanfaatkan banyak sekali tidak hanya lahan pekarangan, namun juga lahan-lahan yang tidak termanfaatkan di sekitar rumah mereka.
Penyuluhan Budidaya Lebah Madu Trigona di Dusun Ngolang, Desa Kuta, Kabupaten Lombok Tengah Suprayanti Martia Dewi; Aluh Nikmatullah; Muhammad Sarjan; Hery Haryanto; Kisman; Amrul Jihadi
Jurnal SIAR ILMUWAN TANI Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Siar Ilmuwan Tani
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jsit.v5i1.144

Abstract

Upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya di sekitar lingkungan terdampak alih fungsi lahan untuk pembangunan KEK Mandalika, dengan cara peningkatan keterampilan ibu-ibu melalui pelatihan mengenai pemanfaatan lahan dengan memanfaatkan lahan tersebut untuk peternakan lebah Trigona sp. Kegiatan produktif ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan ibu-ibu setempat dalam memisahkan dan memelihara koloni lebah Trigona sp. Sehingga diharapkan kedepannya, tidak hanya meningkatkan gizi keluarga dan melestarikan lingkungan tetapi juga mendatangkan penghasilan tambahan jika dipelihara dan dikelola dengan baik. Kegiatan diawali dengan melakukan peninjauan lokasi untuk menentukan potensi wilayah dan diskusi dengan penduduk dan tokoh masyarakat setempat. Selanjutnya dilakukan koordinasi terkait pelaksanaan pelatihan dan pendampingan. Di akhir kegiatan dilaksanakan monitoring dan evaluasi. Ibu-ibu sangat semangat belajar bagaimana memecah koloni lebah trigona dan memindahkannya ke rumah atau tempat baru. Progres budidaya lebah madu di Dusun Ngolang sudah mulai terlihat pada saat pendampingan yang dilakukan pada Bulan Desember 2023. Dari 3 buah setup madu dihasilkan sekitar 300 ml madu trigona.
PENGEMBANGAN INTEGRATED FARMING TERNAK DENGAN TANAMAN HORTIKULTURA UNTUK MENDUKUNG PARIWISATA DI DESA WISATA KABUL Murianto, Murianto; Lalu Masyhudi; I Ketut Bagiastra; Ida Nyoman Tri Dharma Putra; Aluh Nikmatullah; Muhammad Sarjan; Heri Haryanto
Media Bina Ilmiah Vol. 18 No. 8: Maret 2024
Publisher : LPSDI Bina Patria

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33758/mbi.v18i8.739

Abstract

Desa Wisata Kabul merupakan Desa Wisata Penyangga KEK Mandalika Lombok. Kondisi Geografis wilayah Desa Kabul seluas 981 hektar. Jumlah penduduk total 6.626 orang yang terdiri dari penduduk laki-laki 3.220 orang dan penduduk perempuan 3.406 orang. 90 % masyarakat desa Kabul bekerja sebagai petani dan buruh tani dan ternak pada lahan kering. Pada masa pandemic Covid-19 akibat adanya pembatasan mobilitas sosial, membuat masyarakat lebih banyak beraktivitas di rumah. Akibatnya, banyak dari mereka yang merasakan kejenuhan karena sudah cukup lama menjalani adaptasi normal baru. Menanggapi hal tersebut, wisata di alam terbuka tentunya dapat menjadi sebuah pilihan. Paket Wisata Agro Eduwisata D’kabul. Potensi di Desa Wisata Kabul. Atraksi Wisata Alam seperti bendungan, pertanian dan perternakan. Atraksi Wisata Budaya.Kesenian Tradisi Wayang Sasak. Wayang Sasak merupakan wayang kulit yang berkembang kalangan masyarakat suku Sasak, Pulau Lombok. Kesenian Tradisi Jaran Kamput. Jaran Kamput, merupakan sebuah kesenian khas yang dimiliki oleh suku Sasak, Pulau Lombok. Kesenian Gendang Belek. Gendang beleq merupakan salah satu musik tradisional yang telah diwariskan orang terdahulu masyarakat Suku Sasak. Atraksi Wisata Buatan. Agrowisata D’Kabul merupakan salah satu wisata buatan yang ada di Desa Wisata Kabul.Paket Wisata di Desa Wisata Kabul. Paket Wisata Agro Eduwisata D’kabul. Program kunjugan ke Agro Eduwisata D’Kabul Pembuatan Pupuk Kompos. Pupuk kandang bermanfaat untuk menyediakan unsur hara makro dan mikro dan mempunyai daya ikat ion yang tinggi sehingga akan mengefektifkan bahan-bahan an organik di dalam tanah, termasuk pupuk an organik