Articles
IMPLEMENTASI CASE METHOD (PEMBELAJARAN BERBASIS PEMECAHAN KASUS) DITINJAU DARI KEMAMPUAN KOLABORATIF MAHASISWA
Asri Fauzi;
Ida Ermiana;
Awal Nur Kholifatur Rosyidah;
Muhammad Sobri
JURNAL EDUSCIENCE Vol 9, No 3 (2022): Jurnal Eduscience (JES)
Publisher : Universitas Labuhanbatu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36987/jes.v9i3.3446
The goal to be achieved in this study is to determine the effectiveness of the implementation of the case method (case-solving-based learning) in terms of students' collaborative abilities. This type of research is a quasi-experimental study with the research subjects used as many as 29 PGSD students at the University of Mataram. The instrument of this research used a questionnaire on student collaborative abilities totaling 25 statements with a Likert scale of 1 to 4. The questionnaire was given to students twice, namely before and after learning using the case method. The data analysis technique in this study is the normality test as a prerequisite test, the t-test to determine the difference in the average pretest and posttest collaborative questionnaires, and the N-Gain score test to conclude. The results of this study indicate that the implementation of the case method is effective in terms of students' collaborative abilities.Keywords: case method, collaborative ability.
Pengaruh Media Flash Card terhadap Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I Gugus III Kecamatan Ambalawi
Aidal Fitri;
Ida Ermiana;
Husniati Husniati
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.985
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media flash card terhadap kemampuan membaca permulaan siswa kelas I Gugus III Kecamatan Ambalawi tahun ajaran 2022/2023. Penelitian ini dilatar belakangi rendahnya kemampuan membaca siswa dikarenakan kurangnya penggunaan media pembelajaran sehingga siswa kurang antusias dalam proses pembelajaran. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif jenis eksperimen. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I Gugus III Kecamatan Ambalawi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes unjuk kerja dan observasi. Hasil uji hipotesis di peroleh nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 yang mengatakan ada pengaruh media flash card terhadap kemampuan membaca permulaan siswa. Dilihat dari uji homogenitas diperoleh nilai signifikasi sebesar 0.746 > 0.05 yang menandakan data bersifat homogen kemudian dilihat dari uji normalitas Kolmogorov-Smirnov diperoleh nilai signifikansi untuk hasil pre-test kelas eksperimen sebesar 0.200 dan pre-test kelas kontrol sebesar 0.020, hasil post-test kelas eksperimen memperoleh nilai signifikansi sebesar 0.200 dan post-test kelas kontrol 0.008 lebih besar dari 0.05 yang menunjukan data terdristribusi normal. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa media flash card berpengaruh terhadap kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I Gugus III Kecamatan Ambalawi.
Kesiapan Guru dalam Melaksanakan Kegiatan Literasi dan Numerasi di SDN 1 Selebung
Nunung Oktafiani;
A. Hari Witono;
Ida Ermiana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 4b (2022): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i4b.1049
Kesiapan guru terhadap proses belajar mengajar merupakan hal mendasar yang dapat mempengaruhi kemampuan peserta didik. Kemampuan tersebut diantaranya kemampuan literasi dan numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesiapan guru dalam melaksanakan Literasi dan Numerasi pada program Semua Anak Cerdas (SAC) di SDN 1 Selebung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kesiapan guru dalam melaksanakan perencanaan, pelaksanaan pembelajaran pada komponen modul literasi dan numerasi terlaksana dengan baik dan sesuai dengan tujuan utama yaitu menginovasi cara mengajar serta meningkatkan level kemampuan literasi dan numerasi. Peningkatan level kemampuan literasi siswa pada level pemula ditunjukkan dengan adanya peningkatan ke level huruf, berdasarkan data awal terdapat 45 siswa kemudian berkurang menjadi 26 siswa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa 42% dari siswa mengalami peningkatan. Sedangkan kelompok belajar numerasi pada level 4 mengalami peningkatan yang ditunjukkan dengan kemampuan siswa dalam mengoperasikan bilangan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kesiapan guru dalam melaksanakan program literasi dan numerasi di SDN 1 Selebung cukup baik sehingga dapat membantu meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Analisis Problematika Pelaksanaan Pembelajaran Tematik di Masa Pandemi Covid-19 Peserta Didik Kelas IV SDN 1 Wanasaba Lauk Tahun Pelajaran 2021/2022
Suryatni Suryatni;
ida ermiana;
lalu hamdian affandi
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 1 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jime.v9i1.4747
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 di kelas IV SDN 1 Wanasaba Lauk, problematika yang dihadapi dan solusi untuk mengatasinya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriotif kualitatif. Subjek penelitian dipilih dengan purposive sampling. Data yang diperoleh menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan teknik triangulasi yaitu triangulasi teknik dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan pembelajaran tematik di masa pandemi Covid-19 dilaksanakan secara tatap muka dengan waktu pembelajaran dipersingkat menjadi 4 JP X 15 menit dengan durasi pembelajaran 60 menit satu pertemuan. Problematika yang dihadapi guru mengalami kesulitan dalam menyusun perencanaan pembelajaran, penyampaiana materi serta penilaian yang kurang maksimal dan kesulitan dalam mengkondisikan kelas. Solusi yang dilakukan yaitu menyusun rencana pembelajaran dengan diskusi dengan teman sejawat, menyampaikan materi dengan media pembelajaran dan bahasa yang mudah dimengerti, melakukan penilaian dengan memberikan tugas dan memperhatikan peserta didik selama pembelajaran berlangsung, dan menciptakan suasana yang menyenangkan saat pembelajaran berlangsung.
Pelaksanaan Pembelajaran Tematik dengan Pendekatan Saintifik di SDN 1 Kediri Selatan Tahun Ajaran 2021/2022
Fatmawati Fatmawati;
Ida Ermiana;
Itsna Oktaviyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v6i4.282
Penelitian ini bertolak dari proses pembelajaran tematik pada kurikulum 2013 yang didalam proses pembelajarannya siswa terdorong aktif. Pada proses pembelajaran tematikpeserta didik lebih ditekankan pada pengalamannya dalam kehidupan sehari-hari atau peristiwa yang konkret, pembelajaran tematik dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan saintifik. Penelitian ini bertujuan: (1) untuk mendeskripsikan perencanaan pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik1 Kediri Selatan. (2) untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik di SDN 1 Kediri Selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui data-data observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan objeknya adalah proses pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik. Adapun pengabsahan data menggunakan triangulasi teknik, waktu dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik di SDN 1 Kediri Selatan. Dari tahapan perencanaan a. pemetaan kompetensi dasar, b. pengembangan jaringan tema, c. penyusunan silabus, d. penyusunan rencana pelaksanaan pembelajaran, guru kurang melakukan perencamnaan pembelajaran tematik. (2) Pelaksanaan pembelajaran tematik dengan menggunakan pendekatan saintifik di SDN1 Kediri Selatan. Dari tahapan pelaksanaan tersebut a. Guru sudah melaksanakan kegiatan pendahuluan, b. Guru sudah melaksanakan kegiatan inti dengan menggunakan pendekatan saintifik, namun ada beberapa langkah pendekatan saintifik yang tidak terlaksana seperti aktivitas mencoba, c. Guru sudah melaksanakan kegiatan penutup. Pada pelaksanaan pembelajaran guru menggunakan metode ceramah, tanya jawab, penugasan dan diskusi sedangkan media guru jarang menggunakannya.
Pengaruh Media Interaktif terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas 2 SD Se-Gugus I Kecamatan Narmada
Aulia Handini;
Ida Ermiana;
Itsna Oktaviyanti
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i1.412
Hakekat anak usia 6-11 atau usia Sekolah Dasar umumnya belum bisa diajak untuk berfikir secara abstrak, sehingga diperlukan perantara atau alat bantu dalam pembelajaran. Fakta dilapangan menujukkan masih ada beberapa guru yang belum menghadirkan media dalam proses pembelajaran, jika ada media yang digunakan masih bersifat sederhana seperti benda-benda konkret yang ada disekitar seperti lidi, batu pulpen dan sebagainya. Media yang baik seharusnya mampu digunakan secara aktif oleh dua pihak (guru dan siswa) atau bersifat interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media interaktif terhadap hasil belajar siswa kelas 2 SD se-gugus 1 di kecamatan Narmada. Metode penelitian yang digunakan kuantitatif jenis eksperimen dengan desain quasi eksperimen tipe non equivalen control grup design dengan pretes dan posttes. Teknik sampling menggunakan jenis non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Sampel pada penelitian ini adalah SDN 3 Lembuak dan SDN 4 Lembuak. Teknik pengumpulan data yang digunakan ialah observasi, tes dan dokumentasi. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney U dan uji effect size. Hasil analisis data, diperoleh rata-rata pretes kelompok eksperimen 36,73 dan rata-rata pretes kelompok kontrol 33,67 dan rata-rata posttes kelompok eksperimen 78,56 dan rata-rata posttes kelompok kontrol 72,96. Rata-rata kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol yang menunjukkan adanya perbedaan hasil belajar. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa media interaktif berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas 2 SD se-gugus I kecamatan Narmada dengan menggunakan uji non-parametrik dengan rumus Mann-Whitney U diketahui nilai Asymp.Sig (2-tailed) 0,000<0,05 maka hipotesis diterima. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang diberikan, dilakukan uji effect size. Diperoleh nilai effect size 0,273 menujukkan pengaruh yang diberikan berinterpretasi rendah (small effect). Maka dapat disimpulkan bahwa media interaktif berpengaruh (small effect) terhadap hasil belajar siswa kelas 2 SD se-gugus I kecamatan Narmada.
Pengembangan Multimedia Interaktif Ceria (MIC) Pembelajaran Tematik Kelas IV SDN 32 Cakranegara
Rosmarlina Rosmarlina;
Muhammad Tahir;
Ida Ermiana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i1.451
Fakta di lapangan berdasarkan hasil observasi di SDN 32 Cakranegara, peserta didik kelas IV bahwa sumber belajar yang digunakan dalam proses pembelajaran kurikulum 2013 ketika masa pandemi ini yaitu buku pegangan peserta didik dan buku tematik untuk guru, serta materi dari youtube. Jadi guru membutuhkan media pembelajaran tambahan sebagai sumber belajar lain selain dari buku. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk Multimedia Interaktif Ceria pembelajaran tematik pada subtema Sumber Energi yang layak digunakan untuk peserta didik kelas IV Sekolah Dasar sebagai salah satu sumber belajar dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yang diadaptasi dari empat langkah penelitian dan pengembangan Thiagarajan. Langkah yang ditempuh dalam penelitian pengembangan ini yaitu: 1) Define, 2) Design, 3) Development, dan 4) Dissemination. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas IV SDN 32 Cakranegara. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara, angket, kelayakan produk didasarkan pada hasil penilaian ahli materi, ahli media, dan peserta didik sebagai pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Multimedia Interaktif Ceria (MIC) yang dikembangkan termasuk dalam kategori “sangat baik†dilihat dari data hasil penilaian dari ahli materi mendapatkan rata-rata skor 4 dengan kriteria Baik. Hasil penilaian dari ahli media mendapatkan rata-rata skor 4,75 dengan kategori sangat baik, dan rata-rata penilaian pada uji pelaksanaan lapangan adalah 4,3 dengan kriteria sangat baik. Sehingga secara keseluruhan produk multimedia interaktif ceria (MIC) pembelajaran tematik hasil pengembangan dikatakan layak sebagai sumber belajar pembelajaran tematik subtema Sumber Energi di kelas IV SDN 32 Cakranegara. Hasil penelitian pengembangan yang dilaksanakan di SDN 32 Cakranegara dapat disimpulkan bahwa peneliti mengembangkan multimedia interaktif ceria (MIC) pembelajaran tematik yang layak yaitu dengan memenuhi kriteria kelayakan dari hasil validasi ahli matei dan ahli media serta uji lapangan.
Pengaruh Penggunaan Video Pembelajaran terhadap Pemahaman Konsep IPA Siswa
Esti Mulyati Pratiwi;
Gunawan Gunawan;
Ida Ermiana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i2.466
Pembelajaran IPA di sekolah dasar bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan pemahaman konsep IPA yang bermanfaat dan diterapkan dalan kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan media dan pengembangan pengetahuan yang kurang menyebabkan siswa kesulitan dalam memahami konsep. Pembelajaran IPA memerlukan media yang memudahkan siswa memahami konsep IPA, salah satunya dengan menggunakan video pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap pemahaman konsep IPA siswa. Penelitian quasi experimental ini menggunakan nonequivalent control group design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Inpres Kaleo sebanyak 28 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan tes bentuk pilihan ganda untuk mengetahui pemahaman konsep siswa IPA pada kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan video pembelajaran terhadap pemahaman konsep IPA siswa pada kelas IV SDN Inpres Kaleo Tahun Ajaran 2021/2022. Hal tersebut dibuktikan dengan nilai signifikansi 0,023 yang lebih kecil dari 0,05 sehingga Ha diterima dan Ho ditolak. Selain itu terdapat perbedaan antara nilai rata-rata pemahaman konsep IPA pada kelompok eksperimen sebesar 82,57, dengan nilai rata-rata pemahaman konsep IPA pada kelompok kontrol sebesar 72,57. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan video pembelajaran berpengaruh terhadap pemahaman konsep IPA siswa.
Penerapan Media Miniatur Berbahan Dasar Kayu untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas IV SDN 2 Dasan Geria
Dani Surya Pratama;
Ida Ermiana;
Baiq Niswatul Khair
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i2.477
Keberhasilan pembelajaran IPA dapat diukur dari keberhasilan siswa yang mengikuti kegiatan pembelajaran tersebut. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di kelas IV SDN 2 Dasan Geria yaitu rata-rata siswa cenderung pasif dalam pembelajaran baik aktivitas mendengarkan, menyimak, menulis, Hal ini dikarenakan saat proses pembelajaran siswa kurang dilibatkan dan tidak adanya media yang dapat menarik perhatian siswa sehingga siswa merasa bosan dan sedikit mengantuk. Berdasarkan masalah tersebut, tentu saja ini menjadi tanggung jawab dan kewajiban guru untuk menyelesaikan masalah-masalah belajar para siswa. Permasalahan ini pada dasarnya ini dapat diselesaikan dengan menggunakan media pembelajaran yang tepat dan efektif sehingga dapat melibatkan siswa dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui aktivitas belajar siswa pada saat diterapkan media miniatur berbahan dasar kayu dan hasil belajar siswa setelah menerapkan media miniatur berbahan dasar kayu. Jenis penelitian ini adalah berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan siswa kelas IV SDN 2 Dasan Geria sebanyak 16 siswa. Hasil penelitian ini adalah (1) aktivitas belajar siswa pada siklus I menunjukkan skor 34 sedangkan pada siklus II terjadi peningkatan daripada siklus I yaitu 42; (2) terdapat peningkatan hasil belajar siswa, terlihat dari nilai rata-rata pada siklus I sebesar 67,5 dan pada siklus II sebesar 80,6. Dengan demikian maka penerapan media miniatur dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Efektivitas Penggunaan Media Animasi terhadap Hasil Belajar Peserta didik kelas V SDN 2 Kambilo
Sri Endang Kurniawati;
Safruddin Safruddin;
Ida Ermiana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2022): Juni
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jipp.v7i2.503
Belajar merupakan proses yang memungkinkan interaksi antara siswa dengan guru yang direncanakan berlangsung dalam satu ruang. Guru berfungsi sebagai fasilisator dalam proses transfer ilmu pengetahuan, perbaikan dan pembentukan tingkah laku, sehingga terciptanya keadaan yang mampu memaksimalkan potensi, minat, bakat, dan kebutuhan peserta didik. Tersedianya sarana pembelajaran yang dapat dikatakan tolak ukur dan terencana dapat mewujudkan suasana belajar yang menyenangkan sehingga mampu membantu peserta didik dalam meningkatkan potensi dan kebutuhan peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas penggunaan media animasi terhadap hasil belajar peserta didik kelas V SDN 2 Kambilo Kec. Wawo Kab. Bima Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen, yang Bernama Quasi Eksperimental Design tipe one group pre-test post-test Design. Subjek dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas V SDN 2 Kambilo. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, tes dan dokumentasi. Instrument dalam penelitian ini menggunakan lembar observasi dan tes hasil belajar sebanyak 20 butir soal. Berdasarkan perhitungan pengujian hipotesis dengan uji – t diperoleh t hitung 32,9 sedangkan t tabel 1,677 pada taraf signifikansi 5% dengan dk 48 sehingga T hitung 32,9 > T tabel 1,677. Hasil Uji N-Gain diperoleh 1,7056 maka dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak yang berarti penggunaan media animasi efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas V SDN 2 Kambilo Kec. Wawo Kab. Bima Tahun Pelajaran 2021/2022 yang berada pada kategori Tinggi.