Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY PADA PEMBELAJARAN PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL SISWA KELAS 8 SMP N 3 MOTOLING TIMUR Tewu, Vernando; Sumarauw, Sylvia Jane Annatje; Wenas, John R
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/lb.v5i2.626

Abstract

The two stay two stray learning model is a cooperative learning model that provides opportunities for groups to share knowledge and learning experiences with other groups, where in the group there are group members who stay to share the material obtained and group members who visit other groups to find information about the material obtained in the group. This study was conducted to determine whether using the two stay two stray learning model can improve student learning outcomes, especially in the material of Two Variable Linear Equations. The posttest type experimental design used in this study was posttest only control group design. The sampling technique is simple random sampling (simple random technique). The subjects in this study were class VIIIB students as an experimental class consisting of 22 students and class VIII A students as a control class consisting of 22 students at SMP Negeri 3 Motoling Timur, these two classes were randomly selected. Data were obtained from the learning outcomes of experimental and control class students. With the average learning outcomes of experimental class students 81.046 and the average learning outcomes of control class students 71.27. The data normality test is fulfilled so that the data is normally distributed. In the results of data analysis with a real level of 0.05 obtained 0.100 in the experimental class and 0.999 in the control class. Also obtained the result that the variance is homogeneous
INTEGRATION OF GEOGEBRA-BASED DIRECT LEARNING MODELS: IMPLEMENTATION IN MATHEMATICS LEARNING Sumarauw, Stefani Jully; Wenas, John R.; Sumarauw, Sylvia J. A.
Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistika Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lebesgue : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika dan Statistik
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46306/lb.v5i2.699

Abstract

Teachers need to integrate applications/media into mathematics learning to improve the quality of mathematics learning. Initial observation results show that teachers in the learning process only use direct learning models without involving learning media that can attract students' interest in learning. This results in low student learning outcomes in Tangent Lines to Circles material. One application that can be used as a mathematics learning medium is the GeoGebra application. This research aims to describe the learning outcomes of class VIII students at SMP N 1 Eris on Tangent Lines to Circles material taught using the direct learning model with the GeoGebra application, which is better than the learning outcomes of students taught using the direct learning model without the GeoGebra application. The research subjects were class VIIIA as an experimental class (a class that used a direct learning model with the GeoGebra application) consisting of 20 students and class VIIIB as a control class (a class that used a direct learning model) composed of 20 students. The instrument used in this research is a test in the form of essay questions to measure student learning outcomes. The data collection technique is to give a pretest and posttest in the form of descriptive questions consisting of 5 questions. Based on the research results, it can be concluded that learning using the direct learning model with the GeoGebra application on circle tangent material in class VIII students at SMP Negeri 1 Eris is better than learning using the direct learning model without the GeoGebra application
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Snowball Throwing Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Pada Materi Teorema Pythagoras Rondonuwu, Nadiya Yesikha; Sumarauw, Sylvia J.A; Tilaar, Anetha L.F
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 9 No 1 (2024): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 9 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v9i1.3457

Abstract

Rendahnya hasil belajar matematika siswa menjadi indikator yang cukup jelas bahwa pembelajaran matematika masih belum efektif, di mana pembelajaran masi berpusat pada guru. Salah satu langkah yang bisa diambil untuk mengantisipasi permasalahan tersebut adalah dengan memilih model pembelajaran yang tepat, snowball throwing merupakan model pembelajaran yang dianggap efektif dalam pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah rata-rata hasil belajar matematika materi Teorema Pythagoras antara siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing lebih meningkat dari siswa yang diajarkan dengan metode ceramah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen semu, dengan rancangan pretest-postest control group design. Subjek penelitian adalah kelas VIII A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 30 siswa dan kelas VIII B sebagai kelas kontrol dengan jumlah 30 siswa. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes uraian sebanyak 5 soal. Dari hasil pengujian hipotesis dengan menggunakan statistik uji-t diperoleh nilai > berarti diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan ada perbedaan yang signifikan dalam hasil belajar matematika siswa pada materi Teorema Pythagoras antara siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing dan siswa yang diajarkan dengan metode ceramah. Rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe snowball throwing lebih dari rata-rata siswa yang diajarkan dengan metode ceramah.
Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Masalah dengan Pendekatan Konstruktivistik terhadap Hasil Belajar Siswa Tendean, Vinny Anabella; Sumarauw, Sylvia Jane Annatje; Monoarfa, Jorry Ferry
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 4 (2024): October - December 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v4i4.2256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan signifikan rata-rata hasil belajar pada mata pelajaran matematika materi fungsi antara siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan konstruktivistik dan siswa yang diajarkan tanpa model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan konstruktivistik. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen semu dengan model pretest-posttest control group design. Pengumpulan data menggunakan tes/soal dengan jumlah 5 butir soal uraian. Penelitian ini diikuti oleh siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Tondano pada tahun ajaran 2024/2025 yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas XI-A dan XI-B dengan masing-masing jumlah siswa adalah 16 siswa. Kelas XI-B sebagai kelas eksperimen yaitu kelas yang diterapkan model pembelajaran berbasis masalah dan kelas XI-A sebagai kelas kontrol yaitu kelas yang terapkan model pembelajaran konvensioanl (ceramah). Penentuan kelas eksperimen dan kelas kontrol menggunakan teknik simple random sampling. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji-t. Hasil dari penelitian ini adalah rata-rata hasil belajar siswa kelas eksperimen lebih besar dari rata-rata hasil belajar siswa kelas kontrol. Hal ini berarti model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan konstruktivistik lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran konvensional (ceramah)
Pengaruh Model Team Assisted Individualization Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel Tani, Katelia Fanesa Tambanua; Runtu, Patricia V. J.; Sumarauw, Sylvia J. A.
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1455

Abstract

Penerapan model pembelajaran yang efektif dan bersesuaian dengan peserta didik menjadikan kegiatan pembelajaran menjadi menyenangkan, juga dapat menarik minat siswa dalam proses pembelajaran dan mempermudah peserta didik dalam memahami materi yang sedang dipelajari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Assisted Individualization (TAI) melalui peningkatan hasil belajar siswa terlebih khusus dalam materi SPLDV (Sistem Persamaan Linear Dua Variabel). Pelaksanaan penelitian berlokasi di SMP Advent 1 Tikala Manado dengan penentuan subyek penelitian menggunakan teknik random sampling, yakni kelas VIIIB sebagai kelas eksperimen dengan menerapkan model pembelajaran TAI, dan kelas VIIIA sebagai kelas kontrol dengan menggunakan model pembelajaran konvensional. Perolehan data berasal dari pre-test dengan tujuan untuk mengetahui kemampuan dasar siswa sebelum diberi perlakuan, dan post-test yang dilakukan sesudah pemberian perlakuan. Pengujian hipotesis yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil penelitian yang didapat dan proses perhitungan yang dilakukan, diperoleh nilai rata-rata post-test yang didapat oleh kelas kontrol ialah 59.57, sedangkan nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 76.70. Dengan perhitungan pengujian hipotesis nilai , dengan demikian maka hipotesis penelitian diterima dan ditolak. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI terhadap hasil belajar siswa melalui peningkatan rata-rata hasil belajar dalam materi SPLDV. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe TAI efektif meningkatkan hasil belajar siswa, membuat proses pembelajaran lebih menarik, dan mempermudah pemahaman materi SPLDV. Oleh karena itu, disarankan untuk mengadopsi TAI dalam pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan hasil belajar siswa.
Model Kooperatif Tipe Student Teams Achivement Division: Eksperimentasi Pada Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Bolaang Useng, Markus Santo; Sumarauw, Sylvia J. A.; Pitoy, Cori
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1456

Abstract

Siswa SMPN 1 Bolaang memperoleh hasil belajar matematika yang kurang memuaskan khususnya pada topik lingkaran. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh kurangnya keterlibatan dan partisipasi mereka selama proses pembelajaran, sehingga tingkat penyelesaiannya hanya sebesar 40,15%. Solusi yang layak untuk mengatasi masalah ini adalah dengan menggunakan pendekatan pembelajaran kooperatif STAD. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah rata-rata hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif STAD lebih unggul dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan teknik pembelajaran ceramah. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen yang menggunakan metodologi kuantitatif. Analisis data yang digunakan meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis. Penelitian ini menggunakan tes tertulis berbentuk uraian sebagai instrumennya. Partisipan penelitian terdiri dari 50 siswa SMPN 1 Bolaang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 82,56, sedangkan pada kelas kontrol sebesar 75,12. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa rata-rata hasil belajar matematika siswa yang diajar dengan model pembelajaran kooperatif tipe STAD melebihi hasil belajar siswa yang diajar dengan pendekatan pembelajaran ceramah.
Model Problem-Based Learning Pada Pembelajaran Teorema Pythagoras: Pengaruhnya Pada Hasil Belajar Siswa Salaa, Pascal; Sumarauw, Sylvia J. A.; Salajang, Santje M.
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 4 No. 2 (2024): May-August 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v4i2.1664

Abstract

Pendidikan matematika memerlukan penerapan beragam inovasi untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi selama proses pembelajaran. Inovasi yang diterapkan melibatkan penerapan paradigma pembelajaran matematika yang berpusat pada kesulitan kehidupan nyata yang dihadapi siswa sehari-hari. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa antara yang menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan yang mengikuti model pembelajaran konvensional dalam materi teorema Pythagoras di SMP Negeri 3 Tondano. Sampel dikumpulkan secara acak dari dua kelas, yaitu kelas VIII B sebagai kelompok eksperimen dan VIII C sebagai kelompok kontrol. Uji-t digunakan untuk menilai data hasil belajar siswa baik pada kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Dengan tingkat signifikansi α = 0,05 maka nilai thitung sebesar 5,212 lebih besar dari nilai ttabel sebesar 2,010. Oleh karena itu, kami menolak hipotesis nol (H0) dan menerima hipotesis alternatif (H1). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang diajar dengan Model Pembelajaran PBL memperoleh hasil belajar yang lebih besar dibandingkan dengan siswa yang diajar dengan Model Pembelajaran Konvensional.
ANALISIS PENGGUNAAN APLIKASI ALEF EDUCATION PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA di MTs AL-MUJAHIDIN TOMOHON Damopolii, Inayah Putri; Tilaar, Anetha L.F.; Sumarauw, Sylvia J.A.
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 5 No 1 (2024): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v5i1.1234

Abstract

  Tujuan dalam penelitian ini yaitu mendeskripsikan penggunaan aplikasi Alef Education pada pembelajaran matematika di MTs Al-Mujahidin Tomohon. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif, dengan metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu observasi sebagai cara untuk untuk mendapatkan data yang lebih spesifik. Kemudian wawancara sebagai teknik yang digunakan untuk mendapatkan informasi sehingga memperoleh data langsung dari sumbernya, dan dokumentasi yang bisa memperkuat penelitian. Subjek dalam penelitian ini yaitu guru mata pelajaran matematika dan siswa kelas VII MTs Al-Mujahidin Tomohon yang berjumlah 7 siswa. Analisis SWOT digunakan untuk menganalisis data. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Alef Education di MTs Al-Mujahidin Tomohon memiliki beberapa Strengths (kekuatan); konten pembelajaran disajikan dengan menarik, waktu persiapan mengajar jadi lebih efektif dan efisien, materi pelajaran sudah sesuai dengan kurikulum di indonesia, tes dan ujian dinilai otomatis dengan grafik dan bagan, terdapat fitur yang membuat siswa bersemangan dan termotivasi untuk belajar, Weaknesses (kelemahan); Halnyal dapat digunakan saat tersedianya jaringan internet, Tidak semua siswa mempunyai galwali atau laptop yang bisa digunakan untuk mengakses internet, Keterbatasan sarana prasarana harus menjadi perhatian dari pihak sekolah dan guru sebagai fasilitator,  Opportunities (peluang); Dapat menjadi aplikasi yang tepat untuk digunakan oleh seluruh instansi dan dapat menyediakan konten pembelajaran tidak hanya pada mata pelajaran matematika, serta Threats (ancaman); Adanya aplikasi pembelajaran lalin yang tidak kalah menarik, Aplikasi lain lebih maksimal mempromosikan berbagai keuntungan dan manfaatnya,, Kebijakan dari madrasah seperti larangan membawa al wali ke sekolah yang dapat mengganggu keberlangsungan pembelajaran matematika.
Data Mining Model Klasifikasi Untuk Ketepatan Waktu Kelulusan Mahasiswa Mk, Chetsi Rafelin Patrisia; Sumarauw, Sylvia J. A.; Regar, Vivian E.
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 5 No 1 (2024): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v5i1.1349

Abstract

Tingkat ketepatan waktu kelulusan mahasiswa merupakan tolak ukur yang memberikan gambaran sejauh mana mahasiswa berhasil menyelesaikan studi yang diambilnya di suatu perguruan tinggi. Hanya 3,68% mahasiswa program studi pendidikan matematika angkatan 2017 yang menyelesaikan studi tepat waktu dan hanya 2,08% mahasiswa angkatan 2019 yang menyelesaikan studi tepat waktu. Rendahnya tingkat ketepatan waktu kelulusan akibatnya dapat mempengaruhi kualitas mahasiswa, derajat kelulusan mahasiswa itu sendiri dan juga akreditasi jurusan. Penelitian ini menggunakan metode klasifikasi algoritma Naïve Bayes untuk mengklasifikasikan waktu kelulusan siswa. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan pedoman prosedur penambangan data CRISP-DM (Cross Industry Standard Process Model for Data Mining). Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik pengolahan data yang digunakan untuk mengklasifikasikan waktu kelulusan mahasiswa adalah dengan menggunakan metode klasifikasi data mining yaitu algoritma Naïve Bayes yang dibantu oleh RapidMiner Studio Versi 10.1. Hasil penelitian ini diperoleh tingkat akurasi sebesar 75% sehingga data mining dengan model klasifikasi menggunakan algoritma Naïve Bayes efektif digunakan untuk mengklasifikasikan ketepatan waktu kelulusan siswa.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MATERI BENTUK ALJABAR DI SMP NEGERI 2 TONDANO Apriyani, Rini; Domu, Ichdar; Sumarauw, Sylvia
Dharmas Education Journal (DE_Journal) Vol 5 No 2 (2024): DE_Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Univesitas Dharmas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56667/dejournal.v5i2.1451

Abstract

This research was motivated by students' lack of self-confidence in expressing opinions when studying algebra material and students' low interest in studying mathematics, especially algebra material because it was considered difficult, resulting in reduced attention to the teacher's explanations and as a result academic decline. So the researchers applied the TGT model with the aim of The main objective is to examine differences in average mathematics learning outcomes by applying the Teams Games Tournament (TGT) type cooperative learning model to learning algebra material. This research uses a quasi-experimental approach. Class VII students for the 2023–2024 academic year of SMP Negeri 2 Tondano participated in this research. Two classes were used as research samples: VII-B as the experimental group and VII-C as the control group. Each group consists of 24 students. Standardized assessments developed with the aim of measuring learned material are used as educational tools. The t value of 4.442 was calculated using the t test at a significance level of 0.05, while the critical t value was 1.684. We can reject the null hypothesis (Ho) because the calculated t_value is greater than the t_table value. This shows that on average students whose teachers apply the Teams Games Tournament (TGT) teaching model obtain better results in class than teachers whose students do not apply this model.