Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Implementasi Pengelolaan Kelas Oleh Guru Terhadap Minat Belajar Anak Usia 4-5 Tahun Zaini Mahtumil Abidah; Rina Insani Setyowati; Arif Muzayin Shofwan
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.475

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat belajar anak usia 4-5 tahun di TK Al Hidayah Satreyan 02, yang berkaitan dengan strategi pengelolaan kelas yang diterapkan guru. Observasi menunjukkan sebagian siswa masih kurangaktif dan tidak nyaman mengikuti pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pengelolaan kelas yang dilakukan guru dan mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif.  Informan penelitian merupakan wali kelas kelompok A. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles & Huberman (reduksi, penyajian, dan verifikasi data). Hasil penelitian menunjukkan guru menerapkan strategi pengelolaan kelas berupa penciptaan suasana kelas yang hangat dengan guru antusias, variasi kegiatan pembelajaran yang menarik, penyusunan rencana cadangan ketika situasi berubah, serta penerapan disiplin positif melalui pujian dan aturan bersama. Pelaksanaan strategi tersebut membuat siswa lebih berani berekspresi dan aktif berpartisipasi, serta meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri mereka dalam belajar. Faktor pendukung strategi ini meliputi ketersediaan sarana prasarana yang memadai, dukungan keluarga (wali murid), serta kompetensi guru. Hambatan utama yang dihadapi adalah keterbatasan sarana prasarana sekolah dan variasi karakter siswa yang berbeda-beda. Kesimpulannya, strategi pengelolaan kelas yang efektif dan responsif terhadap kebutuhan anak dapat meningkatkan minat belajar siswa. Keberhasilan implementasi strategi tersebut sangat bergantung pada kesiapan guru dalam merancang pembelajaran, kondisi lingkungan belajar yang kondusif, serta dukungan orang tua.
SOSIALISASI HISTORI PONDOK PESANTREN BREBESMILI PADA JAMAAH SEMA’AN AL-QURAN DESA PURWOKERTO BLITAR Arif Muzayin Shofwan
Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): Khidmah: Jurnal Pengabdian Masyarakat STIT Tanggamus
Publisher : P3M STIT TANGGAMUS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam pertama di nusantara. Pada tahun 1820 terdapat Pondok Pesantren Brebesmili yang merupakan pesantren terbesar era ‘Kabupaten’ Srengat, berada di tepi Sungai Brantas. Kemudian pada era pasca Perang Jawa berakhir tanggal 28 Maret 1830, pesantren tersebut dibanjiri arus migrasi para tokoh laskar Pangeran Diponegoro. Tulisan ini mengupas pengabdian kepada masyarakat berupa sosialisasi histori Pondok Pesantren Brebesmili pada Jama’ah Sema’an Al-Quran dan Dzikrul Fatihin di Makam Auliya Mbrebesmili Santren Purwokerto, Srengat, Blitar. Ada dua metode yang digunakan dalam pengabdian ini, yaitu metode ceramah dan metode tanya jawab. Pengabdian berupa sosialisasi tentang histori Pondok Pesantren Brebesmili Bedali berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan. Setelah selesai pengabdian, terdapat sebuah harapan dari Jama’ah Sema’an Al-Qur’an dan Dzikrul Fatihin Makam Auliya Mbrebesmili Santren agar nantinya pesantren yang dahulu pernah mengalami kejayaan bisa bangkit kembali berkat dari adanya kegiatan sosialisasi tersebut.
Beragam Metode Pembelajaran Dalam Pendidikan Multikultural Arif Muzayin Shofwan; Fuad Ngainul Yaqin
Jurnal Ilmu Pendidikan Nasional (JIPNAS) Vol. 4 No. 1 (2026): JIPNAS - April
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jipnas.v4i1.654

Abstract

Keberhasilan dalam pembelajaran tergantung pada metode yang digunakan. Penelitian deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaan ini membahas beragam metode pembelajaran pendidikan multikultural. Teknik analisanya menggunakan analisis isi dengan memilah-milah data yang sesuai dengan fokus penelitian. Tulisan ini menghasilkan kesimpulan bahwa metode untuk mengintegrasikan materi pembelajaran pendidikan multikultural, antara lain: (1) motode kontribusi  diimplementasikan pada peserta didik TK dan SD kelas bawah (I, II, III); (2) metode aditif diimplementasikan pada peserta didik SD kelas atas (IV, V, VI) dan SMP yang sudah mulai mampu memahami makna; (3) metode transformasi diimplementasikan dalam melihat konsep, isu, tema, dan problem dari beberapa perspektif dan sudut pandang etnis; (4) metode aksi sosial diimplementasikan untuk peserta didik dalam melakukan kritik sosial, membuat keputusan, memperoleh pendidikan politis, menjadikan peserta didik reflektif dan partisipan terlatih dalam perubahan sosial. Selain itu, ada beberapa metode pembelajaran yang dapat diimplementasikan dalam pendidikan multikultural, antara lain: metode pembiasaan, metode keteladanan, metode pemberian ganjaran, metode pemberian hukuman, metode ceramah, metode tanya jawab, metode diskusi, dan lain sebagainya. Seorang guru hendaknya memilih metode pembelajaran yang sesuai agar tujuan pembelajaran bisa berjalan maksimal.
Synergy of Geological Science and Quranic Literacy in Developing a Disaster Mitigation Curriculum Based on Religious Values Arif Muzayin Shofwan; Muhammad Yani; Endah Prapti Lestari
Khazanah: Journal of Islamic Education and Science Vol. 1 No. 2 (2025): Khazanah: Journal of Islamic Education and Science
Publisher : Institut Bahri Asyiq Galis Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61815/khazanah.v1i2.869

Abstract

This study was motivated by the increasing risk of geological disasters in Indonesia and the lack of systematic integration between geological science and Qur’anic literacy within value-based disaster mitigation curricula. This gap indicated the need for curriculum reconstruction that not only emphasized scientific and cognitive dimensions but also incorporated values and character formation. The study aimed to analyze the conceptual needs and to construct a disaster mitigation curriculum model based on the synergy between geological science and Qur’anic literacy. A descriptive qualitative approach with a systematic meta-analysis design was employed, examining scholarly publications from 2017 to 2025 retrieved from reputable academic databases. Data were analyzed using content analysis and thematic analysis to synthesize patterns of integration identified in the literature. The findings revealed that the integration of science and religious values in disaster mitigation education remained partial and had not yet been formulated into an operational curriculum model. This study produced an integrative conceptual model that combined epistemological foundations, curriculum structure, and character-oriented mitigation outcomes, contributing theoretically to interdisciplinary curriculum development and practically to value based disaster education.