Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pelatihan Penyusunan Business Plan bagi Calon Wirausaha di Desa Arasoe, Kabupaten Bone Aswar, Nurul Fadilah; Hasmyati; Anwar, Nur Indah Atifah; Aksir, Muh Ilham; Awal, Asri
Paramacitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2024): Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 01 Nomor 02 (Mei 2024)
Publisher : PT Ininnawa Paramacitra Edu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62330/pjpm.v1i02.88

Abstract

Kewirausahaan memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia, terutama di tingkat lokal. Namun, banyak dari mereka yang kesulitan dalam menyusun business plan yang efektif, yang merupakan dasar bagi keberhasilan usaha. Desa Arasoe, Kabupaten Bone, memiliki potensi besar dalam pengembangan kewirausahaan, namun para calon wirausaha di daerah ini masih kurang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam menyusun rencana bisnis yang komprehensif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan penyusunan business plan bagi calon wirausaha di Desa Arasoe. Pelatihan ini mencakup pemahaman dasar tentang pentingnya rencana bisnis, teknik penyusunan rencana bisnis, analisis pasar, perencanaan keuangan, manajemen operasional, dan strategi pemasaran. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pelatihan tersebut memberikan manfaat yang signifikan bagi para peserta. Mereka menjadi lebih terampil dalam merencanakan usaha secara profesional, mampu menyusun rencana bisnis yang baik, dan siap menghadapi tantangan dalam menjalankan usaha.
MENINGKATKAN SELF-CONFIDENCE SISWA MELALUI SOSIALISASI PEMBELAJARAN MOTORIK DASAR DI SEKOLAH DASAR Zulfikar, Muhammad; Hasmyati; Anwar, Nur Indah Atifah; Bustang; Awal, Asri
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 05 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan rendahnya self-confidence siswa dalam Pendidikan Jasmani di SD Inpres Tamalanrea 1, Kota Makassar. Rendahnya kepercayaan diri ini teridentifikasi berkorelasi dengan pembelajaran yang belum optimal berfokus pada penguasaan keterampilan motorik dasar. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan simulasi partisipatif yang melibatkan siswa dan guru. Kegiatan ini memberikan pemahaman teoretis mengenai hubungan kausal antara penguasaan motorik dasar dan self-confidence, serta memberikan praktik langsung melalui permainan motorik yang dirancang secara suportif dan inklusif. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan perilaku yang signifikan pada siswa. Observasi kualitatif menemukan adanya peningkatan partisipasi aktif, keberanian untuk mencoba (willingness to try) tugas motorik baru, dan resiliensi yang lebih baik saat menghadapi kegagalan. Kegiatan ini berhasil memberikan pengalaman keberhasilan (mastery experiences) yang secara langsung membangun kepercayaan diri siswa. Umpan balik dari guru mitra juga sangat positif, menunjukkan peningkatan pemahaman dan komitmen untuk melanjutkan metode pembelajaran yang suportif ini.
Perbandingan Kekuatan Handgrip antara Lengan Dominan dan Non-Dominan ditinjau dari Aspek Pencegahan Cedera pada Atlet Panjat Tebing Mutmainna Abdullah, Rezkiyanti; Hasmyati; Nawir, Nukhrawi
Indonesian Journal of Sport Physical Therapy (IJSPT) Vol. 1 No. 1 (2025): Februari
Publisher : Jurusan Fisioterapi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Salah satu olahraga ekstrem yang populer di Indonesia saat ini adalah panjat tebing. Kekuatan otot yang baik memungkinkan atlet untuk memanjat dengan efisien, melakukan Gerakan teknis yang kompleks maka kekuatan handgrip atau genggaman tangan merupakan salah satu indikator penting dalam performa atlet panjat tebing. Metode: metode penelitian deskriptif komparatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel dalam penelitian ini yaitu 15 responden (Purposive Sampling) dari 30 populasi atlet panjat tebing di KONI Kota Makassar. Untuk mengukur Perbandingan Kekuatan Handgrip antara Lengan Dominan dan Non-Dominan menggunakan Handgrip dynamometer. Hasil: penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam kekuatan handgrip antara lengan dominan dan non-dominan pada atlet panjat tebing di KONI Kota Makassar. Berdasarkan hasil uji menggunakan Wilcoxon ditemukan Nilai p<0,05 (p=0,002) menyatakan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam kekuatan handgrip antara lengan dominan dan non-dominan pada atlet panjat tebing di KONI Kota Makassar. Lengan dominan cenderung memiliki kekuatan yang lebih besar dibandingkan lengan non-dominan. Kesimpulan: Semakin rendah kekuatan handgrip, semakin tinggi risiko cedera pada atlet panjat tebing, maka sebaliknya semakin tinggi kekuatan handgrip, semakin rendah pula risiko cedera yang terjadi pada atlet panjat tebing.
Analisis Cedera Bahu pada Atlet Panahan Saleda, Hesty Natalia; Hasmyati; Arimbi
Indonesian Journal of Sport Physical Therapy (IJSPT) Vol. 1 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Jurusan Fisioterapi Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20344/ijspt.v1i2.9438

Abstract

Latar belakang : Olahraga panahan adalah suatu kegiatan menggunakan busur panah untuk menembakkan anak panah ke permukaan target ( target muka ) setepat mungkin. Olahraga panahan merupakan cabang olahraga yang sangat memerlukan kekuatan, koordinasi, daya tahan, kelenturan, panjang tarikan, dan keseimbangan untuk membentuk teknik memanah. Dalam jangka waktu olahraga, seorang atlet sangat dipengaruhi oleh kondisi dan latihan fisik. Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian cross-sectional untuk menyebabkan cedera bahu yang terjadi pada atlet panahan. Variabel pada penelitian ini yaitu cedera bahu. Dengan sampel 67 responden. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini menggunakan kuesioner indeks nyeri dan disabilitas bahu (SPADI). Hasil : penelitian ini menunjukkan bahwa atlet yang mengalami nyeri bahu didominasi oleh nyeri bahu dan disabilitas berat sebesar 39,7%, nyeri bahu dan disabilitas parah sebesar 20,6% dan sisanya nyeri bahu dan disabilitas ringan yang dapat mengganggu aktivitas fungsionalnya. Kesimpulan : Cedera yang terjadi pada atlet panahan dipengaruhi oleh aktivitas yang berulang dalam durasi yang lama tanpa jeda dan pemanasan yang dilakukan oleh para atlet sehingga pencegahan cedera dalam olahraga panahan merupakan kunci dalam penatalaksanaan cedera untuk memastikan peforma tetap optimal dan tubuh terhindar dari masalah fisik jangka panjang.
SOSIALISASI PENERAPAN PERMAINAN BERBASIS FUNDAMENTAL MOVEMENT SKILLS DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI SEKOLAH DASAR Zulfikar, Muhammad; Hasmyati; Anwar, Nur Indah Atifah; Harliawan, Muhammad; Abbas, Ihsan
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 3 No. 06 (2025): NOVEMBER 2025
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi rendahnya aplikasi konsep Fundamental Movement Skills (FMS) pada pembelajaran PJOK di SD Inpres Timbuseng, Kabupaten Gowa, yang menyebabkan pembelajaran cenderung monoton. Menggunakan pendekatan Participatory Action Learning, kegiatan dilaksanakan melalui tahapan sosialisasi konsep, pelatihan permainan, dan implementasi praktik lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kompetensi pedagogis guru dalam merancang pembelajaran berbasis permainan yang mengintegrasikan keterampilan lokomotor, manipulatif, dan stabilitas. Temuan lapangan mengonfirmasi bahwa penerapan model ini efektif meningkatkan active learning time dan antusiasme siswa secara drastis, sekaligus meminimalisir kebosanan akibat metode drill konvensional. Disimpulkan bahwa program ini berhasil mentransformasi paradigma pengajaran dari orientasi cabang olahraga (sport-based) menjadi orientasi gerak dasar (movement-based) yang menyenangkan dan inklusif bagi tumbuh kembang siswa
Pendekatan Kognitif dan Afektif dalam Pendidikan Olahraga: Membentuk Karakter dan Keterampilan Sosial Melalui Olahraga Hasmyati
Jurnal Muara Olahraga Vol 8 No 1 (2025): JURNAL MUARA OLAHRAGA
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jmo.v8i1.3781

Abstract

This study aims to critically examine the implementation of cognitive and affective approaches in physical education and their implications for developing students’ character and social skills. A descriptive qualitative approach using a literature-based research method was employed to analyze theories, empirical findings, and pedagogical models focusing on the integration of cognitive and affective domains in physical education. Data were obtained through a systematic review of scientific articles published between 2010 and 2025 from databases such as Google Scholar, ScienceDirect, Taylor & Francis, and SpringerLink. The results indicate that instructional models such as Teaching Games for Understanding (TGfU) and Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR) effectively enhance strategic thinking, self-reflection, social empathy, and moral awareness among students. Moreover, the physical literacy framework successfully integrates physical, cognitive, and affective domains into a holistic learning experience. Therefore, the integration of cognitive and affective approaches in physical education plays a vital role in fostering character formation, social responsibility, and psychological well-being among learners.
Technology Integration in Physical Education: Impact and Implications for Students and Teachers Hasmyati
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 6 No 1 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v6i1.5227

Abstract

The digital transformation in physical education has significantly reshaped pedagogical approaches and learning outcomes. This study aims to review and analyze various forms of technology integration in physical education and their impact on students’ motivation, performance, and teachers’ professionalism. A descriptive literature analysis was conducted using reputable scientific databases covering studies from 2019 to 2025. The findings reveal that digital technologies such as wearable devices, virtual reality (VR), exergaming, fitness applications, and artificial intelligence (AI) systems significantly enhance students’ participation and motivation while enabling teachers to conduct data-driven evaluations. Furthermore, technology fosters inclusive and collaborative learning by positioning students at the center of the learning process. However, challenges such as teachers’ digital literacy, infrastructural disparities, and ethical issues related to data privacy remain critical obstacles. Therefore, the success of technology integration in physical education depends on coordinated efforts among educators, institutions, and policymakers to establish an adaptive, effective, and sustainable learning environment.
Inclusive Physical Education: Cultivating a Spirit of Involvement in Physical Activity for All Students Hasmyati
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 6 No 1 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v6i1.5234

Abstract

Inclusive physical education represents a pedagogical approach that positions every student regardless of physical ability or social background as an active participant in physical activity. This study aims to analyze the concepts, strategies, and key factors influencing the successful implementation of inclusive physical education in schools. A literature-based research method was applied, reviewing national and international studies published between 2019 and 2025. The findings reveal that inclusive physical education positively impacts students’ physical participation, self-confidence, and social empathy. Teachers play a central role in integrating adaptive and differentiated teaching strategies as well as educational technologies such as Augmented Reality (AR) and wearable devices to foster a participatory and equitable learning environment. However, limited facilities, lack of teacher training, and insufficient policy support remain major barriers, particularly in developing contexts such as Indonesia. In conclusion, the success of inclusive physical education depends on the synergy among teacher competence, institutional policy, and cross-sector collaboration to establish adaptive, inclusive, and human-centered physical learning environments for all students.
IMPLEMENTASI PROGRAM OLAHRAGA REKREASI BERBASIS EVIDENCE-BASED PRACTICE DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN LANSIA Hasmyati; Alimin Hamzah; Nur Indah Atifah Anwar; Hasyim; Harnita Rosalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5737

Abstract

Peningkatan jumlah lansia menuntut upaya strategis dalam menjaga kesehatan dan kemandirian mereka melalui kegiatan fisik yang aman dan terukur. Program Implementasi Olahraga Rekreasi Berbasis Evidence-Based Practice dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kebugaran, kesadaran, dan kualitas hidup lansia melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan ini menggunakan desain community-based intervention dengan tahapan sosialisasi, pelatihan olahraga, pendampingan, serta pembentukan komunitas lansia aktif. Bentuk latihan meliputi senam lansia, peregangan, dan jalan sehat yang disesuaikan dengan kondisi fisik peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan lansia tentang manfaat olahraga, peningkatan partisipasi dalam kegiatan kebugaran, serta perbaikan kondisi fisik seperti kekuatan otot, fleksibilitas, dan keseimbangan tubuh. Selain manfaat fisik, program ini juga memperkuat interaksi sosial, meningkatkan rasa percaya diri, dan menumbuhkan semangat hidup sehat di kalangan lansia. Pemberdayaan kader serta dukungan masyarakat berperan penting dalam keberlanjutan kegiatan. Secara keseluruhan, penerapan evidence-based practice dalam olahraga rekreasi terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan, kemandirian, dan kesejahteraan lansia secara berkelanjutan.
Pendekatan Kognitif dan Afektif dalam Pendidikan Olahraga: Membentuk Karakter dan Keterampilan Sosial Melalui Olahraga Hasmyati
Jurnal Muara Olahraga Vol 8 No 1 (2025): JURNAL MUARA OLAHRAGA
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52060/jmo.v8i1.3781

Abstract

This study aims to critically examine the implementation of cognitive and affective approaches in physical education and their implications for developing students’ character and social skills. A descriptive qualitative approach using a literature-based research method was employed to analyze theories, empirical findings, and pedagogical models focusing on the integration of cognitive and affective domains in physical education. Data were obtained through a systematic review of scientific articles published between 2010 and 2025 from databases such as Google Scholar, ScienceDirect, Taylor & Francis, and SpringerLink. The results indicate that instructional models such as Teaching Games for Understanding (TGfU) and Teaching Personal and Social Responsibility (TPSR) effectively enhance strategic thinking, self-reflection, social empathy, and moral awareness among students. Moreover, the physical literacy framework successfully integrates physical, cognitive, and affective domains into a holistic learning experience. Therefore, the integration of cognitive and affective approaches in physical education plays a vital role in fostering character formation, social responsibility, and psychological well-being among learners.