Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

THE IMPLEMENTATION OF INDONESIAN EMPLOYMENT LAW IN PROTECTING THE WELFARE RIGHTS OF INDONESIAN MIGRANT WORKERS ACCORDING TO ISLAMIC LAW Imron, Ali; Abd. Qadir Gassing; Hasyim Aidid; Marilang
Jurnal Diskursus Islam Vol 10 No 2 (2022): August
Publisher : Program Pascasarjana, UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jdi.v10i2.30451

Abstract

This paper elaborates on implementing Indonesian employment law in protecting the welfare rights of Indonesian Migrant Workers according to Islamic law. This type of research was field research of descriptive qualitative with a case study design. The primary data sources of this study were the Ministry of Employment and The National Agency of Placement and Protection of Indonesian Migrant Workers. The data collection techniques include observation, purposive interview, snowball sampling, documentation, and literature review. The approaches used were juridical, sociological, and normative theological approaches. The data obtained were then analyzed by data reduction techniques, presentation, concluding, and data verification. The study results indicate the implementation of Indonesia’s employment law through the instruments of Constitution Number 13 of 2003 about Employment and Constitution Number 39 of 2004 concerning the Placement and Protection of Indonesian Migrant Workers Abroad (PPIMWA). The revision of Constitution Number 18 of 2017 concerning the Protection of Indonesian Migrant Workers (PIMW) has empowered and employed Indonesian migrant workers optimally and humanely. The theory of Maqasid al-Syar’i‘ah takes the employment into the category of the essential five human elements (al-Daruriyyat al-Khamsu). It refers to religion, soul, lineage, property, and mind at the primary level (al-D{aruriyyat), then the legal protection of Indonesian migrant worker who is komprador in maintaining and preserving human rights must also be embodied.
Pendekatan Penelitian dalam Kajian Hukum dan Hukum Islam: Normatif, Empiris, dan Pendekatan Hukum Islam Jamaluddin; Syamsuddin, Rahman; Marilang
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i2.3859

Abstract

Urgensi pemilihan pendekatan penelitian dalam kajian hukum dan hukum Islam di tengah kompleksitas persoalan sosial dan tuntutan penillustrasian keadilan yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan menguraikan karakteristik, perbedaan, serta titik temu antara pendekatan normatif (yuridis-doktrinal), empiris (yuridis-sosiologis), dan pendekatan hukum Islam, sekaligus menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi pemilihannya. Penelitian menggunakan desain deskriptif-analitis dengan kombinasi pendekatan yuridis-normatif dan pendekatan hukum Islam melalui studi pustaka, dengan menelaah peraturan perundang-undangan, doktrin/teori hukum, karya ilmiah, serta literatur fikih klasik dan kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan normatif memusatkan perhatian pada hukum sebagai norma tertulis (law in books) dan efektif untuk mengkaji asas, sistematika, serta konsistensi antar norma. Pendekatan empiris menelaah hukum dalam praktik (law in action) sehingga relevan untuk menilai efektivitas, kepatuhan, serta hambatan implementasi ketika diperlukan dukungan data lapangan. Sementara itu, pendekatan hukum Islam bertumpu pada Al-Qur’an, Hadis, ijma’, qiyas dan metode istinbath untuk menilai kemaslahatan serta relevansi norma berdasarkan maqāṣid al-syarī‘ah. Pemilihan pendekatan dipengaruhi jenis masalah, tujuan penelitian, ketersediaan data, konteks riset, dan kompetensi peneliti, dengan tambahan pada studi hukum Islam berupa relevansi dalil dan konteks sosial. Implikasinya, integrasi multi-pendekatan (mixed legal research) dapat memperkuat ketajaman analisis sekaligus meningkatkan kebermanfaatan hasil penelitian