Claim Missing Document
Check
Articles

Development of an AHP Model for Evaluating WiFi Quality based on Multicriteria Hartono, David; Fibriani (SCOPUS ID=57192643331), Charitas
Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi Vol 14, No 4 (2025): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Program Studi Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v14i4.5216

Abstract

Wi-Fi service quality not only supports academic and administrative activities, but also significantly impacts user productivity and satisfaction. The criteria examined in this study regarding Wi-Fi services include ease of access, network stability, connection speed, coverage, and security. This research is based on questionnaire data collected from 100 Wi-Fi users at the Faculty of Information Technology, Satya Wacana Christian University (FTI UKSW), which was used to determine the relative importance of each criterion. The main objective of this study is to determine the weight of each Wi-Fi service criterion using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method. Based on the AHP analysis, the criterion with the highest priority is ease of access, with a weight of 0.417087. The weights for the other criteria are as follows: network stability at 0.259637, connection speed at 0.165161, coverage at 0.104853, and security at 0.053262, making security the lowest-priority criterion. From these findings, it can be concluded that ease of access to Wi-Fi has a significant influence on user satisfaction. This insight can serve as a recommendation for the university to improve its services—for instance, by adding more access points or implementing a single sign-on system for Wi-Fi access.
Analyzing Spotify User Experience using UEQ and Fuzzy K-Means Clustering Chinta, Caroline Amanda; Fibriani, Charitas
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 2: Agustus 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i2.2928

Abstract

This study evaluates the user experience (UX) of Spotify using the User Experience Questionnaire (UEQ) and Fuzzy K-Means clustering. The main issue addressed is the need to understand user satisfaction, especially related to reliability. The objective is to assess Spotify’s UX quality and group users based on satisfaction. A total of 128 participants completed the UEQ, covering six dimensions: Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, Stimulation, and Novelty. Results show five dimensions rated as “Excellent,” while Dependability was rated “Below Average,” indicating issues with control and consistency. Clustering analysis identified three user groups with different satisfaction levels. One cluster consistently reported low ratings across all dimensions. These findings reflect Spotify’s overall strong UX, while also pointing out areas for improvement. The integration of UEQ and clustering provides valuable insights into user segmentation and can serve as a framework for future UX evaluations. Keywords: Clustering; Fuzzy K-Means; Spotify; UEQ; User Experience   AbstrakPenelitian ini mengevaluasi pengalaman pengguna (User Experience/UX) aplikasi Spotify menggunakan User Experience Questionnaire (UEQ) dan metode klasterisasi Fuzzy K-Means. Masalah utama yang dibahas adalah perlunya pemahaman terhadap kepuasan pengguna, khususnya dalam aspek keandalan. Tujuan penelitian ini adalah menilai kualitas UX Spotify dan mengelompokkan pengguna berdasarkan tingkat kepuasannya. Sebanyak 128 partisipan mengisi UEQ yang mencakup enam dimensi: Attractiveness, Perspicuity, Efficiency, Dependability, Stimulation, dan Novelty. Hasil menunjukkan lima dimensi memperoleh nilai Excellent, sedangkan dimensi Dependability berada pada kategori Below Average, mengindikasikan adanya masalah dalam kontrol dan konsistensi. Analisis klaster menghasilkan tiga kelompok pengguna dengan tingkat kepuasan yang berbeda. Salah satu klaster secara konsisten menunjukkan penilaian rendah di semua dimensi. Temuan ini mencerminkan performa UX Spotify yang sangat baik secara umum, namun tetap ada aspek yang perlu ditingkatkan. Integrasi UEQ dan analisis klaster memberikan wawasan mendalam tentang segmentasi pengguna dan menjadi acuan untuk evaluasi UX selanjutnya. 
ANALISIS SERVICE OPERATION SISTEM TUGAS AKHIR FTI UKSW MENGGUNAKAN ITIL V3 Panggabean, Albert Jonathan; Fibriani, Charitas
JOISIE (Journal Of Information Systems And Informatics Engineering) Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Institut Bisnis dan Teknologi Pelita Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35145/joisie.v9i1.4765

Abstract

Peran Di era digitalisasi yang berkembang dengan pesat, peran teknologi informasi menjadi salah satu cara dalam mendukung efisiensi dan efektivitas proses bisnis di berbagai instansi, organisasi, maupun perguruan tinggi. Salah satu teknologi yang digunakan di lingkungan pendidikan adalah Sistem Informasi Tugas Akhir (SITA), yang dirancang untuk membantu proses administrasi, pengajuan, hingga persetujuan tugas akhir mahasiswa di Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana (FTI UKSW). Sistem ini berperan penting dalam mengelola data dan mendukung kelancaran aktivitas akademik tugas akhir. Tetapi, berbagai kendala yang terjadi dalam operasional sistem SITA, seperti ketidakmampuan sistem untuk mengikuti perubahan aturan kurikulum dan kendala teknis lainnya yang dapat berdampak pada efektivitas layanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kerangka kerja ITIL (Information Technology Infrastructure Library) pada fase Service Operation di SITA. Dengan menggunakan metode kualitatif, data penelitian dikumpulkan melalui wawancara, observasi langsung, dan analisis sistem. Penelitian ini menguji bagaimana penerapan proses-proses dalam Service Operation, seperti incident management, problem management, request fulfillment, dan access management. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan ITIL pada sistem SITA memberikan dampak positif, terutama dalam meningkatkan efisiensi layanan, mempercepat respon terhadap insiden teknis, dan meningkatkan kepuasan pengguna, baik dari sisi mahasiswa maupun admin. Selain itu, penelitian ini juga mengidentifikasi perlunya pembaruan modul sistem untuk mendukung relevansi terhadap aturan terbaru, seperti kebijakan yudisium dan kurikulum yang telah diubah. Rekomendasi yang dihasilkan mencakup pengoptimalan Service Operation, penyesuaian modul sistem dengan kebutuhan terkini, dan peningkatan keamanan untuk memastikan penggunaan sistem informasi yang lebih effisien dan. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas layanan sistem informasi tugas akhir dan mendukung pengelolaan akademik yang lebih baik di masa yang akan datang.
Analisis Penentuan Lokasi Evakuasi Bencana Banjir Dengan Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis Dan Metode Simple Additive Weighting Lumban Batu, Juliana Andretha Janet; Fibriani, Charitas
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 4 No 2: Juni 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (116.224 KB) | DOI: 10.25126/jtiik.201742315

Abstract

AbstrakKota Surakarta merupakan kota dengan ancaman banjir yang cukup besardan kebanyakan diantaranya merupakan genangan, mengingat bahwa kondisi geografis kota Surakarta yaitu salah satunya dikelilingi oleh bantaran sungai bengawan solo. Tingginya curah hujan sewaktu-waktu dapat menyebabkan aliran sungai tidak dapat menahan debit air sehingga menyebabkan meluapnya air dan menyebabkan banjir. Upaya mitigasi dengan cara memberi peringatan dini kepada masyarakat dirasa dapat menjadi salah satu upaya dalam menekan angka kerugian sebelum bencana banjir datang. Dengan pemanfaatan Sistem Informasi Geografis serta metode Simple Additive Weighting dalam menentukan lokasi evakuasi bencana banjir maka diharapkan ketika banjir datang maka masyarakat kota Surakarta dapat memiliki persiapan lebih dini. Hal ini juga dapat membantu pihak pemerintahan terkhususnya pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam melakukan evakuasi ketika banjir datang.Kata kunci: sistem informasi geografis, simple additive weighting, mitigasi, lokasi evakuasi, surakarta.AbstractSurakarta is a city with a fairly high threat of flooding and most of them are puddles in some areas, considering that one of the geographical conditions of Surakarta was said that Surakarta surrounded by riverbank of bengawan solo. The river flow could not hold the water flow whenever heavy rainfall come and could possibly causing an overvlow and cause of flooding. The attempts of mitigation by giving early warning to the public is considered to be one attempts to reduce the number of losses before the flood came.With the use of Geographic Information Systems and Simple Additive weighting method to determine the great location of shelter then the people of the city of Surakarta could have early preparation before the floods come as it expected. This attempts can also help the government especially to the Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) in attempt of the evacuation when the flood came.Keywords: geographic information system, simple additive weighting, mitigation, shelter, surakarta.
Perencanaan Strategis Sistem Informasi menggunakan Metode Enterprise Architecture Planning Framework Arya, William; Fibriani, Charitas
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v1i3.28

Abstract

Perencanaan strategis Sistem Informasi (SI) dilakukan untuk menemukan solusi bagi aplikasi SI dalam organisasi. Proses perencanaan SI strategis perlu dipandu oleh kebijakan yang jelas yang ditujukan untuk mengkoordinasikan strategi organisasi dan tujuan bisnis. Saat ini penerapan SI di PT. INDAH KIAT PULP & PAPER belum berjalan baik karena sebagian besar pengelolaan data belum dilakukan sesuai rencana. Oleh karena itu, diperlukan rencana strategis SI yang ditujukan untuk membuat proses bisnis dalam organisasi. Tujuan dari Penelitian untuk mengatasi masalah yang ada di perusahaan ini yaitu kebocoran data yang sudah terjadi beberapa tahun belakangan ini. Metode Perencanaan arsitektur enterprise (EAP) adalah proses mendefinisikan arsitektur ketika mendukung bisnis dan menggunakan informasi untuk mengimplementasikan arsitektur. Menggunakan Enterprise Architecture Planning (EAP), sektor utilitas Perawang City, dan keuntungan menerapkan EAP adalah untuk mendukung pengambilan keputusan dan perencanaan yang baik dalam organisasi.
Penerapan Evaluasi Heuristik pada Perancangan Sistem Point Of Sales Berbasis Website Ramba, Rileanly Masakke; Fibriani, Charitas
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi Vol. 7 No. 3 (2024): Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Aplikasi
Publisher : Program Studi Teknik Informatika Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jtsi.v7i3.40698

Abstract

The Agape Shop in Biak Papua carries out transactions only with receipts and calculators. Shop owners are often overwhelmed with serving customers and experience calculation errors because they still use calculators, have difficulty managing product stock, and have limited information on income and expenses. Therefore, this research will design a website-based Point of Sales (POS) system that can make it easier to manage transactions, product stock, sales reports, etc. The system development method uses the Agile method and heuristic evaluation to evaluate the system's interface. The process of working on a system using Unified Modeling Language (UML) includes Use Case Diagrams; Class Diagram, Entity Relationship Diagram (ERD) database structure design, and User Interface/User Experience (UI/UX) design. Meanwhile, the programming language uses the PHP Laravel framework; JavaScript uses the JQuery library and uses the MySQL database which is used to develop this system. This research produces a website-based Point of Sales (POS) system that makes it easier to manage product stock, transaction management and sales reports.
Model Klasifikasi Kelayakan Pengajuan Kredit Bank Menggunakan Naive Bayes Andrian, Joshua Valens; Fibriani, Charitas
Jurnal Sifo Mikroskil Vol. 26 No. 2 (2025): JSM VOLUME 26 NOMOR 2 TAHUN 2025
Publisher : Fakultas Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55601/jsm.v26i2.1803

Abstract

Pemberian pinjaman oleh Lembaga keuangan membutuhkan evaluasi yang baik untuk memastikan kelayakan nasabah sebagai calon debitur demi mengurangi resiko gagal bayar. Atribut yang dipakai dalam menentukan kelayakan calon debitur, seperti daerah tempat tinggal, jenis kelamin, status perkawinan, beban tanggungan, edukasi, status pekerjaan, pendapatan, pendapatan sampingan, jumlah pinjaman, lama pinjaman, riwayat kredit. Naïve Bayes merupakan metode klasifikasi berbasis probabilistic dengan asumsi independen antara atribut. Atribut– atribut tersebut dihitung untuk mendapatkan atribut kelayakan pinjaman sebagai hasil klasifikasi yang terkait dengan seberapa akurat performa model Naïve Bayes dalam memprediksi kelayakan kredit berdasarkan data historis. Kualitas model diukur menggunakan confusion matrix, juga dibahas terkait akurasi, presisi dan recall. Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana cara kerja model klasifikasi untuk kredit bank menggunakan Naïve Bayes. Pengujian menunjukkan algoritma Naïve Bayes mampu melakukan klasifikasi dengan tingkat akurasi 86%, precision sebesar 88% dan recall sebesar 86% dengan hasil tersebut harapan dari penelitian ini adalah model Naïve Bayes bisa bermanfaat untuk meningkatkan efisiensi dalam proses pengajuan pinjaman pada Lembaga keuangan.
Digital Transformation in Religious Organizations: The Application of Data Management for Church in Magelang Fibriani, Charitas; Kristiyani, Dian Novita; Susetyo, Yeremia Alfa; Yulia, Hanita
Jurnal Abdimas Vol. 28 No. 2 (2024): December 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/8mjbj740

Abstract

The Plengkung Javanese Christian Church Synod (GKJP) is one of the Protestant church groups located in several areas on the island of Java. The condition of data recording in GKJP is still done by recording using book media. This causes data inconsistency or redundancy. GKJP also requires data management that can be used to obtain classes for congregation groups according to several needs. This Community Service aims to build the GKJP Magelang City Congregation Information System, where this system will focus on recording congregation data so that it is hoped that the problems of inconsistency and redundancy can be resolved and can utilize the congregation data to obtain certain criteria groups using the classification analysis menu.
MONITORING MANGROVE MENGGUNAKAN MODEL NORMALIZED DIFFERENCE VEGETATION INDEX (NDVI): STUDI KASUS DI HALMAHERA UTARA, INDONESIA Singgalen, Yerik Afrianto; Gudiato, Candra; Prasetyo, Sri Yulianto Joko; Fibriani, Charitas
Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis Vol. 13 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu dan Teknologi Kelautan Tropis
Publisher : Department of Marine Science and Technology, Faculty of Fisheries and Marine Science, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jitkt.v13i2.34771

Abstract

Ekowisata berbasis masyarakat menjadi salah satu pendekatan yang efektif dalam menjaga kelestarian hutan mangrove. Strategi untuk menetapkan prioritas pengembangan kawasan mangrove, dapat dilakukan dengan menganalisis kerapatan hutan mangrove. Kawasan mangrove dengan nilai kerapatan paling rendah perlu diprioritaskan sebagai strategi preservasi dan konservasi melalui konsep ekowisata berbasis masyarakat. Artikel ini bertujuan mengidentifikasi sebaran mangrove menggunakan model normalized difference vegetation index (NDVI) di Kabupaten Halmahera Utara, Indonesia. Perspektif penghidupan berkelanjutan digunakan untuk mendiskusikan konteks sosio-kultural masyarakat lokal. Penelitian ini mengadopsi metode campuran. Pengolahan data terbagi menjadi dua tahap yakni: tahap pertama, pemetaan sebaran hutan mangrove berdasarkan tingkat kerapatan; tahap kedua, trianggulasi. Pemetaan sebaran hutan mangrove menggunakan citra satelit Landsat 8 operational land imager (OLI) tahun 2013 dan 2021 serta model NDVI di Tanjung Pilawang, Pulau Kumo, Pulau Kakara, Pulau Maiti, dan Pulau Tagalaya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tanjung Pilawang pada zona 1 dan 2 memiliki Nilai NDVI paling rendah di tahun 2021 yakni 0,22 dengan kategori jarang, sehingga perlu diprioritaskan dalam pengembangan ekowisata mangrove berbasis komunitas sebagai strategi perlindungan kawasan hutan mangrove.
Analisis Clustering Pengguna SIKP FTI UKSW Menggunakan User Experience Questionnaire Putra, Marcellino Adi; Fibriani, Charitas
Jutisi : Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Sistem Informasi Vol 14, No 3: Desember 2025
Publisher : STMIK Banjarbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35889/jutisi.v14i3.3258

Abstract

The ease of access to technology today encourages the use of technology to improve productivity and efficiency in the lecture process, including in the lecture process at FTI UKSW (Faculty of Information Technology, Satya Wacana Christian University) which uses SIKP (Practical Work Information System). This study identifies the grouping/clustering of SIKP user students based on student user experience. The UEQ and Fuzzy C-Means methods are used to formulate the clustering of SIKP user students with the aim of determining the level of satisfaction of FTI UKSW students with the SIKP currently in use and hopefully providing an analysis of which parts of the FTI UKSW SIKP need to be improved. The UEQ method uses six elements, namely Attractiveness, Clarity, Efficiency, Accuracy, Stimulation, and Novelty. Meanwhile, the Fuzzy C-Means method measures the degree of membership of a data set to determine the satisfaction level grouping. Testing the accuracy of the algorithm's performance showed that the clustering process can form groupings with a level of clarity and cluster separation that provides good performance and can still be developed to obtain more optimal performance. Keywords: Clustering; User Experience Questionnaire; Fuzzy C-Means AbstrakMudahnya akses teknologi saat ini mendorong pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi pada proses perkuliahan, termasuk pada proses perkuliahan di FTI UKSW (Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Satya Wacana) yang menggunakan SIKP (Sistem Informasi Kerja Praktek). Penelitian ini mengidentifikasi pengelompokan mahasiswa pengguna SIKP berdasarkan user experience mahasiswa. Metode UEQ dan Fuzzy C-Means adalah metode yang digunakan untuk merumuskan clustering mahasiswa pengguna SIKP dengan tujuan mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa FTI UKSW terhadap SIKP yang digunakan saat ini dan diharapkan dapat memberikan analisis bagian mana yang perlu ditingkatkan pada SIKP FTI UKSW. Metode UEQ akan menggunakan 6 elemen yaitu Daya tarik, Kejelasan, Efisiensi, Ketepatan, Stimulasi, dan Kebaruan. Sementara itu, metode Fuzzy C-Means akan mengukur derajat keanggotaan suatu data untuk mengetahui pengelompokan tingkat kepuasan. Pengujian akurasi performa algoritma memberikan hasil bahwa proses clustering dapat membentuk pengelompokan dengan tingkat kejelasan dan pemisahan cluster yang memberikan performa baik serta masih dapat dikembangkan untuk memperoleh performa yang lebih optimal.