Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search
Journal : PRISMA FISIKA

Komputasi Numerik Persamaan Dinamika Nonlinier Untuk Pendulum Elastik dengan Massa Berubah Raditiya, Muhammad; Azwar, Azrul; Hasanuddin, Hasanuddin
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49387

Abstract

Gerak osilasi pada pendulum merupakan salah satu kajian dasar dari fisika. Pada beberapa kasus dari fenomena alam dapat dianalisa dengan pendekatan gerak osilasi pendulum. Berkurangnya massa dari pendulum elastik merupakan salah satu jenis kasus yang cukup menarik, dikarenakan pada kasus semacam ini penyederhanaan bentuk gaya F = ma tidak dapat digunakan dan dibutuhkan beberapa penyesuaian dalam penulisan bentuk persamaan. Penelitian yang dilakukan kali ini merupakan penelitian lanjutan dari Rodigues tentang analisis gerak osilasi massa berkurang, dengan menambahkan variasi sudut dan efek redaman. Pembentukan persamaan gerak dari sistem pendulum elastik teredam massa berkurang dibentuk oleh persamaan Lagrangian sistem yang ditentukan dari energi kinetik dan energi potensial sistem serta disipasi gaya pada sistem. Penyelesaian yang didapat dari Lagrangian diselesaikan secara numerik dengan metode Runge-Kutta orde 4. Dari hasil yang diproleh didapatkan kesimpulan bahwa Amplitudo osilasi berkurang seiring dengan berjalannya waktu, Bentuk pola gerak dari sistem dibentuk oleh superposisi keadaan osilasi sudut  dan keadaan osilasi perubahan , yang dimana perubahan  pada sistem dengan variasi  memberikan respon yang lebih sensitif pada pembentukan pola gerak sistem. Kata Kunci : Pendulum Elastik, Lagrangian, Disipasi gaya, Runge-Kutta Orde 4
Pendulum Fisis dengan Massa Berubah Herkulanus, Herkulanus; Azwar, Azrul; Nugroho, Bintoro Siswo
PRISMA FISIKA Vol 9, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i2.49549

Abstract

Telah dilakukan kajian eksperimental osilasi pendulum fisis dengan massa berubah untuk menganalisis pengaruh perubahan massa pendulum fisis terhadap gerak pendulum tersebut. Pendulum fisis terbuat dari pipa PVC  yang ditutup di bagian bawahnya dan massanya dapat divariasikan dengan memasukkan sejumlah air ke dalam pipa tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak tracker. Laju air yang keluar dari pipa dapat dihitung menggunakan pendekatan yang diperoleh melalui bantuan perangkat lunak excel. Nilai momen inersia air pada pendulum dihitung menggunakan teorema sumbu sejajar dengan mensubstitusikan persamaan laju air yang keluar dari pendulum. Faktor redaman berbanding terbalik dengan pertambahan massa pendulum.Kata kunci : pendulum fisis, osilasi, tracker, momen inersia, teorema sumbu sejajar
Konduktivitas Termal Papan Komposit dari Sekam Padi dan Ampas Tebu Haisyah, Haisyah; Arman, Yudha; Azwar, Azrul
PRISMA FISIKA Vol 9, No 3 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v9i3.49856

Abstract

Setiap tahun jumlah limbah sekam padi dan ampas tebu semakin meningkat sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Kedua limbah ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku papan komposit. Papan komposit banyak dimanfaatkan sebagai bahan dinding bangunan bertingkat karena konduktivitas termalnya yang rendah dibanding batako. Oleh karena itu, pada penelitian ini penulis membuat dan menganalisis papan komposit berbasis sekam padi dan ampas tebu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan nilai konduktivitas termal papan komposit terhadap berbagai perbandingan komposisi sekam padi dan ampas tebu serta untuk mengetahui perbandingan komposisi yang tepat agar nilai konduktivitas termalnya minimum. Pengukuran konduktivitas termal dilakukan menggunakan conductivy apparatus. Komposisi sekam padi dan ampas tebu yang digunakan memiliki perbandingan sebesar 100:0, 90:10, 80:20, 70:30, 60:40, 50:50 dan 40:60. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata konduktivitas termal yang didapat berkisar antara 0,029 W/m.K-0,069 W/m.K. Nilai ini jauh lebih rendah dibanding material bahan bangunan lain seperti beton, asbes dan kaca sehingga lebih nyaman digunakan sebagai bahan dinding bangunan. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa semakin banyak ampas tebu yang digunakan maka semakin tinggi nilai konduktivitas termal papan komposit dan perbandingan komposisi yang tepat agar nilai konduktivitas termal bahan minimum  adalah pada papan komposit yang semuanya diisi oleh sekam padi. Nilai konduktivitas termal minimum tersebut diduga dipengaruhi oleh kerapatan dan papan komposit pada sampel ini paling rendah dibanding sampel yang lain sehingga lebih banyak mengandung pori-pori terisi udara yang diketahui buruk mengantarkan panas.
Invarian Kretschmann untuk Ruang-Waktu Kerr Maulana Febri Agung Wardana; Hasanuddin Hasanuddin; Azrul Azwar
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.53567

Abstract

Telah dilakukan perhitungan invarian Kretschmann pada lubang hitam Kerr yang merupakan solusi persamaan medan gravitasi Einstein pada ruang-waktu vakum, berotasi dan bersumbu simetri aksial. Solusi ini didapatkan dengan melakukan perhitungan tensor metrik hingga tensor Riemann menggunakan perangkat lunak Maxima dan dilakukan penyederhanaan invarian Kretschmann secara analitik hingga mendapatkan singularitas nyata di  dan  serta singularitas semu di  untuk lubang hitam berotasi.
Konduktivitas termal papan komposit berlapis dari ampas tebu dan serat sabut kelapa dengan variasi perekat urea formaldehida Julia Bela Kart; Azrul Azwar; Yudha Arman
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.53587

Abstract

Penelitian papan komposit berbasis ampas tebu dan serat sabut kelapa dengan variasi urea formaldehid telah berhasil dilakukan.Tujuan dari penelitian ini yaitu menganalisis pengaruh dari varisi perekat urea formaldehid terhadap konduktivitas termal pada papan komposit.Penelitian ini dilakukan menggunakan alat Thermal Conductivity Apparatus. Papan komposit dibuat struktur tiga lapis dengan perbandingan ampas tebu dan serat sabut kelapa 50:50 dengan tebunya sebagai face dan back sehingga perbandingan yang awalnya 50 dibagi menjadi dua. Variasi kadar perekat urea formladehida yang digunakan pada penelitian ini yaitu 6%,8%,10%,12%,dan 14%. Hasil penelitian menunjukan hasil konduktivitas termal dari setiap sampel berkisar antara 0,029 W/m.K. sampai dengan 0,069 W/m.K. Hasil nilai konduktivits termal dan kerapatan dari penelitian yang dilakukan bervariasi. Untuk nilai konduktivitas termal yang baik didapatkan pada sampel 3 dengan nilai 0,026 W/m.K. Untuk penambahan kadar perekat sangat berpengaruh terhadap nilai konduktivitas termal. Dan variasi dari hasil konduktivitas termal sampel Hal ini diduga pada proses pencampuran(blending) antara perekat dengan ampas tebu dan serat sabut kelapa  tidak tersebar secara rata pada seluruh bagian papan komposit dikarenakan proses pencampuran secara manual sehingga menyebabkan sebaran perekat pada serbuk tidak merata pada seluruh bagian papan komposit dan hanya terkonsentrasi hanya dibeberapa bagian.
Analisis Respon Optik Nanopartikel Berbentuk Bola Berlapis Non-Konsentris dengan aproksimasi Quasi-Static Riko Bintasa; Azrul Azwar; Bintoro Siswo Nugroho
PRISMA FISIKA Vol 10, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i1.53433

Abstract

Telah dilakukan simulasi mengenai respons optik pada nanopartikel logam berbentuk bola berlapis dengan pendekatan quasi-static. Inti dari nanopartikel logam berlapis dianggap memiliki konstanta dielektrik yang sama dengan konstanta dielektrik lingkungan sehingga inti menjadi sebuah rongga di dalam nanopartikel berbentuk bola. Rongga di dalam nanopartikel berbentuk bola logam bisa diatur posisinya sehingga dapat menghasilkan bentuk nanopartikel logam berlapis dengan inti yang tidak konsentris terhadap lapisannya. Spektrum hamburan logam sangat dipengaruhi oleh pergeseran rongga di dalam nanopartikel. Ketika rongga berada pada posisi yang konsentris, spektrum yang hasilkan adalah spektrum dengan profil simetris atau profil Lorenztian, tetapi saat rongga berada pada posisi yang tidak konsentris, muncul spektrum baru yang memiliki bentuk asimetris atau dikenal dengan profil Fano. Kuat lemahnya spektral Fano yang dihasilkan juga sangat bergantung pada besarnya nilai pergeseran rongga didalam nanopartikel. Nilai pergeseran rongga yang semakin besar membuat spektral Fano semakin melemah.
Studi Pengaruh Penyinaran Lampu Ultraviolet pada Kinerja Fotodegradasi Metilen Biru Berfotokatalis TiO2 Angie Islammiyati; Azrul Azwar; Asifa Asri
PRISMA FISIKA Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i3.60647

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh penyinaran lampu ultraviolet pada kinerja fotodegradasi metilen biru menggunakan fotokatalis TiO2 yang dilapiskan pada Polipropilena (PP). Proses pabrikasi material PP/TiO2 dilakukan dengan teknik deposisi thermal milling. Temperatur kostan yang digunakan dalam proses milling adalah 175 selama 60 menit. Material PP/TiO2 digunakan sebagai material penyangga pada fotodegradasi metilen biru (MB). Proses fotokatalisis berlangsung selama 40 jam dengan sinar lampu UV sebagai suber foton dan penambahan bahan fotokatalis yang disinari UV dan tanpa disinari UV (kondisi gelap). Konsentrasi awal metilen biru yang digunakandengan perbandingan katalis PP/TiO2 sebanyak 14 g (1:1). Alat uji yang digunakan Spektrofotometer UV-Vis. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan semikonduktor TiO2 yang dilapiskan dipermukaan butiran PP berpengaruh pada laju fotodegradasi larutan pewarna MB yang terlihat dari terjadinya perubahan warna secara gradual yang menandakan terjadinya proses fotodegradasi, serta adanya penurunan puncak spektrum absorbansi MB dan dengan adanya material fotokatalis yang disinari lampu UV jauh lebih efektif dibandingkan tanpa disinari UV. Pada proses ini tidak terlihat adanya residu dan laju fotodegradasi optimal pada lama penyinaran selama 32 jam yang menghasilkan penurunan konsetrasi MB sekitar 68% dari konsentrasi awalnya.  Kata Kunci : Metilen biru, lampu Ultraviolet, thermal milling, fotokatalis, PP, TiO2
Study on the Effects of Protective Layer on the Electron and Hole Transmission of Cadmium Sulfide (CdS) Photocatalyst Based on a Simple Quantum Mechanical Model Selly Alawiyah; Azrul Azwar; Fatimah Arofiati Noor
PRISMA FISIKA Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i3.60652

Abstract

Cadmium Sulfide (CdS) is a photocatalyst material with a low energy band gap, which exhibits a potential application for the visible light spectrum. However, the serious photo-corrosion of CdS inhibits its wide applications. To prevent photo-corrosion, one can coat the CdS surface coated with an insulating material. The addition of this insulating layer will produce a barrier potential on the surface of the CdS thereby blocking the transmission of electrons and holes. If the thickness of this protective layer is thin enough the electron and hole can be transmitted by the quantum tunneling effect. Using a simple quantum mechanical model, the phenomena of electron and hole transmission through potential barriers due to the presence of a protective layer on the CdS surface can be analyzed. Based on this model, the effects of variations in thickness and type of protective layer on the performance of CdS photocatalyst materials are studied by calculating the transmission coefficient and injection efficiency values. The protective coatings used in this study were Aluminum Oxide (Al2O3), Hafnium Dioxide (HfO2), and Silicon Dioxide (SiO2). The results show that transmission decreases as the thickness of the protective increases. Among the three types of protective coatings used, HfO2 material has the potential to be used because it has the best injection efficiency value.
Studi Model Penyebaran Droplet Pernapasan dari Penderita COVID-19 Nadia Nadia; Azrul Azwar; Yoga Satria Putra
PRISMA FISIKA Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i3.60698

Abstract

Telah dilakukan kajian terhadap penyebaran droplet dari penderita COVID-19. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan distribusi droplet dari penderita COVID-19. Distribusi droplet dimodelkan menggunakan model Gaussian puff serta diselesaikan menggunakan metode Euler dan trapesium. Hasil analisis menunjukkan bahwa distribusi droplet dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu kecepatan awal droplet ketika keluar dari mulut, ukuran droplet, suhu udara dan kelembapan relatif. Maka dari itu, sebagai bentuk upaya untuk mencegah penularan COVID-19, perlu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi droplet.
Analisis Kawasan Terbangun di Kota Pontianak Berdasarkan Dimensi Fraktal Adi Rahmad; Azrul Azwar; Zulfian Zulfian
PRISMA FISIKA Vol 10, No 3 (2022)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/pf.v10i3.58311

Abstract

Pertumbuhan penduduk yang signifikan di Kota Pontianak berbanding lurus dengan kebutuhan akan ruang yang semakin meningkat. Sebagai salah satu fenomena fisika kompleks, pertumbuhan kawasan terbangun dapat diamati menggunakan analisis fraktal. Penentuan nilai dimensi fraktal telah dilakukan pada citra digital Landsat 8 OLI TIRS+ tahun 2013, 2017 dan 2021. Prosesnya meliputi koreksi ToA (Top of Atmospheric), klasifikasi tutupan lahan berdasarkan nilai NDVI, dan penentuan dimensi fraktal secara komputasi menggunakan metode perhitungan kotak atau Box Counting. Penentuan dimensi fraktal dilakukan terhadap kawasan terbangun Kota Pontianak tahun 2013, 2017 dan 2021. Dimensi fraktal untuk Kota Pontianak selalu mengalami peningkatan tiap citra yang digunakan, masing-masing (2013 = 1,6934; 2017 = 1,7129; 2021 = 1,7664). Berdasarkan hasil tersebut dapat ditemukan bahwa kawasan terbangun Kota Pontianak yang diamati pada tahun 2013, 2017 dan 2021 mengalami perluasan kawasan terbangun.