Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PELATIHAN SAFETY AND SECURITY AWARENESS BAGI MASYARAKAT DI SEKITAR BANDAR UDARA INTERNASIONAL MINANGKABAU PADANG Afriyanto, Dwi; Agustono, Agustono; Soebagio, Agoes; Amir, Elfi; Endrawijaya, Ika; Pamuraharjo, Hemi; Wahyudono, Wahyudono; P, Ayu Kumala
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37422

Abstract

Kesadaran akan keselamatan dan keamanan di sekitar Bandar Udara Internasional Minangkabau Padang yang masih rendah berpotensi menimbulkan risiko insiden dan pelanggaran keamanan yang dapat membahayakan penumpang, karyawan, dan fasilitas bandara. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran melalui pelatihan Safety and Security Awareness yang komprehensif. Materi pelatihan mencakup pemahaman tentang bahaya layang-layang, drone, dan laser serta keamanan siber dan ancaman bom, yang disampaikan melalui serangkaian sesi presentasi, diskusi, dan demonstrasi praktis guna memastikan pemahaman yang mendalam oleh peserta. Dengan pelatihan ini, diharapkan kesadaran dan pemahaman akan protokol keselamatan dan keamanan penerbangan akan meningkat secara signifikan, sehingga mampu mengurangi risiko insiden dan melindungi fasilitas bandara. Dengan demikian, tingkat keamanan dan kelancaran operasional di Bandara Internasional Minangkabau Padang dapat ditingkatkan, menciptakan lingkungan yang lebih aman dan terjamin bagi penumpang, karyawan, dan masyarakat umum.
STRATEGI DIVERSIFIKASI PENDAPATAN UPAYA PENINGKATAN BISNIS NON AERONAUTIKA DI BANDARA BLU UPBU KELAS I UTAMA JUWATA TARAKAN Fikri, M. Ismal; Pamuraharjo, Hemi; Machmiyana, Ichyu
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.4690

Abstract

Abstract: BLU UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan Airport plays a vital role as the main air gateway in the border area of North Kalimantan. The airport's high dependence on aeronautical revenues, which tend to fluctuate, makes its financial condition vulnerable to external disruptions such as a decline in passenger numbers and flight restrictions. Therefore, revenue diversification strategies are essential to enhance the airport's financial independence and competitiveness. This research aims to analyze non-aeronautical revenue diversification strategies and identify challenges and opportunities for developing non-aeronautical businesses at Juwata Tarakan Airport. The study uses a qualitative case study approach, with data collected through observation, in-depth interviews, and document analysis. The findings reveal that optimizing vacant land, collaborating with local MSMEs, developing digital services, and organizing local events are crucial parts of the implemented strategy. However, challenges remain, such as limited human resources, underdeveloped digital infrastructure, and the relatively low contribution of the non-aeronautical sector to total revenue. It is recommended to establish a Non-Aeronautical Marketing Team to enhance promotion, business collaboration, and sustainable revenue growth, aligned with modern airport management trends that integrate transport and commercial.Keyword: Business Opportunities, Marketing Strategy, Land Utilisation, Non- Aeronautical RevenueAbstrak: Bandara BLU UPBU Kelas I Utama Juwata Tarakan memiliki peranan penting sebagai gerbang udara utama di wilayah perbatasan Kalimantan Utara. Ketergantungan terhadap pendapatan aeronautika yang bersifat fluktuatif membuat kondisi keuangan bandara rentan terhadap gangguan eksternal seperti penurunan jumlah penumpang dan pembatasan penerbangan. Oleh karena itu, diperlukan strategi diversifikasi pendapatan untuk meningkatkan kemandirian finansial dan daya saing bandara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi diversifikasi pendapatan non-aeronautika dan mengidentifikasi tantangan serta peluang dalam pengembangan bisnis non-aeronautika di Bandara Juwata Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi lahan kosong, kolaborasi dengan UMKM, pengembangan layanan digital, serta penyelenggaraan event lokal menjadi bagian penting dalam strategi yang diterapkan. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan SDM, infrastruktur digital yang belum optimal, serta rendahnya kontribusi sektor non-aeronautika terhadap pendapatan keseluruhan. Disarankan agar dibentuk Tim Marketing Non-Aeronautika untuk meningkatkan promosi, kerja sama bisnis, dan optimalisasi pendapatan secara berkelanjutan, sejalan dengan tren pengelolaan bandara modern yang mengintegrasikan aspek transportasi dan komersial.Kata kunci: Bandara, Diversifikasi Pendapatan, Non-Aeronautika, Lahan Kosong, UMKM, Tim Marketing
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Efektivitas Pengawasan Apron: Studi Pengaruh Kompetensi Petugas AMC, Kepatuhan SOP, dan Kualitas Komunikasi Megananda, I Gede Tantra Jaya; Pamuraharjo, Hemi
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6891

Abstract

Efektivitas pengawasan apron oleh unit Apron Movement Control (AMC) merupakan pilar utama dalam menjaga reputasi keselamatan dan kelancaran operasional di sisi udara bandara. Seiring dengan meningkatnya lalu lintas penerbangan dan kerumitan operasi darat di bandara, pengawasan apron menjadi semakin penting, yang dapat meningkatkan kemungkinan masalah atau kecelakaan jika tidak dikendalikan dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan, mengidentifikasi, dan mensintesis faktor-faktor kunci yang mempengaruhi efektivitas pengawasan apron berdasarkan kajian literatur. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur sistematis, data dikumpulkan dari berbagai macam sumber artikel ilmiah, jurnal, dan dokumen regulasi aviasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa literatur secara konsisten mengidentifikasi tiga domain faktor utama: Kompetensi Petugas AMC, yang mencakup pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan pengambilan keputusan; Kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai fondasi utama keselamatan; dan Kualitas Komunikasi dan Koordinasi antara AMC dengan pilot serta unit ground handling lainnya. Sintesis ini menegaskan bahwa efektivitas pengawasan apron adalah sebuah hasil multifaktorial yang sangat bergantung pada keselarasan antara elemen manusia, prosedur, dan kualitas sistem komunikasi.