Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Humaniora

Analisis Sosiologis Cerpen “Si Padang” Karya Harris Effendi Thahar Yasnur Asri
Humaniora Vol 23, No 3 (2011)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2685.819 KB) | DOI: 10.22146/jh.1026

Abstract

This paper aims at describing the reflection of social reality of Minangkabau Society in the short story entitled “Si Padang” written by Harris Effendi Thahar. The theory used in this study is the sociology of literature by using the mimetic approach. The analysis begins from the text by explaining the social factors in the text, then examining the social factors in the society that become the topic of the story. The result of the analysis shows that the short story “Si Padang”is the short story that is able to describe the social reality of Minangkabau society at present that is the inharmonious relation between maternal uncle and his nephew. As the reflection of the Minangkabau social reality this short story is social justification of Hoggart’s opinion that states the literary work at all level is enlightened by the prescript values and applied values. Because of that what Harris has written shows that his work is truly integrated with the individual and society life in the structure of the society.
REFLEKSI IDEOLOGI WANITA MINANGKABAU DALAM NOVEL NEGERI PEREMPUAN KARYA WISRAN HADI Yasnur Asri
Humaniora Vol 25, No 1 (2013)
Publisher : Faculty of Cultural Sciences, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.572 KB) | DOI: 10.22146/jh.1814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsi bentuk ideologi wanita Minangkabau yang terefleksi dalam novel Negeri Perempuan karya Wisran Hadi. Penelitian ini dilakukan berlandaskan teori-teori ideologi dan dekonstruksi. Metode analisis data menggunakan metode hermeneutika. Metode hermeneutika memanfaatkan cara-cara penafsiran dengan menyajikannya dalam bentuk analisis deskriptif. Metode deskriptif analitis bertujuan untuk membuat deskripsi, gambaran, atau uraian secara sistematis faktual dan aktual mengenai fakta-fakta, sifat-sifat, serta hubungan antarfenomena yang dikaji. Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan bahwa ada dua bentuk ideologi yang terefleksi dalam novel ini, yakni ideologi sosial dan ideologi politik. Ideologi sosial yang menonjol adalah ideologi feodal dan neofeodal. Ideologi feodal terefleksi pada tokoh perempuan pewaris kerajaan yang selalu berpandangan masalah warisan dan tata cara pengangkatan penghulu sesuai dengan aturan adat yang berlaku, sedangkan ideologi neofeodal yang didukung oleh tokoh perempuan istri pejabat dan saudara konglomerat yang berpandangan bahwa tata cara warisan dan tata cara pengangkatan penghulu itu bukanlah sesuatu yang sakral, tetapi amat fleksibel dan dapat dilakukan sesuai dengan situasi dan kondisi kekinian. Ideologi politik yang terefleksi dalam novel ini mempunyai dua corak, yaitu ideologi politik yang berpretensi positif dan yang berpretensi negatif. Ideologi positif terlihat dari aktivitas keluarga pewaris kerajaan, sedangkan ideologi yang berpretensi negatif terefleksi dari aktivitas keluarga di luar pewaris kerajaan.