Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Technology Integration in Physical Education: Impact and Implications for Students and Teachers Hasmyati
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 6 No 1 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v6i1.5227

Abstract

The digital transformation in physical education has significantly reshaped pedagogical approaches and learning outcomes. This study aims to review and analyze various forms of technology integration in physical education and their impact on students’ motivation, performance, and teachers’ professionalism. A descriptive literature analysis was conducted using reputable scientific databases covering studies from 2019 to 2025. The findings reveal that digital technologies such as wearable devices, virtual reality (VR), exergaming, fitness applications, and artificial intelligence (AI) systems significantly enhance students’ participation and motivation while enabling teachers to conduct data-driven evaluations. Furthermore, technology fosters inclusive and collaborative learning by positioning students at the center of the learning process. However, challenges such as teachers’ digital literacy, infrastructural disparities, and ethical issues related to data privacy remain critical obstacles. Therefore, the success of technology integration in physical education depends on coordinated efforts among educators, institutions, and policymakers to establish an adaptive, effective, and sustainable learning environment.
Inclusive Physical Education: Cultivating a Spirit of Involvement in Physical Activity for All Students Hasmyati
Journal Physical Health Recreation (JPHR) Vol 6 No 1 (2025): Journal Physical Health Recreation (JPHR)
Publisher : Program Studi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jphr.v6i1.5234

Abstract

Inclusive physical education represents a pedagogical approach that positions every student regardless of physical ability or social background as an active participant in physical activity. This study aims to analyze the concepts, strategies, and key factors influencing the successful implementation of inclusive physical education in schools. A literature-based research method was applied, reviewing national and international studies published between 2019 and 2025. The findings reveal that inclusive physical education positively impacts students’ physical participation, self-confidence, and social empathy. Teachers play a central role in integrating adaptive and differentiated teaching strategies as well as educational technologies such as Augmented Reality (AR) and wearable devices to foster a participatory and equitable learning environment. However, limited facilities, lack of teacher training, and insufficient policy support remain major barriers, particularly in developing contexts such as Indonesia. In conclusion, the success of inclusive physical education depends on the synergy among teacher competence, institutional policy, and cross-sector collaboration to establish adaptive, inclusive, and human-centered physical learning environments for all students.
IMPLEMENTASI PROGRAM OLAHRAGA REKREASI BERBASIS EVIDENCE-BASED PRACTICE DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESEHATAN LANSIA Hasmyati; Alimin Hamzah; Nur Indah Atifah Anwar; Hasyim; Harnita Rosalia
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5737

Abstract

Peningkatan jumlah lansia menuntut upaya strategis dalam menjaga kesehatan dan kemandirian mereka melalui kegiatan fisik yang aman dan terukur. Program Implementasi Olahraga Rekreasi Berbasis Evidence-Based Practice dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kebugaran, kesadaran, dan kualitas hidup lansia melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan ini menggunakan desain community-based intervention dengan tahapan sosialisasi, pelatihan olahraga, pendampingan, serta pembentukan komunitas lansia aktif. Bentuk latihan meliputi senam lansia, peregangan, dan jalan sehat yang disesuaikan dengan kondisi fisik peserta. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan lansia tentang manfaat olahraga, peningkatan partisipasi dalam kegiatan kebugaran, serta perbaikan kondisi fisik seperti kekuatan otot, fleksibilitas, dan keseimbangan tubuh. Selain manfaat fisik, program ini juga memperkuat interaksi sosial, meningkatkan rasa percaya diri, dan menumbuhkan semangat hidup sehat di kalangan lansia. Pemberdayaan kader serta dukungan masyarakat berperan penting dalam keberlanjutan kegiatan. Secara keseluruhan, penerapan evidence-based practice dalam olahraga rekreasi terbukti efektif dalam meningkatkan kesehatan, kemandirian, dan kesejahteraan lansia secara berkelanjutan.
Sosialisasi Revitalisasi Keterampilan Gerak Dasar untuk Guru dan Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Bone melalui Program Kampus Mengajar Zulfikar, Muhammad; Hasmyati; Rahman, Abdul; Haeril; Anwar, Nur Indah Atifah; Mappanyukki, Andi Atssam
Jurnal Dharma Pendidikan dan Keolahragaan Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dharmapendidikan.v3i1.27366

Abstract

Keterampilan gerak dasar merupakan pondasi penting bagi siswa sekolah dasar bagi keterlibatan mereka pada aktivitas fisik di masa depan mereka. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini merupakan upaya memberikan pengetahuan mendalam terkait pentingya keterampilan gerak dasar untuk masa depan siswa serta integrasinya ke dalam kehidupan sekolah. Permasalahan mitra di dalam kegiatan ini yaitu masih kurangnya pemahaman dan minimnya integrasi keterampilan gerak dasar dalam kegiatan sekolah tentang keterampilan gerak dasar baik oleh guru pendidikan jasmani serta seluruh elemen sekolah lainnya. Mitra dalam kegiatan ini yaitu SDN 198 Cinennung, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan sosialisasi berlangsung melalui 4 tahapan yaitu: (1) Pemaparan materi terkait urgensi keterampilan gerak dasar, (2) pemaparan materi terkait keterampilan gerak dasar lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif berbasis teori keterampilan gerak dasar (3) pemaparan materi terkait integrasi pembelajaran keterampilan gerak dasar dalam kehidupan sekolah, dan (4) praktik implementasi pembelajaran keterampilan gerak dasar kepada siswa. Kegiatan ini memberikan hasil berupa pemahaman mendalam seluruh elemen sekolah terhadap pentingya keterampilan gerak dasar. Pemahaman tersebut selanjutnya dioptimalkan dengan pelaksanaan contoh implementasi pengetahuan ke dalam praktik kegiatan sekolah.