Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PEMBERDAYAAN UMKM MELALUI PRODUKSI KRIPIK KULIT AYAM DAN KRIPIK TEMPE SEBAGAI ALTERNATIF USAHA RUMAHAN DI KELURAHAN RENON Widiastuti, Ni Putu; Farhaeni, Mutria; Prastyandhari, I Gusti Ayu Ika Monika; Martini, Luh Kadek Budi
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 10 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i10.2916

Abstract

Renon Village is located in the South Denpasar District, Denpasar City, Bali. Renon Village has a fairly extensive livestock sector with significant potential for business development, both in the livestock sector and in the livestock sector. One of the livestock products found in Renon Village is skin crackers. The purpose of this community service project was to empower Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) and the community in Renon Village, Denpasar, through the development of chicken skin chips and tempeh chips production businesses as alternative home-based businesses. The background to this activity was the high potential of local raw materials that had not been optimally utilized, as well as the community's need for business opportunities that could improve family finances. The implementation methods included socialization, training in raw material processing, production process mentoring, and the handover and use of production equipment. The results of the activity showed an increase in participants' skills in processing raw materials into marketable products, the emergence of entrepreneurial motivation, and an increase in knowledge related to business management and simple marketing strategies. Through this activity, the community is expected to be able to independently develop chicken skin chips and tempeh chips businesses, thereby enhancing the competitiveness of local SMEs and driving economic growth in Renon Village, Denpasar.
MINAT BERKUNJUNG WISATAWAN KE OBYEK WISATA KAYU PUTIH DESA TUA MARGA DITINJAU DARI DAYA TARIK WISATA DAN BAURAN PROMOSI Luh Kadek Budi Martini; Mutria Farhaeni; Ni Putu Widiastuti; Putu Diah Mayanti
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 1 (2022): April
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol1.2022.11

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh daya tarik wisata dan bauran promosi terhadap minat berkunjung wisatawan ke Obyek Wisata Kayu Putih Desa Tua Marga. Sampel dari penelitian ini adalah sebanyak 92 responden dengan menggunakan rumus slovin. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik wawancara, dokumentasi, dan kuesioner dengan menggunakan skala likert. Dalam melakukan penelitian ini penulis menggunakan analisis regresi linier berganda, analisis korelasi berganda, analisis determinasi dan uji t serta uji f. Dari hasil analisis penulis memperoleh hasil sebagai berikut, dari regresi linier berganda diperoleh persamaan Y = 6,393 + 0,211X1 + 0,232X2, dimana artinya setiap peningkatan atau penurunan daya tarik wsiata sebesar 1 poin maka minat berkunjung kembali akan mengalami peningkatan atau penurunan sebesar 0,211, sedangkan peningkatan atau penurunan bauran promosi sebesar 1 poin maka minat berkunjung kembali akan mengalami peningkatan atau penurunan sebesar 0,232. Dari analisis hubungan korelasi berganda ditunjukkan oleh nilai koefisien korelasi berganda sebesar 0,735, maka dapat disimpulkan bahwa daya tarik wsiata dan bauran promosi berpengaruh positif terhadap minat berkunjung kembali ke Obyek Wisata Kayu Putih Desa Tua Marga. Hasil analisis determinasi sebesar 0,67 atau 67,0% dapat diartikan bahwa pengaruh daya tarik wisata dan bauran promosi terhadap minat berkunjung kembali sebesar 67,0% sedangkan sisanya 33,0% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini. Dari hasil uji t diperoleh thitung daya tarik wisata sebesar 1,671 dengan nilai sig 0,002 < 0,05 mengidentifikasikan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil uji t bauran promosi sebesar 5,227 dengan nilai sig 0,000 < 0,05 mengidentifikasikan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Dari hasil uji f diperoleh fhitung sebesar 17,833 dengan sig 0,000 < 0,05 mengidentifikasikan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga terdapat pengaruh yang signifikan antara daya tarik wisata dan bauran promosi secara simultan terhadap minat berkunjung.