Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Dampak Penerapan Media Pembelajaran Video Tutorial terhadap Hasil Belajar Prakarya Aspek Kerajinan dari Bahan Limbah Fiwi Enzela; Suib Awrus
Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1 No. 6 (2023): November : Jurnal Mahasiswa Kreatif
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jmk-widyakarya.v1i6.1632

Abstract

This study aims to determine the impact of the application of video tutorial learning media on student learning outcomes in craft learning and entrepreneurship aspects of crafts from waste materials in the form of flat shapes at SMA N 1 Kapur IX District. The technique used in this study was quasi experimental with a pretest-posttest control group design. Data collection was taken from student learning outcomes tests. Data analysis was tested using the Man Whitney u Test in SPSS version 16. The Man Whitney u Test aims to determine whether there is a difference in the average of two unpaired samples. The results of the research show that there is a positive impact on the use of tutorial video learning media on student learning outcomes in craft learning aspects of crafts from waste materials in the form of flat shapes. Therefore. Video tutorial learning media is very good for use in the learning process in order to increase student learning outcomes in craft learning aspects of crafts from waste materials in the form of flat shapes.
ANALISIS PELAKSANAAN KURIKULUM MERDEKA PADA PEMBELAJARAN SENI RUPA KELAS VIII DI SMP NEGERI 30 PADANG Fina Febriana Pardanti; Suib Awrus
JIP: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 9 (2024): September
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was motivated by teachers not yet properly understanding how to apply the independent curriculum in learning arts and culture (fine arts). This research aims, firstly, to describe the implementation of the independent curriculum in class VIII arts and culture subjects at SMP Negeri 30 Padang, secondly to describe the obstacles in implementing the independent curriculum in class VIII arts and culture (fine arts) subjects at SMP Negeri 30 Padang, thirdly to describe the efforts made in implementing the independent curriculum in class VIII arts and culture subjects at SMP Negeri 30 Padang. This research method uses a qualitative descriptive research method. In this research, the informants requested in this research were the deputy principal in the field of curriculum, arts and culture teachers and class VIII students. The data analysis technique in this research uses the Miles and Huberman model of qualitative data analysis techniques, namely data reduction, data presentation and data verification and conclusions. The technique for testing the validity of the data used is the source triangulation technique. The results of this research show that in implementing the independent curriculum it is related to arts and culture learning (fine arts), character surveys and environmental surveys in its application in the implementation process. Meanwhile, other independent learning policy programs such as Modules have been implemented. Teachers in implementing modules that are in accordance with the independent curriculum can create their own without being separated from the Merdeka curriculum platform. From the independent learning platform provided by the government and the implementation of the independent curriculum policy, the school follows the system in the independent curriculum and before implementing it the school holds a meeting. However, due to obstacles in implementing the independent curriculum related to learning arts and culture (fine arts), character surveys and environmental surveys have not yet achieved Learning Achievements (CP). In carrying out the implementation of modules in learning activities by arts and culture teachers, it is felt that there is a lack of variety in the learning media used, the difficulty of creating modules in determining learning media and the difficulty of accessing the internet and obstacles in implementing the independent learning policy program, teachers are reluctant to open independent learning platforms, the difficulty in accessing the internet and student learning outcomes have not been achieved. Meanwhile, in efforts to implement an independent curriculum in arts and culture (fine arts) subjects, arts and culture teachers use Jigsaw learning strategies and use learning media, namely Audio-Visual learning media, and the efforts made to implement an independent curriculum are related to the independent learning policy program. In its implementation, art and culture teachers and school officials still find obstacles in its implementation.
PENGEMBANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS ADOBE FLASH CS4 ACTIONSCRIPT 3.0 PADA MATERI RAGAM HIAS NUSANTARA DI KELAS X DKV SMKN 2 KECAMATAN GUGUAK. YF, Mauliya Mayshitah; Awrus, Suib
Serupa The Journal of Art Education Vol 13, No 3 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/stjae.v13i3.131488

Abstract

AbstrakPenelitian ini dilakukan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan multimedia pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash CS4 pada materi Ragam Hias Nusantara untuk siswa kelas X DKV di SMKN 2 Kecamatan Guguak. Masalah utama yang diidentifikasi adalah siswa memiliki motivasi yang rendah dan hasil belajar yang buruk, yang disebabkan oleh kurangnya variasi media pembelajaran yang menarik. Siswa sering keluar masuk kelas tanpa alasan jelas dan mengganggu proses pembelajaran, serta kurangnya minat terhadap materi yang diajarkan yang menyebabkan kebosanan dan gangguan di kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Validasi multimedia dilakukan oleh tiga ahli, yaitu ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa multimedia yang dikembangkan sangat layak digunakan dengan persentase 96% dari ahli media, 92% dari ahli materi, dan 82,6% dari ahli bahasa. Uji praktikalitas dilakukan oleh pendidik dan peserta didik, yang masing-masing menunjukkan tingkat kepraktisan sebesar 80,83% dan 80,45%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa multimedia pembelajaran interaktif berbasis Adobe Flash CS4 yang dikembangkan sangat efektif dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi Ragam Hias Nusantara. Dengan demikian, penggunaan multimedia ini dapat menjadi alternatif yang menarik dan efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di SMKN 2 Kecamatan Guguak, terutama pada materi yang kurang diminati oleh siswa. Kata kunci : Multimedia Interaktif, Adobe Flash CS4, Ragam Hias Nusantara, ADDIE.                                                   
“Kerajinan Makrame” Peluang Berwirausaha Bagi Ibu-Ibu PKK Dasawisma di Kelurahan Belakang Balok Bukittinggi Awrus, Suib; Mediagus, Mediagus; zubaidah, zubaidah; Elpatsa, Angga; Kharisma, Maltha; Sriganti, Mita
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 22, No 3 (2022): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.02970

Abstract

Gerakan kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) merupakan gerakan Nasional yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat dengan kaum perempuan sebagai motor penggeraknya (Tim Penggerak PKK PKK:2020). Secara umum gerakan PKK bertujuan memberdayakan keluarga dalam rangka meningkatkan kesejahteraan lahir dan batin menuju terwujudnya keluarga yang berbudaya, bahagia, sejahtera, maju, mandiri, hidup dalam suasana harmonis yang dilandasi keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.Permasalahan yang terjadi adalah sejak tahun 2020 kelompok PKK tidak mendapatkan pelatihan disebabkan masa pandemi serta ketidak tersedianya dana dari kelurahan dan kecamatan. Untuk mengatasi permasalahn ini, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah memberikan pelatihan kepada ibu-ibu kelompok PKK di Kelurahan Belakang Balok dalam mengembangkan keterampilan dibidang kriya makrame dengan berbagai jenis bahan dan teknik untuk produk-produk benda pakai dan benda seni.Pelatihan keterampilan makrame ini dilaksanakan menggunakan metoda ceramah, presentasi, video tutorial, tanya jawab, dan penugasan, agar setiap peserta menghasilkan produk makrame bernilai seni, benilai pakai serta bernilai jual.Pelatihan ini telah memberikan hasil yang berarti dan signifikan bagi peserta dan pihak kelurahan dengan indikator 1) terjadi peningkatan wawasan dan  pengetahuan Ibu-Ibu PKK Dasawisma tentang kerajinan makrame, 2) peserta telah mampu membuat karya makrame berupa hiasan dinding (wall hanging) sesuai salah satu target luaran pelatihan.