Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS ASPEK KEBUDAYAAN SASTRA HIBRIDA DALAM FILM HATI SUHITA KARYA KHILMA ANIS Afridha Falikhatul Kamilah; Novita Khoirun Nisa; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8070

Abstract

Penelitian ini membahas film Hati Suhita sebuah karya yang mengangkat tema cinta, pengorbanan, dan pencarian jati diri dalam konteks sosial budaya Indonesia. Film ini mengisahkan perjalanan seorang wanita muda bernama Suhita yang berjuang menghadapi berbagai tantangan dalam hidupnya, melalui karakter utama yang kuat dan cerita yang menyentuh. Penelitian mengambil pendekatan naratif yang mendalam dan penggambaran karakter yang realistis, film ini menyuguhkan pentingnya menjaga integritas pribadi dalam menghadapi tekanan eksternal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis deskriptif-interpretatif. Fokus utama adalah mengkaji representasi aspek kebudayaan dan sastra hibrida yang termuat dalam film Hati Suhita karya Khilma Anis.
ANALISIS KALIMAT MAJEMUK NOVEL TULISAN SASTRA BAB TITIP RINDU UNTUK BAPAK KARYA TENDERLOVA Ibnu Sofyan, Muhammad; Aji Al Azhar, Muhammad; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8092

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kajian kalimat majemuk. Kalimat majemuk merupakan kalimat yang memiliki dua klausa atau lebih yang dihubungkan dengan suatu kata penghubung. Kalimat majemuk yang memiliki beberapa jenis tentu saja akan memperluas analisis pada penelitian ini. Jenis-jenis tersebut, yaitu majemuk setara, majemuk bertingkat, dan majemuk campuran namun pada penelitian ini penulis hanya berfokus pada dua jenis kalimat majemuk, yaitu majemuk setara dan majemuk bertingkat. Tujuan penelitian ini untuk memperluas tingkat intelektual pembaca dan penulis pada jenis kalimat majemuk yang terdapat pada bab “Titip Rindu Untuk Bapak” karya Tenderlova. Peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif, yang termasuk ke dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif, karena berusaha menjabarkan berdasarkan fakta yang ada sehingga menghasilkan paparan seperti apa adanya. Hasil penelitian diketahui bahwa: (1) kalimat majemuk setara lebih sering ditemukan, (2) kalimat majemuk yang ditemukan pada novelet tersebut lebih cenderung ditemui kalimat majemuk dua klausa. Penelitian ini diharapkan mampu menambah wawasan pembaca mengenai kalimat majemuk dan pengklasifikasian kalimat majemuk pada novelet Tulisan Sastra yang difokuskan pada bab “Titip Rindu Untuk Ayah”.
ANALISIS TOKOH ‘AKU’ DALAM CERPEN SEPOTONG SENJA UNTUK PACARKU KARYA SENO GUMIRA AJIDARMA MELALUI PENDEKATAN PSIKOLOGI HUMANISTIK ABRAHAM MASLOW Avinda, Laura Mega; Aini, Nurul; Hardiyanto, Fahrudin Eko; Utami, Etika Widi
Lateralisasi Vol. 13 No. 1 (2025): LATERALISASI
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i1.8137

Abstract

Penelitian ini menganalisis sebuah cerpen yang berjudul Sepotong Senja Untuk Pacarku karya Seno Gumira Ajidarma dengan fokus analisis yaitu tokoh Aku. Menggunakan pendekatan teori Psikologi Humanistik milik Abraham Maslow. Analisis dilakukan dengan tujuan untuk lebih mengenal pesan dan latar belakang penulis dalam menciptakan karakter Aku. Metode penelitian menggunakan deskriptif-naratif, dengan dokumentasi dan catat sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menyatakan bahwa karakter Aku memiliki 5 kebutuhan psikologi menurut Abraham Maslow.
Analisis Retorika Profetik dalam Pidato Dedi Mulyadi dan Relevansinya dengan Pembelajaran Menulis Teks Pidato Kelas VIII Wulandari, Tania Eka; Hardiyanto, Fahrudin Eko
Pena : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. 1 (2025): Pena: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/pena.v15i1.45642

Abstract

Society needs prophetic rhetoric in everyday life to gain knowledge. Rhetoric is used in various fields, such as politics, economics, education, arts, and journalism, through the use of language that is persuasive, seductive, or persuasive. This study aims to identify prophetic rhetoric in Dedi Mulyadi's speech on YouTube and its implications for teaching speech writing to eighth-grade junior high school students. The method used is qualitative descriptive with data collection techniques involving free listening and conversation. Prophetic rhetoric in Dedi Mulyadi's speeches was chosen as teaching material because it provides a contextual and inspirational learning approach, thereby increasing student engagement in meaningful speech writing. The results of the study indicate that the prophetic rhetoric in these speeches contains the values of ethos, pathos, logos, humanization, liberation, and transcendence, conveyed in straightforward and communicative language. These values are implemented in learning through speech video analysis, value discussions, and the practice of writing locally-themed speeches. The implications of this prophetic rhetoric-based learning successfully create an inspiring and reflective learning environment, encouraging eighth-grade students to actively express their ideas and life values in their speech texts.
Penggunaan Media Komik Strip Terhadap Pembelajaran Menulis Teks Anekdot di SMK Muhammadiyah Kajen Riskiyani, Eka Mei; Hardiyanto, Fahrudin Eko
Transformatika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol. 8 No. 2 (2024): TRANSFORMATIKA: JURNAL BAHASA, SASTRA DAN PENGAJARANNYA
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/transformatika.v8i2.1650

Abstract

The study was intended to describe the use of a comic book strip to teach anecdoatic text writing in class X SMK Muhammadiyah Kajen school year 2023/2024. The study uses a qualitative type of descriptive research. The data sources in the study are secondary and primary data. Primary data in research include student interviews, and interviews with educators. Secondary data in the study are the educators module for class X anecdote text material, the vlue data acquired by educated participants, the comics generated by educated, and the documentation during the process. Data collection techniques in this study include direct observation, interviews, and documentation. Studies have shown that the use of comics to write anecdotal texts has been found to be 31 (83%) educated people who get excellent credit, and there are 6 (17%) educated peole who score well on the overall rate of learnes. The strip’s comic media can be an alternative or solution in the learning process that can arouse learner’s interest in learning and learning motivation.
KEUTUHAN WACANA PADA CERPEN “GELAP, GELAP SEKALI” KARYA ABA MAJANI Nurmala Sari; Najwa Rahmanda Prahardini; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8588

Abstract

Penelitian ini menganalisis keutuhan wacana dalam cerpen “Gelap, Gelap Sekali” karya Aba Majani dengan fokus pada koherensi, kohesi gramatikal, dan kohesi leksikal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang bagaimana keutuhan wacana terwujud dalam karya sastra tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa kohesi gramatikal dalam cerpen ini meliputi teknik substitusi, referensi, elipsis, dan konjungsi. Substitusi digunakan untuk menghindari pengulangan kata atau frasa yang sama, sementara referensi membantu menjaga kelancaran informasi antar kalimat. Elipsis digunakan untuk menghilangkan kata atau frasa yang berulang tanpa mengurangi makna, sedangkan konjungsi menghubungkan ide-ide secara aditif atau temporal. Selain itu, kohesi leksikal dalam cerpen ini ditemukan dalam bentuk sinonimi, kolokasi, dan hiponimi. Sinonimi digunakan untuk memberikan variasi dalam ungkapan yang memiliki makna serupa, sementara kolokasi menciptakan gambaran yang lebih kuat dengan kata-kata yang sering ditemukan bersama dalam konteks tertentu. Hiponimi digunakan untuk menunjukkan bagian dari keseluruhan yang lebih spesifik. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang bagaimana penggunaan kohesi gramatikal dan kohesi leksikal dapat memperkuat keutuhan wacana dalam cerpen. Analisis ini penting untuk mengapresiasi teknik sastra yang digunakan oleh Aba Majani dalam membangun narasi dan memperkaya makna cerita. Kata Kunci: Koherensi, Kohesi Gramatikal, Kohesi Leksikal, Cerpen, Aba Majani
ANALISIS KOHESI DAN KOHERENSI WACANA PADA CERPEN "DAHAGA" KARYA MARI SOFIA AZZAHRA Nadia Cantika, Nadia Fitrotul Aida; Hardiyanto, Fahrudin Eko; Utami, Etika Widi; Fourin Clendestine, Cantika Prameswari
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8681

Abstract

Penelitian ini masalah utamanya yaitu kohesi dan koherensi wacana pada cerpen "Dahaga" karya Mari Sofia Azzahra. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk mendeskripsikan penggunaan kohesi dan koherensi dalam membentuk keutuhan wacana sebuah cerita pendek. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Subjek utama dalam penelitian ini yaitu kalimat dalam cerpen Dahaga karya Mari Sofia Azzahra. Data penelitian berupa penggalan kalimat dalam cerita pendek berjudul "Dahaga" karya Mari Sofia Azzahra. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data berupa teknik pemaparan dan analisis konteks model interaktif Mulyana. Hasil penelitian ditemukan sebanyak 30 data. Jenis kohesi dalam penelitian ini adalah Kohesi Gramatikal yang berupa referensi, substitusi, elipsis, konjungsi dan Kohesi Leksikal yang berupa sinonim, antonim, repetisi, kolokasi, hiponim. Jenis koherensi dalam penelitian ini berupa kesinambungan gagasan pada klausa-klausa kalimat, pengurutan klausa dan kalimat secara logis dan kronologis, dan hubungan kesinambungan.
SENYAPAN DAN KILIR LIDAH PADA DEBAT CAWAPRES 2024 Natasya Aisyiyah Dzikrillah; Anys Melina; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8694

Abstract

Silence is a mental process in producing speech. It usually occurs when someone is having a conversation and needs additional time to describe what they want to convey in spoken form. This study aims to identify silences that occurred in the 2024 vice presidential debate. In addition to looking for silences, in this study, we also examined the vice presidential candidates' speech errors in the form of slips of the tongue. A slip of the tongue itself can be defined as a phenomenon in speech production where the speaker "slips" the tongue so that the words that come out during communication are not the intended or actual words. The technique or method used in data collection in this study was listening and note-taking. We watched the 2024 vice presidential debate on the Kompas TV YouTube channel and found 20 data points in the form of silences and slips of the tongue.
HIBRIDITAS PADA NASKAH DRAMA MANGIR KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOUR Najwa Qotrunnada; Naurotul Ariji; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.8700

Abstract

Penelitian ini membahas hibriditas dalam naskah drama “Mangir” karya Pramoedya Ananta Toer, yang menggambarkan interaksi kompleks antara nilai sosial, budaya, pendidikan, religius, dan politik dalam konteks masyarakat kerajaan Mataram Islam. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis konten. Teknik analisis data dalam penelitian ini mengacu pada model analisis interaktif. Model ini terdiri dari tiga tahap, yakni reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Penelitian ini menemukan bahwa naskah drama “Mangir” mencerminkan adanya hibriditas  didalamnya.Hibriditas tersebut tercermin pada masyarakat Mangir yang berprinsip gotong royong, keadilan sosial, solidaritas, dan penghormatan pada tradisi serta nilai religius yang terjalin erat dengan kehidupan sehari-hari. Selain itu, naskah ini juga mengangkat kritik terhadap masa otoriter dan menekankan pentingnya kepemimpinan yang egaliter. Melalui hibriditas sastra tersebut, Pramoedya Ananta Tour berhasil menyampaikan dinamika kehidupan masyarakat pad masa tersebut.
GANGGUAN LATAH PADA AKTOR “MPOK ATI DAN DUO LATAH” DI VIDEO YOUTUBE PROGRAM FYP ( FOR YOUR PAGE ) Armanda Miladia; Rendika Safitri; Fahrudin Eko Hardiyanto; Etika Widi Utami
Lateralisasi Vol. 13 No. 2 (2025): DESEMBER (2025)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Pendidikan Universitas Muhammmadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/lateralisasi.v13i2.9873

Abstract

Bahasa tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia, bahasa adalah suatu alat yang digunakan untuk berkomunikasi antara satu dengan yang lain. Berbahasa tentunya banyak terjadi kekeliruan maupun kesalahan dalam pengucapan. Banyak orang yang mengalami gangguan dalam berbahasa salah satunya terjadi pada aktor yang berkecimpung dalam dunia hiburan yang mana dalam pengucapan tuturannya mengalami gangguan seperti latah. Perilaku berbicara latah merupakan perilaku yang unik dan menarik untuk dibahas dan dikaji lebih dalam karena secara fakta ganguan latah ini sering ditemukan dalam lingkungan sekitar. Orang yang mengalami latah biasanya akan mengucapkan atau melontarkan tuturan kepada lawan bicaranya itu tidak sesuai dengan apa yang seharusnya ingin diucapkan, Gangguan berbahasa latah terjadi jika penderita latah sengaja di kejutkan dengan suatu tuturan maupun tindakan dari lawan bicara dan hal tersebut bisa menyebabkan latahnya seseorang. Tujuan dari penelitian ini membahas tentang faktor-faktor yang menyebabkan seseorang mengalami latah ialah faktor lingkungan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskiptif kualitatif dengan teknik menyimak, mencatat, dan menganalisis.