Articles
PENGARUH MODEL PROBLEM-BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA SD
Lalu Dimas Dicky Iskandar;
Ida Ermiana;
Awal Nur Kholifatur Rosyidah
Renjana Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2021): Edisi Mei 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh model problem based learning terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SD Kelas V SDN 5 Buwun Mas. Penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen, jenis Quasi Ekperimental Design tipe one group pre-test post-test Design. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 5 Buwun Mas. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes komunikasi matematis tertulis dan lisan. Instrument pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan tes komunikasi matematis tertulis bentuk uraian sebanyak 8 butir soal dan 1 soal untuk tes lisan yang telah memenuhi validitas. Uji hipotesis pada penelitian ini menggunakan paired sample t-test. Sebelum melakukan uji hipotesis data yang diperoleh terlebih dahulu diuji normalitas dan homogenitas data. Berdasarkan perhitungan pengujian hipotesis dengan uji-t diperoleh sebesar 19,151 untuk komunikasi matematis tertulis dan 10,019 untuk hasil komunikasi matematis lisan sedangkan 2,101 pada taraf signifikansi 5% dengan df 18. Sehingga 19,151 > 2,101 untuk komunikasi matematis tertulis dan 10,019 > 2,101 untuk komunikasi matematis lisan maka dapat dinyatakan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak yang berarti terdapat perbedaan kemampuan komunikasi matematis tertulis dan lisan antara sebelum dan setelah mendapat perlakuan model problem based learning. Berdasarkan hasil penelitian tersebut maka dapat disimpulkan bahwa model problem based learning berpengaruh terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa SD Kelas V SDN 5 Buwun Mas.
PENGARUH BUKU CERITA BERGAMBAR TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA SISWA KELAS III SDN GUGUS 04 KECAMATAN PUJUT
Fita Apriatin;
Ida Ermiana;
Heri Setiawan
Renjana Pendidikan Dasar Vol 1 No 2 (2021): Edisi Mei 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh buku cerita bergambar terhadap kemampuan membaca pemahaman dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas III SDN gugus 04 Kecamatan Pujut tahun pelajaran 2020/2021. Desain penelitian ini menggunakan Nonequivalent control group design. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas III SDN 2 Teruwai sebagai kelas eksperimen dan kelas III SDN 1 Teruwai sebagai kelas kontrol. Metode pengumpulan data yaitu menggunakan tes tulis berupa tes pilihan ganda untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman siswa. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan t-test polled varians untuk mengetahui adakah pengaruh buku cerita bergambar terhadap kemampuan membaca pemahaman siswa. Berdasarkan hasil posttest diperoleh nilai rata-rata kemampuan membaca pemahaman siswa pada kelas eksperimen adalah 87,2 dan pada kelas kontrol adalah 78,1. Hasil perhitungan uji-t diperoleh nilai thitung > ttabel yaitu (3,385 > 2,018). Hal tersebut artinya menunjukkan bahwa hipotesis yang diterima adalah hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi ada pengaruh buku cerita bergambar terhadap kemampuan membaca pemahaman dalam pembelajaran bahasa Indonesia siswa kelas III SDN gugus 04 Kecamatan Pujut tahun pelajaran 2020/2021.
Analisis Kesulitan Guru SD di Lombok Utara dalam Penyusunan Karya Ilmiah
Arif Widodo;
Awal Nur Khalifatur Rosyidah;
Ida Ermiana;
Ashar Pajarungi Anar;
Linda Feni Haryati;
Setiani Novitasari
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 5, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (229.916 KB)
|
DOI: 10.30998/sap.v5i3.7692
Professional teachers are not only required to teach well but also must possess good writing skills. Scientific work for teachers is part of professional development. However, not a few teachers still have difficulty writing scientific papers. This study intends to analyze the difficulties of teachers in compiling scientific papers. This research utilized descriptive quantitative. The research took place at SDN 1 and SDN 5 Pemenang Barat, North Lombok district. The research was conducted from August to September 2020. The number of teachers being the research sample was 20 teachers. Data collection used survey methods. The instruments were in the form of an open questionnaire and a closed questionnaire. The data analysis technique used descriptive statistics. The results showed that most teachers found it difficult to compile scientific papers. The contributing factors included lack of motivation, lack of understanding of the concept of scientific work, the feeling of not having time, and the low intensity of writing scientific papers.
Pengaruh Media Interaktif terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 2 SD Se-Gugus I Kecamatan Narmada
Aulia Handini;
Ida Ermiana;
Itsna Oktaviyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i1.412
Hakekat anak usia 6-11 atau usia Sekolah Dasar umumnya belum bisa diajak untuk berfikir secara abstrak, sehingga diperlukan perantara atau alat bantu dalam pembelajaran. Fakta dilapangan menujukkan masih ada beberapa guru yang belum menghadirkan media dalam proses pembelajaran, jika ada media yang digunakan masih bersifat sederhana seperti benda-benda konkret yang ada disekitar seperti lidi, batu pulpen dan sebagainya. Media yang baik seharusnya mampu digunakan secara aktif oleh dua pihak (guru dan siswa) atau bersifat interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media interaktif terhadap hasil belajar siswa kelas 2 SD se-gugus 1 di kecamatan Narmada. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif jenis eksperimen dengan desain quasi eksperimen tipe non equivalen control grup design dengan pretes dan posttes. Teknik sampling menggunakan jenis non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah SDN 3 Lembuak dan SDN 4 Lembuak. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U dan uji effect size. Hasil analisis data, diperoleh rata-rata pretes kelompok eksperimen 36,73 dan rata-rata pretes kelompok kontrol 33,67 dan rata-rata posttes kelompok eksperimen 78,56 dan rata-rata posttes kelompok kontrol 72,96. Rata-rata kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol yang menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa media interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas 2 SD se-gugus I kecamatan Narmada dengan menggunakan uji non-parametrik dengan rumus Mann-Whitney U diketahui nilai Asymp.Sig (2-tailed) 0,000<0,05 maka hipotesis diterima. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang diberikan, dilakukan uji effect size. Diperoleh nilai effect size 0,273 menujukkan pengaruh yang diberikan berinterpretasi rendah (small effect). Maka dapat disimpulkan bahwa media interaktif berpengaruh (small effect) terhadap hasil belajar siswa kelas 2 SD se-gugus I kecamatan Narmada.
Pengembangan Multimedia Interaktif Ceria (MIC) Pembelajaran Tematik Kelas IV SDN 32 Cakranegara
Rosmarlina Rosmarlina;
Muhammad Tahir;
Ida Ermiana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i1.451
Fakta di lapangan berdasarkan hasil observasi di SDN 32 Cakranegara, peserta didik kelas IV bahwa sumber belajar yang digunakan dalam proses pembelajaran kurikulum 2013 ketika masa pandemi ini yaitu buku pegangan peserta didik dan buku tematik untuk guru, serta materi dari youtube. Jadi guru membutuhkan media pembelajaran tambahan sebagai sumber belajar lain selain dari buku. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk Multimedia Interaktif Ceria pembelajaran tematik pada subtema Sumber Energi yang layak digunakan untuk peserta didik kelas IV Sekolah Dasar sebagai salah satu sumber belajar dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang diadaptasi dari empat langkah penelitian dan pengembangan Thiagarajan. Langkah yang ditempuh dalam penelitian pengembangan ini yaitu: 1) Define, 2) Design, 3) Development, dan 4) Dissemination. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN 32 Cakranegara. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara, angket, kelayakan produk didasarkan pada hasil penilaian ahli materi, ahli media, dan peserta didik sebagai pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Multimedia Interaktif Ceria (MIC) yang dikembangkan termasuk dalam kategori “sangat baik” dilihat dari data hasil penilaian dari ahli materi mendapatkan rata-rata skor 4 dengan kriteria Baik. Hasil penilaian dari ahli media mendapatkan rata-rata skor 4,75 dengan kategori sangat baik, dan rata-rata penilaian pada uji pelaksanaan lapangan adalah 4,3 dengan kriteria sangat baik. Sehingga secara keseluruhan produk multimedia interaktif ceria (MIC) pembelajaran tematik hasil pengembangan dikatakan layak sebagai sumber belajar pembelajaran tematik subtema Sumber Energi di kelas IV SDN 32 Cakranegara. Hasil penelitian pengembangan yang dilaksanakan di SDN 32 Cakranegara dapat disimpulkan bahwa peneliti mengembangkan multimedia interaktif ceria (MIC) pembelajaran tematik yang layak yaitu dengan memenuhi kriteria kelayakan dari hasil validasi ahli matei dan ahli media serta uji lapangan.
Pengaruh Penggunaan Video Pembelajaran terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa
Esti Mulyati Pratiwi;
Gunawan Gunawan;
Ida Ermiana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i2.466
Pembelajaran IPA di sekolah dasar bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep IPA yang bermanfaat dan diterapkan dalan kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan media dan pengembangan pengetahuan yang kurang menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami konsep. Pembelajaran IPA memerlukan media yang memudahkan siswa memahami konsep IPA, salah satunya dengan menggunakan video pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Penelitian quasi experimental ini menggunakan nonequivalent control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Inpres Kaleo sebanyak 28 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes bentuk pilihan ganda untuk mengetahui pemahaman konsep siswa IPA pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap pemahaman konsep IPA siswa pada kelas IV SDN Inpres Kaleo Tahun Ajaran 2021/2022. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,023 yang lebih kecil dari 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Selain itu terdapat perbedaan antara nilai rata-rata pemahaman konsep IPA pada kelompok eksperimen sebesar 82,57, dengan nilai rata-rata pemahaman konsep IPA pada kelompok kontrol sebesar 72,57. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan video pembelajaran berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa.
Penerapan Media Miniatur Berbahan Dasar Kayu untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 2 Dasan Geria
Dani Surya Pratama;
Ida Ermiana;
Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i2.477
Keberhasilan pembelajaran IPA dapat diukur dari keberhasilan siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran tersebut. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di kelas IV SDN 2 Dasan Geria yaitu rata-rata siswa cenderung pasif dalam pembelajaran baik aktivitas mendengarkan, menyimak, menulis, Hal ini dikarenakan saat proses pembelajaran siswa kurang dilibatkan dan tidak adanya media yang dapat menarik perhatian siswa sehingga siswa merasa bosan dan sedikit mengantuk. Berdasarkan masalah tersebut, tentu saja ini menjadi tanggung jawab dan kewajiban guru untuk menyelesaikan masalah-masalah belajar para siswa. Permasalahan ini pada dasarnya ini dapat diselesaikan dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat dan efektif sehingga dapat melibatkan siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas belajar siswa pada saat diterapkan media miniatur berbahan dasar kayu dan hasil belajar siswa setelah menerapkan media miniatur berbahan dasar kayu. Jenis penelitian ini adalah berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan siswa kelas IV SDN 2 Dasan Geria sebanyak 16 siswa. Hasil penelitian ini adalah (1) aktivitas belajar siswa pada siklus I menunjukkan skor 34 sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan daripada siklus I yaitu 42; (2) terdapat peningkatan hasil belajar siswa, terlihat dari nilai rata-rata pada siklus I sebesar 67,5 dan pada siklus II sebesar 80,6. Dengan demikian maka penerapan media miniatur dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Efektivitas Penggunaan Media Animasi terhadap Hasil Belajar Peserta didik kelas V SDN 2 Kambilo
Sri Endang Kurniawati;
Safruddin Safruddin;
Ida Ermiana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i2.503
Belajar merupakan proses yang memungkinkan interaksi antara siswa dengan guru yang direncanakan berlangsung dalam satu ruang. Guru berfungsi sebagai fasilisator dalam proses transfer ilmu pengetahuan, perbaikan dan pembentukan tingkah laku, sehingga terciptanya keadaan yang mampu memaksimalkan potensi, minat, bakat, dan kebutuhan peserta didik. Tersedianya sarana pembelajaran yang dapat dikatakan tolak ukur dan terencana dapat mewujudkan suasana belajar yang menyenangkan sehingga mampu membantu peserta didik dalam meningkatkan potensi dan kebutuhan peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan media animasi terhadap hasil belajar peserta didik kelas V SDN 2 Kambilo Kec. Wawo Kab. Bima Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yang Bernama Quasi Eksperimental Design tipe one group pre-test post-test Design. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN 2 Kambilo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Instrument dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar sebanyak 20 butir soal. Berdasarkan perhitungan pengujian hipotesis dengan uji – t diperoleh t hitung 32,9 sedangkan t tabel 1,677 pada taraf signifikansi 5% dengan dk 48 sehingga T hitung 32,9 > T tabel 1,677. Hasil Uji N-Gain diperoleh 1,7056 maka dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti penggunaan media animasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SDN 2 Kambilo Kec. Wawo Kab. Bima Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berada pada kategori Tinggi.
Pengaruh Keterampilan Proses IPA Kelas IV dengan Model Student Facilitator and Explaining (SFE)
Nikita Nabila;
Ahmad Harjono;
Ida Ermiana
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : MO.RI Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (157.379 KB)
|
DOI: 10.52562/biochephy.v1i1.212
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model student facilitator and explaining (sfe) terhadap keterampilan proses IPA. Jenis penelitian ini menggunakan Quasi Eksperimental Design tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi dalam penelitian ini menggunakan siswa kelas IV SDN Gugus 6 Narmada yang berjumlah 5 Sekolah sedangkan sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu siswa kelas IV di SDN 2 Golong dan SDN 3 Presak yang diambil menggunakan purposive sampling. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran untuk melihat keterlaksanaan pembelajaran menggunakan model student facilitator and explaining dan tes unjuk kerja untuk melihat keterampilan proses IPA. Teknik analisis data yang digunakan yaitu independent sample t-test dengan 2 uji prasyarat yakni uji normalitas menggunakan rumus kolmogrov-smirnov dan uji homogenitas menggunakan rumus levene test statistik berbantuan SPSS 21.0 for windows. Uji hipotesis menggunakan rumus independent sample t-test diperoleh thitung sebesar 3,558 dan ttabel sebesar 1,664 dengan taraf signifikan 0.05 menunjukkan bahwa Ha diterima H0 ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh model student facilitator and explaining (SFE) terhadap keterampilan proses IPA kelas IV SDN gugus 6 kecamatan Narmada Tahun Ajaran 2020/2021.
Pelaksanaan Pembelajaran Tematik dengan Pendekatan Saintifik di SDN 1 Kediri Selatan Tahun Ajaran 2021/2022
Fatmawati Fatmawati;
Ida Ermiana;
Itsna Oktaviyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v6i4.282
Penelitian ini bertolak dari proses pembelajaran tematik pada kurikulum 2013 yang didalam proses pembelajarannya siswa terdorong aktif. Pada proses pembelajaran tematikpeserta didik lebih ditekankan pada pengalamannya dalam kehidupan sehari-hari atau peristiwa yang konkret, pembelajaran tematik dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan saintifik. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik1 Kediri Selatan. (2) untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik di SDN 1 Kediri Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui data-data observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan objeknya adalah proses pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik. Adapun pengabsahan data menggunakan triangulasi teknik, waktu dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik di SDN 1 Kediri Selatan. Dari tahapan perencanaan a. pemetaan kompetensi dasar, b. pengembangan jaringan tema, c. penyusunan silabus, d. penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran, guru kurang melakukan perencamnaan pembelajaran tematik. (2) Pelaksanaan pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik di SDN1 Kediri Selatan. Dari tahapan pelaksanaan tersebut a. Guru sudah melaksanakan kegiatan pendahuluan, b. Guru sudah melaksanakan kegiatan inti dengan menggunakan pendekatan saintifik, namun ada beberapa langkah pendekatan saintifik yang tidak terlaksana seperti aktivitas mencoba, c. Guru sudah melaksanakan kegiatan penutup. Pada pelaksanaan pembelajaran guru menggunakan metode ceramah, tanya jawab, penugasan dan diskusi sedangkan media guru jarang menggunakannya.