Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Strengthening English Language Ability at Universitas Islam Sumatera Utara with a Keyword-Based Model Manugeren, M.; Wulan, Sri; Pardi; Mahid, Perveen Sonia
International Journal of English and Applied Linguistics (IJEAL) Vol. 2 No. 3 (2022): Volume 2 Issue 3 December 2022
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijeal.v2i3.4675

Abstract

This study aims to find an English learning model for adult students at Universitas Islam Sumatera Utara. The goal is to improve students' English skills at the institution. A simple model has the potential to improve students' English skills, especially adult students. This study uses a qualitative approach by percentage calculations. By using a purposive sampling method, the respondents of this study were academicians. The research data came from Likert-scale questionnaire scores given to the research sample. This study found that a keyword-based model is very good for teaching English to adult learners in a relatively short time and to help them understand the language well.
Peningkatan Keterampilan Pemuda Putus Sekolah melalui Pelatihan Pengelasan SMAW di Desa Sungai Alam, Bengkalis Afriantoni; Pardi
TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): TANJAK : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : P3M Politeknik Negeri Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35314/mtacvr47

Abstract

Kondisi belum bekerja atau menganggur di kalangan pemuda putus sekolah merupakan masalah serius yang dapat menghambat pembangunan desa. Desa Sungai Alam, yang berbatasan langsung dengan kampus Politeknik Negeri Bengkalis, menghadapi tantangan tersebut, di mana banyak pemuda usia produktif yang putus sekolah tidak memiliki keterampilan teknis untuk bersaing di dunia kerja. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberdayakan pemuda tersebut dengan memberikan keterampilan praktis pengelasan SMAW guna menciptakan peluang kerja dan wirausaha. Metode pelaksanaan terdiri dari tiga tahap utama: (1) identifikasi masalah dan persiapan sarana, (2) pelatihan selama tiga hari yang meliputi pemberian materi teori, demonstrasi alat, praktik keterampilan dasar, dan pembuatan produk sederhana, serta (3) evaluasi melalui observasi partisipasi dan penilaian hasil produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 10 peserta pelatihan berhasil meningkatkan kompetensi dasar pengelasan mereka dan mampu menghasilkan produk sederhana seperti tempat duduk dari besi hollow. Antusiasme dan kepercayaan diri peserta juga meningkat signifikan, yang ditandai dengan keinginan untuk bekerja atau berwirausaha di bidang pengelasan. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan berbasis praktik ini efektif sebagai langkah awal pemberdayaan ekonomi pemuda. Untuk keberlanjutan, diperlukan program pelatihan lanjutan guna meningkatkan level kompetensi peserta
Enhancing Students’ Listening Comprehension through Interactive Multimedia Learning Using Mobile-Based Language Applications Rosalina, Afni; Fithriani, Rahmah; Pardi
PROJECT (Professional Journal of English Education) Vol. 9 No. 3 (2026): VOLUME 9 NUMBER 3, MAY 2026
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the enhancement of students’ listening comprehension through the integration of interactive multimedia learning in English as a Foreign Language (EFL) classrooms. A descriptive qualitative approach was employed, involving 25 secondary school students as participants. Data were collected through observations, interviews, and field notes during the learning activities. The findings reveal that the use of interactive multimedia tools, such as audio-visual materials, animations, and application-based listening tasks, significantly improved student engagement, contextual understanding, and overall listening comprehension. Students demonstrated increased accuracy in identifying main ideas, essential vocabulary, and implicit messages within spoken texts. The learning process also became more dynamic and enjoyable, which contributed to higher learning motivation. Therefore, interactive multimedia learning can be considered an effective instructional strategy for improving students’ listening comprehension in EFL contexts.
Strategi Peningkatan Jumlah Siswa Baru dan Citra Sekolah melalui Program Promosi Kreatif dan Kolaborasi di SMA Pangudi Luhur St. Lukas Pemalang Pardi
Jurnal Pendidikan UNIGA Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Pendidikan UNIGA
Publisher : Fakultas Pendidikan Islam dan Keguruan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan jumlah peserta didik merupakan tantangan serius yang dihadapi banyak sekolah swasta, termasuk SMA Pangudi Luhur St. Lukas Pemalang. Kondisi ini berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat serta citra sekolah di tengah persaingan lembaga pendidikan yang semakin ketat. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan praktik baik (best practice) strategi peningkatan jumlah siswa baru dan penguatan citra sekolah melalui promosi kreatif dan kolaboratif. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif-kualitatif berbasis pengalaman empiris kepala sekolah dalam mengelola program promosi. Strategi yang diterapkan meliputi promosi kreatif berbasis media digital, kolaborasi dengan alumni, orang tua, komunitas lokal, serta pengembangan kegiatan inovatif seperti lomba antar-SMP dan Open House. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan jumlah peserta didik baru, menguatnya citra positif sekolah, serta meningkatnya keterlibatan alumni dan motivasi warga sekolah. Praktik ini membuktikan bahwa promosi berbasis kolaborasi dan kreativitas dapat menjadi solusi strategis bagi sekolah swasta dalam meningkatkan daya saing dan keberlanjutan lembaga. Kata kunci: promosi sekolah, citra sekolah, kolaborasi, best practice, sekolah swasta
PENERAPAN WEBSITE LITERACY CLOUD MELALUI AKUN BELAJAR UNTUK MENINGKATKAN MEMBACA PEMAHAMAN DAN LITERASI DIGITAL PADA SISWA KELAS V SEKOLAH DASAR Pardi; Djoko Apriono; Agus Wardhono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 02 Juni 2026 Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.47398

Abstract

The low ability of reading comprehension and digital literacy of elementary school students remains a serious problem in 21st-century learning. This condition was also found in fifth-grade students of UPT SD Negeri Sidonganti 2, Tuban Regency, who showed low reading comprehension scores and suboptimal use of learning technology. The government has provided Belajar.id accounts integrated with various digital platforms, one of which is the Literacy Cloud website. This study aims to examine the application of the Literacy Cloud website through Belajar.id accounts in improving reading comprehension skills and digital literacy of fifth-grade students. This research employed a mixed-methods approach with a sequential explanatory design. The quantitative method used a quasi-experimental pretest-posttest control group design, while the qualitative method used a case study. The research subjects consisted of 38 fifth-grade students divided into experimental and control groups. Data were collected through reading comprehension tests, digital literacy questionnaires, interviews, observations, and documentation. Quantitative data were analyzed using an independent t-test, while qualitative data were analyzed using the Miles and Huberman model. The results showed that the application of the Literacy Cloud website through Belajar.id accounts significantly affected the improvement of reading comprehension ability (posttest mean: experimental group 83.47 vs. control group 71.26; significance value 0.000 < 0.05) and digital literacy (posttest mean: experimental 3.32 vs. control 2.74; significance 0.000 < 0.05). Qualitatively, learning became more active, engaging, and increased student motivation and engagement in digital reading activities.