Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) PADA PROSES PRODUKSI UNDERFRAME DI PT INKA (PERSERO) MENGGUNAKAN METODE FMEA DAN RCA Nurhidayanti; Sholihah, Qomariyatus
Jurnal Rekayasa dan Manajemen Sistem Industri Vol. 13 No. 5 (2025):
Publisher : Program Studi Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jika membutunkan abstrak atau isi jurnal silahkan menghubungi author melalui e-mail nrhdantii26@gmail.com atau qomariyatus@ub.ac.id Dipublikasikan tanggal: 14 Juli 2025
Perbandingan Jumlah Telur Cacing Soil Transmitted Helminths (STH) Menggunakan Metode Kato Katz Pada Sampel Segera Dan Penundaan Selama 24 Jam Nurhidayanti; Faranissa Dzulliya Syafitri; Indah Sari
jurnal kesehatan terapan sains dan teknologi Vol 3 No 2 (2025): Journal Health Applied Science And Technology (JHAST)
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/jhast.v3i2.74

Abstract

Infeksi STH menyerang masyarakat degan akses buruk untuk mendapatkan air bersih, sanitasi dan kebersihan di daerah tropis dan subtropis. Pemeriksaan feses dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu, makroskopis dan mikroskopis. Pemeriksaan makroskopis dilakukan untuk melihat warna, konsistensi, jumlah, bentuk, bau dan ada tidaknya mukus. Sedangkan pemeriksaan mikroskopis meliputi dua yaitu kualitatif dan kuantitatif. Pemeriksaan kualitatif yang biasa dilakukan ada berbagai cara seperti pemeriksaan langsung (Direct slide) metode flotasi pengapungan, metode selotip, teknik sediaan tebal, dan metode sedimentasi. Pada pemeriksaan kuantitatif yang sering digunakan yaitu metode Stoll dan metode Kato Katz. Metode yang akan menentukan derajat infeksi kecacingan. Pemeriksaan feses yang baik adalah pemeriksaan dengan waktu 1-4 jam atau 0 hari dengan menggunakan metode secara langsung untuk mendapatkan hasil yang reserpatif, jika terdapat penundaan pemeriksaan karena suatu kondisi sampel dapat disimpan sampai waktu seminggu dengan menggunakan suhu sesuai standard SOP. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbandingan jumlah telur cacing menggunakan metode kato katz pada sampel segera diperiksa dan penundaan selama 24 jam. Metode penelitian yang digunakan yaitu cross sectional dengan posttest only group, sampel yang digunakan sebanyak 29 sampel yang didapatkan di alamat Karya Jaya Palembang. Hasil penellitian dilakukan pengujian dengan aplikasi spssyaitu uji wilcoxon yyang didapatkan nilai p= 0,026. Kesimpulan yang didapatkan terdapat perbedaan hasil mikroskopis perbandingan jumlah telur cacing soil transm
PERAN GURU FIKIH DALAM MENUMBUHKAN MINAT BERBUSANA MUSLIMAH PESERTA DIDIK DI SMPIT QURRATU A’YUN AL-ISLAMI KABUPATEN MAROS Nurhidayanti; Mustamin; Raehana, Syarifa; Wahab, Abdul; Martini
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 3 September 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32187

Abstract

This study aims to describe the role of Fiqh teachers in fostering students’ interest in wearing Islamic attire at SMPIT Qurratu A’yun Al Islami, Maros Regency. The background of this research is based on the importance of instilling Islamic character values from an early age, one of which is through encouraging students to dress according to Islamic guidelines. This is a descriptive qualitative study using interviews, observation, and documentation as data collection techniques. The main informant in this study was Ustadzah Syamsunarti Iskandar, the Fiqh teacher at the school. The results show that the Fiqh teacher plays a role as an educator, motivator, and role model in encouraging female students to develop an interest in Islamic dress. The strategies used include delivering relevant Fiqh material, applying a personal approach, and setting daily examples. The study concludes that the active role of the Fiqh teacher has a significant influence in building students’ awareness and interest in dressing in accordance with Islamic teachings.