Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Environmental Risk Analysis and Control For the Development of Sustainable Urban Agriculture Rahmayanti, Fetty Dwi; Gunawan, Andi; Fauzi, Anas Miftah; Santosa, Edi
Journal of Tropical Crop Science Vol. 12 No. 01 (2025): Journal of Tropical Crop Science
Publisher : Department of Agronomy and Horticulture, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jtcs.12.01.145-157

Abstract

Realizing sustainable urban agriculture is one of the sustainable development goals (SDGs) targets that must be achieved. This research was conducted to analyze and explain environmental risk control for the development of sustainable urban agriculture. The research location was in East Jakarta, one of the cities in Indonesia that has implemented urban farming practices. Identification of urban agricultural environmental risks caused by biotic and abiotic factors determined of 17 categories of questions that can be represented in this research. Three risk assessment scales were used, low, medium and high risk. The environmental risk of urban agriculture caused by biotic and abiotic factors was found to have the highest risk in the air dust category. Based on the research results, it was concluded that, in general, respondents had quite effective knowledge of environmental risks but needed to increase their knowledge and deeper understanding of creating sustainable urban agriculture. Urban agriculture, due to its social, economic, and environmental benefits, should be considered part of a dynamic urban system during planning and implementation.
ANALISIS SWOT REBRANDING KEBERLANJUTAN UMKM KAFE KOPI UPAYA MENINGKATKAN DAYA TARIK PENGUNJUNG (Studi Kasus Kafe Kope, Kota Bekasi) Jafaruddin, Nurhana; Diana, T. B.; Oktavia, Henita Fajar; Rahmayanti, Fetty Dwi
JURNAL AGRITA Vol 7, No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/agri.v7i1.5082

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mempelajari cara perusahaan bertahan untuk menjalankan suatu usaha sehingga usaha tersebut dapat keberlanjutan dan melihat strategi bisnis yang mampu meningkatkan penjualan dan bisa dilakukan salah satunya di Kafe Kopi “Kope” dengan mencoba cara me-rebranding sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan daya tarik pengunjungnya. Analisis yang digunakan adalah SWOT untuk menganalisa UMKM dari empat sisi yaitu strengths, weaknesses, opportunities, dan threats sehingga data yang didapatkan menjadi fondasi agar rebranding UMKM berdampak positif bagi perusahaan. Rebranding yang dilakukan Kafe “Kope” dari segi nama, logo, inovasi menu, design interior, fasilitas bagi anak kecil, menjalin kerjasama dengan mitra-mitra dan berbagai komunitas serta mengadakan event menjadi upaya untuk meningkatkan daya tarik pengunjung sehingga bisa meningkatkan pendapatan Kafe “Kope”. Selain itu perlu adanya paket bundling yang ditawarkan atau hampers pada event tertentu kepada pelanggan serta peningkatan pemasaran Kafe “Kope” seperti pembagian brosur maupun pemasaran menggunakan media sosial via Instagram dan Tiktok guna meningkatkan pengenalan pasar setelah adanya re-brending dan menarik daya tarik pengunjung Kafe “Kope” ditengah banyaknya persaingan kafe kopi disekitar “Kope”.
Pemberdayaan Karang Taruna Melalui Pelatihan Minuman Olahan Kopi Upaya Meningkatkan Minat Wirausaha Jafaruddin, Nurhana; Oktavia, Henita Fajar; Diana, Tungga Buana; Rahmayanti, Fetty Dwi
JE (Journal of Empowerment) Vol 6, No 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v6i1.5191

Abstract

Abstrak Kegiatan PkM ini bertujuan untuk memanfaatkan peluang yang ada dalam menciptakan suatu usaha melalui metode yang memotivasi dan mudah dipahami terkait kewirausahaan pertanian dengan bekerja sama dengan pemilik Kafe Kope sebagai fasilitator untuk menambah pengetahuan tentang kopi mulai dari bahan baku dan bahan penolong yang digunakan serta cara pembuatannya sehingga nantinya diharapkan mampu membuat kopi dengan cita rasa yang khas dan dapat dikonsumsi sendiri maupun konsumen dalam berwirausaha. Kegiatan PkM ini dilaksanakan di Kafe Kope, Bekasi Selatan dengan diikuti oleh 11 orang peserta dari Karang Taruna RW 13 Jakasetia, Bekasi Selatan, Mahasiswa, dan Tim Dosen Fakultas Pertanian Universitas Borobudur. Kegiatan PkM ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Hasil kegiatan Penyuluhan Kewirausahaan telah meningkatkan pengetahuan, sikap, dan motivasi peserta dalam berwirausaha pertanian dengan memanfaatkan peluang trend terkini serta menggugah peserta untuk kreatif dan inovatif dalam memanfaatkan peluang yang ada. Kegiatan ini diharapkan peserta mampu menciptakan wirausaha pertanian yang berkelanjutan. Abstract This community service activity aims to leverage existing opportunities to create an enterprise through a motivational and easy-to-understand method related to agricultural entrepreneurship. This is carried out in collaboration with the owner of Kope Cafe, who acts as a facilitator to enhance knowledge about coffee from the raw materials and supporting ingredients used to the preparation process that participants are eventually expected to be able to make coffee with a distinctive flavor, either for personal consumption or for customers in an entrepreneurial context. The PkM activity was conducted at Kope Cafe, South Bekasi, and was attended by 11 participants from the Karang Taruna of RW 13 Jakasetia, South Bekasi, students, and faculty members from the Faculty of Agriculture, Borobudur University. The PkM activity employed the Participatory Action Research (PAR) method. The results of the Entrepreneurship Counseling activity showed an improvement in participants knowledge, attitudes, and motivation in engaging in agricultural entrepreneurship by utilizing current trends. It also inspired the participants to be creative and innovative in seizing existing opportunities. This activity is expected to enable participants to create sustainable agricultural enterprreneurship.
Ethnobotany of Food Plants in The Penghulu Tribe Community in Sarolangun, Jambi Dini Hardiani Has; Sutan Sahala Muda Marpaung; Erwika Dhora Jati; Bunga Resa Hartati; Imam Fitrianto; Iis Yulianti; Septian Putra Adi Nugroho; Yulizar Ihrami Rahmila; Fetty Dwi Rahmayanti; Ratnawaty Fadilah; Bukhari Bukhari; Asnika Putri Simanjuntak; M. Fauzhan Algiffari; Dita Anggriani Lubis
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 9 (2023): September
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9i9.4972

Abstract

Tribal community in the Bukit Bulan area, Limun District, Sarolangun Regency, Jambi. This research aims to identify the ethnobotany of food plant species by the Penghulu Tribe community in Sarolangun Regency, Jambi Province. This research was conducted in Napal Melintang and Meribung Villages. Research method ethnobotanical data on food plants were obtained through qualitative data collection techniques through in-depth interviews, in contrast, potential data were obtained through vegetation analysis and exploration methods. The study's results identified as many as 88 species from 35 families of food plants originating from cultivation and wild plants, which herbaceous plants dominated. Based on the results of interviews, there are many food plant species in the forest habitat. The part of the plant that is widely used by the community is fruit, and this is because people generally grow fruit in their yards and community gardens. Cultivators mostly use food plants for direct consumption. Conclusion this research The Penghulu tribe community's dependence on food plants is still high because they can utilize, gather, and process them. 88 species of food plants have been identified from 35 families, of which 77 produce carbohydrates, vegetables, and fruit.
Sosialisasi Potensi Sumberdaya Hayati Untuk Konsumsi Pangan Sehat Bagi Masyarakat Fetty Dwi Rahmayanti
Jurnal Pelita Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2023): Juli 2023
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37366/jpp.v1i2.2530

Abstract

Penyediaan keanekaan bahan hayati dan pelestarian fungsi lingkungan hidup bagi berbagai kehidupan merupakan salah satu kebutuhan dasar kehidupan manusia diseluruh dunia. Peningkatan jumlah penduduk akan berkorelasi langsung meningkatnya jumlah permintaan akan kebutuhan pangan. Jika tidak dilakukan strategi khusus pelestarian sumberdaya hayati, khusunya bagi bahan hayati yang berfungsi sebagai penyedia nutrisi, maka dalam waktu yang relatif cepat akan menimbulkan berbagai dampak yang tidak diinginkan. Beberapa dampak yang dapat ditimbulkan seperti kelaparan akibat keterbatasan sumber pangan, kelangkaan hayati akibat konsumsi bahan pangan yang tertuju pada satu jenis komoditas saja untuk mencukupi kebutuhan pangannya), konflik sosial dan kepunahan spesies hayati. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama satu hari tanggal 19 Juni 2022 bertempat di Lantai 4, Gedung B, Universitas Borobudur Jalan Raya Kalimalang No.1, Jakarta Timur. Kata Kunci : Sumberdaya Hayati, Bahan Pangan, Pangan Sehat