Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Biosintesis Nanopartikel Hidroksiapatit Termodifikasi Ekstrak Daun Gedi (Abelmoschus manihot L) sebagai Agen Antibakteri Hariyanto, Yuanita Amalia; Jayanti, Meilani; Asari
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 10 No 1 (2025): Volume 10 Nomor 1, Februari 2025
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v10i1.2341

Abstract

A tuna bones, particularly in the jaw region, constitute a category of food waste prevalent in North Sulawesi. Hydroxyapatite can be produced from tuna jaws. Abelmoschus manihot L (gedi) can improve the efficacy of hydroxyapatite as an antibacterial agent owing to its bioactive components. This study aimed to assess the antibacterial efficacy of hydroxyapatite treated with Abelmoschus manihot L extract. The samples were produced through multiple stages: preparation of tuna fish bones, synthesis of hydroxyapatite nanoparticles (nHA), extraction of gedi leaves and biosynthesis of nHA from gedi leaf extract. Biosynthesis was conducted via the co-precipitation technique with diverse compositions. The samples were then analyzed using FTIR and TEM, and their antibacterial activity was assessed using the well diffusion method. According to the results of the FTIR study, functional groups from the gedi leaf extract were detected at wave numbers 1731 cm-1, 1234 cm-1, and 896 cm-1, and nHA was discovered at wave numbers 576 cm-1, 608 cm-1, 964 cm-1, and 1041 cm-1, indicating the phosphate group. Furthermore, the results of the TEM investigation revealed that the samples formed spheres smaller than 100 nm. The antibacterial activity of gedi extract/nHA at concentrations of 0.5%, 1%, and 1.5% revealed the presence of inhibitory zones in the strong and very strong categories for S. aureus bacteria. Meanwhile, E. coli bacteria's inhibitory zones were moderate to strong. This suggests that gedi/nHA extract possesses antibacterial properties, making it ideal for use in biomedical applications.
DIVERSIFIKASI OLAHAN IKAN BERBASIS FORTIFIKASI EKSTRAK JAMUR TIRAM SEBAGAI UPAYA ZERO STUNTING BAGI KELOMPOK IBU SADAR GIZI MINAESA Hariyanto, Yuanita Amalia; Antasionasti, Irma; Kalua, Aditya Lapu; Rahmawati, Dian Wahyu; Abdulgani, Nayla Inayah; Dzaki, Najwan Nafis; Setiawan, Muhammad
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36422

Abstract

ABSTRAKPermasalahan gizi kronis yang ditandai dengan tingginya angka stunting di Desa Minaesa, Kabupaten Minahasa Utara, menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini. Desa Minaesa memiliki potensi hasil laut yang tinggi, namun masyarakat masih sering mengonsumsi ikan “suak” dengan kualitas gizi rendah akibat penyimpanan yang tidak tepat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan stunting serta keterampilan mengolah ikan menjadi produk makanan bergizi melalui konsep zero waste dengan fortifikasi ekstrak jamur tiram, sekaligus membuka peluang usaha pangan lokal. Metode pelaksanaan meliputi survei dan observasi, rencana tindakan, sosialisasi pencegahan stunting kepada 30 orang masyarakat, pelatihan pembuatan dan pengemasan produk olahan ikan kepada 10 orang kader posyandu, serta pemberian alat penyimpanan, alat produksi, dan alat kesehatan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman terkait stunting dari 63% masyarakat belum memahami menjadi 98% telah memahami secara komprehensif. Selain itu, mitra mampu menghasilkan berbagai produk olahan ikan bergizi dan bernilai ekonomi seperti nugget, bakso, tahu bakso, dimsum, dan eggroll yang dimanfaatkan sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) bagi anak stunting serta berpotensi dikembangkan sebagai usaha rumah tangga. Kegiatan ini mendukung upaya awal terwujudnya “Desa Minaesa Zero Stunting”. Kata kunci: diversifikasi; ikan suak; jamur tiram; desa minaesa; zero stunting. ABSTRACTChronic malnutrition, characterized by high rates of stunting in Minaesa Village, North Minahasa Regency, is the basis for this Community Service (PKM) activity. Minaesa Village has high marine potential, but the community still often consumes “suak” fish, which is low in nutritional quality due to improper storage. This activity aims to increase community knowledge about stunting prevention and skills in processing fish into nutritious food products through a zero-waste concept with oyster mushroom extract fortification, while also opening up opportunities for local food businesses. The implementation methods included surveys and observations, action plans, socialization of stunting prevention to 30 community members, training in the production and packaging of processed fish products to 10 posyandu cadres, and the provision of storage equipment, production equipment, and medical equipment. Evaluation was conducted through pre-tests and post-tests. The results of the activity showed an increase in understanding of stunting from 63% of the community who did not understand to 98% who understood comprehensively. In addition, the partners were able to produce various nutritious and economically valuable processed fish products such as nuggets, meatballs, tofu meatballs, dim sum, and egg rolls, which were used as Supplementary Feeding (PMT) for stunted children and had the potential to be developed as a home business. This activity supports the initial efforts to realize the “Zero Stunting Minaesa Village”. Keywords: diversification; suak fish; oyster mushrooms; minaesa village; zero stunting.
Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pesisir Melalui Pelatihan dan Produksi Alat Edukasi Interaktif Konservasi Laut Berbasis Teknologi Sederhana di Desa Darunu, Minahasa Utara Lapu Kalua, Aditya; Rompis, Lianly; Hariyanto, Yuanita Amalia; Turnip, Rama Ijon; Ismail, Regita Reyne; Gusti, Indah Syaidina; Lahope, Juan Sebastian Sirjon
Journal Social Science And Technology For Community Service Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, Nomor 2, September 2025
Publisher : Universitas Teknokrat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33365/jsstcs.v6i2.922

Abstract

Desa Darunu di Kecamatan Wori, Minahasa Utara, memiliki potensi besar dalam ekowisata bahari melalui kekayaan mangrove dan biodiversitas lautnya. Namun, keterbatasan sumber daya manusia, khususnya perempuan dan anak-anak, menyebabkan rendahnya keterampilan dalam memproduksi media edukasi konservasi laut berbasis teknologi sederhana. Program ini bertujuan memberdayakan kelompok perempuan dan anak-anak melalui pelatihan pembuatan Marine Edu-Kit berbasis QR Code dan Augmented Reality (AR), pelatihan manajemen usaha, serta pembuatan konten edukatif kreatif. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis peserta, terciptanya 20 unit Marine Edu-Kit, serta meningkatnya kesadaran konservasi laut hingga 70% berdasarkan hasil evaluasi. Selain itu, pelatihan pemasaran digital memungkinkan perempuan mempromosikan produk secara mandiri melalui platform daring. Program ini tidak hanya meningkatkan literasi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi kreatif dan memperkuat ekowisata berkelanjutan berbasis komunitas di Desa Darunu.
Optimalisasi tumbuh kembang anak usia pra sekolah dalam upaya pencegahan stunting melalui inovasi olahan pangan lokal Yuanita Amalia Hariyanto; Sri Sudewi; Julianri Sari Lebang
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35210

Abstract

Abstrak Stunting menjadi program prioritas nasional yang membutuhkan perhatian serius, terutama di Kota Manado, Sulawesi Utara. Kota Manado termasuk dalam 8 daerah dengan kasus stunting tertinggi. Stunting dapat menyebabkan hambatan pertumbuhan fisik dan mengancam perkembangan kognitif yang akan berpengaruh pada tingkat kecerdasan saat ini, serta produktivitas anak di masa dewasanya. Anak – anak pra sekolah salah satu kelompok yang beresiko mengalami stunting, hal ini dikarenakan anak-anak yang mudah bosan dengan makanan yang dikonsumsi sehari-hari yang diolah secara monoton. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang stunting dan mengenalkan inovasi olahan pangan lokal yang dapat berfungsi sebagai upaya pencegahan stunting. Kegiatan PKM dilaksanakan di TK. Khalifah dan RA. Raihanah dengan jumlah peserta 35 orang. Metode pelaksanaan kegiatan PKM dilaksanakan dengan 3 tahapan yang meliputi persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan keberlanjutan program. Tahapan Pelaksanaan kegiatan ini diawali dengan pemeriksaan antropometri, sosialisasi, dan praktik pengembangan motorik anak. Kegiatan terakhir ialah evaluasi, berdasarkan hasil evaluasi peserta mengikuti kegiatan dengan aktif, terdapat 3 anak yang tinggi badannya berada pada kategori -3 SD. Lebih lanjut, hasil survey inovasi olahan pangan 100% peserta menyukai dimsum baik dari aroma, rasa, dan komposisi. Kata kunci: stunting; pra sekolah; olahan pangan lokal. Abstract Stunting is a national priority program that requires serious attention, especially in Manado City, North Sulawesi. Manado City is among the eight areas with the highest number of stunting cases. Stunting can cause physical growth impairment and threaten cognitive development, which may affect children’s intelligence levels and productivity in adulthood. Preschool children are one of the groups at risk of stunting because they tend to get bored with the food they eat daily, which is often prepared in a monotonous way. This program aimed to provide education about stunting and introduce innovations in local food processing as an effort to prevent stunting. The PKM activities were conducted at TK Khalifah and RA Raihanah with a total of 35 participants. The implementation method of the PKM activities consisted of three stages: preparation, implementation, and program evaluation and sustainability. The implementation stage began with anthropometric examinations, socialization, and practical motor development exercises for children. The final stage was evaluation. Based on the evaluation results, participants actively engaged in the activities. Three children were found to have a height in the -3 SD category. Furthermore, the results of the food processing innovation survey showed that 100% of the participants liked the dim sum in terms of aroma, taste, and composition. Keywords: stunting; preschool; local food product.
Studi Eksperimen Metode Elektrokoagulasi dalam Menurunkan Kesadahan Air dengan Variasi Kombinasi Jenis Elektroda Inert dan Non Inert Jumriadi; Nugraha, Mahendra Kusuma; Bakti, Andi Ikhtiar; Hariyanto, Yuanita Amalia
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/t5pc2f44

Abstract

Ketersediaan air di alam seringkali tidak memenuhi standar air layak konsumsi karena mengandung zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Kesadahan adalah salah satu sifat kimia yang ada dalam air, namun mengkonsumsi air dengan kesadahan yang tinggi akan berbahaya bagi kesehatan. Ada beragam metode untuk menurunkan kesadahan air, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya. Metode elektrokoagulasi karena kesederhanaannya, telah banyak mendapatkan perhatian untuk digunakan dalam menghilangkan berbagai ion dan bahan organik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari kombinasi jenis elektroda inert (Pt) dan elektroda non inert (Al, Fe, dan Cu) dalam menurunkan kesadahan air menggunakan metode elektrokoagulasi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan beker glass 1 L diletakkan di atas magnetic stirrer dengan kecepatan pengadukan 450 rpm selama 30 menit. Tegangan yang diberikan adalah 12 V dengan variasi elektroda menggunakan Pt-Cu, Pt-Fe, dan Pt-Al. Air sumur bor yang berada di asrama mahasiswa Universitas Halu Oleo digunakan dalam penelitian ini dengan kosentrasi awal untuk CaCO3 adalah 312,36 mg/L dan kosentrasi Ca 96,88 mg/L. penurunan kosentrasi kesadahan yang terbaik dengan menggunakan elektroda Pt-Cu yakni 15,63 mg/L untuk Ca dan 89,38 mg/L CaCO3, disusul elektroda Pt-Fe dengan penurunan Ca 21,88 mg/L dan 98,5 untuk CaCO3 kemudian elektroda Pt-Al dengan penurunan 28,13 mg/L Ca dan 107,62 mg/L CaCO3.
Penyuluhan Keamanan Jajanan Sehat pada Anak Usia Sekolah Antasionasti, Irma; Abdullah, Surya Sumantri; Lestari, Utami Sasmita; Jayanto, Imam; Hariyanto, Yuanita Amalia
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/pa34x951

Abstract

Pangan jajanan di sekolah memegang peranan penting dalam memberikan asupan energi dan zat gizi bagi anak usia sekolah. Namun, faktor keamanan pangan jajanan perlu menjadi perhatian. Oleh karena itu, perlu dilakukan penyuluhan keamanan jajanan sehat pada anak usia sekolah. Kegiatan dilakukan melalui 3 tahapan yang terdiri dari tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Sebanyak 28 orang mengikuti kegiatan yang terdiri dari 25 anak usia sekolah dan 3 guru/pengurus Yayasan Hidayatullah Tomohon. Materi yang diberikan dalam kegiatan penyuluhan yaitu pangan jajanan anak sekolah, 5 kunci keamanan pangan untuk anak sekolah, dan bahan tambahan pangan. Hasil rerata nilai pre test dari peserta adalah 0,83 dan post test adalah 0,97 (dari rentang nilai 1,00). Terdapat peningkatan nilai sebesar 0,14 setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berlangsung dengan baik sehingga materi dapat dipahami oleh peserta.
Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Karang Lunak Lobophytum sp. yang diperoleh dari Pantai Tongkaina, Kota Manado Sumare, Chika Wanda; Yudistira, Adithya; Hariyanto, Yuanita Amalia
PHARMACON Vol. 15 No. 1 (2026): PHARMACON
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pha.15.2026.63998

Abstract

Soft coral contain bioactive compounds, such as alkaloids, alkaloids, flavonoids, and saponins, which have important antioxidant activity. This research aims to tested the antioxidant activity of ethanol extract of Lobophytum sp. using method DPPH (2,2-diphenyl-1-picrylhydrazyl). Phytochemical screening results show the presence of tannins, flavonoids, and saponins in the extract of Lobophytum sp. obtained from Tongkaina Beach, Manado City. Antioxidant activity test shows that the extract has high activity an IC50 value of 49,13 ppm which is categorized as very strong. Average value of percent inhibition increased along with increasing extract concetration, reaching 67,13% at concetration of 100 ppm. These findings indicate that Lobophytum sp. potential be a source of natural antioxidants that can be developed for prevention degenerative disease caused by free radicals. Further research necessary to explore more specific active compounds. Keywords: Antioxidant, IC50, Lobophytum sp., Percent inhibition, Phytochemical Screening