Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peran Pupuk Organik Cair Sebagai Nutrisi Tanaman dalam Mendukung Urban Farming Berkelanjutan di Perkotaan: Studi Kasus Pada Budidaya Tanaman Kakao Dwi Rahmayanti, Fetty; Tiana, Gina; Nikmah
Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains Vol 5 No 2 (2024): Jul-Des 2024
Publisher : ECOTAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55448/3ys8w628

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pupuk organik cair (POC) dan klon terhadap pertumbuhan bibit kakao telah dilakukan di Kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Borobudur pada bulan September sampai dengan November 2023. Rancangan yang digunakan adalah faktorial 5x2 dalam desain Rancang Acak Kelompok (RAK) dengan 3 ulangan. Faktor pertama yaitu dosis POC (0 cc, 1 cc, 2 cc, 3 cc, dan 4 cc) faktor kedua berupa klon kakao (Sulawesi 1 dan Masamba 1). Sampel ditetapkan 3 tanaman secara acak untuk setiap unit percobaan (90 tanaman sampel). Data analisis secara deskriptif dan inferensia yang terdiri atas Uji F dan uji lanjut bertahap tujuh (7) parameter, tinggi tanaman, jumlah daun, diameter batang, luas daun, panjang akar, berat akar, dan berat basah tanaman. Analisis data menggunakan Uji DMRT (Duncan's Multiple Range Test), pada taraf 5%, menggunakan software SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk organik cair (POC) dan klon kakao berpengaruh nyata pada parameter jumlah daun. Perlakuan dosis pada klon Masamba 1 memberikan hasil terbaik dibandingkan hasil pada klon Sulawesi 1. Perlakuan dosis dan klon tidak berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, diameter batang, luas daun, panjang akar, berat akar, dan berat basah tanaman.
Environmental Risk Analysis and Control For the Development of Sustainable Urban Agriculture Rahmayanti, Fetty Dwi; Gunawan, Andi; Fauzi, Anas Miftah; Santosa, Edi
Journal of Tropical Crop Science Vol. 12 No. 01 (2025): Journal of Tropical Crop Science
Publisher : Department of Agronomy and Horticulture, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jtcs.12.01.145-157

Abstract

Realizing sustainable urban agriculture is one of the sustainable development goals (SDGs) targets that must be achieved. This research was conducted to analyze and explain environmental risk control for the development of sustainable urban agriculture. The research location was in East Jakarta, one of the cities in Indonesia that has implemented urban farming practices. Identification of urban agricultural environmental risks caused by biotic and abiotic factors determined of 17 categories of questions that can be represented in this research. Three risk assessment scales were used, low, medium and high risk. The environmental risk of urban agriculture caused by biotic and abiotic factors was found to have the highest risk in the air dust category. Based on the research results, it was concluded that, in general, respondents had quite effective knowledge of environmental risks but needed to increase their knowledge and deeper understanding of creating sustainable urban agriculture. Urban agriculture, due to its social, economic, and environmental benefits, should be considered part of a dynamic urban system during planning and implementation.
ANALISIS SWOT REBRANDING KEBERLANJUTAN UMKM KAFE KOPI UPAYA MENINGKATKAN DAYA TARIK PENGUNJUNG (Studi Kasus Kafe Kope, Kota Bekasi) Jafaruddin, Nurhana; Diana, T. B.; Oktavia, Henita Fajar; Rahmayanti, Fetty Dwi
JURNAL AGRITA Vol 7, No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agri.v7i1.5082

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mempelajari cara perusahaan bertahan untuk menjalankan suatu usaha sehingga usaha tersebut dapat keberlanjutan dan melihat strategi bisnis yang mampu meningkatkan penjualan dan bisa dilakukan salah satunya di Kafe Kopi “Kope” dengan mencoba cara me-rebranding sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan daya tarik pengunjungnya. Analisis yang digunakan adalah SWOT untuk menganalisa UMKM dari empat sisi yaitu strengths, weaknesses, opportunities, dan threats sehingga data yang didapatkan menjadi fondasi agar rebranding UMKM berdampak positif bagi perusahaan. Rebranding yang dilakukan Kafe “Kope” dari segi nama, logo, inovasi menu, design interior, fasilitas bagi anak kecil, menjalin kerjasama dengan mitra-mitra dan berbagai komunitas serta mengadakan event menjadi upaya untuk meningkatkan daya tarik pengunjung sehingga bisa meningkatkan pendapatan Kafe “Kope”. Selain itu perlu adanya paket bundling yang ditawarkan atau hampers pada event tertentu kepada pelanggan serta peningkatan pemasaran Kafe “Kope” seperti pembagian brosur maupun pemasaran menggunakan media sosial via Instagram dan Tiktok guna meningkatkan pengenalan pasar setelah adanya re-brending dan menarik daya tarik pengunjung Kafe “Kope” ditengah banyaknya persaingan kafe kopi disekitar “Kope”.
Assessment of biodiversity risks in urban agriculture: Case of Jakarta, Indonesia Dwi Rahmayanti, Fetty; Gunawan, Andi; Fauzi, Anas Miftah; Santosa, Edi
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 53 No. 2 (2025): Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy)
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24831/jai.v53i2.66297

Abstract

Urban agriculture is a permanent and dynamic part of urban socio-economic and ecological systems. It uses typical urban resources, competes with other urban functions for land and water, is influenced by urban policies and plans, and contributes to urban social and economic development. To assess agricultural sustainability and predict future food security, it is essential to understand the relationship between farming systems and biodiversity. The research aimed to assess biodiversity risk in urban agriculture. This research employed a mixed-methods approach, combining quantitative and qualitative methods, and incorporated a field survey that involved collecting data from research and literature reviews. The field survey involved collecting data from research questionnaires distributed to respondents to determine their perceptions of biodiversity risks to flora and fauna resulting from urban agricultural activities. The results of the study showed that the p-value was greater than the alpha level (α = 0.05), indicating that urban agriculture in East Jakarta does not significantly affect biodiversity risks of flora and fauna. Keywords: agripolitan; city greenery; conservation; East Jakarta; food security
Pemberdayaan Karang Taruna Melalui Pelatihan Minuman Olahan Kopi Upaya Meningkatkan Minat Wirausaha Jafaruddin, Nurhana; Oktavia, Henita Fajar; Diana, Tungga Buana; Rahmayanti, Fetty Dwi
JE (Journal of Empowerment) Vol 6, No 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v6i1.5191

Abstract

Abstrak Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memanfaatkan peluang yang ada dalam menciptakan suatu usaha melalui metode yang memotivasi dan mudah dipahami terkait kewirausahaan pertanian dengan bekerja sama dengan pemilik Kafe Kope sebagai fasilitator untuk menambah pengetahuan tentang kopi mulai dari bahan baku dan bahan penolong yang digunakan serta cara pembuatannya sehingga nantinya diharapkan mampu membuat kopi dengan cita rasa yang khas dan dapat dikonsumsi sendiri maupun konsumen dalam berwirausaha. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Kafe Kope, Bekasi Selatan dengan diikuti oleh 11 orang peserta dari Karang Taruna RW 13 Jakasetia, Bekasi Selatan, Mahasiswa, dan Tim Dosen Fakultas Pertanian Universitas Borobudur. Kegiatan PkM ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Hasil kegiatan Penyuluhan Kewirausahaan telah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan motivasi peserta dalam berwirausaha pertanian dengan memanfaatkan peluang trend terkini serta menggugah peserta untuk kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan peluang yang ada. Kegiatan ini diharapkan peserta mampu menciptakan wirausaha pertanian yang berkelanjutan. Abstract This community service activity aims to leverage existing opportunities to create an enterprise through a motivational and easy-to-understand method related to agricultural entrepreneurship. This is carried out in collaboration with the owner of Kope Cafe, who acts as a facilitator to enhance knowledge about coffee from the raw materials and supporting ingredients used to the preparation process that participants are eventually expected to be able to make coffee with a distinctive flavor, either for personal consumption or for customers in an entrepreneurial context. The PkM activity was conducted at Kope Cafe, South Bekasi, and was attended by 11 participants from the Karang Taruna of RW 13 Jakasetia, South Bekasi, students, and faculty members from the Faculty of Agriculture, Borobudur University. The PkM activity employed the Participatory Action Research (PAR) method. The results of the Entrepreneurship Counseling activity showed an improvement in participants knowledge, attitudes, and motivation in engaging in agricultural entrepreneurship by utilizing current trends. It also inspired the participants to be creative and innovative in seizing existing opportunities. This activity is expected to enable participants to create sustainable agricultural enterprreneurship.
Ethnobotany of Food Plants in The Penghulu Tribe Community in Sarolangun, Jambi Has, Dini Hardiani; Marpaung, Sutan Sahala Muda; Jati, Erwika Dhora; Hartati, Bunga Resa; Fitrianto, Imam; Yulianti, Iis; Nugroho, Septian Putra Adi; Rahmila, Yulizar Ihrami; Rahmayanti, Fetty Dwi; Fadilah, Ratnawaty; Bukhari, Bukhari; Simanjuntak, Asnika Putri; Algiffari, M. Fauzhan; Lubis, Dita Anggriani
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.4972

Abstract

Tribal community in the Bukit Bulan area, Limun District, Sarolangun Regency, Jambi. This research aims to identify the ethnobotany of food plant species by the Penghulu Tribe community in Sarolangun Regency, Jambi Province. This research was conducted in Napal Melintang and Meribung Villages. Research method ethnobotanical data on food plants were obtained through qualitative data collection techniques through in-depth interviews, in contrast, potential data were obtained through vegetation analysis and exploration methods. The study's results identified as many as 88 species from 35 families of food plants originating from cultivation and wild plants, which herbaceous plants dominated. Based on the results of interviews, there are many food plant species in the forest habitat. The part of the plant that is widely used by the community is fruit, and this is because people generally grow fruit in their yards and community gardens. Cultivators mostly use food plants for direct consumption. Conclusion this research The Penghulu tribe community's dependence on food plants is still high because they can utilize, gather, and process them. 88 species of food plants have been identified from 35 families, of which 77 produce carbohydrates, vegetables, and fruit.