Claim Missing Document
Check
Articles

GERAKAN SAHABAT KB: PENYULUHAN DAN PENDAMPINGAN DALAM MENINGKATKAN MINAT KB JANGKA PANJANG (MKJP) DI PUSKESMAS PLAJU PALEMBANG Erma Puspita Sari; Rizki Amalia; Rini Gustina Sari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54600

Abstract

Penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) seperti IUD dan implan masih rendah di Indonesia, termasuk di Kota Palembang, meskipun metode ini terbukti lebih efektif dan efisien dibandingkan metode jangka pendek. Rendahnya tingkat pengetahuan, kekhawatiran akan efek samping, dan kurangnya pendampingan menjadi hambatan utama dalam adopsi MKJP di masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan minat pasangan usia subur (PUS) terhadap penggunaan MKJP melalui pendekatan edukatif berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Plaju, Kota Palembang, selama dua bulan, melibatkan 40 peserta yang terdiri dari PUS, remaja calon PUS, dan kader KB. Metode pelaksanaan meliputi pre-test dan post-test, penyuluhan kelompok interaktif, pembagian media edukatif, pendampingan rumah tangga, serta pembentukan komunitas Sahabat KB. Terjadi peningkatan kategori pemahaman "baik" dari 35% menjadi 85% dan minat menggunakan MKJP meningkat dari 22% menjadi 67%. Komunitas Sahabat KB yang dibentuk dinilai aktif melanjutkan edukasi secara mandiri di lingkungan sekitar. Penyuluhan berbasis komunitas dan pendampingan langsung terbukti efektif dalam meningkatkan literasi dan minat terhadap MKJP. Pendekatan ini layak direplikasi di wilayah lain untuk memperkuat capaian program KB nasional.
PENINGKATAN MINAT PENGGUNAAN IUD SEBAGAI METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG MELALUI EDUKASI KOMUNITAS Rizki Amalia; Erma Puspita Sari; Rini Gustina Sari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 6 (2025): Vol. 6 No. 6 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i6.54601

Abstract

Penggunaan Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (IUD) sebagai metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) di Indonesia masih tergolong rendah, meskipun memiliki efektivitas tinggi dan manfaat jangka panjang. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya tingkat pengetahuan dan masih kuatnya mitos negatif di masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan minat pasangan usia subur (PUS) terhadap penggunaan IUD melalui pendekatan edukatif berbasis komunitas. Kegiatan dilaksanakan di Puskesmas Celikah, Kabupaten Ogan Komering Ilir, dengan melibatkan 30 peserta PUS dan 5 kader Posyandu. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kelompok, diskusi, konseling individu, pelatihan kader, serta evaluasi pre-test dan post-test. Terdapat peningkatan signifikan dalam kategori pengetahuan “baik” dari 20% menjadi 86,7% setelah edukasi. Sebanyak 70% peserta menyatakan minat terhadap penggunaan IUD. Kader menyatakan siap melanjutkan edukasi secara berkelanjutan dan pihak puskesmas berkomitmen membuka layanan pemasangan IUD rutin. Edukasi berbasis komunitas yang melibatkan kader terbukti efektif dalam meningkatkan literasi dan minat terhadap penggunaan IUD. Pendekatan ini dapat direplikasi di wilayah lain dengan cakupan MKJP yang rendah.